Pengertian Galaksi

Pengertian Galaksi

Galaksi adalah suatu sistem yang terdiri atas bintang-bintang, gas, dan debu yang amat luas, di mana anggotanya memiliki gaya tarik menarik (gravitasi). Suatu galaksi pada umumnya terdiri atas miliaran bintang yang memiliki ukuran, warna, dan karakteristik yang sangat beraneka ragam.

Baca Juga : Nama Nama Planet

Ciri-ciri GalaksiSemua galaksi memiliki inti dari sistim galaksi.Sebuah sistim yang terdapat pada galaksi melakukan rotasi.Galaksi memiliki bentuk tertentu misalnya saja bentuk spiral, bentuk elips, dan bentuk tidak beraturan.Jarak antara galaksi yang satu dengan yang lainnya jutaan tahun cahaya.Galaksi-galaksi hanya terlihat di luar jalur galaksi bimasakti.Sumber cahaya berasal dari galaksi itu sendiri dan bukan merupakan cahaya pantulan.Klasifikasi Galaksi

Untuk memudahkan dalam mengenali dan membedakan jenis dan bentuk suatu galaksi dibandingkan galaksi lainnya, diperlukan sistem identifikasi yang dapat dipakai di seluruh dunia. Pada tahun 1936, dalam buku The Realm of Nebulae, Hubble membuat pengelompokan galaksi dengan sistem yang lebih dikenal sebagai diagram garpu tala (tuning fork diagram). Sistem ini adalah yang pertama dibuat dan yang paling umum dipakai hingga saat ini. Dalam penggolongan ini, secara umum terdapat empat kelas galaksi, yaitu galaksi elips, lenticular, spiral, dan irregular untuk galaksi yang memiliki bentuk tidak beraturan.

Galaksi elips memiliki bentuk bundar/elips dan tidak terlihat memiliki piringan pada strukturnya. Menurut Hubble, galaksi elips ini dibagi dalam subkelas berdasarkan bentuknya. Penamaannya menggunakan kode En, dengan E berarti elips, sedangkan n menunjukkan perbandingan antara sumbu mayor (a) dan minor (b) galaksi dengan rumusan n = 10 [1 – (b/a)]. Artinya, galaksi elips yang terlihat bundar dinamakan E0, sedangkan galaksi elips yang sumbu mayornya sebesar dua kali sumbu minornya dinamakan E5, dan seterusnya semakin pipih hingga  E7.

Galaksi lenticular adalah galaksi berbentuk piringan yang merupakan peralihan antara elips dan spiral. Galaksi ini diberi kode S0. Galaksi lenticular ini memiliki bagian inti yang elips dan memperlihatkan adanya struktur piringan, namun pada bagian piringannya tidak terdapat lengan          spiral.

Kelas galaksi berikutnya adalah galaksi spiral, yaitu galaksi yang berbentuk piringan dan mempunyai struktur lengan spiral. Kode penamaannya adalah S. Galaksi kelas lenticular dan spiral ini terkadang memiliki struktur bar pada piringannya. Untuk itu Hubble memberikan tambahan kode B pada penamaan masing-masing kelas galaksi yang memiliki bar: SB0 untuk galaksi         lenticular dan SB untuk galaksi spiral.

Tipe, Jenis, dan Bentuk Galaksi

Galaksi dapat dikelompokkan dalam tiga jenis utama: eliptik, spiral dan irregular. Karena sistem klasifikasi Hubble hanya berdasarkan pada pengamatan visual, klasifikasi ini mungkin melewatkan beberapa karakteristik penting dari galaksi, seperti laju pembentukan bintang (di galaksi starburst) dan aktivitas inti galaksi (di galaksi aktif).

Eliptik

Sistem klasifikasi Hubble membedakan galaksi eliptik berdasarkan tingkat keelipsannya, dari E0 yang hampir berupa lingkaran, hingga E7 yang sangat lonjong. Galaksi tersebut memiliki bentuk dasar elipsoid, sehingga tampak elips dari berbagai sudut pandang. Galaksi tipe ini tampak memiliki sedikit struktur dan sedikit materi antar bintang, sehingga galaksi tersebut memiliki sedikit gugus terbuka dan laju pembentukan bintang yang lambat. Galaksi tipe ini didominasi oleh bintang yang berumur tua yang mengorbit pusat gravitasi dengan arah yang acak. Dalam hal tersebut, galaksi tipe ini mirip dengan gugus bola.

Baca Juga : Pengertian Planet Mars dan Kondisi Ekstrim

Banyak galaksi besar yang berbentuk eliptik. Banyaknya galaksi berbentuk eliptik dipercaya terbentuk karena interaksi antar galaksi menghasilkan tabrakan dan penggabungan. Galaksi dapat tumbuh menjadi besar (misalnya jika dibandingkan dengan galaksi spiral), galaksi eliptik raksasa sering ditemukan didekat inti dari kelompok galaksi besar. Galaksi starburst merupakan akibat dari tabrakan antar galaksi dan dapat menghasilkan pembentukan galaksi eliptik.

Galaksi spiral terdiri dari piringan berupa bintang dan materi antar bintang yang berotasi, serta gembung pusat yang terdiri dari bintang-bintang tua. Terdapat lengan spiral yang menjulur dari gembung pusat. Dalam sistem klasifikasi Hubble, galaksi spiral ditandai sebagai tipe S, diikuti huruf (a, b, atau c) yang menunjukkan tingkat kerapatan dari lengan spiral dan ukuran dari gembung pusat. Galaksi Sa memiliki lengan spiral yang kurang jelas dan membelit secara rapat, serta gembung pusat yang relatif besar. Sedangkan galaksi Sc memiliki lengan spiral yang terbuka dan gembung pusat yang relatif kecil.

Galaksi aneh (peculiar galaxies) merupakan galaksi yang memiliki sifat-sifat yang tidak biasa karena interaksi pasang surut dengan galaksi lain. Contohnya adalah galaksi cincin, yang memiliki struktur mirip cincin berupa bintang dan materi antar bintang yang mengelilingi inti kosong. Galaksi cincin diperkirakan terbentuk saat galaksi kecil melewati inti galaksi yang lebih besar. Kejadian tersebut mungkin terjadi pada galaksi Andromeda yang memiliki beberapa struktur mirip cincin jika diamati pada spektrum inframerah.

Bagian GalaksiPusat atau inti Galaksi ( Bulge )

Pusat galaksi diselubungi kawasan Bulge. Bulge terdiri dari bintang raksasa atau bintang berevolusi lanjut terdistribusi hingga 3 kpc dari pusat galaksi. Bulge terbagi menjadi Bulge dalam (< 1 kpc) dan Bulge luar (1 kpc < R < 3 kpc). Bulge dalam dihuni dengan bintang raksasa merah pemancar radiasi infra merah kuat, kemungkinan berasal dari bintang yang bermassa lebih besar. Distribusi bintang pemancar infra merah kuat menunjukkan bintang distribusi dalam kawasan Bulge sekitar 1,3 kpc – 1,5 kpc dari pusat galaksi. Bulge luar terdiri dari bintang pemancar infra merah  yang relative lemah.

Piringan Galaksi (Galactic Disk)

Secara global materi yang terdistribusi dalam Disk atas terdiri dari bintang, debu dan gas. Melalui distribusi bintang komponen bintang penghuni Disk dibagi menjadi komponen Disk Dalam dan komponen Disk Luar. Lengan spiral galaksi merupakan pola yang berada dalam piringan galaksi, bagian dari Disk Dalam. Sekarang dikemukakan adanya komponen Spheroidal, merupakan komponen Disk Luar. Gugus bintang bola juga merupakan komponen Disk Luar.

Komponen Halo berada sekitar 50.000-100.000 tahun cahaya dari Pusat Galaksi (atau sekitar 15 kpc). Keberadaan Halo Galaksi tidak bisa dikenali dengan mata telanjang. Foto inframerah tidak menampakkan tanda-tanda adanya pengelompokan bintang inframerah di sekitar kawasan Halo atau Korona Galaksi. Komponen Halo dibagi menjadi komponen terang dan kelompok gelap.

Baca Juga : Pengertian Galaksi Hantu Beserta Keberadaannya

Stabilitas kurva Galaksi mengindikasikan adanya korona galaksi. Komponen korona galaksi mungkin berupa bintang yang terlalu lemah cahayanya sehingga tidak terdeteksi dengan teleskop optic maupun teleskop inframerah. Komponen korona galaksi tersebut juga tidak terdeteksi dengan teleskop radio. Oleh karena itu timbul spekulasi bahwa penghuni korona galaksi kemungkinan adalah partikel erlementer berupa neutrino.

Sekarang telah diketahui banyak piringan Galaksi (bidang galaksi terletak di dalamnya) yang mempunyai struktur lengan spiral. Secara alamiah piringan galaksi Bima Sakti juga diyakini mempunyai struktur lengan spiral.

Anggota Galaksi / Penyusun Galaksi

Susunan Galaksi atau  Anggota-anggota dalam suatu galaksi, yaitu :
Bintang (bintang merupakan benda langit yang mempunyai cahaya sendiri akibat reaksi inti di dalamnya). Spektrum Bintang (spektrum bintang terbentuk oleh perbedaan temperature bintang dengan symbol-simbol O,B,A,F,G,K  dan M) .Rasi Bintang (rasi bintang atau konstelasi bintang merupakan kelompok bintang).

Nebula (Nebula merupakan awan-awan dan debu. Nebula ada yang terang dan ada yang gelap. Nebula    terbesar adalah awan-awan molekul raksasa). Planet (Planet adalah benda angkasa tidak memiliki cahaya sendiri). Satelit (satelit adalah benda gelap yang menjadi anak planet). Asteroid ( Asteroid merupakan gugusan benda-benda angkasa gelap yang mempunyai ukuran relative kecil yang membentuk satu sistim rotasi dan revolusi dengan memiliki keterkaitan satu dengan yang lain).

Jenis-Jenis GalaksiGalaksi Bima Sakti

Galaksi Bima Sakti ditemukan pada 18 Juli 1783, oleh seorang astronom Inggris William Hershel. Galaksi Bimasakti termasuk galaksi spiral dan berbentuk seperti cakram, terdiri dari 400 milyar bintang dengan garis tengahnya kira-kira 100.000 tahun cahaya (30.600 pc). Bintang yang lebih tua ditemukan di pusat tonjolan dengan ketebalan 20.000 tahun cahaya (6.100 pc). Bintang yang lebih muda ditemukan di lengan spiral. Pusat galaksi berada dalam gugusan bintang sagitarius. Kutub utaranya di Coma Berenices, Kutub selatanya di Sculptor.

Galaksi Andromeda

Galaksi Andromeda pertama kali ditemukan pada 964 Masehi oleh seorang ahli astronomi asal Persia, Abd Al-Rahman Al-Sufi. Galaksi raksasa ini berdiameter sekitar 200 ribu tahun cahaya dan mempunyai massa sekitar 300-400 billium kali massa matahari. Galaksi Andromeda berukuran dua kali ukuran galaksi Bima Sakti. Galaksi ini memiliki bentuk bulat yang khas dan berjarak 2,5 tahun cahaya dari galaksi Bima Sakti.

Baca Juga : Pengertian, Fungsi Dan Macam-Macam Satelit Beserta Contohnya Terlengkap

Galaksi Black Eye

Galaksi Black Eye ditemukan oleh Charles Messier pada tahun 1781, oleh seorang astronom yang menemukan galaksi yang mempunyai cincin kabut serta berwarna gelap. Cincin kabut gelap itu mengelilingi intinya yang terang benderang. Karena tampak seperti mata manusia, Messier manamai galaksi tersebut Black Eye (Si Mata Hitam) atau Evil Eye (Mata Kejahatan). Galaksi ini termasuk galaksi spiral dengan tipe SB. Semua bintang pada galaksi Black Eye  ini tampak mengelilingi intinya pada arah yang sama dengan perputaran jarum jam. Galaksi ini berada di belahan Utara Meridian. Tepatnya di sebelah Utara gugusan bintang Coma Berenices.

Galaksi Roda Biru

Galaksi Roda Biru (Blue Pin Wheel) atau dikenal juga sebagai galaksi M101 ditemukan oleh atronom Perancis Pierre Mechain pada 27 Maret 1781. Galaksi ini berada di rasi bintang Ursa Major. Bentuk galaksi ini yaitu spiral. Jaraknya kira-kira 2 tahun cahaya dari galaksi Bima Sakti atau 20,9 juta tahun cahaya dari Bumi. Galaksi Roda Biru ini diperkirakan  memiliki 1 triliun bintang. Bintang muda dan tua tampak terdistribusi secara merata disepanjang lengan spiral galaksi.

