Menu

Waspada Tanda Bayi Terlambat Berkembang – Info Kesehatan

Hai bro selamat datang di website informasiana.com. Kali ini informasiana.com akan membahas informasi menarik tentang Waspada Tanda Bayi Terlambat Berkembang. Kamu jangan lupa yah untuk membagikan artikel di sosial media kalian.

dokter, anak sudah terlambat untuk berkembangKredit foto: pexels.com

INFORMASIANA – Pertumbuhan anak sangat menarik untuk ditonton. Terkadang bayi bisa mengungguli pertumbuhan usianya, tetapi ada penundaan dari sisi lain. Meskipun pertumbuhan dan perkembangan anak bervariasi, tetapi orang tahu bahwa mereka masih harus waspada terhadap tanda-tanda bahwa anak tersebut mengalami keterlambatan perkembangan. Apa yang kamu lakukan

Tanda-tanda anak terlambat

1. Anak tidak bisa berjalan pada usia 2 tahun

Anak-anak umumnya mulai belajar merangkak, merangkak, dan belajar bertahan 12 bulan -18 bulan. Meskipun ada juga anak-anak yang mulai berlari tanpa masalah ketika mereka berusia 1 tahun.

Baca Juga  Mudah Diperoleh, Ini 4 Minuman Alami Terbaik saat Menstruasi - Info Kesehatan

Jika pada usia 1,5-18 bulan anak tidak menunjukkan tanda-tanda berjalan mandiri, maka perlu dibicarakan dengan pakar perkembangan anak. Jika pemeriksaan fisik normal, keterlambatan berjalan ini mungkin disebabkan oleh stimulasi yang tidak sesuai untuk mendorong anak berjalan sendirian.

2. Kesulitan dalam menangkap benda

Kemampuan untuk menangkap benda adalah salah satu kemampuan fisik dan mental yang mencerminkan fungsi saraf. Jika anak masih kesulitan menangkap dan mengamati objek, maka kemungkinan perkembangan otot, saraf visual dan masalah motorik terganggu.

Baca Juga  Berbagai Penyebab Ibu Hamil Susah Tidur dan Cara Untuk Mengatasinya - Info Kesehatan

3. Sering muntah makanan

Proses menelan makanan adalah bentuk koordinasi sistem saraf yang baik. Jika seorang anak berusia 6 bulan terus menerus muntah makanan, ada kemungkinan dia tidak bahagia dengan makanan yang diberikan, tetapi dia memiliki masalah dengan koordinasi otot yang digunakan untuk menelan makanan.

4. Gerakan tubuh yang kaku (hypertonia)

Gerakan kaku di tubuh anak-anak bisa disebabkan oleh masalah otot. Biasanya ditandai oleh anak-anak yang kesulitan bergerak dari satu posisi ke posisi lain, atau anak-anak yang mengalami kesulitan menggerakkan otot mereka. Beberapa ahli menghubungkan kondisi ini dengan faktor genetik, tetapi ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Baca Juga  Delapan fakta yang harus Anda ketahui tentang Ebola

Nah, jika Anda mendapati bahwa anak menunjukkan tanda-tanda ini, maka ia harus segera berkonsultasi dengan dokter anak atau ahli perkembangan anak. Semakin cepat Anda mendapatkan diagnosis, semakin cepat anak akan ditangani.

Gimana teman-teman? kami berharap bro bisa terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk share artikel di sosial media kalian.