Info Terbaru

Jangan Sampai Salah! Begini Cara Mengatasi Sembelit pada Bayi


Advertisement

INFORMASIANA – Bayi yang sedang mengalami sembelit atau susah buang air besar pada umumnya bukanlah suatu kondisi yang aneh atau fatal terutama pada kisaran umur 2 sampai 3 tahun. Sebenarnya pada kondisi ini seringkali menimpa bayi-bayi secara umum, akan tetapi tak semua orang tua memahami seperti apa cara mengatasi sembeli pada bayi.

Untuk dapat mengetahui bayi yang mengalami susah buang air besar itu relatif mudah. JIka tidak buang air besar maka setidaknya tiga kali dalam seminggu maka kemungkinan si kecil sedang mengalami kondisi sembelit. Ciri lain yang mudah dapat kita lihat yaitu kerasnya feses dan sulit keluar. Kemungkinan lain untuk menyadari kondisi bayi sembelit yaitu saat dia sedang mengeluarkan kotoran yang nampak seperti bongkahan-bongkahan kecil dan keras.

Bayi yang sedang mengalami kondisi sembelit dapat merasakan sakit ketika mengejan. Oleh karena itu, dia cenderung menunda buang air besar sehingga menjadikan kondisi yang sedang dialaminya semakin parah. Selain daripada itu, bayi dengan kondisi tersebut mungkin menangis setiap kali diajak ke toilet untuk mengeluarkan kotoran atau fesesnya. Orang tua mesti menyadari perilaku tersebut.

Ketahui Penyebab Sembelit Supaya Mudah Diatasi

Untuk dapat mengetahui cara mengatasi sembeli pada bayi maka orang tua mesti mengetahui seperti apa saja faktor yang dapat menyebabkan sembelit pada bayi. Ada beberapa penyebab paling umum yaitu:

– Bayi baru dikenalkan dengan mengonsumsi makanan padat.

Sembelit secara umum terjadi pada bayi yang sedang mengalami transisi dari hanya mengonsumsi cairan atau ASI ke makanan padat. Sistem pencernaannya belum biasa dengan adanya kehadiran makanan padat dalam lambung. Selain daripada itu, perhatikan juga faktor-faktor penambah resiko semisal jenis makanan padat yang minim serat.

– Bayi Mengalami Kekurangan Cairan

Defisiensi cairan dapat menyebabkan kotoran menjadi keras atau kering sehingga sangat susah dikeluarkan. Selain karena adanya ketidakcukupan asupan cairan, sebagian bayi akan merasa kesusahan menerima makanan dan minuman karena mulut mereka sedang bermasalah. Beberapa permasalahan mulut yang menjadi biang kerong dari kondisi ini bisa disebabkan oleh adanya pertumbuhan gigi susu atau sariawan. Hal lain yang dapat membuat anak menjadi malas untuk minum sehingga menyebabkan dehidrasi yaitu pilek, infeksi telinga atau infeksi tenggorakan.

cara mengatasi sembelit bayi

– Susah buang air besar karena susu formula

Susu formula yang mempunyai komposisi nutrisi yang berbeda dengan ASI. Perbedaan komposisi ini yang menyebabkan susu formula lebih susah dicerna dibandingkan air susu ibu. Hal inilah yang kemudian dapat mengakibatkan feses bayi menjadi lebih keras sehingga sangat rentan terkena sembelit.

– Ada kondisi medis tertentu

Kondisi medis tertentu bisa berkontribusi pada terjadinya sembelit pada bayi. Pada bayi yang berumur di bawah 6 bulan, biasanya ada beberapa penyebabnya seperti kelainan organ saluran pencernaan sejak lahir, penyakit seliak, kadar kalsium yang terlalu tinggi dalam darah, alergi susu sapi, penyakit hirschprung, hipotiroid dan kelainan sumsum tulang belakang. Beberapa kondisi medis lain yang dapat mengakibatkan bayi mengalami sembelit atau susah untuk buang air besar antara lain keracunan makanan, alergi susu sapi atau alergi makanan.