Galaksi Centaurus

Galaksi Centaurus ditemukan pertama kali oleh James Dunlop pada tahun 1826. Galaksi Centaurus atau NGC 5128 adalah galaksi yang berada di rasi bintang Centaurus yang berjarak sekitar 13 juta tahun cahaya dari Bumi. Galaksi ini memiliki ciri khusus yaitu memiliki jalur debu di tengahnya dan sebuah jet raksasa yang meledak jauh dari lubang hitam supermasif dipusatnya. Galaksi ini disebut juga galaksi starburst karena memiliki lebih dari seratus daerah pembentuk bintang di daerah cakram yang selalu menciptakan bintang. Semua bintang baru membuat galaksi ini nampak sangat cerah. Galaksi Centaurus berada di belahan bumi selatan.

Galaksi Dolar Perak

Galaksi Silver Coin pertama kali ditemukan oleh Caroline Herschel pada 23 September 1783. Galaksi Dolar Perak atau Silver Coin juga dikenal sebagai Galaksi Sculptor dan NGC 253. Jarak galaksi ini yaitu 11,5 juta tahun cahaya dari galaksi Bima Sakti yang terletak di antara bintang Beta Ceti dan bintang Alpha Sculpotoris. Galaksi ini juga merupakan anggota paling terang dari kelompok Sculptor di dekat kutub selatan galaksi terlihat dari Bumi.

Galaksi Magellan

Galaksi Magellan atau bisanya dikenal juga sebagai galaksi kerdil diambil dari nama seorang pelaut bernama Ferdinand Magellan sedangkan yang penemu galaksi ini yaitu seorang astronom dari Persia bernama Al-Sufi pada tahun 964 Masehi. Galaksi Magellan terbagi menjadi dua yaitu, Awan Magellan Besar dan Awan Magellan Kecil. Saat ini  jarak keduanya berada di 160.000 dan 200.000 tahun cahay dan antara keduanya hanya terpisah 75.000 tahun cahaya.

Namun, di antara kedua awan tersebut terdapat penghubung berupa gas hidrogen yang netral di sekeliling Awan Magellan. Galaksi ini merupakan salah satu galaksi terdekat dengan Bumi dengan jarak sekitar 163.000 tahun cahaya dari Bumi. Galaksi Magellan tampak seperti awan samar di langit belahan bumi selatan yang terletak di perbatasan rasi bintang Dorado dan Mensa.

Baca Juga : Sejarah Terbentuknya Kepulauan Indonesia

Galaksi Pusaran Air

Galaksi Pusaran Air ditemukan pertama kali oleh Edwin Hubble setelah berhasil menemukan variabel Cepheid yang bisa membuktikan bahwa benda disekitarnya merupakan galaksi terpisah dan juga adanya galaksi Pusaran Air yang berdiri sendiri. Bentuk galaksi ini yaitu berbentuk spiral dengan inti galaksi aktif Seyfert 2 di rasi bintang Canes Venatici. Jarak galaksi Pusaran Air kurang lebih 14 juta tahun cahaya dari galaksi Bima Sakti.

Galaksi Sombrero

Galaksi Sombrero pertama kali ditemukan pada 11 Mei 1781, oleh astronom asal Prancis yaitu Pierre Mechain. Galaksi ini dikatalogkan dalam katalog mesir dan NGC 4594 sebagai “M104”.  Ukuran galaksi ini sekitar 30% dari galaksi Bima Sakti dengan diameter 50.000 tahun cahaya dan berjarak 29,3 tahun cahaya dari Bumi. Galaksi ini juga disebut galaksi Sombrero karena terdapat jalur debu gelap yang mengelilingi cakram galaksi dan tonjolan di area inti yang mirip dengan topi sombrero. Ciri khas yang mencolok dari galaksi ini adalah cincin simetris yang membungkus tonjolan galaksi yang aslinya berupa jalur debu dengan sebagian besar terdiri atas gas hodrogen dan debu dingin.

Galaksi Ursa Mayor

Galaksi ini memiliki jarak hingga 10 juta tahun cahaya galaksi Bima Sakti dan juga biasanya dikebal dengan nama galaksi beruang besar. Galaksi Ursa Mayor memiliki bentuk elips dengan jumlah bintang pada galaksi yaitu ada enam, dari keenam bintang tersebut terdapat bintang yang paling terang yaitu Dubhe dan galaksi ini bisa terlihat di langit kutub utara.

Demikianlah artikel dari gurupendidikan.co.id mengenai Pengertian Galaksi : Ciri, Klasifikasi, Tipe, Jenis, Bentuk, Bagian, Anggota, Penyusunnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

Sejarah Suku Musi Banyuasin

Sejarah Suku Musi Banyuasin

Suku-Musi-Banyuasin

Musi Banyuasin adalah kelompok masyarakat asli yang bermukim di beberapa Kecamatan di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten seluas 25.664 kilometer persegi ini terdiri atas 20 Kecamatan.

Penduduk Kabupaten ini pada tahun 1990 diperkirakan berjumlah 883.719 jiwa. Dari jumlah tersebut orang Musi Banyuasin diperkirakan yang terbanyak jumlahnya. Secara keseluruhan penduduk yang tinggal di Kabupaten ini sering disebut orang Musi, karena tempat tinggal mereka di sekitar aliran sungai Musi. Tetapi penduduk di wilayah tertentu sering menamakan dirinya dengan sebutan khusus, misalnya yang tinggal di Kecamatan Sekayu sering menyebut diri mereka orang Musi Sekayu.

Baca Juga : Sejarah Suku Donggo

Tempat tinggal orang Musi Banyuasin sebagian besar merupakan dataran rendag yang diselingi rawa-rawa. Di sebelah barat merupakan dataran tinggi berhutan lebat yang termasuk bagian Pegunungan Bukit Barisan. Perkampungan orang Musi Banyuasin pada umumnya berada di daerah aliran sungai yang banyak terdapat di daerah tersebut. Sungai terbesar di daerah tersebut ialah Sungai Musi yang memiliki beberapa anak Sungai. Pada masa lalu sungai merupakan jalur transportasi penting di daerah ini. Hingga kini beberapa sungai masih dapat di layari oleh perahu-perahu motor.

Bahasa Suku Musi Banyuasin

Orang Musi Banyuasin menggunakan bahasa Musi sebagai sarana komumikasi dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa Musi termasuk rumpun bahasa Malayu yang mempunyai ciri-ciri menggunakan bunyi huruf e pada akhir kata, misalnya “kemana menjadi kemane”. Selain dipakai oleh orang Musi di kabupaten ini, bahasa Musi juga digunakan oleh orang Musi yang berdiam di Kabupaten Musi Rawas. Menurut penelitian wilayah asal bahasa Musi ialah di Kabupaten Banyuasin, terutama di Kecamatan Sekayu, Babat, Toman, Banyu Lincir, Sunhai Lilin dan Banyuasin Tiga.

Mata Pencaharian Suku Musi Banyuasin

Mata pencaharian pokoknya ialah bertani di sawah dan ladang. Diperkirakan sekitar 95.330 hektar tanah di Kabupaten Musi Banyuasin merupakan lahan persawahan dan perladangan. Hasil pertaniannya ialah padi dan berbagai buah-buahan, seperti duku, rambutan, manggis, jambu mete, dan durian.

Di beberapa daerah penduduk juga bekerja sebagai buruh di perkebunan kelapa sawit dan karet atau perusahaan tambang minyak bumi. Pekerjaan lainnya ialah menangkap ikan di sungai. Di kecamatan Banyuasin II terdapat perusahaan pembuat kerupuk udang dan ikan. Hasil hutan dari daerah ini meliputi berbagai jenis kayu, seperti kayu unglen, tembesa, petangan, medang dan meranti.

Baca Juga : Sejarah Suku Simeulue

Sistem Kekerabatan Suku Musi Banyuasin

Dari bentuk keluarga-keluarga batih yang terdapat di dalam masyarakat, orang Musi boleh dikatakan cenderung menjalan prinsip keturunan patrilineal. Dalam tata cara perkawinannya pun dikenal upacara yang disebut “melerai pengantin” yaitu “mengarak pengantin” dari rumah mempelai wanita ke rumah mempelai pria.

Tetapi kini tidak sedikit keluarga yang mengakui garis keturunan dari kedua belah pihak. Adat menetap sesudah menikahnya pun kini kebanyakan disesuaikan dengan keinginan masing-masing atau sesuai perjanjian sebelum menikah. Seorang ayah bertindak sebagai kepala keluarga yang bertanggung jawab atas kelangsungan hidup keluarganya. Ia bertugas mengatur dan memimpin musyawarah dalam memecahkan persoalan dalam rumah tangga. Kaum perempuan bertugas mengatur rumah tangga, misalnya menjaga anak, memasak makanan untuk keluarga dsb.

Agama Dan Kepercayaan Suku Musi Banyuasin

Sekarang orang Musi Banyuasin dikenal sebagai pemeluk agama Islam. Walaupun demikian, pengaruh kepercayaan tradisional masih terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Mereka masih percaya terhadap takhayul, tempat-tempat keramat dan benda-benda berkekuatan gaib. Sehubungan dengan keyakinan tersebut, orang Musi Banyuasin menjalankan berbagai upacara dan pantangan. Setiap kegiatan bercocok tanam selalui didahului dan diakhiri dengan upacara. Selain itu, dalam bertanam juga dikenal berbagai pantangan yang sebagian besar masih dijalankan oleh masyarakat.

Baca Juga : Sejarah Suku Lauje

Seni dan Budaya Suku Musi Banyuasin

Kesenian dan budaya Musi sangat bercorak Melayu. Salah satu kesenian yang populer di kalangan Orang Musi adalah Senjang. Senjang adalah jenis kesenian sastra lisan (semacam Talibun) yang dipadukan dengan musik dan tarian dan biasanya dibawakan oleh sepasang muda-mudi. Adapun tari tradisional Orang Musi adalah Tari Stabek yang dijadikan tarian resmi penyambutan tamu agung yang berkunjung ke Kabupaten Musi Banyuasin. Tari stabek diiringi musik tradisonal dan lagu yang dinyanyikan dalam bahasa musi.

Rumah Adat Musi Banyuasin

Rumah-Adat-Musi-Banyuasin

Produk Artisektur Anjungan Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan di Komplek Dekranasda Jakabaring Palembang menggambarkan ciri khas bentuk arsitektural di Kabupaten Musi Banyuasin.

Baca Juga : Sejarah Suku Karera

Hari Sumpah Pemuda: 3 Lokasi Historis Lahirnya Sumpah Pemuda di Tahun 1928

PK_-_Header_-_Lokasi_Sumpah_Pemuda-01

Artikel ini memberikan informasi tiga lokasi historis tempat lahirnya Sumpah Pemuda di tahun 1928

Selamat Hari Sumpah Pemuda! Tepat 92 tahun tercetusnya Sumpah Pemuda yang dahulu menjadi suara penyemangat bangsa memperjuangkan kemerdekaan. Peringatan Sumpah Pemuda setiap tanggal 28 Oktober ini tidak terlepas dari Kongres Pemuda II yang dipelopori oleh Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI). Dari kongres inilah, naskah Sumpah Pemuda kemudian lahir.

Lahirnya aksara Sumpah Pemuda bukanlah perkara mudah, banyak pertemuan yang dilakukan para pelajar muda untuk merumuskannya. Sumpah Pemuda merupakan momentum penting dalam sejarah Indonesia, yang akhirnya menjadikan tempat-tempat lahirnya Sumpah Pemuda memiliki nilai historis. Mau tahu di mana saja tempat dirumuskannya naskah Sumpah Pemuda? Yuk, kita lihat.

1. Gedung Katholieke Jongenlingen Bond

sumpah pemudaDiorama Kongres Pemuda II (Sumber: tribunnews.com)

Lokasi pertama ini terletak di kawasan Lapangan Banteng Jakarta Pusat yang saat ini ditempati oleh Yayasan Pendidikan Santa Ursula. Lokasinya dikatakan berada di dalam gedung sekolah dan bangunannya pun masih asli serta hanya mengalami sedikit modifikasi. Rapat pertama yang dilaksanakan pada 27 Oktober 1928 ini dipimpin oleh Soegondo dan berisikan paparan oleh Mohammad Yamin yang membahas lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.

2. Gedung Oost-Java Bioscoop

2638014383Foto pelopor Sumpah Pemuda (Sumber: pikiran-rakyat.com)

Keesokan harinya, pada hari Minggu 28 Oktober 1928, rapat dilanjutkan di Gedung Oost-Java Bioscoop. Sayangnya, gedung ini sudah tidak ada lagi nih. Dulu, letak gedung ini berada di Jalan Merdeka Utara dan tidak jauh dari Mahkamah Agung dan Istana Negara.

Pada rapat kedua yang diisi oleh dua pembicara yaitu Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro ini, para pemuda membahas tentang pendidikan. Kedua pembicara rapat sepakat bahwa setiap anak dan pemuda Indonesia harus mendapat pendidikan kebangsaan, dididik secara demokratis, serta seimbang antara pendidikan di sekolah dan di rumah.

