Menu

S-300 Rusia Dilaporkan Gagal Jatuhkan F-35 Israel saat Gempur…

Halo mbak bro selamat datang di situs informasiana.com. Kali ini kita akan menyajikan informasi menarik tentang S-300 Rusia Dilaporkan Gagal Jatuhkan F-35 Israel saat Gempur…. Kamu jangan lupa yah untuk share artikel di sosial media kalian.

memuat …

DAMASCUS – Kabarnya, tentara Suriah telah mengaktifkan sistem rudal S-300 Rusia selama jet tempur F-35 Israel mengebom wilayah Aleppo pekan lalu. Namun, dikatakan bahwa senjata pertahanan Moskow tidak dapat mendeteksi, apalagi menjatuhkan, pesawat tempur siluman buatan Amerika Serikat.

DEBKAfile, situs berita intelijen dan keamanan Israel, melaporkan dalam sebuah laporan. Namun, Suriah, Rusia dan Israel belum mengomentari laporan itu. Pesawat tempur mengalahkan Aleppo pada bulan Maret dengan klaim atas kegiatan militer Iran.

Baca Juga  Bom Teror di Sri Lanka, Inggris Peringatkan Adanya Serangan Lagi

"Malam 27 Maret, angkatan udara Israel melancarkan serangan udara pada sasaran di pinggiran Aleppo, di Suriah, menggunakan pesawat tempur F-35. Sistem pertahanan udara Suriah dan, khususnya, sistem rudal Pertahanan udara yang dikembangkan di Rusia tidak dapat meningkatkan pendekatan mereka, dan terutama sekali lagi, untuk mengabaikan tujuan udara, "kata laporan yang dikutip Sabtu (6/4/2019).

"Berdasarkan data dari pendekatan Israel terhadap target pemboman, serta kemampuan teknis radar S-300 Rusia, dapat disimpulkan bahwa pejuang militer Israel tidak memasuki zona deteksi dengan aman, dan bahkan lebih, mereka menghindari sistem SAM ", laporan itu melanjutkan, menambahkan pesawat tempur F-35 dalam serangan itu dilengkapi dengan bom terpandu, GBU-39.

Baca Juga  Pompeo Sepakat Kim Jong-un Seorang Tiran

Laporan lain dari situs Avia. pro lebih kritis menuduh sistem rudal Rusia S-300 yang dioperasikan oleh tentara Suriah tidak mengikuti pesawat tempur Israel.

"Meskipun gagal melindungi wilayah udara Suriah, Kementerian Pertahanan Rusia tidak menanggapi karena radar S-300 Suriah yang sama tidak dapat mendeteksi pesawat Israel," kata publikasi itu, mengutip para pakar. militer.

Laporan itu juga meremehkan teknologi militer Rusia di pangkalan udara Khmeimim, barat daya Latakia, tidak dapat menemukan pesawat tempur Israel.

Namun, sumber militer Suriah mengatakan Al-Masdar tak lama setelah serangan minggu lalu, unit pertahanan udara Damaskus hanya menggunakan sistem rudal S-200, bukan S-300, untuk mencoba mengusir serangan Israel. .

Baca Juga  Singapura-Malaysia Tunda Klaim Sengketa Batas Pelabuhan

Menurut sumber itu, Suriah memiliki sistem pertahanan udara S-300 yang diproduksi di Rusia, tetapi personel militernya masih dalam pelatihan untuk menggunakannya dalam operasi tempur.

(Mas)

Gimana mbak bro? kami berharap mas bro dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk bagikan tulisan di sosial media kalian.