Info Terbaru

Pengertian Planet, Ciri-ciri dan Macam-macam Planet Terbaru

Advertisement
Loading...


Pengertian Planet | Inilah penjelasan tentang arti planet yang seringkali digunakan oleh orang-orang untuk mengartikan seperti apa itu planet?. Secara umum bahwa pengertian planet adalah suatu benda yang terdapat di langit dimana mengelilingi atau mengorbit bintang pada lintasan dan kecepatan tertentu. Adapun contoh planet yaitu Bumi yang sedang mengorbit atau mengelilingi matahari. Planet adalah salah satu anggota tata Surya yang mempunyai beberapa ciri-ciri tertentu. Planet yang mengeliling matahari tersebut secara penuh dalam satu putaran dikenal sebagai revolusi. Sedangkan untuk waktu yang diperlukan sebuah planet dalam satu kali revolusi biasa disebut kala revolusi atau satu tahan planet.

Tidak hanya untuk revolusi, planet juga mengorbit atau mengitari porosnya yang biasa disebut rotasi. Planet memerlukan waktu selama satu kali rotasi yang disebut kala rotasi. Mengapa planet tak bertabrakan?? karena pada setiap planet mempunyai lintasan maya yang memiliki bentuk elpis dinamakan orbit. Setiap planet, tetap berada pada orbitnya yang mana hal tersebut telah dipengaruhi oleh gaya gravitasi matahari. Semakin jauh dari matahari maka orbit planet tersebut semakin begitu panjang.

Pengertian planet adalah bintang yang berpindah dan mempunyai letak yang senantiasa berubah-ubah. Hal tersebut disebabkan planet bergerak untuk mengelilingi matahari. Planet tidak bisa untuk memancarkan cahaya seperti halnya matahari dan bintang. Cahaya yang bisa dipancarkan planet tersebut berasal dari Cahaya matahari yang kemudian dipantulkannya, sehingga pada malam hari planet yang terdapat di langit bisa untuk kita lihat dengan menggunakan mata telanjang sekalipun. Hal tersebut disebabkan planet tersebut terlihat terang seperti bintang.

Pada setiap Planet mempunyai lintasan orbitnya sendiri. Lintasan orbit pada setiap planet senantiasa hampir berbentuk seperti lingkaran. Di awal abad 17 Johannes Kepler telah membuktikan bahwa lintasan orbit planet-planet pada tata surya mempunyai bentuk lonjong atau elips serta letak mataharinya berada di salah satu titik fokus elips.

Kita melihat terdapat beberapa planet yang ada di tata Surya yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Neptunus, Uranus dan Pluto. Berdasarkan dari segi jaraknya dengan matahari, ternyata Venus dan Merkurius dianggap sebagai planet inferior atau planet dalam. Sedangkan untuk planet Jupiter, Uranus, Saturnus, Mars dan Pluto dianggap sebagai planet superior atau planet luar. Kedua kelompok tersebut dipisahkan oleh bumi yang menjadi pembatas.

Pengertian Planet, Macam-macam dan Ciri-cirinya

pengertian planet

Pengertian Planet Luar dan Planet Dalam

Pada tata surya kita, terbagi atas dua kelompok planet yaitu planet dalam diantaranya planet mars, bumi, venus, dan merkurius. Sedangkan untuk planet luar antara lain planet Neptunus, Uranus, Saturnus dan Yupiter. Adapun untuk ciri-ciri dari planet yang berada dalam dua kelompok planet luar dan dalam yaitu:

a. Ciri-ciri Planet Luar
Adapun ciri-ciri planet luar yang mesti diketahui yakni sebagai berikut:
– Memiliki banyak satelit
– Mempunyai atmosfer dan cincin yang tebal
– Dibentuk oleh helium dan hidrogen.

b. Ciri-ciri Planet Dalam
– Mempunyai sedikit satelit
– Tidak mempunyai cincin.
– Mmepunyai permukaan yang terlihat padat.
– Dibentuk oleh logam dan batu.

