Menu

17+ Pengertian Ergonomi Menurut Ahli, Fungsi dan Tujuan Ergonomi

Pengertian Ergonomi | Ergonomi secara etimologi berasal dari bahasa Yunani tersusun dari dua kata yakni “Ergon” dan “Nomos”. Kedua kata tersebut memiliki arti, ergon berarti kerja dan nomos berarti aturan, kaidah atau prinsip. Pendapat lain yang diungkapkan oleh Sutalaksana (1979) bahwa ergonomi adalah suatu ilmu atau kaidah yang mempelajari tentang manusia sebagai komponen dari suatu sistem kerja meliputi karakteristik fisik maupun non fisik, keterbatasan manusia dan kemampuannya dalam rangka untuk merancang suatu sistem yang aman, sehat, efisien dan efektif.

Ergonomi berhubungan optimasi, kesehatan, efisiensi, kenyamanan dan keselamatan di tempat kerja, di rumaha dan tempat rekreasi. Ergonomi juga disebut Human Factors. Ergonomi juga dipakai oleh beberapa ahli di bidangnya semisal ahli arsitektur, ahli anatomi, perancangan produk, fisioterap, fisika, terapi pekerjaan, psikologi dan teknik industri. Ergonomi juga berperan pada desain pekerjaan di suatu organisasi semisal penentuan jumlah jam istirahat, meningkatkan variasi kerja dan pemilihan jadwal pergantian waktu kerja. Ergonomi bisa juga berperan sebagai desain perangkat lunak karena dengan semakin begitu banyaknya pekerjaan yang berhubungan dengan komputer.

Terdapat berbagai macam pengertian atau defenisi ergonomi atau ergonomika diantaranya.

– Ergonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara manusia dengan elemen-elemen lain pada suatu sistem dan pekerjaan yang mengaplikasikan teori, prinsip, data dan metode untuk bisa merangcang suatu sistem yang optimal, dilihat dari sisi manusia dan kinerjanya. Ergonomi memberikan sumbangan dalam rancangan dan evaluasi tuags, produk, pekerjaan, lingkungan dan sistem kerja supaya bisa dipakai secara harmonis sesuai kebutuhan, kemampuan dan keterbatasan manusia (international Ergonomics ASsociation / IEA, 2002).

– Definisi ergonomi bisa dilakukan dengan cara menjabarkannya pada fokus, tujuan dan pendekatan tentang ergonomi (Mc Coinick 1993) dimana dalam penjelasannya telah disebutkan sebagai berikut: (1) Secara fokus, ergonomi memfokuskan diri kepada manusia dan interaksinya dengan produk, peralatan, prosedur, fasilitas dan lingkungan dimana sehari-hari manusia hidup dan bekerja. (2) Secara tujuan, tujuan ergonomi ada dua hal yani peningkatan efektivitas dan efisiensi kerja serta peningkatan nilai-nilai kemanusiaan seperti pengurangan rasa lelah, peningkatan keselamatan kerja dan sebagainya. (3) Secara pendekatan, pendekatan ergonomi yaitu aplikasi informasi tentang keterbatasan-keterbatasan manusia, kemampuan, karakteristik tingkah laku dan motivasi untuk mendesain atau merancang prosedur dan lingkungan tempat aktivitas manusia sehari-harinya.

– Ergonomi merupakan ilmu untuk bisa menggali dan mengaplikasikan informasi tentang perilaku manusia, kemampuan, keterbatasan dan karakteristik manusia yang lainnya dalam merancang peralatan, mesin, sistem, pekerjaan dan lingkungan dalam meningkatkan produktivitas, keselamatan, kenyamanan dan efektivitas pekerjaan manusia (Chapanis, 1985).

Pengertian Ergonomi menurut Wignjosoebrot, 2003

Ergonomi adalah suatu disiplin keilmuan yang mempelajari tentang manusia dalam hubungannya dengan pekerjaan.

Pengertian Ergonomi Menurut Nurmianto, 2003

Ergonomi adalah suatu studi tentang aspek-aspek manusia dalam lingkungan kerjanya yang ditinjau secara fisiologi, anatomi, psikologi, manajemen, engineering dan desain atau perancangan.

