Info Terbaru

5+ Pengertian Scanner, Fungsi dan Jenis-jenis Scanner

Advertisement
Loading...


Pengertian Scanner | Inilah arti Scanner yang sering dijadikan referensi dalam mengartikan seperti apa pengertian scanner. Scanner adalah suatu alat pemindai yang menjadi salah satu perangkat input pada komputer, dan menjadi alat yang memiliki fungsi untuk melakukan duplikasi objek seperti mesin fotokopy dalam bentuk digital.

Scanner bisa melakukan duplikasi objek tersebut memakai sensor cahaya yang berada di dalamnya. Sensor yang terdapat pada scanner tersebut akan mendeteksi struktur, gambar, dan tulisan dari objek yang discan. Kemudian dikirimkan ke komputer dalam bentuk data digital.

Pengertian Scanner

Cara Kerja Scanner

– Gambar yang akan dipindai itu diletakan berada di atas perkukaan kaca pemindai.

– Sebelum gambar dilakukan pemindaian, komputer akan melakukan penentuan seberapa jauh motor stepper yang membawa lampu, jaraknya sudah ditentukan oleh panjang gambar dan posisi gambar di kaca pemindai. Ketika scanhead sedang melakukan pergerakan scan menangkap cahaya yang dicerminkan pada area yang dipindai dengan memiliki ketelitian sekitar 1/90.000 inci.

– Lampu mulai menyala dan motor stepper akan melakukan perputara untuk menggerakan lampu sampai tepat berada diatas objek.

– Cahaya lampu yang dipancarkan pada gambar akan segera dipantulkan pada bagian wilayah yang kosong atau memiliki warna putih tentunya akan memantulkan lebih bvanyak cahaya ketika dibandingkan daerah yang tampak gelap atau memiliki warna. Kemudian pantulan yang telah dihasilkan akan diteruskan oleh beberapa cermin menuju lensa scanner.

– Pada pantulan cahaya tersebut akan bergerak menuju sensor CCD.

– Sensor CCD akan melakukan pengukuran intensitas cahaya dan panjang gelombang yang dipantulkan dan mengubahnya menjadi tegangan listrik analog.

– Tegangan analog tersebut akan berubah menjadi nilai digital karena adanya alat pengubah ADC (Analog to Digital).

– Sinyal Digital yang berasal dari Sensor CCD akan dikirim ke logic board dan dikirimkan kembali pada komputer dalam bentuk data digital yang telah menunjukan warna pada titik-titik gambar yang dipantulkan.

pengertian scanner

Fungsi Scanner

Scanner mempunyai fungsi sebagai berikut:

– Memasukkan dokumen atau file dalam bentuk digital.
– Dapat melakukan duplikasi sebuah dokumen.
– Dalam bidang kesehatan ternyata Scanning juga memiliki fungsi untuk dapat melihat organ bagian dalam manusia yakni ultrasonografi (USG).
– Dapat mengirimkan fax.

Jenis-jenis Scanner

Scanner juga mempunyai beberapa jenis, sebagai berikut:

1. Scanner Drum

Jenis Scanner yang pertama yaitu Scanner Drum. Sesuai penamaannya, jenis scanner tersebut termasuk scanner yang memiliki bentuk seperti drum atau tabung. Scanner ini pada dasarnya termasuk jenis scanner yang sangat luar biasa, terutama pada segi resolusi gambar yang dihasilkannya. Scanner drum ini bisa menghasilkan gambar dan hasil scan dengan resolusi mencapai 24.000 ppi atau pixel per inch. Hal ini berarti menunjukkan bahwa kualitas gambar yang telah dihasilkan lewat media scanner drum ini tergolong sangat luar biasa detail dan sangat jelas, dan benar-benar high resolution.

scanner drum

Kelebihan Scanner Drum
– Bisa melakukan proses scanning pada suatu dokumen dan juga objek datar atau kertas berukuran besar.

– Minim getara, sehingga hasil scan tak akan mengalami getara dan distorsi.

– Sangatlah pas untuk mendapatkan hasil gambar yang maksimal dari sebuah dokumen.

