Menu

Temuan Baru, Permen Yang Bisa Mencegah Kerusakan Gigi

Selamat datang di informasiana.com. Semoga artikel ini dapat menambah pembelajaran kita tentang informasi kesehatan tentang Temuan Baru, Permen Yang Bisa Mencegah Kerusakan Gigi.

INFORMASIANA – Kita sering diingatkan oleh orang tua kita untuk tidak makan permen terlalu sering, karena diyakini bahwa kandungan gula yang tinggi dalam camilan manis ini dapat menyebabkan kerusakan gigi jika gigi tidak disikat setelah makan. Tapi ada gigi manis yang justru bisa mendapatkan kesehatan gigi.

Permen ini dapat membunuh bakteri dan kuman jahat di mulut. Permen dibuat untuk menghentikan pertumbuhan bakteri yang menempel pada permukaan gigi. Bakteri ini melepaskan enamel sehingga gigi berpori dan berlubang.

Bagaimana cara kerja permen? Seperti dikutip dalam Daily Mail, permen bebas gula mengandung bakteri baik probiotik (Lactobacillus paracasei) untuk memerangi bakteri jahat (Streptococcus mutans). Ketika permen dihisap, bakteri baik ini lolos dan masuk ke dalam air liur. Kemudian, bakteri baik mengikat bakteri jahat dengan membentuk gumpalan yang mengurangi adhesi bakteri jahat ke permukaan gigi. Akhirnya, bakteri jahat ditelan dengan air liur dan dikeluarkan dari tubuh melalui urin atau keringat.

Baca Juga  Ngeri, Bayi Kecoa Ditemukan di Susu Formula! - Info Kesehatan

Bakteri baik dalam manisan ini sama seperti dalam yogurt dan minuman probiotik. Lactobacillus adalah sekelompok organisme yang membantu mencerna makanan, menyerap nutrisi, dan melawan patogen seperti diare.

Permen ini dikembangkan oleh Organobalance GMBH di Jerman dapat menjadi solusi untuk mencegah kerusakan gigi pada anak-anak pada tahap awal. Permen ini dikembangkan untuk manusia setelah uji laboratorium pada tikus menunjukkan bahwa Lactobacillus paracasei dapat mengurangi mikroba berbahaya di mulut.

Baca Juga  5 Cara Memutihkan Badan yang Cepat dan Aman - Info Kesehatan

Untuk percobaan pada manusia, para peneliti merekrut 60 orang dewasa sebagai peserta penelitian dan membaginya menjadi dua kelompok. Kelompok pertama menerima permen yang mengandung Lactobacillus parasei, sedangkan kelompok kedua memakan permen dengan bentuk dan rasa yang sama tetapi tidak ada bakteri.

Selama 1,5 hari, semua partisipan makan lima permen dan para peneliti memeriksa sampel air liur setiap kali untuk menentukan jumlah organisme berbahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75 persen responden dari kelompok pertama bernilai jauh lebih sedikit dari jumlah bakteri jahat di mulut mereka setelah makan cokelat dan menurun hingga percobaan berakhir.

Baca Juga  Penyakit Kista Pada Wanita - Informasiana

Permen yang mengandung bakteri baik ini hanya akan diproduksi dan dijual dalam satu hingga dua tahun ke depan. Para peneliti juga mengembangkan pasta gigi dan obat kumur yang mengandung bakteri baik ini.

Studi ini menegaskan keyakinan bahwa probiotik memainkan peran penting dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut, Dr. Nigel Carter, Kepala Eksekutif British Dental Health Foundation.

Mudah-mudahan Informasi kesehatan ini dapat menghasilkan manfaat kepada siapapun yang memerlukan informasi tentang Temuan Baru, Permen Yang Bisa Mencegah Kerusakan Gigi.