Menu

Pengertian Interaksi Sosial dan Komunikasi

(Apa Pengertian Ahli) Interaksi sosial secara gamblang dapat diartikan sebagai hubungan antara dua orang atau lebih. Interaksi sosial terjadi setiap saat oleh manusia mulai dari dia terlahir ke dunia hingga dia mati.  Untuk memahami lebih banyak tentang interaksi sosial, berikut pengertian interaksi sosial menurut para ahli:
Pengertian interaksi sosial menurut Macionis (1997:149) bahwa interaksi sosial sebagai proses bertindak (aksi) dan membalas tindakan (reaksi) yang dilakukan seseorang dalam hubungannya dengan orang lain. 
Pengertian lain tentang interaksi sosial oleh Broom & Selznic (1961:1 1) bahwa interaksi sosial sebagai proses bertindak yang dilandasi oleh kesadaran adanya orang lain dan proses menyesuaikan respon (tindakan balasan) sesuai dengan tindakan orang lain.

Pengertian interaksi sosial dan komunikasi
Contoh terjadinya interaksi sosial

Berdasarkan pengertian dan defnisi dari Macionis, dan Broom & Selznic dapat dikatakan bahwa lnteraksi sosial terjadi karena adanya dua pihak yang saling kontak dan melakukan komunikasi. Secara harfiah, kontak berarti “bersama-sama menyentuh”.
Dalam Sosiologi, istilah kontak diartikan sebagai “hubungan dengan orang lain”. Hubungan dengan orang lain dapat dilakukan secara perantara ataupun secara langsung. Kontak secara langsung seperti bertatap muka. Kontak tidak langsung dapat berupa melalui perantara seperti alat komunikasi suara, tulisan dan lainnya. 
Dalam kontak serta interaksi sosial pasti terjadi komunikasi. Pengertian komunikasi secara umum adalah proses penyampaian pesan dan seseorang kepada orang lain melalui berbagai sarana pertukaran informasi baik berupa suara maupun gambar serta bentuk lainnya. Dilihat dan segi interaksi sosial, komunikasi dapat dipandang sebagai proses pertukaran informasi dan makna di antara pihak-pihak yang sedang berinteraksi sosial. 
Interaksi sosial khususnya komunikasi antar manusia membutuhkan sarana utama yaitu bahasa. Manusia dapat melaksanakan pembicaraan dengan manusia lain dalam masyarakat ataupun kelompok (baca pengertian masyarakat). Hal ini disebut sebagai komunikasi verbal atau komunikasi dengan menggunakan bahasa.

(Apa pengertian Ahli) Komunikasi dapat terjadi walaupun tidak menggunakan bahasa. Komunikasi ini disebut sebagai komunikasi non-verbal. Komunikasi non-verbal dapat berupa gerakan tubuh, ekspresi wajah, menggunakan gambar atau video tanpa suara dan bentuk lainnya yang tidak menggunakan bahasa ataupun simbol tertulis. Komunikasi berupa ekspresi wajah dapat berupa tertawa untuk menunjukkan sesuatu itu lucu tanpa harus berkata itu lucu. Dapat juga berupa menangis yang merupakan bahasa non-verbal untuk kalimat “saya sangat sedih” atau ekspresi cemberut untuk menunjukkan kekesalan. Komunikasi menggunakan tubuh dapat berupa gelenggkan kepala untuk menggantikan kalimat “saya tidak tahu”, melambaikan tangan untuk menggantikan kalimat “hai, disini” dan banyak lagi contohnya.
(Apa Pengertian Ahli) Interaksi sosial tidak semerta merta terjadi tanpa ada sebab, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan terjadi interaksi sosial dalam masyarakat. Secara umum, ada dua faktor utama yaitu faktor dalam diri individu dan faktor yang berasal dari luar diri individu. Berikut penjelasan tentang faktor pendorong terjadinya interaksi sosial:

1. Faktor dan Dalam Diri Seseorang
Faktor yang ada dalam diri individu yang dapat mendorong terjadinya interaksi sosial adalah: 
a. Dorongan kodrati sebagai makhluk sosial 
Manusia telah dikodratkan sebagai makhluk sosial. Bila kita tarik dari garis Agama, manusia diciptakan berpasangan karena memang manusia adalah makhluk yang tidak mampu untuk sendiri. Mulai dari masalah biologis seperti reproduksi, perasaan, pencarian sumber daya hingga wilayah pengabdian pada Tuhannya, manusia sudah barang tentu adalah makhluk sosial. Manusia akan selalu mencari manusia lain. Horward Gardner bahkan menambahkan bahwa manusia memiliki kelebihan dalam kecerdasan antar pribadi yaitu mengelola hubungan dengan orang lain.
b. Dorongan untuk memenuhi kebutuhan
Dalam memenuhi kebutuhannya, manusia membutuhkan interaksi sosial. Hal ini cukup jelas dikarenakan berbagai kebutuhan manusia seperti rasa aman, dihargai, makanan, tempat tinggal, sandang pangan, papan, seks serta lainnya membutuhkan manusia lain dalam pemenuhannya. Hal ini bukan hanya karena tidak bisa tanpa manusia lain akan tetapi akan sangat sulit untuk mendapatkan kebutuhannya bila hanya sendiri dan tidak melakukan interaksi sosial. Oleh karena itulah pola pola interaksi sosial dikembangkan oleh manusia dalam pranata sosial dan struktur sosial.
c. Dorongan untuk mengembangkan diri dan mempengaruhi orang lain
Manusia sudah tentu memiliki ego. Ego dan potensi dalam manusia yang membuatnya akan selalu berkeinginan untuk berkembang. Hasil dari perkembangan ini akan menjadi bahan dan dorongna untuk mempengaruhi manusia lain dalam masyarakat sendiri ataupun masyarakat lainnya. Dalam rangka pengembangan diri manusia, mereka melakukan imitasi (baca pengertian imitasi) ataupun identifikasi (baca pengertian identifikasi). Hal inilah yang membutuhkan interaksi sosial dalam pemenuhannya.

2. Faktor Pendorong dari luar Manusia
Faktor ini sebenarnya sangat erat berkaitan dengan faktor diri sendiri, hal ini terjadi baik itu disadari ataupun tidak disadari akan tetap selalu ada. Hal ini bahkan dalam kesendirian pun akan tetap terjadi dikarenakan adanya sistem yang telah terbangun dalam diri manusia sebagai makhluk sosial dan adanya aksi dan reaksi dalam interaksi sosial.

Baca Juga  Pengertian Manajer

Sekian ulasan tentang pengertian interaksi sosial dan komunikasi serta faktor pendorong yang mendorong terjadinya interaksi sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.