3. Gedung Indonesisch Huis Kramat (Museum Sumpah Pemuda)

MuseumSumpahPemudaMuseum Sumpah Pemuda (Sumber: wikipedia.org)

Lokasi ketiga yang saat ini dikenal dengan Museum Sumpah Pemuda dan terletak di Jalan Kramat Raya 106 Jakarta Pusat, menjadi saksi dari pembacaan hasil rumusan Sumpah Pemuda. Pada sesi rapat terakhir pada tanggal 28 Oktober 1928, pemuda membicarakan mengenai pentingnya nasionalisme dan demokrasi. Selain itu, gerakan kepanduan juga dinyatakan perlu ditanamkan kepada anak-anak sejak dini agar mereka memiliki sikap disiplin dan mandiri. 

Di tempat inilah para pemuda dari berbagai organisasi pergerakan, bahkan yang bersifat kedaerahan kembali berkumpul mencetuskan naskah Sumpah Pemuda. Di antaranya adalah Jong Java, Jong Ambon, Jong Sumatranen Bond, Sekar Rukun, Jong Islamieten Bond, Jong Bataks Bond, Jong Celebes, Pemuda Kaum Betawi, dan PPPI. Di gedung juga ada ruang khusus tentang sejarah gerakan Kepanduan atau Pramuka di Indonesia, lho.

sumpah pemuda

Naskah Sumpah Pemuda (Sumber: tirto.id)

Nah, dalam perjalanan meraih kemerdekaan Indonesia pemuda memiliki peran yang sangat besar. Seperti kata Soekarno, “Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia”. Sebagai pemuda tongkat perubahan negara ini berada di tanganmu. Jangan lupa untuk tetap menghargai perbedaan, karena negara ini tidak hanya dibangun oleh satu suku, etnis atau agama. Indonesia bisa merdeka karena seluruh rakyatnya, dari Sabang sampai Merauke berani berjuang demi ibu pertiwi.

So, masih mau malas-malasan belajar? Gimana kamu mau memajukan Indonesia kalau masih malas belajar. Cobain deh ruangbelajar! Kamu nggak akan merasa bosan apalagi malas karena belajar jadi lebih menyenangkan dengan video beranimasi, latihan soal, dan rangkuman infografis!

ruangbelajar

Referensi:

Adiakurnia, Muhammad Irzal. ‘Menelusuri Tempat-tempat Bersejarah Lahirnya Sumpah Pemuda’, kompas.com [daring]. Tautan: https://travel.kompas.com/read/2017/10/28/164840927/menelusuri-tempat-tempat-bersejarah-lahirnya-sumpah-pemuda?page=all (Diakses: 28 Oktober 2018)

Sumber foto:

Foto Diorama Kongres Pemuda II. Tautan: https://bangka.tribunnews.com/2017/10/28/terungkap-peran-warga-tionghoa-dan-peran-ar-baswedan-dari-pemuda-arab-pada-sumpah-pemuda-1926 (Diakses: 26 Oktober 2020)

Foto Foto pelopor Sumpah Pemuda. Tautan: https://galamedia.pikiran-rakyat.com/humaniora/pr-35866568/13-tokoh-pelopor-lahirnya-sumpah-pemuda-mulai-dari-moehammad-yamin-hingga-wage-rudolf-soepratman (Diakses: 26 Oktober 2020)

Foto Museum Sumpah Pemuda. Tautan: https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:MuseumSumpahPemuda.jpg (Diakses: 26 Oktober 2020)

Foto Naskah Sumpah Pemuda. Tautan: https://tirto.id/museum-sumpah-pemuda-bYvz (Diakses: 26 Oktober 2020)

Pengertian Budaya

Definisi Budaya

Budaya merupakan cara hidup yang berkembang, serta dimiliki bersama oleh kelompok orang, serta diwariskan dari generasi ke  generasi. Budaya ini terbentuk dari berbagai unsur yang rumit, termasuk sitem agama dan politik, adat istiadat, perkakas, bahasa, bangunan, pakaian, serta karya seni.Pengertian Budaya

Bahasa sebagaimana juga sebuah budaya, adalah suatu bagian yang tidak terpisahkan dari manusia sehingga kebanyakan manusia lebih cenderung menganggap sebagai sebuah warisan secara genetis. Saat orang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya, serta lebih menyesuaikan perbedaannya, dan membbuktikan bahwa budaya itu dapat dipelajari.

Budaya merupakan pola hidup yang menyeluruh. budaya memiliki sifat yang kompleks, abstrak, serta luas. Bebagai budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur sosial-budaya ini tersebar, serta meliputi banyak kegiatan sosial manusia.

Baca Juga : Sosial Budaya

Pengertian Budaya Menurut Para AhliMelville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski, mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.Herskovits, memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual, dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.Menurut Selo Soemardjan, dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

Bermacam definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa kebudayaan merupakan sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan, serta meliputi sistem ide atau sebuah gagasan yang ada dalam pikiran seorang manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.

Sedangkan suatu perwujudan kebudayaan merupakan benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, yang berupa prilaku, serta benda-benda yang bersifat nyata, sebagai contoh pola perilaku, peralatan hidup, bahasa, organisasi sosial, seni, religi, dsb, yang semuanya yang keseluruhannya ditujukan untuk membantu manusiad dalam melangsungkan kehidupan dalam bermasyarakat.

Unsur-Unsur Budaya

Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:

a. Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:

Alat-alat teknologiSistem ekonomiKeluargaKekuasaan politik

b. Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:

Sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnyaOrganisasi ekonomiAlat-alat, dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)Organisasi kekuatan (politik)

Baca Juga ; Pengertian Sistem Sosial Budaya Indonesia Menurut Para Ahli Budaya

c. C. Kluckhohn mengemukakan ada 7 unsur kebudayaan secara universal (universal categories of culture) yaitu:

BahasaSistem pengetahuanSistem tekhnologi, dan peralatanSistem kesenianSistem mata pencarian hidupSistem religiSistem kekerabatan, dan organisasi kemasyarakatanMacam Macam Kebudayaan Di Indonesia

Budaya Indonesia dalah seluruh kebudayaan nasional, kebudayaan local, maupun kebudayaan asing yang telah ada di Indonesia sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1945.

Definisi kebudayaan nasionalmenurut TAP MPR No.11 tahun 1998 yakni:

“Kebudayaan nasional yang berdasarkan pancasila adalah perwujudan cipta,karya dan karsa bangsa Indonesia dan merupakan keseluruhan daya upaya manusia Indonesia untuk mengembangkan harkat dan martabat bangsa, serta diarahkan untuk memberikan wawasan dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap kehidupan bangsa. Dengan demikian pembangunan yang berbudaya.”

Disebut juga pada pasal selanjutnya bahwa kebudayaan nasional juga mencerminkan nilai- nilai luhur bangsa. Tampaklah bahwa kebudayaan nasional yang dirumuskan oleh pemerintah berorientasi pada pembangunan nasional yang dilandasi oleh semangat pancasila.

Budaya local sering disebut juga sebagai kebudayaan daerah. Menurut parsudi suparlan ada 3 macam kebudayaan dalam Indonesia yang majemuk, yaitu :

Kebudayaan nasional Indonesia yang berlandasan pancasila dan UUD 1945.Kebudayaan suku bangsa, terwujud pada kebudayaan suku bangsa dan menjadi unsur pendukung bagi lestarinya kebudayaan suku bangsa tesebut.Kebudayaan umum likal yang berfungsi dalam pergaulan umum( ekonomi, politik, social, dan emosional ) yang berlaku dalam local local di daerah.Jenis Budaya

Budaya yang bersifat fizikal atau material yang boleh dilihat dengan jelas seperti bentuk rumah, jenis makanan, dan bentuk bangunan.

Budaya jenis ini ialah idea, pandangan, kepercayaan, adat resam dan sebagainya. Budaya seperti ini tidak boleh dilihat dengan mata kasar. Ianya akan hanya difahami apabila berada di dalam masyarakat tersebut dalam satu jangka waktu yang panjang.

Baca Juga : Pengertian Interaksi Sosial Dan Budaya

Komponen BudayaMelibatkan idea manusia yang lebih empirikal.Segala jenis maklumat dan idea tentang persekitaran semulajadi dan persekitaran ciptaan manusia termasuk di bawah pengetahuan.Masyarakat memburu dan mengumpul misalnya memiliki segala jenis pengetahuan tentang alam semulajadi kerana ianya perlu untuk hidup.Masyarakat pertanian pula memiliki segala jenis pengetahuan tentang pertanian kerana mereka hidup dengan pertanian.Pengaruh Faktor Budaya Dalam Berkomunikasi

Komunikasi pada dasarnya tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial budaya masyarakat penuturnya karena selain merupakan fenomena sosial, komunikasi juga merupakan fenomena budaya. Sebagai fenomena sosial, bahasa merupakan suatu bentuk perilaku sosial yang digunakan sebagai sarana komunikasi dengan melibatkan sekurang-kurangnya dua orang peserta.

Oleh karena itu, berbagai faktor sosial yang berlaku dalam komunikasi, seperti hubungan peran di antara peserta komunikasi, tempat komunikasi berlangsung, tujuan komunikasi, situasi komunikasi, status sosial, pendidikan, usia, dan jenis kelamin peserta komunikasi, juga berpengaruh dalam penggunaan bahasa.

Sementara itu, sebagai fenomena budaya, komunikasi selain merupakan salah satu unsur budaya, juga merupakan sarana untuk mengekspresikan nilai-nilai budaya masyarakat penuturnya. Atas dasar itu, pemahaman terhadap unsur-unsur budaya suatu masyarakat–di samping terhadap berbagai unsur sosial yang telah disebutkan di atas–merupakan hal yang sangat penting dalam mempelajari suatu komunikasi.

Hal yang sama berlaku pula bagi komunikasin di Indonesia. Oleh karena itu, mempelajari bahasa Indonesia–lebih-lebih lagi bagi para penutur asing–berarti pula mempelajari dan menghayati perilaku dan tata nilai sosial budaya yang berlaku dalam masyarakat Indonesia.

Kenyataan tersebut mengisyaratkan bahwa dalam pengajaran komunikasi, sudah semestinya pengajar tidak terjebak pada pengutamaan materi yang berkenaan dengan aspek-aspek kebahasaan semata, tanpa melibatkan berbagai aspek sosial budaya yang melatari penggunaan bahasa. Dalam hal ini, jika pengajaran bahasa itu hanya dititikberatkan pada penguasaan aspek-aspek kebahasaan semata, hasilnya tentu hanya akan melahirkan siswa yang mampu menguasai materi, tetapi tidak mampu berkomunikasi dalam situasi yang sebenarnya.

Pengajaran bahasa yang demikian tentu tidak dapat dikatakan berhasil, lebih-lebih jika diukur dengan pendekatan komunikatif. Dengan perkataan lain, kemampuan berkomunikasi secara baik dan benar itu mensyaratkan adanya penguasaan terhadap aspek-aspek kebahasaan dan juga pengetahuan terhadap aspek-aspek sosial budaya yang menjadi konteks penggunaan komunikasi.

Baca Juga : Keanekaragaman Dan Perubahan Sosial Budaya

Fungsi Faktor Budaya Dalam Berkomunikasi

Fungsi pribadi adalah fungsi-fungsi komunikasi yang ditunjukkan melalui komunikasi yang bersumber dari seorang individu, antara lain untuk :

1. Menyatakan identitas sosial

Dalam komunikasi,budaya dapat menunjukkan beberapa perilaku komunikan yang digunakan untuk menyatakan identitas diri maupun identitas sosial.

2. Menyatakan integrasi sosial

Inti konsep integrasi sosial adalah menerima kesatuan dan persatuan antar pribadi dan, antar kelompok namun tetap menghargai perbedaanperbedaan yang dimiliki oleh setiap unsur . perlu dipahami bahwa salah satu tujuan komunikasi adalah memberikan makna yang sama atas pesan yang dibagi antara komunikator dan komunikan.

3. Menambah pengetahuan

Sering kali komunikasia antar bribadi maupun antar budaya dapat menambah pengetahuan bersama ,dan adanya saling mempelajari kubudayaan masing masing antara komunikator dan komunikan.

4. Melepaskan diri / jalan keluar
Hal yang sering kita lakukan dalam berkomunikasi dengan orang lain adalah untuk melepaskan diri atau mencari jalan keluar atas masalah yang sedang kita hadapi.

Fungsi sosial adalah fungsi-fungsi komunikasi yang bersumber dari faktor budaya yang ditunjukkan melalui prilaku komunikasi yang bersumber dari interaksi sosial,diantaranya berfunsi sebagai berikut :

1. Pengawasan

Praktek komunikasi antar budaya di antara komunikator dan komunikan yang berbeda kebudayaan berfungsi saling mengawasi. Dalam setiap proses komunikasi antar budaya fungsi ini bermanfaat untuk menginformasikan “ perkembangan “ tentang lingkungan .