– Berguna untuk dapat melakukan scan terhadap dokumen kuno yang rapuh.

Kekurangan Scanner Drum

– Bentuk fisik dari alat scanner yang tergolong sangat besar tersebut membuat alat ini terlihat tidak praktis untuk pemakaian sehari-hari.

– Harga alat scanner yang sangat mahal dan sulit untuk mendapatkan drum scanner.

– Adanya keterbatasan dari objek yang di scan atau dipindai.

2. Scanner Flatbed
Pada jenis scanner Flatbed ini disebut sebagai canner yang memiliki bentuk datar dan rata seperti tempat tidur. Ini termasuk jenis scanner konvensional yang umumnya banyak ditemukan dalam dunia perkantoran dan scanning dokumen. Kemudian scanner Flatbed ini paling banyak dipakai karena mempunyai ukuran tergolong kecil dan kompatibel dengan beberapa kertas yang berukuran standar seperti letter dan legal sampai A3. Flatbed Scanner ini memakai teknologi CCD atau Charge Coupled Device sebagai mata yang bisa melakukan pemindaian terhadap dokumen yang ditempatkan di dalamnya.

Scanner Flatbed

Kelebihan Flatbed Scanner

– Harganya relatif lebih murah ketimbang alat scanner yang lainnya.
– Kompatibel dengan berbagai macam operasi sistem komputer.
– Bisa menscan dan melakukan pemindaian jenis kertas apa saja yang mempunyai ukuran pasti.
– Hemat listrik dan daya.
– Hasil resolusi dari objek yang tergolong cukup baik.

Kekurangan Flatbed Scanner
– Hanya bisa melakukan scan pada satu sisi objek.
– Sangat tidak efektif dalam melakukan proses pemindaian dari banyak objek.

3. Scanner Film

Mungkin sekarang ini untuk penggunaan teknologi film negatif untuk melakukan penyimpanan foto dan video sudah sangat jarang kita gunakan. Meskipun demikian, mungkin anda menginginkan kenangan lama anda yang masih berada dalam bentuk film negative untuk disimpan pada komputer anda dan mencetaknya sewaktu-waktu dengan memakai printer anda. Scanner film ini memakai teknologi yang sama seperti scanner flatbed yakni CCD sebagai mata yang melakukan proses pemindaian, akan tetapi dikhususkan untuk objek yang memiliki bentuk film negatif.

Scanner Film

Film Scanner ini bisa mengonversi dan mengubah objek yang tersimpan pada fil negatif menjadi bentuk digital dan disimpan pada komputer anda.

Walaupun alat ini termasuk alat yang tergolong sangat berguna untuk kepentingan pribadi. Akan tetapi demikian harga scanner film ini terbilang mahal dan juga mungkin sedikit sulit untuk kita dapatkan. Berbeda halnya dengan scanner flatbed yang dapat anda temukan secara mudah dimana saja. Film scanner juga mempunyai fungsi yang terbatas, yaitu hanya dapat melakukan proses scanning pada bentuk film negatif saja dan bukan untuk jenis dokumen yang lainnya.

4. Roller Scanner
Roller Scanner termasuk jenis scanner yang memiliki fungsi yang sama seperti scanner flatbed yakni untuk melakukan proses pemindaian pada sebuah dokumen atau gambar yang secara fisik memiliki bentuk objek atau lembaran yang mudah untuk dipindai. Adapun perbedaan mendasar antara scanner flatbed dan roller scanner adalah dari metode yang dipakai.

Roller scanner

Apabila scanner flatbed memakai teknologi CCD yang menjadi “Mata” yang bergerak-gerak dalam memindai seluruh isi dokumen maka roller scanner tak menggerakkan matanya, melainkan dokumennya yang digerakkan. Adapun cara kerjanya sama dengan printer, dimana kertas atau dokumen diletakkan pada bagian ujung satunya, kemudian kertas tersebut dimasukkan pada mesin scanner. Lalu keluar pada ujung yang satunya lagi.

