Info Terbaru

Seorang Muslimah Ditolak Interview Saat Menolak Berjabat Tangan

Halo mbak bro selamat datang di web informasiana.com. Kali ini kami akan menyajikan informasi menarik tentang Seorang Muslimah Ditolak Interview Saat Menolak Berjabat Tangan. Anda jangan lupa yah untuk membagikan artikel di sosial media kalian.

Untuk satu Wanita muslimberhubungan dengan mereka yang bukan muhrim benar-benar dilarang. Terutama untuk berjabat tangan, maka dia harus memberi sinyal lain agar lawan jenisnya bisa mengerti.

Tetapi bagi mereka yang tidak tahu aturan Islam, jelas ini bisa menjadi kesalahpahaman. Seperti yang dialami oleh wanita ini, ketika menolak langsung untuk wawancara kerja, karena dia menolak berjabatan tangan dengan lawan jenis.

Farah Alhajeh
Farah Alhajeh. Gambar: dailymail.co.uk.
Baca Juga  Kalian Sulit Menebaknya. 10 Bahasa Tubuh Cewek Tanda Dia Suka Kamu, Walau Dia Bilang Tidak

Wanita bernama Farah Alhajeh, 24, kemudian diundang untuk mewawancarainya sebagai penerjemah di Uppsala, utara Stockholm. Setelah tiba, dia mengatakan kepada pewawancara pria bahwa dia tidak ingin berjabat tangan.

Sebagai gantinya, dia menyapanya dengan meletakkan tangannya di jantungnya, seperti yang biasa terjadi di kalangan umat Islam dengan bujukan yang sama.

Alhajeh menghindari kontak fisik dengan lawan jenis, bahkan dengan keluarganya.

Dia juga mengajukan gugatan dan mengatakan kepada pengadilan perburuhan Swedia bahwa pewawancara, seorang eksekutif perusahaan, marah dan mengatakan kepadanya: "Di sini, semua orang harus berjabat tangan."

Alhajeh meninggalkan kantor dan mengatakan bahwa wawancara telah selesai.

"Begitu saya memasuki lift, saya mulai menangis, itu tidak pernah terjadi pada saya sebelumnya, saya merasa tidak enak sama sekali, itu mengerikan," kata Alhajeh dari Daily Mail.

Baca Juga  6 Wisata Kuliner yang Wajib Banget Dicoba Saat Mampir ke Kediri - Informasiana.com | Portal Berita Unik | Viral

Dia memberi tahu temannya, yang kemudian memutuskan untuk melaporkan perusahaan ke Ombudsman Diskriminasi Swedia, yang membawa kasusnya ke pengadilan.

"Tentu saja masuk akal jika bos memperlakukan semua bawahannya dengan cara yang sama, tetapi Anda harus dapat menyapa orang dengan cara yang berbeda," kata juru bicara Ombudsman kepada SVT.

Minggu ini, pengadilan tenaga kerja memutuskan untuk mendukungnya dan memerintahkan perusahaan untuk membayar kompensasi kepada Alhajeh sebesar Rp 63 juta.

Baca juga: Video kecelakaan sepeda motor Mercedes-Benz yang mengerikan

Baca Juga  Kedewasaan Itu Tidak Hanya Dilihat Dari Umur atau Pemikiran, Tapi Dilihat Dari Besarnya Ikhlas yang Ada di Hati

"Di negara saya … Anda tidak dapat memperlakukan pria dan wanita secara berbeda, saya menghargainya, itu sebabnya saya tidak memiliki kontak fisik dengan pria atau wanita, saya bisa hidup dengan aturan agama saya dan pada saat yang sama mengikuti aturan negara di mana hidup ", tambahnya.

Gimana bro? kami berharap mbak bro dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk membagikan artikel di sosial media kalian.

Seorang Muslimah Ditolak Interview Saat Menolak Berjabat Tangan | dr. Glenn | 4.5