by

Penting Dicatat! Begini Mekanisme Pencairan BST Rp300 Ribu dan Kriteria Penerimanya

INFORMASIANA-Kabar gembira bagi masyarakat Indonesia. Pemerintah baru-baru ini mengumumkan kembali akan mengucurkan 9 jenis bantuan sosial di awal tahun 2021.

Ini berdasarkan belum stabilnya perekenomian akibat dihantam badai wabah Covid-19 yang telah terjadi di tanah air sejak Maret lalu.

Kepastian ini disampaikan sendiri oleh presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi

“Bansos, pada awal Januari 2021 juga harus segera diberikan kepada penerima manfaat, kepada masyarakat,” ungkap Jokowi dalam penyerahan DIPA dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2021 beberapa waktu lalu seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

Salah satu bansos yang terasa pengaruhnya bagi masyarakat, terutama dari kalangan menengah ke bawah adalah Bantuan Subsidi Tunai (BST) Rp300 Ribu.

Berbagai sumber menyebutkan bahwa BST Rp300 ribu akan kembali cair pada Desember 2020. Sebelumnya, masyarakat wajib memenuhi beberapa hal untuk dapat dicairkan uang bantuan tunainya.

Calon penerima adalah masyarakat yang masuk dalam pendataan RT/RW dan berada di Desa.
Calon penerima adalah mereka yang kehilangan mata pencarian di tengah pandemi corona.
Calon penerima tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos) lain dari pemerintah pusat. Ini berarti calon penerima BLT dari Dana Desa tidak menerima Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Paket Sembako, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hingga Kartu Prakerja.
Jika calon penerima tidak mendapatkan bansos dari program lain, tetapi belum terdaftar oleh RT/RW, maka bisa langsung menginformasikannya ke aparat desa.
 Jika calon penerima memenuhi syarat, tetapi tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu      Penduduk (KTP), tetap bisa mendapat bantuan tanpa harus membuat KTP lebih dulu. Tapi, penerima harus berdomisili di desa tersebut dan menulis alamat lengkapnya.

Untuk bantuan sosial jenis BST juga harus ada mekanisme penyaluran yang wajib diketahui sebagai berikut:

BST akan di transfer langsung ke rekening masing-masing penerima atau melalui PT Pos Indonesia.
Bagi yang memilih sistem transfer rekening, berikut daftar rekeningnya: BRI, BNI, Mandiri dan BTN.
Bagi yang tak punya rekening bank, ambil uang BLT melalui Kantor Pos. Proses pencairan langsung penerima BLT secara nontunai (transfer) tidak dikenai biaya dan bunga.

Mengingat besarnya manfaat yang dirasakan dari BST Rp300 ribu ini maka penyalurannya harus diperhatikan dan dikawal.

Masyarakat yang sudah memenuhi kriteria yang dibahas sebelumnya namu hingga kini belum pernah dapat bansos BST PKH maupun Non-PKH atau dalam perjalanannya mengalami kendala perihal pencairan bantuan ini bisa mengirim laporan.

Laporan dikirim online melalui email [email protected]

News Feed