Roller Scanner ini terbagi atas dua jenis yakni:

– ADF Scanner (Automatic Document Feeder)

Scanner jenis roller yang ditujukan untuk pemakaian dokumen dalam jumlah yang banyak. Scanner tersebut mempunyai wadah tersendiri untuk menyimpan dokumen yang akan dipindai. Kemudian secara otomatis kesemua dokumen tersebut akan ditarik masuk pada mesin roller scanner secara satu per satu.

ADF Scanner

Memang alat ini sangat efektif untuk dipakai dalam kantor yang sangat sibuk, terutama pada bagian administrasi yang mesti sering mempublikasikan dokumen dalam bentuk digital.

– Scanner Sheet Feed.

Sama dengan scanner ADF, akan tetapi Scanner Sheet Feed ini tidak mempunyai wadah untuk menyimpan dokumen. Hal tersebut membuat scanner sheet feed ini bisa digunakan dengan cara memasukkan kertas atau dokumennya secara satu per satu. Populer dengan nama scanner mobile atau Scanner Portable, Scanner Sheet Feed ini tergolong sangat praktis dan sangat mudah untuk dibawa-bawa. Selain daripada itu, scanner sheet feed ini juga bisa kita gunakan hanya dengan memakai port USB pada komputer anda saja, sehingga akan memudahkan anda dalam melakukan proses pemindaian kapanpun dan dimanapun.

Scanner Sheet Feed

Meskipun demikian, scanner sheet feed ini juga mempunyai kelemahan yakni mempunyai harga yang masih tergolong cukup mahal. Adanya spare part tertentu yang mesti diganti setelah beberapa kali pemakaian, serta scanner sheet feed ini juga tergolong sangat terbatas dalam hal ukuran dokumen yang akan dipindai.

5. Hand Scanner

Cara melakukan proses pemindaian scanner jenis ini yakni menggerakkannya menggunakan tangan secara manual pada suatu dokumen atau objek. Scanner ini dapat dibedakan dengan scanner 3D (3 dimensi).

hand scanner

Kelebihan Hand Scanner

– Mobilitas yang tinggi menyajikan kemudahan dalam melakukan pemindaian suatu objek pada permukaan dimana pun dan harga yang tergolong cukup murah.

Kekurangan Hand Scanner

– Ketergantungannya dalam stabilitas tangan kita dalam melakukan proses pemindaian.
– Permukaan pindai yang tak rata bisa menghasilkan gambar yang terdistorsi hingga tak terbaca.

6. Scanner 3D
Scanner juga melakukan pengembangan teknologi 3D untuk memindai benda-benda yang dibutuhkan sampai dalam ukuran yang besar. Teknologi 3D adalah dapat merekam objek gambar secara nyata, pas dengan ukuran yang aslinya, termasuk ketebalan, lekukan berbagai sis dan lebar. Pada scanner 3D ini sudah dilengkapi dengan teknologi scan yang canggih dimana memanfaatkan teknologi laser yang telah ditembakkan pada sebuah objek yang disebut 3D Laser Scanner. Scanner 3D juga sudah memakai kamera dan blitz untuk melakukan pemindaian benda-benda berukuran kecil

Scanner 3D

7. Scanner OMR dan OCR

Optical Character Recognition (OCR) adalah aplikasi yang memiliki fungsi dalam menscan gambar pada lembaran dan dijadikan teks, serta dipasangi dengan aplikasi scanner. Dengan adanya OCR, lembaran yang bertulisan tangan, tulisan mesin teks atau komputer tekx, bisa dimanipulasi. Text yang discan dengan OCR bisa kita cari kata per kata atau per kalimat. Dan setiap text bisa dimanipulasi, diganti atau diberikan barcode.

Scanner OMR

Pemindai optical mark reader (OMR) termasuk perangkat membaca tanda pensil bulatan yang discan dalam bentuk kompatibel NCS bentuk seperti jawaban test atau survey. Bisa juga dijelaskan dalam bentuk pilihan ganda komputer. Pada dokumen ini, the optical mark Reader akan disebut sebagai pemindai atau OMR. Bentuk tes komputer yang dircanang untuk OMR NCS dikenali sebagai bentuk scan yang kompatibel. Survey dan Tes selesai pada bentuk ini dibaca oleh pemindai, diperiksa dan hasilnya disimpan dalam sebuah file. Data tersebut bisa dikonversi menjadi output file dari beberapa format yang berbeda, tergantung pada jenis keluaran yang anda inginkan. OMR biasanya dipakai untuk ujian test dan survey.

