Info Terbaru

Pengertian Pengetahuan Menurut Ahli, Sumber, Jenis dan Tingkatannya

Pengertian Pengetahuan | Inilah arti pengetahuan yang sebenarnya sering dijadikan referensi mengartikan apa itu pengetahuan. Berbicara pengertian pengetahuan adalah suatu informasi atau maklumat yang disadari atau diketahui oleh seseorang. Pengetahuan termasuk, akan tetapi tak dibatasi pada suatu deskripsi, hipotesis, konsep, teori, prinsip dan prosedur yang secara probabilitas Bayesian adalah berguna atau benar.

Dalam pengertian lain bahwa pengetahuan adalah berbagai macam gejala yang ditemui dan didapatkan oleh manusia lewat pengamatan akal. Pengetahuan muncul saat seseorang memakai akal budinya untuk bisa mengenali kejadian atau benda tertentu yang belum pernah dilihatnya atau dirasakan sebelumnya. Semisal, saat seseorang mencicipi masakan yang baru dikenalinya, maka dia akan memperoleh pengetahuan mengenai rasa, bentuk, rasa dan aroma pada masakan tersebut.

Pengetahuan adalah suatu informasi yang sudah diproses dan diorganisasikan untuk mendapatkan pemahaman, pembelajaran dan pengalaman yang terakumulasi sehingga dapat diaplikasi dalam masalah atau proses bisnis tertentu.

Informasi yang diproses untuk dapat mengekstrak implikasi kritis dan merefleksikan suatu pengalaman masa lampau menyediakan penerima dengan pengetahuan yang terorganisasi dengan nilai yang tinggi.

Pengetahuan bisa juga kita artikan sebagai gejala yang ditemui dan didapatkan manusia lewat pengamatan akal. PAda saat seseorang menggunakan akal budinya untuk bisa mengenali suatu kondisi tertentu yang belum pernah dirasakan sebelumnya itu bisa menghadirkan sebuah pengetahuan. Adapun contoh pengetahuan yaitu seseorang yang mencicipi buah yang belum pernah dimakannya maka orang tersebut akan mendapatkan pengetahuan mengenai bentuk, ukuran, rasa dan nama buah.

Pengertian Pengetahuan Menurut Ahli

pengertian pengetahuan

Pengertian pengetahuan menurut Soekidjo, Notoadmodjo 2003

Pengetahuan adalah hasil “tahu” dan ini terjadi setelah orang tersebut melakukan penginderaan terhadap objek tertentu. Penginderaan terjadi lewat panca indera manusia yakni: indera penglihatan, penciuman, rasa, pendengaran dan raba. Sebagian besar pengetahuan manusia didapatkan lewat mata dan telinga.

Pengertian Pengetahuan menurut Kamus BEsar Bahasa Indonesia, 2002

Pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui, segala sesuatu yang diketahui berhubungan dengan hal (mata pelajaran).

Sumber Pengetahuan

PEngetahuan yang dimiliki oleh seseorang itu tentu saja berasal dari berbagai macam sumber. Nah, berikut sumber pengetahuan menurut wikipedia:

1. Kepercayaan yang berdasarkan dari tradisi.

2. Kebiasaan-kebiasaan dan agama

3. Pengalaman atau panca indera

4. Akal pikiran

5. Intuisi individual.

Jenis-Jenis Pengetahuan

Khususnya dalam pokok bahasan manajemen pengetahuan, ada dua jenis utama pengetahuan kalau dilihat dari perihal eksplisitasnya.

Baca Juga  Fungsi Uang

Pengetahuan Implisit

Pengetahuan implisit adalah suatu pengetahuan yang masih tertanam dalam bentuk pengalaman seseorang dan berisikan faktor-faktor yang tak bersifat nyata seperti keyakinan perspektif, pribadi dan prinsip. Pengetahuan diam seseorang itu biasanya sulit untuk dipindahkan ke orang lain baik secara lisan ataupun tertulis. Kemampuan berbahasa, mendesain atau mengoperasikan mesin atau alat yang rumit memerlukan pengetahuan yang tak selalu bisa terlihat secara eksplisit dan juga tak begitu mudahnya untuk mentransferkannya ke orang lain secara eksplisit.

Contoh sederhana dari pengetahuan implisit yaitu kemampuan mengendara sepeda. Pengetahuan umum dari bagaimana kita mengendara sepeda adalah bahwa supaya dapat seimbang, kalau sepeda oleng ke kiri maka kita arahkan setir ke kanan. Untuk berbelok ke kanan maka pertama belokkanlah dulu setir ke kiri sedikit. Kemudian saat sepeda condong ke kanan, maka belokkanlah setir ke kanan. Akan tetapi mengetahui itu saja tak cukup bagi seorang pemula untuk dapat menyetir sepeda.