Inilah cara mengatasi sembelit pada bayi

Adapun cara mengatasi sembelit pada bayi berdasarkan kelompok umurnya supaya ada penanganan yang tepat dan maksimal. Berbeda dengan tubuh orang dewasa, kondisi fisik bayi pada setiap perkembangan usianya akan berbeda-beda dan belum dapat melakukan penyesuaian secara alami.

Masalah sembelit pada bayi yang berumur kurang dari enam bulan memerlukan penanganan seperti berikut.

– Jika selama ini anak diberikan susu formula maka diskusikanlah terlebih dahulu kepada dokter untuk mengubah komposisi susu formula atau mempertimbangkan untuk mengganti susu formula.
– Pelunak tinja Poloxamer drop sebanyak 0.3 ml yang bisa ditambahkan dalam susu bayi untuk diberikan sebanyak tiga kali sehari.

Sedangkan untuk bayi yang sudah berusia enam bulan sampai dua tahun lebih tepat untuk diberikan penanganan berikut.

– Berikan laksatif alami untuk dapat mengobati sembelit. Makanan yang memiliki sifat laksatif alami yang paling efektif untuk mengatasi sembelit yaitu jus prune. Lebih disarankan untuk mencampurkan jus buah-buahan yang lain seperti aprikot, cranberry dan apel supaya rasa jus prune lebih disukai oleh anak. Rebus buah prune dengan api kecil sehingga memperoleh sarinya. Sari buah prune bisa diberikan sebanyak 3 sendok makan dengan frekuensi 3 kali dalam seminggu. Hal ini memiliki tujuan untuk mencegah terjadinya konstipasi.

– Obat laksatif pelunak tinja lain adalah lactulose, docusate, dan sena. Sedangkan obat bisacodyl, glycerine, dan microlax merupakan cairan yang dimasukkan ke bokong anak (obat supositoria) untuk merangsang pengosongan rektum. Namun perlu diperhatikan bahwa pemberian obat-obatan jenis ini hanya digunakan saat anak mengalami sembelit yang parah. Selain itu, campuran minyak parafin juga bisa berguna melunakkan dan melumasi tinja agar mudah dikeluarkan.

– Biasakan duduk di toilet secara reguler. Hal ini dilakukan sekitar 3-5 menit setelah makan. Anak diminta duduk di toilet meski tidak merasa ingin buang air besar. Ciptakan suasana yang nyaman agar anak merasa nyaman juga tiap buang air besar di toilet. Melalui cara ini juga anak bisa belajar merespons keinginannya sendiri untuk buang air besar dengan selalu duduk di toilet.

– Berikanlah makanan yang sehat dengan cara menambahkan serat sayuran atau buah setidaknya sebanyak tiga kali setiap hari. Utamakanlah untuk memberinya asupan serat yang berasal dari buah-buahan berkulit yang bisa langsung dikonsumsi seperti persik, prune, aprikot dan buah plum. Selain buah-buahan, roti gandum juga dapat diberikan kepadanya. Hindarilah sereal siap saji yang sudah diproses seperti rice bubble atau corn flake.

– Batasilah pemberian susu sapi kalau anak anda berumur lebih dari 18 bulan dan hindarilah memberikan minuman manis sebelum waktu makan utama.

Kalau orang tua sudah melakukan cara mengatasi sembelit pada bayi yang ada di atas, akan tetapi ternyata belum ada perubahan maka anda sebaiknya jangan ragu untuk meminta bantuan kepada dokter. Bantuan dokter juga dibutuhkan ketika bayi sedang memperlihatkan rasa tak nyaman karena sembelit yang sedang dideritanya.

Loading...
FAJAR ASHAR (486 Posts)

Saya FAJAR ASHAR, lahir di Bantaeng, 11 Agustus 1990. Saya pernah belajar di SDN 2 Lembang Cina Bantaeng, SMPN 1 BANTAENG, SMAN 2 BANTAENG, JURUSAN FISIKA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR dan sekarang melanjutkan MAGISTER di FISIKA UNHAS. Saya memiliki ketertarikan menulis di pengertian, kesehatan, manfaat, teknologi, game dan harga hp. Oleh karena itu pada situs ini banyak membahas hal tersebut.


Jangan Sampai Salah! Begini Cara Mengatasi Sembelit pada Bayi | FAJAR ASHAR | 4.5