Fungsi ini lebih banyak dilakukan oleh media massa yang menyebarluaskan secara rutin perkembangan peristiwa yang terjadi di sekitar kita meskipun peristiwa itu terjadi dalam sebuah konteks kebudayaan yang berbeda. Akibatnya adalah kita turut mengawasi perkembangan sebuah peristiwa dan berusaha mawas diri seandainya peristiwa itu terjadi pula dalam lingkungan kita.

Baca juga :

2. Menjembatani

Dalam proses komunikasi antar pribadi, termasuk komunikasi antar budaya ,maka fungsi komunikasi yang dilakukan antar dua orang yang berbeda budaya itu merupakan jembatan atas perbedaan diantara mereka. Fungsi menjembatani itu dapat terkontrol melalui pesan-pesan yang mereka pertukarkan.,keduanya saling menjelaskan perbedaan tafsir atas sebuah pesan sehingga menghasilkan makna yang sama.

3. Sosialisasi nilai

Fungsi sosialisasi merupkan fungsi untuk mengajarkan dan memperkenalkan nilai nilai kebudayaan suatu masyarakat ke masyarakat lain . Dalam komunikasi antar budaya seringkali tampil perilaku non verbal yang kurang dipahami namun yang lebih penting daripadanya adalah bagaimana kita menangkap nilai yang terkandung dalam gerakan tubuh ,gerakan imaginer dari tarian tarian tersebut.

4. Menghibur

Fungsi menghibur juga sering tampil dalam proses komunikasi antar budaya . American fun yang sering ditampilkan TVRI memberikan gambaran tentang bagaimana orang orang sibuk memanfaatkan waktu luang untuk mengunjungi teater dan menikmati suatu pertunjukan humor.

Demikianlah artikel dari gurupendidikan.co.id mengenai Pengertian Budaya : Definisi, Unsur, Macam, Jenis, Komponen, Pengaruh Beserta Fungsinya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

Sejarah Suku Karera

Sejarah Suku Karera

Suku-Karera

Orang Karera adalah kelompok sosial yang berdiam di bagian timur Kabupaten Sumba Timur di pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Mereka berdiam di daerah lereng bukit yang terbilang gersang, yang ditumbuhi alang-alang. Masyarakat lain yang dekat atau bertetangga dengan orang Karera ialah orang Karera Jangga dan orang Katara. Bahasa yang dipakai ialah dialek Manggarikuna, salah satu dialek bahasa Sumba. Dialek-dialek bahasa Sumba lainnya adalah dialek Manggikua, Mangakina, Manggena, dan Mapeni.

Perkampungan orang Karera biasanya memiliki lapangan terbuka untuk tempat upacara, sebuah rumah adat yang didepannya terdapat beberapa batu megalit dan disekitarnya berdiri rumah-rumah orang kebanyakan. Rumah-rumah itu berupa rumah panggung yang tingginya sekitar satu meter dari permukaan tanah. Rumah adat tadi lebih besar dari permukaan tanah. Rumah adat tadi lebih besar dari rumah penduduk biasa. Atapnya melebar dibagian bawah dan di atasnya berbentuk kerucut. Bahan atapnya ialah anyaman ilalang.

Baca Juga : Sejarah Suku Lauje

Mata pencaharian pokok orang Karera adalah bercocok tanam di ladang dengan tanaman utama padi dan jagung, yang juga sebagai makanan pokoknya. Perladangan ini dikerjakan dengan sistem tebang bakar (slash and burn). Sisa-sisa pohon yang tak terbakar digunakan menjadi pagar, sebagai batas dengan ladang pemilik lain. Selain itu, mereka berburu babi hutan dan ada yang beternak babi. Mereka juga memelihara kerbau dan kuda, namun hewan ini tidak secara langsung mempunyai arti ekonomis. Kerbau dan kuda bisa berfungsi menjadi mas kawin, kerbau sendiri menjadi hewan korban dan kuda sebagai sarana transportasi. Kerbau digembalakan di padang rumput dan dikandangkan pada malam hari, sedangkan kuda ada yang dikandangkan dan ada yang dibiarkan berkeliaran di padang rumput.

Dalam kekerabatan mereka tergabung dalam klen patrilineal (merapu). Setiap klen itu dipimpin oleh seorang kepala adat yang disebut Kabisu. Ia dipilih secara turun-temurun di samping harus memenuhi persyaratan seperti bersifat jujur dan disegani oleh anggota kelompoknya. Kepala adat ini bertugas menangani hal-hal yang berkaitan dengan adat, menyelesaikan sengketa adat perkawinan, dan lain-lain.

Masyarakat ini mengenal tiga lapisan sosial yaitu lapisan bangsawan (umbu), lapisan merdeka (kabinu); merupakan orang kebanyakan yang dapat memenuhi kebutuhan sendiri, dan Lapisan hamba (ata) adalah orang-orang yang berbakti kepada golongan bangsawan tadi. Segala kebutuhannya ditanggung oleh bangsawan itu. Golongan hamba ini berasal dari orang-orang yang tidak mampu membayar hutang, kalah perang, atau orang yang dijatuhi hukuman untuk menjadi hamba.

Orang Karera percaya kepada roh-roh nenek moyang (merapu) yang berdiam di alam roh yang disebutnya Tanatara. Di sana, roh-roh itu hidup seperti manusia biasa sebagaimana terjadi di dunia. Roh itu mempunyai kekuatan untuk membantu atau sebaliknya mengganggu manusia yang masih hidup. Itulah sebabnya terhadap roh-roh nenek moyang itu harus diadakan upacara, agar roh itu membantu menyuburkan tanaman, memberi hasil yang baik, atau mendatangkan kesejahteraan. Sebaliknya roh itu akan menurunkan bencana bagi manusia kalau tidak diadakan upacara. Roh yang tidak sampai ke alam roh disebut hantu (sarangi).

Hantu inilah yang selalu berbuat jahat terhadap manusia, misalnya membuat sakit. Agar hantu ini tidak mengganggu, maka dibuatkan patung kayu yang bentuknya mirip manusia dan di depannya diberi sajian berupa bahan makanan dan buah-buahan. Pemujaan semacam ini dilakukan setahun sekali setelah usai panen dengan memotong hewan kerbau atau babi.

Upacara lain yang mengadakan korban kerbau adalah upacara kematian. Upacara tampak besar-besaran kalau yang meninggal itu dari kalangan kaum bangsawan tadi.

Baca Juga : Sejarah Suku Donggo

Bahasa Suku Karera

Bahasa yang dipakai ialah dialek Manggarikuna, salah satu dialek bahasa Sumba. Dialek-dialek bahasa Sumba lainnya ialah dialek Manggikua, Mangakina, Manggena dan Mapeni.

Mata Pencaharian Suku Karera

Mata pencaharian pokok orang Karera ialah bercocok tanam di ladang dengan tanaman utama padi dan jagung yang juga sebagian makanan pokoknya. Perladangan ini dikerjakan dengan sistem tebang bakar “slash and burn”. Sisa-sisa pohon yang tak terbakar digunakan menjadi pagar, sebagai batas dengan ladang pemilik lain.

Selain itu mereka berburu babi hutan dan ada yang beternak babi. Mereka juga memelihara kerbau dan kuda, namun hewan ini tidak secara langsung mempunyai arti ekonomis. Kerbau dan kuda bisa berfungsi menjadi mas kawin, kerbau sendiri menjadi hewan korban dan kuda sebagai sarana transportasi. Kerbau digembalakan di padang rumput dan dikandangkan pada malam hari, sedangkan kuda ada yang dikandangkan dan ada yang dibiarkan berkeliaran di padang rumput.

Cara Hidup Suku Karera

Suku Karera bertempat tinggal di kawasan lereng yang gersang, kering, dan banyak gulma, seperti ilalang. Karena mereka tinggal di daerah yang gersang, maka pencaharian utama warga Suku Karera adalah beternak. Suku Karera biasanya membagi tanah mereka dengan pembatas menggunakan pagar kayu atau batu, hal ini berguna agar hewan ternak mereka tidak masuk ke lahan tetangganya. Suku Karera biasanya memelihara kerbau dan kuda, kedua hewan ini juga terkadang diperuntukkan sebagai mahar pernikahan.

Suku Karera tergabung dalam sistem klan yang cenderung patrilineal, atau mengutamakan garis keturunan ayah. Klan tersebut dipimpin oleh seorang kepala klan yang disebut kabisu. Selain sistem klan, Suku Karera juga mengenal sistem kelas sosial yang terdiri dari 3 lapisan, yakni; bangsawan (disebut umbu), rakyat biasa (disebut kabihu), dan hamba-sahaya (disebut ata).

Baca Juga : Sejarah Suku Simeulue

Suku Karera masih mempercayai ajaran animisme, mereka menganggap nenek moyang mereka (disebut Merapu) sedang berdiam diri di sebuah tempat yang disebut Tanatara. Bagi Suku Karera, nenek moyang mereka hidup selayaknya di dunia di alam Tanatara. Menurut kepercayaan mereka, Merapu adalah roh yang membawa kebaikan yang melawan roh kejahatan yang bernama Sarangi.

Perkampungan Suku Karera biasaya terletak di sebuah lapangan atau tanah terbuka, hal ini berguna untuk tempat upacara. Sebuah rumah adat yang di depannya terdapat beberapa batu megalitik, dan disekitarnya berdiri rumah-rumah orang kebanyakan. Rumah-rumah itu berupa rumah panggung yang tingginya sekitar satu meter dari permukaan tanah.Rumah adat tadi lebih besar dari rumah penduduk biasa. Atapnya melebar di bagian bawah dan di atasnya berbentuk kerucut. Bahan atapnya ialah anyaman ilalang

Sistem Kekerabatan Suku Karera

Dalam kekerabatan mereka tergabung dalam klen patrilineal “merapu”, setiap klen itu dipimpin oleh seorang kepala adat yang disebut Kabisu. Ia dipilih secara turun-temurun di samping harus memenuhi persyaratan seperti bersifat jujur dan disegani oleh anggota kelompoknya. Kepala adat ini bertugas menangani hal-hal yang berkaitan dengan adat, menyelesaikan sengketa adat perkawinan dan lain-lain.

Masyarakat ini mengenal tiga lapisan sosial yaitu lapisan bangsawan “umbu”, lapisan merdeka “kabinu” merupakan orang kebanyakan yang dapat memenuhi kebutuhan sendiri, dan lapisan hamba “ata” ialah orang-orang yang berbakti kepada golongan bangsawan tadi. Segala kebutuhannya ditanggung oleh bangsawan itu, golongan hamba ini berasal dari orang-orang yang tidak mampu membayar hutang, kalah perang atau orang yang dijatuhi hukuman untuk menjadi hamba.

Agama dan Kepercayaan Suku Karera

Orang Karera percaya kepada roh-roh nenek moyang “merapu” yang berdiam di alam roh yang disebutnya Tanatara. Di sana roh-roh itu hidup seperti manusia biasa sebagaimana terjadi di dunia. Roh itu mempunyai kekuatan untuk membantu atau sebaliknya mengganggu manusia yang masih hidup. Itulah sebabnya terhadap roh-roh nenek moyang itu harus diadakan upacara agar roh itu membantu menyuburkan tanaman, memberi hasil yang baik atau mendatangkan kesejahteraan.

Baca Juga : Senjata Tradisional – Keris,Pengertian, Mandau, Golok, Aceh, Jawa, Madura

Sebaliknya roah itu akan menurunkan bencana bagi manusia kalau tidak diadakan upacara. Roh yang tidak sampai ke alam roh disebut hantu “sarangi”. Hantu inilah yang selalu berbuat jahat terhadap manusia, misalnya membuat sakit. Agar hantu ini tidak mengganggu, maka dibuatkan patung kayu yang bentuknya mirip manusia dan di depannya diberi sajian berupa bahan makanan dan buah-buahan. Pemujaan semacam ini dilakukan setahun sekali setelah usia panen dengan memotong hewan kerbau atau babi. Upacara lain yang mengadakan korban kerbau ialah upacara kematian, upacara tampak besar-besaran kalau yang meninggal itu dari kalangan kaum bangsawan tadi.

Sejarah Suku Solor

Sejarah Suku Solor

Sejarah-Suku-Solo

Dalam hal ini suku bangsa solor disebut juga orang Holo, Solot atau Ata Kiwan. Mereka mendiami daratan Pulau Solor yang terletak di sebelah selatan Pulau Adonara, di sebelah timur Pulau Flores. Daerah itu termasuk dalam wilayah Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Bahasa Suku Solor

Bahasa Solor termasuk ke dalam kelompok bahasa Melayu Polinesia atau Austronesia. Terbagi ke dalam tiga dialek yakni dialek Solor Barat, Solor Pegunungan dan Solor Timur.

Baca Juga : Sejarah Suku Lauje

Masyarakat Suku Solor

Pada zaman dulu orang Solor mendirikan desa-desa di daerah perbukitan. Pada zaman Belanda mereka dipaksa untuk berdiam di dataran rendah dekat pantai. Pola perkampungan mereka memusat kepada rumah persembahan milik klan patrilineal yang dominan.