Seseorang yang mempunyai pengetahuan implisit itu biasanya tak menyadari bahwa dia sebenarnya mempunyainya dan juga bagaimana pengetahuan itu dapat menguntungkan orang lain. Untuk memperolehnya, memang diperlukan pembelajaran dan keterampilan, akan tetapi tidak lantas dalam bentuk-bentuk yang tertulis. Pengetahuan implisit seringkali berisi kebiasaan dan budaya bahkan kita tak menyadarinya.

Pengetahuan eksplisit

Pengetahuan eksplisit adalah suatu pengetahuan yang sudah didokumentasikan atau disimpan dalam wujud nyata seperti media atau semacamnya. Dia sudah diartikulasikan pada bahasa formal dan bisa dengan relatif mudah untuk disebarkan secara luas. Informasi yang telah tersimpan di ensiklopedia (termasuk wikipedia) adalah suatu contoh yang bagus dari pengetahuan eksplisit.

Bentuk paling umum dari pengetahuan eksplisit yaitu suatu petunjuk pemakaian, prosedur dan video how-to. Pengetahuan juga dapat termediakan secara audio visual. Hasil kerja seni dan desain produk juga dapat dipandang sebagai suatu bentuk pengetahuan secara eksplisit yang merupakan eksternalisasi dari motif, keterampilan dan pengetahuan manusia.

Bagaimanakah?? membuat pengetahuan implisit menjadi eksplisit termasuk fungsi utama dari strategi manajemen pengetahuan.

Pengetahuan Empiris

Pengetahuan yang lebih menegaskan pengamatan dan pengalaman inderawi yang dikenal sebagai pengetahuan empiris atau pengetahuan aposteriori. Pengetahuan ini dapat diperoleh dengan melakukan sebuah pengamatan yang dilakukan secara rasional dan empiris. Pengetahuan empiris tersebut juga bisa berkembang menjadi pengetahuan deskriptip kalau seseorang bisa melukiskan dan menggambarkan segala ciri, sifat dan gejala yang terdapat pada suatu objek empiris tersebut. Pengetahuan empiris juga dapat diperoleh lewat pengalaman pribadi manusia yang sudah terjadi berulang kali. Semisal, seseorang yang sering dipilih untuk memimpin organisasi dengan sendirinya akan memperoleh pengetahuan mengenai manajemen organisasi.

Baca Juga  Sejarah Pramuka di Dunia dan Indonesia Yang Sebenarnya

Pengetahuan rasionalisme

Pengetahuan rasionalisme merupakan pengetahuan yang didapatkan lewat akal budi. Rasionalisme lebih menekankan pada pengetahuan yang memiliki sifat apriori; tak menekankan pada pengalaman. Semisal, pengetahuan mengenai matematika. Dalam matematika, hasil 1 + 1 = 2 bukan diperoleh lewat suatu pengalaman atau pengamatan empiris, melainkan lewat sebuah pemikiran logis akal budi.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan

Pengetahuan seseorang dipengaruhi oleh adanya beberapa faktor diantaranya.

Pendidikan

Pendidikan merupakan sebuah proses pengubahan sikap dan perilaku seseorang atau kelompok dan juga usaha untuk mendewasakan manusia lewat pengajaran dan pelatihan, maka jelas bisa kita kerucutkan pada sebuah visi pendidikan yakni mencerdaskan manusia.

MEdia

Media yang secara khusus telah didesain untuk bisa mencapai masyarakat yang sangat luas. Jadi contoh dari media massa ini yaitu radio, koran, televisi dan majalah.

INformasi

Pengertian informasi menurut oxford English Ditcionary yaitu that of which one is apprised or told: intelligence, news”. Kamus lain menyatakan bahwa informasi adalah sesuatu yang dapat diketahui, namun ada pula yang menekankan informasi sebagai transfer pengetahuan. Selain itu istilah informasi juga memiliki arti yang lain sebagaimana diartikan oleh RUU teknologi informasi yang mengartikannya sebagai suatu teknik untuk mengumpulkan, menyiapkan, menyimpan, memanipulasi, mengumumkan, menganalisis, dan menyebarkan informasi dengan tujuan tertentu. Sedangkan informasi sendiri mencakup data, teks, gambar, suara, kode, program komputer, basis data. Adanya perbedaan definisi informasi dikarenakan pada hakikatnya informasi tidak dapat diuraikan (intangible), sedangkan informasi itu dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, yang diperoleh dari data dan pengamatan terhadap dunia sekitar kita serta diteruskan melalui komunikasi.