Macam-macam Planet dan Ciri-cirinya

Berdasarkan dari penjelasan diatas, planet yang berada di tata surya kita terbagi atas 2 kelompok, maka macam-macam planet tersebut sebagai berikut:

a. Planet Merkurius
Planet Merikurius, tentu saja kita bertanya?? mengapa planetnya diberi nama Merkurius. Ternyata nama Mekurius itu berasal dari nama Dewa Kurir di masa kerajaan Romawi. Merkurius termasuk planet yang sangat dekat dengan matahari sehingga untuk suhu permukaannya disiang hari mencapai sebesar 400 derajat celcius. Akan tetapi pada saat di malam hari, suhunya akan turun hingga 180 derajat celcius. Merkurius adalah planet yang paling kecil dalam tata surya. Akan tetapi mempunyai berat yang hampir sama dengan berat bumi. Hal tersebut disebabkan planet Merkurius ini tersusun atas besi yang sangat begitu besar dimana mempunyai diameter 3.600 km. Dimana untuk waktu yang paling tepat dalam mengamati merkurius pada waktu yang senja atau saat menjelang pagi.

planet merkurius

Ciri-ciri Planet Merkurius

– Cincinnya tidak ada
– Jumlah satelit tidak ada
– Suhu secara rata-rata 167 derajat celcius.
– Kala revolusi 88 hari
– Kala rotasi 58.65 hari.
– Jarak rata-rata dari matahari sejauh 57.9 km
– Diameter sebesar 4.879 km

Planet venus

Venus adalah nama yang berasal dan diambil dari nama dewi kecantikan dan cinta bangsa romawi. Tidak hanya itu saja, planet Venus juga dianggap sebagai bintang kejora atau bintang sore karena bisa kita amati pada waktu petang hari atau sebelum matahari terbit. Venus senantiasa terlihat seperti bintang di langit malam karena memiliki lapisan atmosfer yang sangat tebal dan bisa memantulkan sinar matahari. Venus adalah planet yang paling panas di tata surya dengan memiliki suhu yang bisa mencapai lebih dari 470 derajat celcius. Venus juga satu-satunya planet yang berputar searah dengan arah jarum jam.

planet venus

Ciri-ciri Planet venus

– Planet yang paling panas ini ditutupi oleh awan tebal karbon dioksida. Jika terdapat radiasi dari matahari maka radiasi tersebut akan mengalami kesulitan untuk keluar. Seperti efek rumah kaca.

– Cincinnya tidak ada
– Mataharinya terbit dari barat, karena untuk arah rotasinya dari Timur ke Barat. Peristiwa tersebut menjadi kebalikan dari rotasi Bumi.

– Satelit tidak ada.
– Suhu rata-rata sebesar 464 derajat celcius.
– Kala revolusi selama 224.7 hari
– Kala rotasi selama 243 hari.
– Jarak rata-rata dari matahari mencapai 108.2 juta km.
– Diameter planet sebesar 12.104 km.

Planet Bumi

Bumi merupakan planet yang bisa kita tempati karena mempunyai suhu relatif tetap. Adapun suu di Bumi untuk menjaga ketersediaan airnya dalam bentuk cair dan bisa menjaga setiap organisme penghasil oksigen bisa tetap hidup. Kemudian terdapat lebih dari 70 persen permukaan bumi terdiri atas air, dan sisanya cuma daratan. Tebal atmosfer bumi mencapai 700 km dimana sebagian besar tersusun atas oksigen dan nitrogen.

Planet Bumi

Ciri-ciri Planet Bumi

– Berwarna biru karena terdapat partikel udara yang ada di atmosfer sehingga dapat memantulkan cahaya berwarna biru.

– Planet yang sumber kehidupannya dengan memiliki suhu yang cocok untuk oksigen dan air.
– Cincin tidak ada.
– Satelit berjumlah 1.
– Suhu rata-rata mencapai 15 derajat celcius.
– Kala revolusi selama 365.242 hari.
– Kala rotasi selama 23 jam 57 menit.
– Jarak bumi dari matahari sekitar 149.6 km.
– Diameter bumi sebesar 12.756 km.

Planet Mars

Mars berasal dari penamaan Dewa Perang dan legenda bangsa Romawi. Mars juga dijuluki sebagai planet merah. Pertanyaannya, kenapa Mars dijuluki sebagai planet merah?? karena untuk permukaan planet Mars berwarna merah dimana disebabkan sebagian besar dari besi berkarat yang terdapat pada seluruh permukaan Mars. Permukaan mars terdiri atas gunung api yang besar, lembah, lapisan es dan sungai kering. Kemudian mars mempunyai dua buah satelit yang kecil bernama Deimos dan Phobos.

