Info Terbaru

11+ Pengertian Konjungsi, Fungsi, Macam-macam dan Contoh Konjungsi

Advertisement
Loading...


Pengertian Konjungsi | Inilah arti konjungsi yang benar dimana sering dijadikan acuan untuk mengartikan pengertian konjungsi. Tentu saja kami menyajikan materi ini karena masih banyak yang belum mengetahui apa itu konjungsi.

Konjungsi atau kata penghubung adalah suatu kata tugas yang berfungsi untuk menghubungkan antar klausa, antar paragraf dan antar kalimat. Kata penghubung antar klausa itu biasa terletak di tengah-tengah kalimat, sedangkan untuk kata penghubung antarkalamiat pada awal kalimat (setelah tanda titik, tanda seru dan tanda tanya), adapun kata penghubung antar paragraf letaknya pada awal paragraf.

Macam-Macam Konjungsi

Secara garis besar dari konjungsi terbagi atas 3 macam diantaranya yakni konjungsi antar kalimat, konjungsi antar paragraf dan konjungsi antar klausa. Untuk lebih jelasnya tentang macam-macam konjungsi berikut ini silahkan simak:

Pengertian Konjungsi, Macam-macam dan Contoh Konjungsi

Pengertian Konjungsi

Konjungsi atau kata sambung adalah suatu kata untuk menghubungkan kata-kata, kalimat-kalimat atau ungkapan-ungkapan dan sebagainya dan tidak untuk tujuan atau maksud lainnya.

Konjungsi tak dihubungkan dengan objek, konjungsi tak menerangkan kata, konjungsi hanya menghubungkan kalimat-kalimat atau kata-kata dan sebagainya. Oleh sebab itulah, kata yang sama bisa merupakan preposisi dalam bagian yang satu, adverb pada bagian yang lainnya atau konjungsi pada bagian yang lain juga.

Macam-macam Konjungsi

Secara garis besar bahwa konjungsi terbagi atas 3 macam diantaranya yakni konjungsi antar klausa, konjungsi antar kalimat dan konjungsi antar paragraf.

Untuk lebih jelasnya tentang macam-macam konjungsi berikut silahkanlah menyimaknya di bawah ini:

1. Konjungsi antar klausa

Konjungsi antar klausa terdiri atas 3 jenis yakni:

a. Konjungsi koordinatif

Konjungsi koordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua klausa atau lebih yang mempunyai status konjuksi setara (sintaksis yang sama). Adapun contoh konjungsi koordinatif yaitu:

– Atau (menyatakan pemilihan).
– Dan (menyatakan penambahan).
– Tetapi (menyatakan perlawanan).

Contoh

Andi membeli buku dan baju di toko itu.
Aku ingin pergi tetapi tidak diijinkan oleh ayahku.
Kau boleh datang bersamaku tau bersama Indri.

b. Konjungsi Subordinatif

Konjungsi subordinatif adalah suatu konjungsi yang menghubungkan dua klausa atau lebih dimana mempunyai status konjungsi bertingkat atau sintaksi yang tak sama.

Contoh Konjungsi subordinatif.

Andaikan, seandainya, andaikata, umpamanya, sekiranya (menyatakan pengandaian).
Agar, supaya, biar (menyatakan tujuan).
Jika, kalau, jikalau, asal(kan), bila, manakala  (menyatakan syarat).
Seakan-akan, seolah-olah, sebagaimana, seperti, sebagai, laksana (menyatakan pemiripan).
Sebab, karena, oleh karena (menyatakan sebab).
Biarpun, meskipun, sekalipun, walaupun, sungguhpun, kendatipun (menyatakan konsesif)
Hingga, sehingga, sampai(-sampai), maka(nya) (menyatakan akibat).
Bahwa (menyatakan penjelasan).
Sesudah, setelah, sebelum, sehabis, sejak, selesai, ketika, tatkala, sewaktu, sementara,      sambil, seraya, selagi, selama, hingga, sampai (menyatakan waktu).

Contoh:
Ani telah pergi ke Jakarta sebelum Budi datang menyusulnya.
Meskipun dia miskin, dia sangat dermawan kepada setiap orang.
Saya giat belajar agar tidak menjadi anak yang malas.
Jika aku memliki banyak uang, aku akan pergi ke luar negeri.
Meskipun dia sangat nakal, bagaimanapun juga orang tuanya tetap menyayanginya.

c. Konjungsi Korelatif
Konjungsi korelatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua kata, klausa, frasa dan kedua unsur tersebut mempunyai status konjungsi setara (sintaksis yang sama).

Konjungsi korelatif terdiri atas dua bagian yang dipisahkan oleh salah satu kata klausa atau frasa yang dihubungkan.