Berbeda dengan OCR tingkat kebenaran OMR mencapai sekitar 100 persen. Beberapa perangkat OMR memakai bentuk-bentuk yang dicetak ke transoptic kertas dan mengukur jumlah cahaya yang sudah melewati kertas, dengan demikian suatu tanda pada kedua sisi kertas akan mengurangi jumlah sinar yang sudah melewati kertas. Berbeda halnya dengan perangkat OMR khusus, perangkat lunak Desktop OMR ini memperbolehkan para pengguna untuk membuat bentuk-bentuk mereka sendiri dalam pengolahan kata dan mencetaknya pada printer laser. OMR lunak yang selanjutnya bekerja dengan common pemindai gambar desktop dimana dokumen feeder untuk memproses formulir yang diisi sekali.

8. Mobile Scanner Barcode

Dulu sering ada istilah pencatatan meter sistem tembak atau petugas pencatat meter PLN atau PDAM tak datang ke rumah pelanggan dan proses pencatatan meteran pelanggan dilakukan dengan kira-kira sesuai penggunaan rata-rata. Hal ini sangat merugikan pelanggan karena data tidak akurat dan bisa menyebabkan melambungnya biaya yang mesti dibayar oleh pelanggan.

mobile scanner

Sistem pencatatan meter pelanggan dengan mobile scanner barcode telah memastikan petugas pencatat meter dari PLN datang ke rumah pelanggan dan mencatat meteran sesuai dengan jumlah meteran di lapangan. Karena sebelum melakukan pencatatan meteran pelanggan, harus melakukan scan barcode pelanggan yang terlebih dahulu ditempelkan pada setiap pelanggan. Barcode ini dicetak dan ditempel oleh PLN jadi tidak mungkin dapat diduplikasi. Setelah scan barcode, petugas baru dapat melakukan pencatatan meteran dan menyimpan datanya. Setelah selesai data tersebut kemudian diupload oleh PLN dan tagihan rekening dibuat berdasarkan hasil pencatatan dengan mobile scanner barcode tersebut.

9. Scanner Cek

Scanner Cek dipakai untuk memindahkan cek dalam bentuk data digital dan disimpan pada komputer atau laptop. Dengan adanya scanner tersebut maka anda dapat memindahkan keaslian cek.

Scanner Cek

10. Scanner Logam

Bukan hanya kertas saja yang dapat dipindai. Akan tetapi logam juga dapat dipindai yakni dengan memakai scanner logam. Scanner jenis tersebut berfungsi untuk melakukan pemindaian adanya logam pada benda-benda tertentu.

Scanner Logam

Beberapa jenis scanner tersebut akan sangat membantu masyarakat untuk bisa memudahkan pekerjaan mereka. Scanner adalah salah satu alat penting yang mesti dimiliki pada sebuah instansi atau perusahaan. Demikian juga untuk membantu anda.

11. Scanner Manual Feeding

Scanner Manual Feeding

Bentuk scanner ini tergolong sangat mungil, harganya pun tergolong relatif murah. Antara 1 sampai 3 jutaan. Lensa tak bergerak, akan tetapi kertasnya yang bergerak. Kertas yang akan discan mesti dipilih dan dimasukkan 1 demi 1, tidak bisa ditumpuk begitu saja seperti printer. Kecepatan scanning model scanner seperti ini sekitar 3 halaman per menit. Scanner tersebut cocok untuk scanning puluhan dokumen. Akan tetapi cukup melelahkan kalau dipakai untuk ratusan dokumen.

Demikianlah informasi tentang pengertian scanner, fungsi dan jenis-jenis scanner. Semoga saja informasi ini dapat memberikan manfaat kepada anda yang sedang membutuhkan sebelum membeli scanner.

Loading...
Advertisements
5+ Pengertian Scanner, Fungsi dan Jenis-jenis Scanner | fajeros | 4.5