Planet Mars

Ciri-Ciri Planet Mars

– Planet Mars tersusun atas karbondioksida yang sangat tipis.
– Cincin tidak ada.
– Satelit berjumlah 2.
– Suhu rata-rata mencapai -65 derajat celcius.
– Kala revolusi 11 tahun 10 bulan 3 hari.
– Kala rotasi selama 9 jam 56 menit.
– Jarak planet mars dari matahari sekitar 227.9 juta km.
– Diameter planet Mars sekitar 6.794 km.

Planet Jupiter

Jupiter atau biasa disebut Zeus dimana kata tersebut berasal dari raja para dewa bangsa Yunani Kuno. Akan tetapi, dalam kebudayaan bangsa Rowawi, Zeus dianggap sebagai Jupiter. Planet Jupiter adalah planet yang paling besar dalam tata surya kita. Diameter dari planet Jupiter sebesar 11 kali diameter Bumi yang memiliki berat dua kali jumlah berat semua planet yang ada di tata surya. Permukaan Jupiter telah diselimuti oleh awan tebal yang dimana sebagian besar terbentuk oleh gas hidrogen dan helium. Adapun gaya tarik planet Jupiter tergolong sangat besar, sehingga bisa mengubah gas hidrogen menjadi cair. Sedangkan untuk bagian inti dari planet Jupiter, memiliki tekanan yang besar sehingga bisa mengubah hidrogen menjadi logam padat.

Planet Jupiter

Ciri-Ciri Planet Jupiter

– Gas tersusun atas 90 persen hidrogen dan 10 persen Helium.
– Memantulkan sekitar 70 persen cahaya dari matahari yang sampai memancarkan permukaannya.
– Cincin ada.
– Satelit berjumlah 16.
– Suhu rata-rata berada pada 50 derajat celcius.
– Kala revolusi sekitar 29.42 tahun.
– Kala rotasi sekitar 10 jam 10 menit.
– Jarak dari matahari sekitar 778.3 juta km.
– Diameter sebesar 139.822 km.

Pengertian Planet Saturnus

Planet Saturnus tidak padat karena sebagian besar dari penyusunnya terdiri atas Helium dan Hidrogen. Hanya pada bagian inti planet yang sangat kecil tersebut terdapat batu padat. Angin yang ada di Saturnus lebih kencang ketimbang badai di Bumi. Angin berputar-putar tanpa henti pada bagian ekuator dengan memiliki kecepatan mencapai 1.100 km/jam.

Planet Saturnus

Ciri-ciri Planet Saturnus

– Dapat mengapung kalau ditempatkan dalam air
– Memiliki permukaan yang tersusun atas kristal es.
– Memiliki cincin yang terdiri dari bongkahan es dan batu.
– Cincin ada.
– Satelit berjumlah 18.
– Suhu rata-rata mencapai -140 derajat celcius.
– Kala revolusi sekitar 29.42 tahun
– Kala rotasi sekitar 10 jam 40 menit.
– Jarak rata-rata dari matahari sekitar 1433.5 juta km.
– Diameter sekitar 120.536 km.

Planet Uranus

Planet Uranus seringkali disebut sebagai dewi langit yang berasal dari legenda Yunani Kuno yakni Urania. Uranus adalah planet ketujuh dan memiliki jarak dari matahari sekitar 2.872 km sehingga bisa melakukan satu kali revolusi membutuhkan waktu sekitar 84 tahun. Kemudian letak Uranus terletak sangat jauh dari matahari sehingga memiliki permukaan yang sangat dingin. Sebagai perbandingan, kalau sinar matahari hanya memerlukan waktu untuk mencapai bumi sekitar 8 menit, maka di Uranus membutuhkan waktu sekitar 2.5 jam. Selain daripada itu, dimusim panas, matahari akan bersinar selama 20 tahun. Sedangkan untuk musim dingin akan berlangsung lebih dari 20 tahun. Kemudian pada musim gugur, matahari akan terbit dan terbenam pada setiap 9 jam.