Kehidupan ekonomi tradisional mereka tergantung kepada kegiatan perladangan, walaupun mereka juga harus berburu dan menangkap ikan untuk menambah bahan makanan. Tanaman pokok mereka adalah jagung, kemudian baru padi. Tanaman adalah sorgum, keladi, singkong, ketimun, kacang tanah, pisang, kelapa, tembakau, kapas, dan lain-lain. Setiap klan mengerjakan ladang komunal mereka secara gotong royong setiap tahun sekali. Setiap lahan ladang dengan sistem tebang bakar hanya bisa dimanfaatkan untuk dua kali tanam, setelah itu mereka harus membuka lagi belukar baru untuk dijadikan ladang.

Lahan lama ditinggalkan paling tidak selama enam sampai tujuh tahun, baru bisa dimanfaatkan kembali. Penduduk dekat pantai sudah banyak yang menggantungkan mata pencaharian mereka kepada pekerjaan nelayan. Kalau hasil ladangnya sangat buruk, maka kaum wanita Solor pergi ke hutan mengumpulkan lalapan untuk sayur, umbi-umbian dan buah-buahan hutan, siput air, kerang dan kepiting. Kaum lelakinya pergi berburu rusa, babi hutan, monyet dan burung. Juga ada yang beternak kambing, babi, kerbau dan ayam.

Baca Juga : Suku Limbai – Sejarah, Kekerabatan, Filosofi, Tradisi, Nilai-nilai, Mata Pencaharian, Asal Usul

Mata Pencaharian

Pada zaman dulu orang Solor mendirikan desa-desa di daerah perbukitan. Pada zaman Belanda mereka dipaksa untuk berdiam di dataran rendah dekat pantai. Pola perkampungan mereka memusat kepada rumah persembahan milik klan patrilineal yang dominan. Kehidupan ekonomi tradisional mereka tergantung kepada kegiatan perladangan, walaupun mereka juga harus berburu dan menangkap ikan untuk menambah bahan makanan. Tanaman pokok mereka ialah jagung, kemudian baru padi. Tanaman ialah sorgum, keladi, singkong, ketimun, kacang tanah, pisang, kelapa, tembakau, kapas dan lain-lain. Setiap klan mengerjakan ladang komunal mereka secara gotong royong setiap tahun sekali.

Setipa lahan ladang dengan sistem tebang bakar hanya bisa dimanfaatkan untuk dua kali tanam setelah itu mereka harus membuka lagi belukar baru untuk dijadikan ladang. Lahan lama ditinggalkan paling tidak selama enam sampai tujuh tahun, baru bisa dimanfaatkan kembali. Penduduk dekat pantai sudah banyak yang menggantungkan mata pencaharian meraka kepada pekerjaan nelayan. Kalau hasil ladangnya sangat buruk, maka kaum wanita Solor pergi ke hutan mengumpulkan lalapan untuk sayur, umbi-umbian dan buah-buahan hutan, siput air, kerang dan kepiting. Kaum lelakinya pergi berburu rusa, babi hutan, monyet dan burung. Juga ada yang beternak kambing, babi, kerbau dan ayam.

Baca Juga : Sejarah Suku Asmat

Sistem Kekerabatan Suku Solor

Sistem kekerabatan keluarga luas amat berpengaruh dalam kehidupan sosial individu Solor. Mereka umumnya lebih mengutamakan hubungan kekerabatan patrilineal, walaupun begitu ada beberapa sub kelompok yang tidak lagi berorientasi kepada keluarga luas “klan” tetapi lebih bersifat parental. Hubungan perkawinan kaum bangsawan biasanya mengidealkan perkawinan pihalk lelaki harus menyerahkan maskawin yang terpenting yakni gading gajah. Pria yang tidak mampu membayar maskawinnya harus mengabdikan diri dalam lingkungan keluarga asal istrinya. Dalam perkawinan biasa pengantin perempuan segera tinggal di rumah orang tua suami paling tidak untuk satu tahun, sebelum mereka mendirikan rumahnya.

Pemimpin paling utama dalam setiap lingkungan pemukiman adalah keturunan pemilik tanah asal yang disebut tuan alat “tuan tanah”, kemudian ada pula empat tingkat pemimpim keagamaan “kepercayaan lama” yakni koten, kelen, hurit dan marang. Diantara keempatnya kepala koten dianggap sebagai pemimpin utama. Kemudian kepala kelen sebagai asistennya, sedangkan yang dua lagi lebih banyak bertindak sebagai penasehat bagi kepala koten. Pada zaman Belanda, orang Solor terbagi menjadi enam kerajaan kecil yakni Larantuka, Adonara, Trong, Lamahala, Lawajong dan Lamakera, kemudian semuanya disatukan ke dalam kekuasaan Raja Larantuka.

Agama Suku Solor

Dalam hal ini umat muslim merupakan minoritas di NTT “Nusa Tenggara Timur” yang mayoritas penduduknya penganut Kristen “Katolik dan Protestan” namun sejarah keberadaan umat Muslim di kawasan itu telah berusia tua. Islam pertama kali masuk wilayah NTT pada abad ke 15 di pulau Solor yang kini menjadi bagian dari Kabupaten Flores Timur, seperti juga di daerah di Nusantara, Islam masuk daerah itu dibawa para pedagang.

Baca Juga : Sejarah Suku Bugis

Solor menjadi daerah pertama penyebaran agama Islam di NTT karena letaknya strategis serta punya bandar-bandar penting di Pamakayo, Lohayong, Menanga dan Labala. Bandar-bandar itu sangat penting bagi kapal yang menunggu angin untuk melanjutkan palayaran ke Pulau Timur dan Maluku.

Pengertian Hak Dan Kewajiban

Pengertian Hak dan Kewajiban

Hak adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan pengunaannya tergantung kepada kita sendiri.Hak Dan Kewajiban

Contohnya : hak mendapatkan pendidikan, hak mendapatkan nilai dari dosen dan sebagainya.

Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain maupun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh pihak yang tidak mendapatkan hak tersebut. (Prof. Dr. Notonagoro).

Baca Juag : Pengertian Hak Dan Kewajiban Warga Negara

Wajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak lain maupun yang pada prinsipnya dapat dituuntun secara paksa oleh yang berkempentingan (Prof. Dr. Notonagoro)

Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.

Contohnya : melaksanakan tata tertib di kampus, membayar UKT atau melaksanakan tugas yang diberikan dosen dengan sebaik-baiknya dan sebagainya.

Makna Hak dan Kewajiban

Hak adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri. Hak bersifat fakultatif artinya boleh dilaksanakan atau tidak dilaksanakan.

Kewajiban adalah sesuatu yg dilakukan dengan tanggung jawab. Kewajiban bersifat imteratif artinya harus dilaksanakan.

Contoh Hak dan KewajibanContoh Dari Hak Adalah:Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum;Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak;Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan;Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai;Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran;Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan Indonesia atau NKRI dari serangan musuh;danSetiap warga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan berserikat, berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlaku.

Baca Juga : Pengertian Hak Dan Kewajiban Beserta Macamnya Lengkap

Contoh Dari Kewajiban Adalah:Melaksanakan aturan hukum.Menghargai hak orang lain.Memiliki informasi dan perhatian terhadap kebutuhan–kebutuhan masyarakat.Melakukan kontrol terhadap para pemimpin dalam melakukan tugas.Melakukan komunikasi dengan para wakil di sekolah, pemerintah lokal dan pemerintah nasionalMembayar pajakMenjadi saksi di pengadilan.Bersedia untuk mengikuti wajib militer dan lain–lain.Hubungan Hak dan Kewajiban

Hubungan keduanya adalah saling berhadapan dan berdampingan karena didalam hak terdapat kewajiban untuk tidak melanggar hak orang lain dan tidak menyalahgunakan haknya. Untuk mencapai keseimbangan antara hak dan kewajiban, yaitu dengan cara mengetahui posisi diri kita sendiri.

Sebagai seorang warga negara harus tahu hak dan kewajibannya. Seorang pejabat atau pemerintah pun harus tahu akan hak dan kewajibannya. Seperti yang sudah tercantum dalam hukum dan aturan-aturan yang berlaku. Jika hak dan kewajiban seimbang dan terpenuhi, maka kehidupan masyarakat akan aman sejahtera

Naskah-naskah Yang Berisi Penegakkan HAM Secara UniversalMagna Charta (1215)Habeas Corpus Act (1679)Bill Of Rights (1689)Declaration Of Indefendence (1776)Declaration des droits de I’homme et du citoyen ( 1789)UUD Rusia (1936)The Four Freedom (1941)Bill Of Rights ( 1789)The Universal Declaration Of Human Rights (1948)Pembagian HAM Menurut Sifat MasyarakatHak Asasi pribadi (personal) yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat, memeluk agama, kebebasan bergerak dan sebagainya.Hak Asasi ekonomi (property right) yaitu hak untuk memiliki sesuatu, membeli dan menjual sesuai serta manfaatnya. Missal : orang berhak membeli perhiasan namun orang tersebut juga berhak menjual perhiasan tersebut saat mereka butuh.Hak Asasi politik (political right) yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintah, hak pilih (hak memilih dan dipilih), hak untuk mendirikan partai politik. Misal : setiap orang berhak mencalonkan dirinya sendiri dalam sebuah pemilihan wakil rakyat, namun orang lain juga berhak menentukan pilihan tersebut.Hak Asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dalam pemerintah (right legal equality).Hak Asasi sosial dan kebudayaan (social and cultural right)hak memilih pendidikan dan mengembangkan kebudayaanHak Asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan (procedural right), misal: perlakuan dalam hal penahanan, penangkapan, pengeledahan, peradilan dsb.Hubungan antara Hak dan Kewajiban Asasi Manusia dengan Pancasila

Nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila pancasila menggambarkan beberapa hubungan manusia yang melahirkan suatu keseimbangan antara Hak dan Kewajiban baik secara vertical yaitu berupa hubungan antara manusia dengan Sang Pencipta dimana manusia berkewajiban menjalankan segala perintah-Nya dan menjahui segala larangan-Nya maupun secara horizontal yaitu berupa hubungan antara warga negara,

masyarakat, dan negara untuk menciptakan keharmonisan dan kerukunan antar sesama. Hak-hak dan kewajiban dalam Pancasila dirumuskan dalam UUD 1945 dan diperinci dalam batang tubuh UUD 1945. Nilai-nilai pancasila tertuang dalam batang tubuh UUD 1945 yang merupakan hukum dasar dan fundamental negara. Hubungan hak dan kewajiban dalam Pancasila dapat dijabar sebagai berikut:

Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, dalam sila tersebut dijelaskan mengenai hak memeluk agama, hak melaksanakan ibadah serta berkewajiban untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan antar agamaSila Kemanusiaan yang adil dan beradab, dijelaskan mengenai sikap dan perbuatan manusia yang sesuai dengan kodrat hakikat manusia yang berbudi, sadar, dan Dalam sila kedua seseorang berhak memperoleh keadilan dan kedudukan yang sederajat terhadap Undang-Undang dan hukum, hak dan kewajiban untuk diperlakukan/memperlakukan adil terhadap diri sendiri, orang lain, masyarakat, bangsa dan negara serta berkewajiban untuk saling menghargai perbedaan sesame untuk saling menjaga keharmonisan dalam kehidupan bersama.Sila Persatuan Indonesia, menjelaskan bahwa adanya kewajiban untuk memperkukuhkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dengan menjunjungi tingg dan menjaga bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia.Sila keempat kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanan dalam permusyawaratan/perwakilan, membahas mengenai kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat secara demokratis. Sehingga setiap orang berhak menyampaikan pendapat, ide, maupun apresiasinya dimuka umum tanpa ada paksaan, tekanan ataupun intervensi yang membelenggu hak-hak partisipasi masyarakat atau orang tersebut. Dan berkewajiban menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawah.Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesai,seseorang berkewajiban menghormati hak orang lain, mentaati peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam negara selain itu juga berhak untuk memperoleh seperti apa yang ada dalam tujuan negara yang terdapat pada batang tubuh UUD 1945.

Baca Juga : Tugas DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), Fungsi, Pengertian, Hak, Dan Kewajiban [LENGKAP]

Prinsip Hak Asasi Manusia dalam sila-sila pancasila

Hak Asasi Manusia tertuang dalam Pancasila. Dan teramalkan dalam setiap sila dalam  Pancasila. Dibawah ini merupakan pembahsan Hak Asasi Manusia dalam Pancasila yang terbahas sila demi sila (Priyono, 2011):

Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

Dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa, mengandung pengakuan terhadap Tuhan dan  sebagai relasi akan setiap orang untuk mendapat perlindungan dalam memeluk agama. Setiap warga negara diberi kebebasan sebebas-bebasnya untuk melakuakan kegiatan peribadatan agama yang dipeluknya. Akan tetapi, ada batasan terhadap setiap warga yaitu tak ada paksaan dari golongan atau perseorangan tehadap orang lain dalam memeluk agama tertentu dan melakukan propaganda anti agama.

Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab adalah kesadaran sikap dan perbuatan mausia yang didasarkan  kepada potensi budi nurani manusia dalam hubungan dengan norma-norma dan kebudayaan umumnya, baik terhadap diri pribadi, sesama manusia, maupun terhadap alam dan hewan.  Karena dengan kerukunan dan saling bersosial terhadap sesama, kita akan menjadi makhluk yang adil

Implementasi Hak dan Kewajiban Negara dan Warga Negara di Negara pancasila

Dalam pelaksaannya hak asasi manusia di Indonesia mengalami  pasang surut. Wacana hak asasi manusia terus berkembang seiring dengan berkembangnya pelanggaran- pelanggaran HAM yang semakin meningkat intensitas maupun ragamnya. Pelanggaran itu dilakukan oleh Negara maupun warga negara, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Suatu hal tidak dapat dilaksanakan sebelum mengetahui benar apa yang hendak dilaksanakan, untuk melaksanakannya diperlukan pedoman, dan agar pelaksanaan bisa berjalan sesuai dengan harapan maka perlu ada institusi yang mengawal pelaksanaan tersebut (LPIDB, 2016).

Baca Juga : Norma Hukum Dan Sosial

Demikianlah artikel dari gurupendidikan.co.id mengenai Pengertian Hak Dan Kewajiban : Makna, Contoh, Naskah, Pembagian, Hubungan, Prinsip, Implementasinya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

Pengertian Laporan Laba Rugi

Pengertian Laporan Laba Rugi

Laporan laba/rugi merupakan laporan yang disusun dengan sistematis terhadap penghasilan yang didapatkan dari beban-beban yang ada pada kegiatan usaha subuah perusahaan pada waktu tertentu. Laporan laba/rugi berisikan sebuah informasi tentang dari mana sumber penghasilan didapatkan serta beban apa yang menjadi tanggungan perusahaan dalam waktu yang bersangkutan.Pengertian Laporan Laba Rugi

Menghitung Nilai Persediaan Akhir Barang Jadi

Salah satu informasi yang dsajikan dala anggaran produksi adalah kualitas persediaan barang jadi yang akan dipegang oleh persediaan diakhir periode atau yang biasa kita kenal sebagai persidiaan akhir barang jadi. Perhitungan biaya persediaan akhir barang jadi memerlukan informasi tentang asumsi arus biaya persediaan yang digunakan oleh perusahaan.

Baca Juga : Akuntansi Perusahaan Dagang : Pengertian, Contoh, Jenis, Bukti Laporan Transaksi Dan Jurnal

Dua asumsi arus biaya persediaan yaitu:

FIFO (first in, first out)

Metode FIFO bahwa biaya persediaan barang jadi yang diproduksi pertama kali dalam 1 periode akan menjadi beban pokok penjualan untuk barang jadi yang dijual pertama dalam periode yang sama. Jika perusahaan menggunakan metode FIFO, maka biaya persediaan barang jadinya berasal dari persediaan barang jadi ang terakhir dibuat dalam 1 periode.

AVERAGE

Metode AVERAGE mengasumsikan bahwa biaya persediaan barang jadi adalah biaya rata-rata yang diperoleh dari biaya produksi yang dikeluarkan dalam suatu periode dan biaya persediaan barang jadi awal yang sudah diawal periode.

Contoh:

Total biaya persediaan barang jadi pada 1 juli 2008 adalah Rp 4.000.000 atau Rp 2.000.000 per unit. Biaya produksi per unit untuk setiap barang jadi yang diproduksi di bulan juli 2008 adalah Rp 220.000.

Berdasarkan anggaran produksi dan informasi tentang biaya persediaan per unit PT ABC, hitunglah biaya persediaan akhir barang jadi dengan menggunakan metode arus biaya:

FIFOAVERAGEMenyusun Anggaran Laba Rugi

Berikut ini adalah informasi yang dibutuhkan oleh PT. Abadi Raya untuk menyusun anggaran laba rugi bulan oktober 2008

Anggaran produksi bulan oktober 2008 menyajiakan informasi sebagai berikutPenjualan (unit)

Ditambah: Persediaan akhir barang jadi

Jumlah barang jadi yang dibutuhkan

Dikurang: Persediaan awal barang jadi

Jumlah Barang jadi yang akan diproduksi

6.000

1.800

7.800

1.400

6.400

Baca Juga :  √ Akuntansi Keuangan : Pengertian, Fungsi Dan Tujuannya

Harga jual barang jadi perunit selama bulan april 2008 diperkirakan sebesar Rp.100.000Perusahaan menggunakan meode rata-rata dalam menghiung biaya persediaan dan beban pokok penjualan.Total biaya persediaan barang jadi per 1 Oktober sebesar 84.000.000Biaya produksi selama bulan Oktober diperkirakan 391.800.000Pajak penghasilan di perkirakan sebesar 30%Beban penjualan untuk bulan april di perkirakan sebesar 40.000.000Beban umum dan administrasi untuk bulan Oktober diperkirakan sebesar 25.000.000Beban bunga bulan Oktober diperkirakan sebesar 26.000.000

Langkah-langkah dalam membuat format anggaran laba rugi

Langkah 1.

Membuat format anggaran laba rugi PT. Abadi Raya

Langkah 2.

Masukkan perkiraan nilai penjualan untuk bulan Oktober kedalam format anggaran penjualan. Nilai penjualan di peroleh dengan mengalihkan jumlah barang jadi yang akan diperkirakan akan dijual selama bulan Oktober dengan harga jual perunit nya 600.000.000 (100.000 x 6.000 unit).

Langkah 3.

Masukkan data-data  yang telah diberikan pada kasus di atas ke dalam format anggaran laba rugi. Informasi yang telah diberikan adalah biaya persediaan barang jadi awal, biaya produksi, beban penjualan, beban adm & umum, serta beban bunga untuk bulan Oktober 2008

Langkah 4.

Hitung nilai persediaan barang jadi, setelah itu hasilnya dimasukkan ke format anggaran laba rugi.

Pengelolaan Penghasilan sebuah Perusahaan

Penghasilan suatu perusahaan dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu:

Penghasilan dari suatu kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan. Untuk perusahaan perdagangan, kegiatan biasanya meruoakan kegitan menjual dan membeli, sehingga penghasilan usaha bersal dari hasil penjualan barang dagang.

Golongan dari Kegiatan di Luar Usaha Pokok

Penghasilan yang berasal dari seuatu kegiatan usaha yang bersifat sampingan. Misalnya usaha salon yang juga kemudian menyewakan busana nasional.

Beban Tanggungan Perusahaan

Adapun beban-beban tanggungan suatu perusahaan dapat dikelompokan mejadi 2, yaitu:

Baca Juga : Pengertian Akuntansi Menurut Para Ahli

Sebuah beban yang langsung berhubungan dengan suatu kegitan usaha pokok atau terjadi sehubugan dengan usaha mendapatkan penghasilan pokok. Dalam sebuah perusahaan, beban usaha terjadi atas harga pokok penjualan, beban usaha penjualan, beban administrasi.

Beban yang tidak ada kaitan dengan sebuah kegitan usaha pokok. Contohnya beban bunga atau kerugian dari penjualan peralatan kerja yang tidak dapat dipakai lagi.

Laporan Laba/Rugi

Laporan ini disajikan dalam bentuk Sebagai berikut:

Dalam bentuk ini, penghasilan usaha dan di luar usaha disusun dalam satu kelompok. Begitu juga beban-beban usaha serta diluar usaha. Laba atau rugi bersih hitung dengan cara mengurangi total penghasilan dengan total beban.

Bentuk ini, baik penghasilan ataupun beban dipisah dengan cara terperinci, antara penghasilan dan beban usaha dengan penghasilan dan beban diluar usaha.

Unsur Laporan Laba Rugi

Unsur-unsur laporan laporan laba rugi biasanya terdiri dari:

Pendapatan dari penjualan
– Dikurangi Beban pokok penjualanLaba/rugi kotor
– Dikurangi Beban usahaLaba/rugi usaha
– Ditambah atau dikurangi Penghaslan/beban lainLaba/rugi sebelum pajak
– Dikurangi Beban pajakLaba/rugi bersihElemen-elemen Laba Rugi  Komprehensif

Laba adapat diajadikan ukuran untuk menilai keberhasilan perusahaan,pengukuran terhadap laba tidak akan memberikan informasi yang bermanfaat jika tidak menggambarkan sebab-sebab timbulnya laba .Sumber penyebab timbulnya laba memiliki peranan penting dalam menilai kemajuan perusahaan.Ada dua konsep yang digunakan dalam menentukan elemen-elemen laba perusahaan,yaitu current operating concept (Earning) dand all inclusive concept of income (laba rugi komprehensif).

Baca Juga : 11 Pengertian Akuntansi Menurut Para Ahli Terlengkap

Konsep Laba Periode (Earnings)

Konsep laba periode dimaksudkan untuk mengukur efisiensi suatu perusahaan.Efisisensi berhubungan dengan penggunaan sumber-sumber ekonomi perusahaan untuk memperoleh laba.Ukuran efisiensi umumnya dilakukan dengan membandingkan laba periode berjalan dengan laba periode sebelumnya atau dengan laba perusahaan lain pada industry yang sama.

Konsep laba periode memusatkan perhatiannya pada pada laba operasi periode berjalan yang berasal dari kegiatan normal perusahaan .Oleh karena itu,yang termasuk elemen laba adalah peristiwa atau perubahan nilai yang dapat dikenadalikan oleh manajemen dan berasal dari keputusan-keputusan periode berjalan.Kesalahan tersebut merupakan ukuran untuk menilai efisensi periode sebelumnya.

Menurut praktek akuntansi konvensional,beberapa pengaruh kumulatif akibat perubahan akuntansi dimasukan dalam perhitungan laba-rugi periode terjadi perubahan. Laba periode tidak memasukan pengaruh kumulatif perubahan akuntansi tersebut.Jadi yang menjadi penentu laba periode adalah pendapatan,biaya,untung dan rugi yang benar-benar terjadi pada periode berjalan.

Demikianlah artikel dari gurupendidikan.co.id mengenai Pengertian Laporan Laba Rugi : Menghitung, Unsur, Konsep, Menyusun, Pengelolaan Penghasilan, Beban Tangungan, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

Pengertian Pembangunan Ekonomi

Pengertian Pembangunan Ekonomi

Pembangunan ekonomi merupakan peroses sebuah kenaikan pendapatan total serta pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan sebuah penduduk serta dengan adanya perubahan fundamental dalam struktur ekonomi dalam sebuah negara dan naiknya pendapatan untuk masyarakat dalam sebuah negara.Pengertian Pembangunan Ekonomi

Sebuah pembangunan ekonomi tidak dapat dilepaskan dari pertumbuhan ekonomi, hal tersebut dapat mendorong pertubuhan ekonomi, dan juga sebaliknya, pertubuhan ekonomi dapat memperlancar sebuah proses pembangunan ekonomi.

Maksud dari pertumbuhan ekonomi ialah sebuah proses kenaikan dari kapasitas suatu ekonomi yang telah diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Dalam suatu negara dapat dikatakan mengalami pertumbuhan perekonomian jika terjadi peningkatan SNP riil di suatu negara. Dengan adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi sebuah keberhasilan pembangunan perekonomian suatu negara.

Baca Juga : Penjelasan Perekonomian Terbuka Beserta Faktornya

Perbedaan pada keduanya merupakan pertumbuhan ekonomi keberhasilannya ledih kuantitatif, artinya dengan adanya kenaikan dalam standar perndapatan adan tingkat output produksi yang telah dihasilkan, sedangkan dengan pembangunan ekonomi lebih bersifat kualitatif, tidak hanya pertambahan suatu produksi, namun adanya perubahan dalam struktur produksi dan alokasi input pada bermacam sektor ekonomi, sebagai contoh pengetahuan, lembaga, teknik, serta sosial.

Pembangunan Sebagai Suatu Proses

Sebuah pembangunan dapat diartikan sebagai sebuah proses, dengan arti pembangunan ialah tahao yang harus dijalani terhadap semua masyarakat atau bangasa. Misalnya, manusia dari lahir, tidak langsung menjadi dewasa, namun untuk menjadi orang yang dewasa harus melalui tahapan pertumbuhan. Demikian juga dengan setiap bangasa harus menjalani tahapan perkebangan untuk menjadi suatu kondisi yang sejahtera, adil, serta makmur.

Pembangunan Sebagai suatu usaha untuk meningkatkan pendapatan perkapita

Bagai suatu usaha, pembangunan adalah sebuah tindakan aktif yang harus dilaksanakan atau dilakukan oleh sebuah bangsa atau negara dalam meningkatkan pendapatan perkapita. Dengan itu, dibutuhkan peran dari seluruh masyarakat, permerintah serta semua elemen dalam suatu negara untuk selalu berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Hal tersebut dilakukan disebabkan kenaikan pendapatan perkapita mencerminkan perbaikan dalam sebuah kesejahteraan masyarakat.