Baca Juga  Pengertian Hipotiroidisme: Apa itu Hipotiroidisme

Pengertian Ergonomi menurut Departemen Kesehatan RI, 2007

Ergonomi yakni ilmu yang mempelajari tentang perilaku manusia dalam hubungannya dengan pekerjaan mereka. Sasaran penelitian ergonomi yaitu manusia pada saat bekerja dalam lingkungan. Secara singkat bisa kita katakan bahwa ergonomi adalah suatu penyesuaian tugas pekerjaan dengan kondisi tubuh manusia untuk menurunkan stress yang akan dihadapinya. Upayanya antara lain seperti menyesuaikan ukuran tempat kerja dengan dimensi tubuh supaya tak melelahkan, pengaturan suhu, cahaya dan kelembaban yang bertujuan supaya sesuai dengan kebutuhan tubuh manusia.

Pengertian Ergonomi menurut Sutalaksana, 2006

Ergonomi adalah suatu cabang ilmu yang mempelajari tentang sifat, kemampuan dan keterbatasan manusianya.

Pengertian Ergonomi menurut Etchison, 2007

Ergonomi adalah suatu ilmu terapan yang menjelaskan mengenai interaksi antara manusia dengan tempat kerjanya. Ergonomi antara lain memeriksa kemampuan fisik para pekerja, lingkungan tempat kerja, dan tugas yang dilengkapi dan mengaplikasikan informasi tersebut dengan menggunakan desain model alat, perlengkapan, metode-metode kerja yang diperlukan tugas menyeluruh secara aman.

Pengertian Ergonomi menurut International Labour Organization (ILO)

Ergonomi adalah penerapan ilmu biologi manusia sejalan dengan ilmu rekayasa demi tercapainya penyesuaian bersama antara pekerjaan dan manusia secara optimum yang bertujuan supaya bermanfaat demi efisiensi dan kesejahteraan.

– Ergonomi adalaha ilmu yang menemukan dan mengumpulkan informasi mengenai tingkah laku, kemampuan, keterbatasan dan karakteristik manusia dalam perancangan mesin, peralatan, sistem kerja, dan lingkungan yang produktif, nyaman, aman dan efektif bagi manusia. Ergonomi merupakan cabang ilmu yang teratur atau sistematis untuk memanfaatkan informasi tentang sifat manusia, kemampuan manusia dan keterbatasannya dalam merancang suatu sistem kerja yang baik supaya tujuan bisa dicapai secara efektif, nyaman dan aman.

Penegertian Ergonomi Menurut Pulat, 1992

Ergonomi adalah suatu studi tentang interaksi manusia dengan peralatan atau objek yang dipakai dan dilingkungan tempat mereka berada. Ergonomi juga bisa didefinisikan secara praktis sebagai perencanaan untuk dipakai oleh manusia.

Pengertian Ergonomi menurut Kohar Sulistiadi dan Sri Lisa Susanti, 2003

Bahwa fokus ilmu ergonomi adalah pada manusia itu sendiri dalam aarti dengan kaca mata ergonomi, sistem kerja itu terdiri dari mesin, peralatan, lingkungan, dan bahan harus disesuaikan dengan sifat kemampuan dan keterbatasan manusia. Akan tetapi bukan manusia yang mesti menyesuaikan dengan mesin, alat, bahan dan lingkungan.

Pengertian Ergonomi menurut Sulistiadi, 2003

Menurut Sulistiadi, bahwa ilmu ergonomi mencakup beberapa hal yakni:
1. Lingkungan kerja meliputi tata letak, suhu, kebersihan, pencahayaan, sirkulasi udara, desain peralatan dan lainnya.

2. Persyaratan fisik dan psikologis (mental) pekerja untuk menjalankan sebuah pekerjaan: postur badan, pendidikan, pengalaman kerja, umur dan lainnya.

3. Bahan-bahan atau peralatan kerja yang memiliki resiko menimbulkan kecelakaan kerja: palu, pisau, zat kimia, barang pecah belah dan yang lainnya.

Baca Juga  Pengertian sistem menurut para ahli

4. Interaksi antara pekerja dengan peralatan kerja: kenyamanan kerja, keselamatan kerja dan kesehatan, kesesuaian ukuran alat kerja dengan pekerjanya, standar operasional prosedur dan lainnya.