Planet Uranus

Suatu malam pada tanggal 13 Maret 1781, Herschel melakukan pengamatan terhadap bintang-bintang yang terdapat dalam rasi bintang Gemini dengan menggunakan teleskop reflektor 18 cm yang memang baru dibuatnya. Kemudian tiba-tiba dia melihat bintang yang memiliki bentuk cakram dan berubah posisinya di setiap bintang-bintang. Herschel pun mengambil kesimpulan bahwa bintang bergerak tersebut merupakan komet. Selanjutnya, para ahli astronomi melakukan pengamatan terhadap bintang tersebut secara cermat dan mengambil kesimpulan bahwa benda langit baru tersebut adalah planet dan Herschel pun dianggap sebagai penemunya.

Pada awalnya Hershel memberikan nama planet baru tersebut Georgium Sidius atau Bintang George. Namun seorang ahli astronomi yang berasal dari Jerman yaitu Johann Elert Bode mengusulkan bahwa planet-planet lain diberikan nama dari nama para dewa kuno yang akhirnya planet tersebut diberikan nama yaitu Uranus.

Adapun jarak rata-rata Planet Uranus dari matahari sekitar 2.870.000.000 km dan mengelilingi matahari dalam satu kali lintasan sekitar 84.01 tahun. Planet Uranus memiliki diameter sekitar 50.1000 km pada ekuator dan kepadatannya kira-kira seperempat kepadatan dari bumi. Uranus melakukan rotasi di sekeliling sumbunya sekali pada setiap 24 jam.

Ciri-ciri Planet Uranus

– Planet Uranus memiliki sumbu rotasi yang berimpitan dengan bidang orbit; kutub selatan dan kutub utara bergantian tempat dalam menghadap matahari.

– Memiliki warna hijau kebiruan karena atfosmernya terdapat kandungan metana yang tergolong sangat tebal.

– Cincin ada

– Memiliki satelit sebanyak 27 buah.

– Suhu rata-rata mencapai 140 derajat celcius.

– Kala revolusi sekitar 84 tahun

– Kala rotasi sekitar 17 jam 14 menit.

– Jarak rata-rata dari matahari sekitar 2.872 km

– Diameter sebesar 50.724 km.

Pengertian Planet Neptunus

Diameter Planet Neputunus sebesar 50.500 km. Adapun jarak Neptunus ke Matahari itu kurang lebih dari 4.500 juta km. Kemudian untuk kala rotasi Neptunus yaitu 16 jam 7 menit dan kala revolusinya sekitar 164.8 tahun. Neptunus telah ditemukan 65 tahun sesudah Uranus ditemukan. Planet Neptunus terlihat berwarna cerah biru kehijauan dan seringkali dijuluki pembuat ulah karena seringkali beredar keluar dari garis orbitnya. Neptunus dikenal sebagai saudara kembar planet Uranus. Kemudian atmosfer Neptunus terdiri atas 80 persen hidrogen, 1.5 persen metana dan 19 persen helium. Permukaan planet Neptunus terdiri atas lapisan es yang sangat tebal. Adapun suhu Neptunus mencapai kira-kira sebesar -223 derajat celcius.

Jarak rata-rata planet Neputunus dari Matahari sekitar 4.500.000.000 km. Planet Neptunus membutuhkan waktu selama 165 tahun untuk dapat menuntaskan rotasinay di sekitar matahari dan peride rotasinya selama 22 jam. Diameter planet sekitar 48.600 km pada ekuatornya. Kemudian kepadatan planet Neptunus kira-kira seperdua dari kepadatan yang dimiliki Bumi.

Seperti Uranus, Neptunus memiliki bentuk seperti cakram yang berwarna kehijau-hijaun yang senantiasa tidak terlihat oleh mata telanjang. Akan tetapi cukup jelas kalau dilihat menggunakan teleskop. Atmosfer Neptunus terdiri atas amonia dan metan dengan memiliki jumlah metan yang lebih banyak.

Planet Neptunus memiliki delapan satelit yang dua diantaranya dikenal Nereid dan Triton. Triton secara pertama kali dilihat oleh ahli astronomi dari Inggris bernama William Lassel dimana beberapa minggu sesudah penemuan Planet Neptunus. Triton sedikit lebih berukuran besar dari bulan. Tritor berputar mengelilingi Neptunus dari timur ke barat. Ini merupakan gerak mundur dan berlawan arah dengan rotasi neptunus. Nereid pertama kali dilihat oleh G.P. Kuiper pada tahun 1949. Nereid terlihat jauh lebih kecil dibandingkan Triton dan berjarak sangat jauh dari Neptunus. Kemudian gerakannya langsung dari barat ke timur.