Peningkatan pendapatan perkapita harus berlangsung dalam jangka panjang

Perekonomian dapat dikatakan berkembang jika pendapatan perkapita dalam jangka panjang lebih cendrung meningkat. hak itu tidak berarti juga bahwa pendapatan perkapita harus mengalami kenaikan terus menerus. Sebagai contoh, dalam sebuah negara terjadi musibah bencana alam, maka mengakibatkan perekonomian negara mengalami kemunduran. Tetapi, keadaan itu hanyalah bersifat sementara yang paling penting untuk negara itu kegiatan perekonomiannya mengalami rata-tata peningkatan dari tahun ke tahun.

Faktor Pembangunan Ekonomi

Beberapa hal yang mempengaruhi pembangunan serta pertumbuhan ekonomi, tetapi pada dasarnya hal tersebut bisa dikelompokan menjadi dua, seperti faktor ekonomi dan nonekonomi.

Hal-hal yang dapat mempengaruhi pembangunan serta pertumbuhan ekonomi diantaranya ialah SDM, SDA, serta kewirausahaan dan keahlian.

Sumber daya alam (SDM), yaitu kekayaan alam seperti tanah, kesuburan tanah, hasil hutan, keadaan iklim/cuaca, hasil laut, serta tambang, sangat berpengaruh pada pertumbuhan industri suatu negara, yang terutama dalam hal peyediaan bahan baku produksi.

Kewirausahaan dan keahlian diperlukan sebagai pengeolahan bahan mentah dari alam menjadi suatu yang mempunyai nilai yang tinggi ( disebut juga sebagai proses produksi).

Sumber daya manusia (SDA) juga menentukan keberhasilan pembangunan nasional lewat jumlah dan kulitas peroduk. Jumlah penduduk yang sangat besar merupakan pasar yang sangat potnsial sebagai pemasaran hasil produksi, sementara itu kualitas penduduk menentukan seberapa besar peroduktivitas yang ada.

Faktor non ekonomi meliputi kondisi sosial kltur yang ada di dalam masyaakat, kelembagaan, keadaa politik, serta sistem yang berkembang dan berlaku di masyarakat.

Baca Juga : Pengertian, Tujuan, Ciri Dan Jenis Prinsip Ekonomi

Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan EkonomiProses naiknya produk per kapita dalam jangka panjang.Tidak memperhatikan distribusi pendapatan.Tidak memperhatikan pertumbuhan pendudukBelum tentu dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.Pertumbuhan ekonomi belum tentu disertai dengan pembangunan ekonomiSetiap input dapat menghasilkan lebih banyak outputProses perubahan konstan menuju perbaikan, termasuk upaya untuk meningkatkan produk per kapita.Memperhatikan pemerataan pendapatan, termasuk pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya.Mencatat pertumbuhan penduduk.Meningkatkan taraf hidup masyarakat.Pembangunan ekonomi selalu disertai dengan pertumbuhan ekonomi.Setiap masukan selain memproduksi lebih banyak output juga telah terjadi perubahan – perubahan dalam pengetahuan kelembagaan dan teknis.Dampak Positif dan Negatif Pembangunan EkonomiDampak Positif Pembangunan EkonomiMelalui pembangunan ekonomi, pelaksanaan kegiatan ekonomi akan berjalan lebih lancar dan mampu mempercepat proses pertumbuhan ekonomi.Pembangunan ekonomi mereka dimungkinkan penciptaan lapangan kerja yang dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga mengurangi pengangguran.Penciptaan lapangan kerja karena pembangunan ekonomi langsung mereka dapat meningkatkan tingkat pendapatan nasional.Dampak Negatif Pembangunan EkonomiPembangunan ekonomi mereka tidak direncanakan dengan baik menyebabkan kerusakan lingkungan.Industrialisasi menghasilkan pengurangan lahan pertanian. Teori-Teori Pertumuhan Ekonomi

Teori pertumbuhan ekonomi mebicarakan faktor-faktor yang menentukan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Faktor-faktor tersebut beraneka ragam sehingga banyak pula teori pertumbuhan ekonomi yang bermunculan. Dalam pembicaraan selanjutnya akan dibahas beberapa teori pertumbuhan ekonomi yang dikemukakan oleh para ahli dan penulis yang berbeda.

Baca Juga : Pelaku Ekonomi : Pengertian, Siapa Saja, Macam, Contoh, Peran

Toeri pertumbuhan ekonomi dapat dibagi atas teori yang bersifat analitis dan yang bersifat historis. Mazhab analitis menekankan pada teori tentang sebab akibat terjadinya pertumbuhan ekonomi, sedangkan mazhab historis menekankan pada tahapan-tahapan yang dilalui dalam pertumbuhan ekonomi. Pembagian lain dapat juga dilakukan berdasarkan waktu munculnya teori tersebut, misalnya teori klasik dan modern. Dalam pembahasan berikut ini, teori-teori itu kita bicarakan secara campuran.

Beberapa penulis mengemukakan teori pertumbuhan berdasarkan tahapan yang dicapai oleh suatu masyarakat.

Pertumbuhan ekonomi menurut Karl Bucher

Karl Bucher membagi pertumbuhan ekonomi menurut jarak yang ditempuh oleh alat pemuas kebutuhan, yaitu dari produsen sampai ke konsumen. Masyarakat dilihat sebagai satu kesatuan rumah tangga, baik sebagai rumah tangga produsen maupun rumah tangga sebagai konsumen. Pertumbuhan ekonomi menurut Karl Bucher sebagai berikut :

Rumah tangga tertutup merupakan satu kesatuan keluarga yang terdiri atas beberapa orang dan tidak mempunyai hubungan dengan orang-orang atau rumah tangga lain diluar lingkungannya. Contoh rumah tangga tertutup terdapat pada suku-suku terasing di pedalaman Kalimantan dan Irian Jaya. Menurut Karl Bucher, rumah tangga tertutup ini berlangsung sampai lebih kurang tahun 1000.

Rumah tangga tertutup semakin lama semakin besar dan mulai menjalin hubungan dengan rumah tangga tertutup lainnya, sehingga rumah tangga ini menjadi lebih terbuka. Pada rumah tangga kota, alat pemuas kebutuhan yang dihasilkan oleh suatu masyarakat (rumah tangga) tidak lagi digunakan untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Barang-barang yang dihasilkan masing-masing rumah tangga mulai saling dipertukarkan. Hubungan antara satu rumah tangg dengan rumah tangga lainnya menjadi semakin beraneka ragam. Masing-masing rumah tangga itu semakin maju dan melahirkan sebuah tatanan masyarakat baru, yang dalam perkembangan selanjutnya akan membentuk rumah tangga kota.

Rumah Tangga Bangsa

Adanya hubungan antara kota dan kota lainnya menyebabkan timbulnya rumah tangga bangsa. Rumah tangga bangsa merupakan satu kesatuan ekonomi yang meliputi suatu negara. Hubungan kota dengan kota diperlancar dengan semakin baiknya sarana dan prasarana perhubungan dan keamanan. Alat-alat pemuas kebutuhan yang dihasilkan semakin beraneka ragam dan dalam jumlah yang semakin banyak, baik jenis maupun jumlahnya ini, maka muncullah perusahaan-perusahaan.

Rumah Tangga Dunia

Kemajuan yang dicapai oleh suatu rumah tangga bangsa berbeda dengan rumah tangga bangsa lainnya, baik dalam teknologi produksi, efisiensi, jenis maupun jumlah barang. Akibatnya, barang-barang yang dihasilkan oleh suatu rumah tangga bangsa mulai mengalir ke rumah tangga bangsa lainnya sehingga daerah-daerah pemasaran yang baru, karena kelebihan produksi, tidak lagi dapat mengkonsumsikan sendiri. Dalam masa inilah dikenal adanya perdagangan internasional.

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan Ekonomi

Sebelum memberikan pemaparan yang lebih dalam mengenai strategi pembangunan ekonomi daerah alangkah baiknya kita rinci terlebih dahulu apa yang di maksud dengan istilah pembangunan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi.

Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu Negara.

Pembangunan ekonomi tak dapat lepas dari pertumbuhan ekonomi (economic growth); pembangunan ekonomi mendorong pertumbuhan ekonomi, dan sebaliknya, pertumbuhan ekonomi memperlancar proses pembangunan ekonomi.

Yang dimaksud dengan pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan Pendapatan Nasional Suatu negara dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi apabila terjadi peningkatan GNP riil di negara tersebut. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.

Perbedaan antara keduanya adalah pertumbuhan ekonomi keberhasilannya lebih bersifat kuantitatif, yaitu adanya kenaikan dalam standar pendapatan dan tingkat output produksi yang dihasilkan, sedangkan pembangunan ekonomi lebih bersifat kualitatif, bukan hanya pertambahan produksi, tetapi juga terdapat perubahan-perubahan dalam struktur produksi dan alokasi input pada berbagai sektor perekonomian seperti dalam lembaga, pengetahuan, sosial dan teknik. Selanjutnya pembangunan ekonomi diartikan sebagai suatu proses yang menyebabkan pendapatan perkapita penduduk meningkat dalam jangka panjang.

Arah Kebijaksanaan Pembangunan Ekonomi Indonesia.

Pembangunan yang terpusat dan tidak merata yang dilaksanakan selama ini ternyata hanya mengutamakan pertumbuhan ekonomi serta tidak diimbangi kehidupan sosial, politik yang demokratis, yang telah menyebabkan krisis moneter dan ekonomi, yang nyaris berlanjut dengan krisis moral yang memprihatinkan.

Hal tersebut kemudian menjadi penyebab timbulnya krisis nasional (tahun 90-an), yang membahayakan persatuan dan kesatuan serta mengancam kelangsungan hidup bangsa dan negara. Oleh karena itu, reformasi di segala bidang harus dilakukan untuk bangkit kembali dan memperteguh kepercayaan diri dan kemampuan untuk melakukan langkah-langkah penyelelamatan, pemulihan, pemantapan, dan pengembangan pembangunan ekonomi dengan paradigma baru Indonesia yang berwawasan_kerakyatan.

Aktualisasi dari pembaharuan tersebut dengan dikeluarkannya kebijaksanaan pembangunan ekonomi yang tertuang dalam Garis-Garis Besar Haluan Negara tahun 1999-2004 (Tap MPR No. IV/MPR/1999).

Dalam Garis-Garis Besar Haluan Negara 1999-2004 ditetapkan arah kebijaksanaan pembangunan di bidang ekonomi, diantaranya:

Mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar.Mengembangkan persaingan yang sehat dan adil.Mengoptimalkan peranan pemerintah untuk melakukan regulasi, layanan publik, subsidi dan insentif, yang dilakukan secara transparan.Mengembangkan kehidupan yang layak, terutama bagi fakir miskin dan anak-anak terlantar.Mengembangkan perekonomian yang berorientasi global sesuai dengan kemajuan teknologi dengan memanfaatkan secara maksimal sektor-sektor unggulan setiap daerah.Mengelola kebijakan makro dan mikro ekonomi secara terkoordinasi dan sinergis.Mengembangkan kebijakan fiskal.Mengembangkan pasar modal yang sehat , transparansi dan efisien.Mengoptimalkan penggunaan pinjaman luar negeri untuk kegiatan ekonomi produktif.Mengembangkan kebijakan industri, perdagangan, dan investasi.Memberdayakan pengusaha kecil, menengah, dan koperasi agar lebih efisien dan produktif.Menata Badan Usaha Milik Negara secara efisien, transparan, dan profesional.Mengembangkan hubungan kemitraan dalam bentuk keterkaitan usaha yang saling menunjang dan menguntungkan antara koperasi dan Badan Usaha Milik Negara.Mengembangkan sistem ketahanan pangan yang berbasis pada keragaman sumber daya bahan pangan, kelembagaan, dan budaya lokal.Meningkatkan penyediaan dan pemanfaatan sumber energi dan tenaga listrik yang relatif murah.Mengembangkan kebijakan pertanahan untuk meningkatkan pemanfaatan dan penggunaan tanah secara transparan dan produktif.Meningkatkan pembangunan dan pemeliharaan sarana dan prasarana publik, termasuk transportasi, telekomunikasi, energi, listrik, dan air bersih.Mengembangkan ketenagakerjaan secara menyeluruh dan terpadu..Meningkatkan kuantitas dan kualitas penempatan tenaga kerja ke luar negeri dengan memperhatikan kompetensi, perlindungan, dan pembelaan tenaga kerja.Meningkatkan penguasaan, pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama teknologi bangsa sendiri.Melakukan berbagai upaya terpadu untuk mempercepat proses pengentasan kemiskinan dan pengangguran.Mempercepat penyelamatan dan pemulihan ekonomi guna meningkatkan sektor riil terutama bagi pengusaha kecil, menengah, dan koperasi.Menyehatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan mengurangi defisit negara melalui peningkatan disiplin anggaran, pengurangan subsidi, dan pinjaman luar negeri secara bertahap.Mempercepat rekapitalisasi sektor perbankan dan restrukturisasi utang swasta.Melaksanakan restrukturisasi aset negara, terutama aset yang berasal dari likuidasi perbankan dan perusahaan.Melakukan negosiasi dan mempercepat restrukturisasi utang luar negeri bersama-sama dengan Dana Moneter Internasional, Bank Dunia, lembaga keuangan lainnya, dan negara donor.Melakukan secara proaktif negosiasi dan kerja sama ekonomi bilateral dan multilateral dalam rangka meningkatkan volume dan nilai ekspor.Menyehatkan Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah terutama yang usahanya berkaitan dengan kepentingan umum.Strategi Pembangunan Ekonomi Daerah

Secara umum strategi pembangunan ekonomi adalah mengembangkan kesempatan kerja bagi penduduk yan ada sekarang dan upaya untuk mencapai stabilitas ekonomi, serta mengembangkan basis ekonomi dan kesempatan kerja yang beragam. Pembagunan ekonomi akan berhasil bila mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya fluktuasi ekonomi sektoral, yang pada akhirnya akan mempengaruhi kesempatan kerja.

