Info Terbaru

Tak Bersunat Meningkatkan Resiko Kanker Penis

Selamat datang di informasiana.com. Semoga artikel ini mampu menambah pengetahuan kita tentang info kesehatan tentang Tak Bersunat Meningkatkan Resiko Kanker Penis.

INFORMASIANA – Sunat dirancang untuk mengurangi risiko seperti penyakit menular seksual. Namun ternyata tidak hanya itu, sunat juga mengurangi risiko kanker penis. Dengan kata lain, pria yang tidak disunat berisiko terkena kanker penis.
Ini dilakukan oleh dr. Rachmat B Santoso, seorang ahli urologi dari Rumah Sakit Pusat Kanker Dharma Jakarta, dihubungi melalui telepon pada hari Jumat (15.5). "Penyebabnya adalah infeksi kronis pada orang yang tidak disunat (sunat)," kata Rachmat. Pria yang juga berisiko memiliki herpes genital.
Masalah utama adalah alat kelamin pria yang tidak higienis, karena kepalanya tidak terbuka. Kebersihan kulit di bawah glans kulit anterior tidak dijamin kecuali disunat.
Pada orang yang menderita kanker penis, gejalanya muncul ketika luka di penis, luka terbuka di penis dan rasa sakit di penis, bahkan pendarahan dari penis. Biasanya, ini terjadi pada stadium lanjut. Ciri lainnya adalah munculnya luka yang mengingatkan pada penis atau kutil pada penis.
Perawatan kanker penis bervariasi sesuai dengan lokasi dan tingkat keparahan tumor. Metode pertama adalah penektomi atau pemotongan, beberapa bisa total. Rachmat mengilustrasikan bahwa jika panjang penis 10 cm dan kankernya hanya ujung penis maka panjang penis akan berkurang 2-3 cm. "Tetapi jika Anda mendapatkan kanker yang panjangnya tiga perempat dari penis, Anda dapat memotong penisnya," katanya. Metode lain dapat berupa kemo dan radioterapi.
Rachmat ingat bahwa pria tidak boleh meremehkan penyakit ini. Menurut alumni ini dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, kanker penis mempengaruhi banyak usia produktif, 30 hingga 50 tahun.
Meskipun tidak banyak serangan terhadap pria, hanya 2-3 orang akan datang ke rumah sakit Dharmais dalam satu tahun, tetapi Anda harus berhati-hati. "Ini tidak signifikan, tetapi sangat mengganggu integritas karena ini tentang kejantanan seseorang," pungkasnya.

Baca Juga  Seperti Apa Hasil Rontgen Paru-Paru Pecandu Rokok Elektrik?

Semoga info kesehatan ini bisa memberikan manfaat untuk siapapun yang butuh informasi mengenai Tak Bersunat Meningkatkan Resiko Kanker Penis.

Tak Bersunat Meningkatkan Resiko Kanker Penis | dr. Siska Trimitasari, Sp.BOnk | 4.5