Planet Neptunus

Ciri-ciri Planet Neptunus

– Mempunyai orbit yang berbarisan dengan Pluto
– Atmosfer yang tersusun atas es, amoniak, gas hidrogen, helium, metana dan air.
– Cincin ada.
– Jumlah satelit sebanyak 14.
– Suhu rata-rata mencapai -223 derajat celcius.
– Kala revolusi sekitar 164.8 tahun
– Kala rotasi sekitar 16 jam 7 menit.
– Jarak rata-rata dari matahari sejauh 4.500 juta km.
– Diameter planet sebesar 50.500 km.

Planet yang ada di Tata Surya terbagi dalam beberapa kategori berdasarkan komposisinya yaitu:

Daratan

Daratan dari beberapa Planet yang senantiasa mirip Bumi yang permukaannya ditutupi oleh batuan: Merkurius, Bumi, Mars dan venos. Dengan memiliki massa 0.055 kali Bumi. Kemudian Merkurius termasuk planet yang memiliki daratan terkecil (sekaligus menjadi planet terkecil) di tata Surya. Sementara planet Bumi adalah planet yang memiliki daratan terbesar.

Raksasa gas (Jovian)

Terdapat beberapa planet yang tersusun atas material gas dan lebih besar dibandingkan planet Bumi yaitu uranus, Neptunus, Yupiter dan Saturnus. Planet Yupiter mempunyai massa sebesar 318 kali Bumi yang menjadi planet terbesar di Tata Surya. Sementara itu, Planet Saturnus hanya memiliki berat 1/3 dengan ukuran 95 kali massa planet Bumi.

Raksasa Es
Raksasa es terdiri atas Planet Neputunus dan Planet Uranus yang menjadi subkelas raksasa es berbeda dari raksasa gas. Hal tersebut disebabkan mempunyai massa yang tergolong jauh lebih kecil dan sedikitnya memiliki kandungan hidrogen dan helium di atmosfer sekaligus adanya proporsi es batu dan es yang lebih tinggi.

Pengertian Planet Katai

Sebelum adanya ketetapan pada bulan agustus 2006, beberapa objek diusulkan sebagai sebuah planet oleh para astronom. Akan tetapi di tahun 2006, beberapa objek tersebut dikelompokkan ulang menjadi sebuah planet Katai yang terlihat berbeda dengan planet. Saat ini ada 5 planet Katai yang ada di Tata Surya dimana diakui keberadaannya oleh IAU. Antara lain planet Pluto, Eris, Makemake, Haumea dan Ceres. Beberapa objek lain yang ada di sabuk asteroid dan sabuk Kuiper sedang dipertimbangkanl 50 diantaranya kemungkinan besar untuk diakui. Terdapat 200 objek yang bisa ditemukan setelah seluruh dari sabuk Kuiper sudah dijelajahi.

Planet Katai

Pengertian Planet Katai memiliki pengertian dan ciri-ciri yang sama dengan Planet. Akan tetapi terdapat beberapa perbedaan, salah satu diantaranya yakni Planet Katai tidak dominan berada di orbitnya. Sesuai dengan definisinya, semua planet Katai termasuk anggota dari Populasi yang lebih besar. Ceres termasuk benda terbesar yang terdapat di sabuk asteroid. Sementara itu Pluto, Haumea dan Makemake termasuk anggota-anggota sabuk Eris dan Kuiper yaitu anggota cakram terbesar. Para peneliti seperti peneliti Mike Brown mempercayai bahwa mungkin saja terdapat lebih dari seratus objek trans Neptunus yang dapat digolongkan menjadi planet katai per definisi IAU.

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang pengertian planet dan ciri-cirinya. Semoga saja informasi ini dapat memberikan manfaat kepada anda yang sedang membutuhkan informasi mengenai pengertian planet.

Loading...
Advertisements
Pengertian Planet, Ciri-ciri dan Macam-macam Planet Terbaru | fajeros | 4.5