by

Tak Perlu Panik! Inilah yang Harus Dilakukan Ketika Bertemu dengan Pelaku Bom Bunuh Diri – Informasiana.com | Portal Berita Unik | Viral

Halo mbak bro selamat datang di situs informasiana.com. Kali ini informasiana.com akan menyajikan informasi menarik mengenai Tak Perlu Panik! Inilah yang Harus Dilakukan Ketika Bertemu dengan Pelaku Bom Bunuh Diri – Informasiana.com | Portal Berita Unik | Viral. Anda jangan lupa yah untuk membagikan tulisan di sosial media kalian.

Indonesia sekarang diliputi ketakutan. Karena tidak, sejak Minggu lalu, beberapa kota di Indonesia telah diteror oleh bom bunuh diri. Bahkan, banyak orang tak berdosa harus menyerahkan hidup mereka yang diambil oleh Yang Mahakuasa. Karena itu, semua orang Indonesia sekarang bahkan lebih waspada jika mereka ingin bepergian ke suatu tempat.

Melihat kejadian ini, kita perlu mengetahui karakteristik orang yang ingin melakukan serangan bunuh diri. Ditarik dari merdeka.com, ada beberapa fitur yang bisa kita ingat. Karakteristik pertama adalah mengenakan pakaian berlebihan atau bisa dibilang pakaian itu tidak sesuai dengan kondisi saat itu. Mereka biasanya mengenakan pakaian longgar, banyak tas atau tipe menurun.

Bom bunuh diri terjadi di mana-mana [Sumber Gambar]

Jadi fungsi selanjutnya sering bolak-balik hanya pada satu titik. Ini karena aktor merasa gugup sebelum berakting. Dengan demikian, fitur terakhir adalah bentuk tubuh yang tidak proporsional. Ini terjadi karena dia menyimpan bom di balik kemejanya, baik di punggung maupun di pinggangnya. Namun, ini adalah fitur sementara Saboom (Friends of Boombastis), karena tidak semua orang yang memiliki tanda seperti itu adalah penulis bom bunuh diri.

Baca Juga  Cerita Misteri Di Jombang Terseram

Nah, jika kita sudah tahu tanda-tanda umum, ada hal-hal yang perlu diperhatikan lagi. Terutama jika bukan bagaimana kita menyelamatkan diri ketika kita dekat dengan seseorang yang diduga ingin melakukan serangan bunuh diri. Dilansir dari akun Twitter @altefalken, dikatakan bahwa satu-satunya cara adalah merangkul negeri itu, atau tertunduk. Ini dilakukan karena penulis biasanya meletakkan bom di pinggang atau punggung yang meledak ke atas dan ke samping. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa jika kita berbaring, potensi ledakan akan lebih rendah.

Mungkin implementasinya agak sulit karena kita tidak akan pernah tahu orang mana yang ingin melakukan bom bunuh diri. Namun, melihat karakteristik yang telah ditransmisikan, kita dapat meramalkannya dengan cara yang dijelaskan di atas. Jadi yang perlu diingat adalah tidak pergi ke tempat-tempat ramai dalam waktu dekat. Alasannya adalah karena teror serangan bunuh diri dapat muncul di mana saja. Jadi, jika itu tidak menarik, jangan meninggalkan rumah lebih awal untuk sementara waktu.

Baca Juga  Kisah Luhut Panjaitan, Komandan dan Pengusaha Sukses

Gimana mbak bro? Mudah-mudahan teman-teman dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk bagikan artikel di sosial media kalian.

About Author: dr. Glenn

Gravatar Image
Saya dr. Glenn, lahir di Jakarta, 11 Agustus 1991. Saya pernah belajar di SDN 2 Jakarta, SMPN 1 Jakarta, SMAN 2 Jakarta, dan Kedokteran Universitas Indonesia. Saya memiliki ketertarikan menulis di pengertian, kesehatan, manfaat, teknologi, game dan harga hp. Oleh karena itu pada situs ini banyak membahas hal tersebut.

News Feed