Contoh:

Tidak hanya …, tetapi ( …) juga …
Jangankan …, …pun .
Bukan hanya …, melainkan …
Apa(kah) … atau …
(Se)demikian (rupa) … sehingga…
Baik … maupun …
Entah … entah …

Contoh:
Baik Riski maupun Nasar keduanya adalah anak yang baik.
Budi bukan hanya pelukis yang handal, tetapi juga sebagai seniman yang cerdas.
Jangankan uang segudang, sepeser pun aku tak punya.
Aku tidak tahu harus berbuat apa entah pergi saja entah datang menemuinya.
Dia menghias bunga itu sedemikian rupa sehingga terlihat sangat indah.

2. Konjungsi Antar Kalimat

Konjungsi antar kalimat adalah suatu konjungsi yang menghubungkan satu kalimat dengan kalimat yang lainnya. Oleh sebab itulah, konjungsi ini selalu memulai satu kalimat yang baru dan selalu huruf pertamanya ditulis dengan huruf kapital karena termasuk awal dari satu kalimat.

Contoh Konjungsi antar kalimat
– Biarpun demikian/begitu, sekalipun demikian/begitu, sungguhpun demikian/begitu, walaupun demikian/begitu, meskipun demikian/begitu (menyatakan kesediaan untuk melakukan sesuatu).
– Kemudian, sesudah itu, setelah itu, selanjutnya, tambahan pula, lagi pula, selain itu (menyatakan adanya hal, peristiwa, atau keadaan lain di luar hal yang telah dinyatakan sebelumnya).
– Sebaliknya (menyatakan kebalikan dari pernyataan sebelumnya).
– Sesungguhnya, bahwasannya (menyatakan keadaan yang sebenarnaya).
– Malahan, bahkan (menyatakan menguatkan keadaan yang dinyatakan sebelumnya).
– Akan tetapi, namun, kecuali itu (menyatakan pertentangan dengan keadaan sebelumnya).
– Dengan demikian (menyatakan konsekuensi).
– Oleh karena itu, oleh sebab itu (menyatakan akibat).
– Sebelum itu (menyatakan kejadian yang mendahului hal yang dinyatakan sebelumnya).

Contoh:
Andi suka sekali menolong orang banyak. Akibatnya dia menjadi popular di kalangan wanita.
Pertama-tama kita harus membuat kerangka. Setelah itu kita mulai mendesignnya.
Dewi alergi terhadap buah durian. Bahkan dia akan muntah jika mencium baunya.
Shinta adalah gadis yang sangat cantik. Sayangnya sikapnya tidak seperti rupa wajahnya.
Dia hidup dengan sangat sederhana. Sebenarnya dia adalah anak orang kaya.
Kakak Budi orang yang sangat pintar. Sebaliknya Budi adalah anak yang bodoh.

3. Konjungsi Antar Paragraf

Konjungsi antar paragraf adalah suatu konjungsi atau kata penghubung yang bertugas menghubungkan satu paragraf dengan paragraf yang lainnya. Konjungsi ini memiliki fungsi untuk menjadikan suatu paragraf unity, sistematis dan koheren. Konjungsi ini biasanya berada pada awal paragraf.

Contoh konjungsi antar paragraf

– Terlebih lagi ….
– Disamping …..
– Tak hanya sebagai …
– Oleh karena itu …
– Berdasarkan …

pengertian konjungsi

Contoh:
Burung adalah hewan yang sangat banyak ditemui. Hampir di semua tempat di dunia ini bisa kita jumpai berbagai macam burung seperti di dalam hutan, perkotaan. Bahkan ada juga di padang pasir. Hal ini karena daya adaptasi burung yang sangat bagus terhadap lingkungannya.
Selain itu, burung juga memiliki tingkat reproduksi yang baik. Pada umumnya setiap induk burung mampu menghasilkan 4 atau lebih telur dalam sekali bereproduksi.
Terlebih lagi, burung juga sangat berguna bagi manusia seperti menjadi hewan peliharaan, bahan makanan, dan lain-lain. tak heran burung sering dikembangbiakan oleh manusia.
Oleh karena itu, populasi burung di dunia ini tetap terjaga dan sulit untuk punah. Hal tersebut mungkin terjadi karena daya adapatasinya yang tinggi, reproduksinya yang cepat, dan juga dikembangbakan oleh manusia.
Demikianlah informasi tentang pengertian konjungsi, macam-macam, fungsi dan contoh konjungsi. Semoga saja informasi ini dapat memberikan manfaat kepada anda yang sedang membutuhkan informasi tentang pengertian konjungsi.
Loading...
Advertisements
11+ Pengertian Konjungsi, Fungsi, Macam-macam dan Contoh Konjungsi | fajeros | 4.5