Demikianlah artikel dari gurupendidikan.co.id mengenai Pengertian Pembangunan Ekonomi : Faktor, Perbedaan, Dampak Positif, Teori, Perkembangan, Arah Kebijaksanaan, Strategi, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

Pengertian Penawaran

Pengertian Penawaran

Dalam hal ini sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan penawaran..?? tentu kalian pernah melihat pedagang asongan yang menjajakan dagangannya di mapu merah atau kalian melihat para pedagang yang menjajakan dagangannya di pasar.

Menurut kalian apakah mereka sedang melakukan kegiatan penawaran..?? jadi apakah penawaran itu..?? Dalam ilmu ekonomi, penawaran diartikan sebagai sejumlah barang yang ditawarkan oleh produsen pada berbagai tingkat harga selama periode tertentu.

Baca Juga : Penjelasan Perekonomian Terbuka Beserta Faktornya

Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran

Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.

Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.

Macam-macam Penawaran

Apabila ditinjau dari jumlah barang yang ditawarkan, penawaran dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu penawaran perorangan dan penawaran kolektif.

Penawaran individu adalah jumlah barang yang akan dijual oleh seorang penjual.

Contoh, penawaran jeruk oleh Bu Hani

Penawaran kolektif disebut juga penawaran pasar. Penawaran kolektif adalah keseluruhan jumlah suatu barang yang ditawarkan oleh penjual di pasar. Penawaran pasar merupakan penjumlahan dari keseluruhan penawaran perorangan.

Baca Juga : Pengertian, Tujuan, Ciri Dan Jenis Prinsip Ekonomi

Contoh, penawaran kolektif yang dilakukan oleh Bu Hani dan pedagang buah jeruk di pasar.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran

Penawaran terhadap suatu barang banyak dipengaruhi oleh berbagai hal, diantaranya ialah sebagai berikut:

Apabila harga suatu barang naik, produsen akan menaikkan jumlah barang yang dihasilkannya. Hal ini akan membawa kita pada hukum penawaran yang menjelaskan hubungan antara jumlah barang yang ditawarkan dengan harga barang tersebut.

Harga Barang Lain Yang Terkait

Harga barang lain yang terkait maksudnya ialah harga barang substitusi dan harga barang komplementer. Apabila harga barang substitusi naik, penawaran suatu barang akan bertambah.

Begitu juga sebaliknya, sementara jika harga barang komplementer naik, penawaran akan suatu barang akan berkurang.

Pada jumlah anggaran yang tetap, kenikan harga faktor produksi, seperti tingkat upah, harga bahan baku, atau kenaikan tingkat bunga modal akan menyebabkan perusahaan memproduksi output-nya lebih sedikit, hal ini tentu saja menyebabkan penawaran barang tersebut berkurang.

Apabila biaya produksi suatu barang naik, perusahaan akan mengurangi produksinya pada tingkat jumlah anggaran yang tetap. Oleh karena itu, menurunnya tingkat produksi ini tentu saja menyebabkan penawaran barang tersebut berkurang.

Adanya kemajuan pada teknologi produksi dapat menyebabkan penurunan biaya produksi dan dapat menciptakan barang-barang baru. Dengan demikian kemajuan teknologi ini dapat mendorong bertambahnya penawaran terhadap suatu barang.

Baca Juga :  Pengertian Sistem Ekonomi, Fungsi, Macam Beserta Ciri-Cirinya

Jumlah Pedagang Atau Penjual

Apabila jumlah pedagang atau penjual suatu barang semakin banyak, secara otomatis jumlah barang yang ditawarkan pun akan semakin bertambah.

Hukum Penawaran

Sama halnya seperti hukum permintaan, hukum penawaran pun menunjukkan hubungan antara tingkat harga dengan jumlah barang. Hanya saja yang dimaksud dengan jumlah barang disini ialah jumlah barang yang ditawarkan.

Dapatkah kamu menyebutkan bunyi hukum penawaran..?? berikut ini merupakan bunyi hukum penawaran:

“Jika harga suatu barang naik, jumlah barang yang ditawarkan akan naik, sebaliknya jika harga suatu barang turun, jumlah barang yang ditawarkan pun akan turun”.

Pada bahasan sebelumnya kalian telah memperoleh penjelasan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran. Adapun hukum penawaran hanya menjelaskan hubungan antara tingkat dan jumlah barang yang ditawarkan. Oleh karena itu, hukum penawaran berlaku dengan asumsi ceteris paribus yaitu faktor-faktor lain selain harga dianggap konstan.

Kurva Penawaran

Sama halnya dengan permintaan, penawaran pun dapat dinyatakan dalam bentuk tabel, garfis dan matematis. Kurva penawaran merupakan kurva yang menunjukkan hubungan antara tingkat harga dan jumlah barang yang ditawarkan. Perhatikan tabel berikut ini.

Berdasarkan tabel tersebut dapat dilihat bahwa turunnya harga beras cianjur menyebabkan penawaran terhadap beras cianjur pu mengalami penurunan. Tentang penawaran beras cianjur ini dapat kita buat kurva penawarannya yakni sebagai berikut:

Bentuk kurba penawaran bisa berbentuk garis lurus atau melengkung, kurva penawaran bergerak dari kiri bawah ke kanan atas. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara tingkat harga dan jumlah barang yang ditawarkan positif.
Artinya jika harga naik, jumlah barang yang ditawarkan akan naik, fungsi penawaran merupakan penawaran yang dinyatakan dalam hubungan matematis dengan asumsi ceteris paribus.

Contoh Kasus Terkait Permintaan dan Penawaran

Emas merupakan salah satu logam mulia yang bernilai tinggi, karena karena emas merupakan nilai tukar selain uang yang digunakan dizaman dahulu sebelum adanya uang seperti sekarang ini.

Faktor Yang Mmepngaruhi Permintaan/Penawaran

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi permintaan dan penawaran harga emas.

Baca Juga : Pelaku Ekonomi : Pengertian, Siapa Saja, Macam, Contoh, Peran

Pertukaran Nilai Mata Uang

Kenaikan nilai tukar dolar AS umumnya mengikuti harga emas dunia. Hal ini karena para pemegang saham memilih untuk menempatkan dolar mereka di pasar saham dan mendapatkan emas dengan harapan bahwa emas dapat menjaga nilai harta mereka.
b. Suku Bunga

Sementara tingkat suku bunga naik, masyarakat cenderung untuk menyimpan uang dalam bentuk Deposito. Ini akan menekan harga emas. Di sisi lain, ketika tingkat suku bunga jatuh, harga emas diharapkan akan meningkat. Dalam asumsi ini, jika suku bunga naik dalam waktu jangka pendek, harga emas akan turun. Tetapi teori ini di Indonesia tidak selalu bekerja.

Permintaan dan penawaran

Kasus dalam poin ini, permintaan dan penawaran emas mirip dengan kejadian yang terjadi di pertengahan tahun 1980. Pada saat itu, penjualan yang dilakukan oleh perusahaan pertambangan maju selalu bertanggung jawab atas kenaikan harga emas. Mereka bisa melindungi harga produktivitas tambang pada harga yang cukup cerdas. Jadi permintaan dan penawaran juga mempengaruhi pada harga emas.

d. Kondisi politik dunia

Kenaikan harga emas pada akhir 2002 dan awal 2003 muncul sebagai konsekuensi dari serangan ke Irak oleh asosiasi perintah AS. Para Investor berpindah dari investasi pasar uang dan pasar saham dan beralih ke investasi emas, menyebabkan permintaan emas melonjak sangat tajam.

Kondisi ekonomi di seluruh dunia

Melihat situasi ekonomi di seluruh dunia yang meningkat, nilai harga untuk emas cenderung naik. Namun demikian, industri utama yang harus berperan besar adalah industri perhiasan. Sekitar 80 persen dari total suplai emas digunakan oleh industri perhiasan. Resesi telah meningkatkan permintaan perhiasan pada tahun 1982-1983, karena pada saat yang sama, harga emas juga naik.

Dengan emas, investor mendapat perlindungan nilai mata uang yang ideal terhadap naik turunnya nilai mata uang. Pada tahun 1978-1980 harga itu booming. Sementara inflasi di AS meningkat dari 4 persen menjadi 14 persen, harga emas naik tiga kali lipat.

Pada tahun 2001 harga emas sekitar Rp 90000/g dengan permintaan pembelian (dimisalkan pada suatu daerah) sebanyak 50000 g. Ketika pada tahun 2003 harga emas mencapai Rp 110.000/g  dengan permintaan 70000 g. Kemudian mengalami kenaikan lagi pada tahun 2005 menjadi Rp 140.000/g dengan permintaan 90000 g. Pada tahun 2007 seharga Rp 190.000/g dengan permintaan 110000 g. Tahun 2009 harga melonjak drastik menjadi Rp 320.000/g dengan permintaan sebanyak 130000 g.kurva permintaan emas

Dampak Yang Ditimbulkan

Nilai Emas real ditentukan oleh pasar, tidak satupun pemerintahan di dunia ini yang bisa mengatur dan mempengaruhi harga emas dunia maupun regional. Emas merupakan suatu lumbung uang di tengah krisis dunia. Kebanyakan orang telah memilih membeli dan menyimpan emas untuk kebutuhan mereka.
Emas juga digunakan sebagai satuan standard berdasar sistem Bretton Woods. Simbol Emas berdasar standar ISO adalah XAU. Ukuran kemurnian emas dikenal dengan karat atau paling murni adalah 24 karat.

Harga emas yang tinggi pada saat ini karena jumlahnya memang sangat terbatas. Pertama kali pemerintah Amerika mematok harga emas menjadi $20,67 per troy ons($664,56/kg), pada tahun 1934 naik menjadi $35 per troy ons. Pada tahun 1961 Amerika dan Eropa membuat manipulasi harga di pasar sehingga harga emas terus melambung tinggi. Saat ini harga emas adalah di kisaran $1700 per troy ons(sudah meningkat hampir 50x lipat). Pada tahun 2005 badan World Gold Council memperkirakan persediaan emas didunia saat itu mencapai 3859 ton. Jika dikurangi dengan permintaan akan emas yang totalnya mencapai 3754 ton maka masih ada sisa sebesar 105 ton.

Emas adalah standar nilai mata uang di Amerika. Maka dapat dikatakan emas adalah komoditas berharga kedua setelah minyak. Negara yang paling sensitive terhadap naik turunnya harga emas adalah AUD.

Di Jaman modern ini emas juga bisa diperdagangkan secara online melalui line internet, sehingga orang tidak repot untuk menjual dan membeli emas. Dalam melakukan online trading emas, anda tidak perlu pergi jauh-jauh untuk membeli atau menjual emas, karena semua transaksi cukup dilakukan pada satu layar atau yang biasa disebut platform online trading.

Jadi dalam melakukan online trading emas, anda tidak memegang fisik emas tersebut, tetapi anda memegang emas anda dalam bentuk satuan trading atau lot. Banyaknya emas yang anda miliki, ditentukan dari banyaknya jumlah lot yang anda miliki.

Perkembangan harga komoditi dan index saat ini memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap perkembangan mata uang dalam trading Forex. Sebut saja naik turunnya harga emas membuat pengaruh yang kuat terhadap naik turunnya mata uang USD dan mata uang lainnya.

Baca Juga :Pengertian Intervensi Pemerintah Dalam Perekonomian Dan Contohnya

Demikianlah artikel dari gurupendidikan.co.id mengenai Pengertian Penawaran : Hukum, Macam, Faktor, Kurva, Dampak Beserta Contohnya Lengkap, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.