Info Terbaru

5+ Pengertian Nabi dan Rasul Menurut Para Ahli Agama dan Al-Quran

Loading...
Advertisement


Loading...

Pengertian Nabi dan Rasul | Inilah arti Nabi dan Rasul yang sering dijadikan referensi untuk menjelaskan pengertian nabi dan rasul. Mendengar kata “Nabi” dan “Rasul” memang sudah tidak asing lagi terdengar di telinga umat Islam mengenai nama-nama nabi yang wajib untuk kita ketahui. Begitupun dengan adanya sebutan Rasulullah Saw yang senantiasa disebutkan dengan segala ucapan baik doa, sholawat dan lainnya. Akan tetapi, apakah kita sudah benar-benar mengetahui letak perbedaan antara Nabi dan Rasul??. Oleh karena itu, disini kami akan menjelaskan tentang pengertian nabi dan rasul secara lengkap.

Pengertian Nabi dan Rasul

Pengertian Nabi

Nabi adalah seseorang yang diberikan kepercayaan sehingga diturunkan wahyu Allah SWT. Akan tetapi tidak diperintahkan untuk menyampaikan wahyu tersebut kepada kaumnya. Wahyu tersebut diberikan untuk diamalkan oleh dirinya sendiri dan tak ada keharusan disampaikan kepada kaumnya atau umatnya.

Pengertian Rasul

Rasul adalah seseorang yang sudah diberikan kepercayaan dan diberikan wahyu oleh Allah SWT untuk bisa diamalkannya yang kemudian wajib untuk disampaikan kepada kaumnya atau umatnya.

Para Nabi dan Rasul mempunyai sifat wajib dan mustahil serta mempunyai sifat jaiz.

Perbedaan Nabi dan Rasul

Terdapat perbedaan mengenai Nabi dan Rasul yang diantaranya sebagai berikut:

– Nabi mendapatkan wahyu untuk dirinya sendiri. Sedangkan Rasul tak hanya untuk dirinya, akan tetapi diperintahkan oleh Allah untuk disampaikan kepada kaumnya atau umatnya.

– Pada setiap nabi belum tentu menjadi Rasul. Akan tetapi seorang Rasul pasti sudah berstatus Nabi.

– Jumlah Nabi tergolong sangat banyak mencapai ratusan ribu. Akan tetapi untuk jumlah rasulnya sangat sedikit. Wajib untuk kita ketahui yaitu 25 Nabi dan Rasul. Pada sebuah hadits yang telah diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari Abi Dzar yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda “Ketika ditanya mengenai Jumlah para Nabi” Jumlah para Nabi itu sebesar 124.000 Nabi. Kemudian berapakah jumlah rasul diantara mereka?? Beliau menjawab: ada 312″.

– Nabi yang pertama kali diutus di muka bumi yaitu Nabi Adam AS. Sedangkan untuk rasul pertama yaitu Nuh Alaihissalam. Nabi dan Rasul penutup secara sekaligus menjadi Nabi Rahmatal lil alamin yaitu Nabi Muhammad SAW.

– Tingkatan ke Rasulan lebih tinggi ketimbang jenjang kenabian. Rasul diutus sesudah menjadi rasul dan rasul lebih utama ketimbang Nabi.

Dari semua Rasul, ternyata hanya Nabi Muhammad SAW yang memperoleh gelar resmi Rasulullah yang berarti satu-satunya nabi dan Rasul yang memiliki kewajiban untuk seluruh umat di alam semesat. Beliau juga telah menjadi penutup para Nabi.

Dikatakan diatas bahwa Rasulullah Muhammad SAW adalah penutup untuk para Nabi. Oleh karena itu janganlah kita terpengaruh atau terkecoh kalau ada orang yang mengklaim dirinya sebagai nabi. Kalau memang ada yang seperti itu maka sudah jelas dia telah berbuat dusta karena sesungguhnya sudah tidak ada nabi sesudah Nabi Muhammad Saw.

Adapun tugas-tugas Rasul diantaranya:

– Memberikan kabar gembira untuk orang-orang yang bertakwa dan beriman serta memberikan peringatan kepada umat manusia.

– Meluruskan umatnya dari segala bentuk jalan kesesatan menuju jalan kebenaran.

– Mengajak dan mengesakan Allah bahwa Allah lah yang wajib dan patut untuk kita sembah karena telah menciptakan alam semesta beserta isinya.

– Menyampaikan wahyu dari Allah SWT untuk umatnya.

pengertian nabi dan rasul

Sifat Nabi dan Rasul

Nabi dan Rasul sebelum terangkat menjadi Nabi mempunyai beberapa ciri Kenabian atau Nubuwwah yang disebut dengan irhash. Nabi Muhammad Saw sejak kecil sudah terkenal memiliki akhlak yang mulia dengan julukan Al-Amin. Adapun beberapa sifat atau ciri nabi dan Rasul sebagai berikut:

– Tabligh

Tabligh adalah menyampaikan risalah atau wahyu dari Allah untuk orang lain. Jadi mustahil kalau seseorang nabi dan rasul akan merahasiakan dan menyembunyikan wahyu atau risalah Allah.

– Fathanah
fathanah adalah pintar, pandai dan cerdas. Jadi sangat mustahil kalau seorang Nabi dan Rasul merupakan orang yang bodoh dan tak mengerti apa-apa.

– Amanah.

Amanah adalah dapat dipercaya atau terpercaya. Jadi mustahil kalau ada seseorang Nabi dan Rasul menjadi seorang pengkhianat yang menyukai khianat.

– Siddiq
Siddiq berarti benar dalam perbuatan dan perkataan. Jadi sangat mustahil kalau ada seseorang nabi dan Rasul menjadi pembohong dan suka berbohong.

Nabi dan Rasul dalam Al-Quran

Al-Quran telah menyebutkan bahwa beberapa orang sebagai Nabi. Adapun Nabi pertama yaitu Nabi Adam AS (baca: Kisah Nabi Adam As). Nabi sekaligus Rasul terakhir yaitu Muhammad (baca: Kisah Nabi Muhammad) yang diberikan tugas untuk menyampaikan Islam dan peraturan khusus untuk manusia di zamannya sampai hari kiamat. Kemudian Isa (Kisah Nabi ISA AS) yang lahir dari seorang perawan Maryam Binti Imran juga menjadi seorang Nabi.

Selain ke-25 Nabi sekaligus Rasul, terdapat juga nabi yang lainnya seperti dalam kisah Khidir bersama Musa yang sudah tertulis dalam surat Al-Kahf ayat 66 – 82. Kemudian terdapat juga kisah Uzayr dan Syamuil, dan juga beberapa nabi yang telah tertulis dalam hadits dan Al-Quran seperti Syits, Iys, Zulqarnain dan Yusya Bin Nun.

Sedangkan untuk orang suci yang masih menjadi perdebatan sebagai seorang nabi atau hanya menjadi wali yaitu Luqman Al-Hakim dalam surah Luqman.

Demikianlah informasi tentang pengertian nabi dan rasul secara lengkap. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat kepada anda yang sedang membutuhkan informasi mengenai Nabi dan Rasul untuk menyelesaikan tugas sekolah anda dan sekaligus menjadi penambah wawasan dalam mengetahui apa itu nabi dan rasul.

Advertisements
5+ Pengertian Nabi dan Rasul Menurut Para Ahli Agama dan Al-Quran | fajeros | 4.5