Tingkat Pengetahuan

Seorang ahli pendidikan, Benjamin Bloom (1956) membuat klasifikasi pertanyaan-pertanyaan yang bisa digunakan untuk meransang proses berfikir pada manusia. Bloom mengatakan bahwa kecakapan berfikir pada manusia bisa dibagi dalam 6 kategori yakni:

– Pengetahuan (Knowledge)

Meliputi keterampilan karena mengingat kembali faktor-faktor yang telah dipelajari.

– Pemahaman (comprehension)

Mencakup pemahaman terhadap informasi yang tersedia.

– Penerapan (Application)

Meliputi keterampilan menerapkan informasi atau pengetahuan yang sudah dipelajari dalam situasi yang baru.

– Analisis (Analysis)

Mencakup pemilahan informasi menjadi beberapa bagian atau meneliti dan mencoba untuk memahami struktur informasi.

– Sintesis (sythesis)

Meliputi menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang sudah tersedia untuk menggabungkan elemen-elemen menjadi suatu pola yang tidak ada sebelumnya.

– Evaluasi (Evaluation)

Mencakup pengambilan keputusan atau menyimpulkan berdasarkan beberapa kriteria yang ada biasanya pertanyaan menggunakan kata: pertimbangkanlah, bagaimana kesimpulannya.

PEngukuran PEngetahuan

Pengukuran pengetahuan menurut Soekidjo (2003) bahwa pengetahuan bisa dilakukan dengan angket atau wawancara yang menanyakan mengenai isi materi yang ingin diukur pada subjek penelitian atau responde.

Cara memperoleh pengetahuan

Menurut Soekidjo (2005), cara untuk mendapatkan pengetahuan ada 2 yakni:

Baca Juga  Pengertian dasar negara dan fungsi

Cara tradisional atau non ilmiah.

a. Cara coba salah (trial and error)

Cara ini sudah digunakan orang sebelum adanya kebudayaan bahkan mungkin sebelum adanya peradaban. Pada waktu itu seseorang kalau menghadapi persoalan atau masalah, upaya pemecahannya dilakukan dengan coba-coba saja.

Bahkan hingga saat ini pun metode tersebut masih sering dipakai terutama oleh mereka yang masih belum atau tidak mengetahui suatu cara tertentu dan memecahkan masalah yang dihadapinya.

b. CAra kekuasaan atau otoritas.

Para pemegang otoritas, baik itu pemimpin pemerintahan, tokoh agama maupun ahli ilmu pengetahuan itu pada prinsipnya memiliki mekanisme yang sama dalam penemuan pengetahuan. Prinsip ini adalah orang lain menerima pendapat yang telah dikemukakan oleh seseorang yang memiliki otoritas, tanpa terlebih dahulu menguji atau membuktikan kebenarannya baik berdasarkan atas fakta empiris atau berdasarkan penalaran sendiri. Hal tersebut disebabkan karena orang yang menerima pendapat tersebut telah menganggap bahwa apa yang ditemukannya merupakan suatu kebenaran.

c. Berdasarkan pengalama pribadi.

Hal tersebut dilakukan dengan cara mengulangi kembali pengalaman yang didapatkan dalam memecahkan permasalahan yang sama dihadapi pada masa yang lalu.

d. Melalui jalan pikiran.

Sejalan dengan perkembangan kebudayaan umat manusia, cara berfikir manusia pun ikut berkembang. Dari sinilah manusia sudah mampu memakai penalarannya dalam mendapatkan pengetahuannya. Dengan kata lain bahwa dalam mendapatkan kebenaran pengetahuan manusia sudah memakai jalan pikirannya.

Cara Modern atau cara ilmiah

Untuk mendapatkan pengetahuan secara modern saat ini lebih sistematis, ilmiah dan logis. Cara ini dikenal sebagai metode penelitian ilmiah.

Daftar pustaka

Soekidjo, Notoadmodjo. (2002). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT Rineka Cipta.

Meliono, Irmayanti, dkk. 2007. MPKT Modul 1. Jakarta: Lembaga Penerbitan FEUI.

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang pengertian pengetahuan. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Apalagi bagi anda yang sedang membutuhkan informasi mengenai pengertian pengetahuan.

Pengertian Pengetahuan Menurut Ahli, Sumber, Jenis dan Tingkatannya | dr. Glenn | 4.5