Menu

PM Israel Benjamin Netanyahu Ingin Caplok Tepi Barat dari Palestina

Hai mas bro selamat datang di website informasiana.com. Kali ini kita akan menyajikan informasi menarik tentang PM Israel Benjamin Netanyahu Ingin Caplok Tepi Barat dari Palestina. Kamu jangan lupa yah untuk bagikan tulisan di sosial media kalian.

memuat …

TEL AVIV – Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akan secara terbuka mengumumkan wilayah Tepi Barat dari Palestina jika ia memenangkan pemilihan Israel pada 9 April. Tetapi dia tidak menjelaskan apakah aneksasi itu untuk seluruh wilayah atau hanya untuk sebagian Tepi Barat.

Niat itu ditransmisikan ke Saluran 12 Sabtu malam. Dia berjanji untuk mulai memperluas kedaulatan Israel atas Tepi Barat jika dia terpilih kembali sebagai perdana menteri dalam pemilihan.

Baca Juga  Iran Sebut Keputusan AS Tetapkan IRGC sebagai Teroris Kesalahan...

Sekadar diketahui, rezim Zionis saat ini menempati area C di Tepi Barat dengan membangun banyak pemukiman di tanah Palestina.

"Sebuah negara Palestina akan membahayakan keberadaan kita dan saya telah mengalami tekanan besar selama delapan tahun terakhir, bukan perdana menteri yang tahan terhadap tekanan seperti itu, kita harus mengendalikan nasib kita," kata Netanyahu. Haaretz, Minggu (4/7/2019).

Netanyahu, dalam program "Temui pers"Dia juga mengklaim bertanggung jawab atas pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa dia mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan.

Baca Juga  Arab Saudi Penggal 37 Orang karena Terorisme dalam Eksekusi Sehari

"Apakah kita akan beralih ke tahap berikutnya? Ya. Saya akan memperluas kedaulatan, tetapi saya tidak membedakan antara blok perumahan dan terisolasi, karena setiap penyelesaian adalah wilayah Israel dan saya tidak akan menyerahkan kedaulatan kepada Palestina," katanya.

"Saya tidak akan membagi Yerusalem, saya tidak akan mengevakuasi komunitas mana pun dan saya akan memastikan bahwa kami mengendalikan wilayah barat Yordania," tambah Netanyahu.

Ditanya apa yang akan terjadi pada komunitas Badui Khan al-Ahmar, yang telah diancam oleh Netanyahu untuk dievakuasi tetapi belum diimplementasikan. "Ini akan terjadi, saya berjanji dan itu akan terjadi sesegera mungkin," katanya. Pengusiran komunitas Badui telah menimbulkan kritik dari komunitas internasional.

Baca Juga  Pasukan Pemerintah Libya Pukul Mundur Pasukan Jenderal Haftar

(Mas)

Gimana guys? kami berharap mas bro bisa terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk bagikan artikel di sosial media kalian.