– Ergonomi adalah pemanfaatan informasi kemampuan, kebolehan dan batasan manusia untuk merangang alat, mesin, sistem, tugas dan lingkungan demi berfungsinya manusia secara aman, efektif, produktif dan nyaman.

– Ergonomi adalah suatu cabang ilmu yang memanfaatkan informasi tentang sifat, kemampuan dan keterbatasan manusia didalam rangka membuat sistem kerja yang efektif, nyaman, aman, sehat dan efisien.

– Ergonomi adalah suatu ilmu, seni dan penerapan teknologi untuk menyeimbangkan antara segala fasilitas yang dipakai dalam berkegiatan atau bekerja dengan kemampuan dan keterbatasan manusia baik secara non fisik maupun fisik sehingga untuk kualitas hidup secara keseluruhan bisa lebih baik. Oleh sebab itulah, ergonomi memiliki prinsip “fit the job to the man”.

– Ergonomi adalah suatu kajian ilmu yang membahas mengenai hubungan manusia dengan pekerjaannya yang dilakukan lewat suatu aturan kerja tertentu.

– Ergonomi adalah ilmu yang mempelajari tentang kaitannya dengan pekerjaan mereka.

– Ergonomi adalah suatu ilmu yang peduli akan adanya keserasian manusia dan pekerjaan.

– Ergonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang manusia dalam bekerja.

– Ergonomi adalah tentang fitrahnya manusia bekerja

– Ergonomi merupakan pemanfaatan informasi kemampuan, kebolehan dan batasan manusia dalam mendesain alat, sistem, mesin, tugas dan lingkungan supaya berfungsi manusia yang bekerja secara aman, efektif, nyaman dan produktif.

– Ergonomi adalah suatu kaidah atau ilmu yang mempelajari tentang manusia sebagai komponen pada suatu sistem kerja meliputi karakteristik fisik maupun nonfisik, keterbatasan manusia dan kemampuannya dalam rangka mendesain suatu sistem yang aman, sehat, efektif, efisien dan nyaman.

– Ergonomi adalah working according to nature atau bekerja atas dasar kondisi alami dan bukan melakukan kerjaan yang sulit bagi tubuh.

– Ergonomi adalah suatu penyesuaian tugas pekerjaan dengan tugas kapasitas manusia.

– Ergonomi didefinisikan sebagai ilmu tentang aspek-aspek manusia dalam lingkungan kerjanya yang ditinjau secara fisiologi, psikologi, anatomi, engineering, manajemen dan perancangan atau desain.

– Ergonomi adalah suatu ilmu yang secara khusus mempelajari tentang keterbatasan dan kemampuan manusia dalam melakukan interaksi dengan teknologi dan produk buatannya.

– Ergonomi merupakan studi mengenai prinsip-prinsip kerja.

Sebagai penambah wawasan, terkadang ergonomi juga biasa disebut dengan istilah-istilah lain yang pada dasarnya memiliki pengertian atau defenisi yang sama diantaranya human factors (faktor manusia) atau human factors engineering, human engineering, perancangan sistem kerja (merupakan proses desain ergonomi atau aplikasi dari ilmu ergonomi), human centered desighn (HCD).

Sedangkan untuk bidang-bidang lainnya yang sangat terkait diantaranya teknik industri (karena ergonomi termasuk bagian dari teknik industri), teknik mesin (karena sering berhubungan dengan desain fisik meskipun tak selalu fisik), safety engineering dan occupational safety health / K3 (karena fokus utama dari ergonomi yaitu keselamatan dan kesehatan kerja), SDM (karena produktivitas dan kualitas kerja menjadi salah satu target atau sasarannya), bioteknologi, kedokteran okupasi, psikologi (karena selain dari fisik manusia, ergonomi juga memperhatikan karakteristik atau kapasitas non fisik manusia dalam desain, semisal kognitif dsb).

Baca Juga  Pengertian Ram, Fungsi dan Jenis Ram pada Komputer, Laptop dan Smartphone

Kasus Penggunaan Perangkat Non Ergonomi

Sudah ada sejak lama bahwa perangkat dan peralatan non ergonomi yang dipakai manusia itu menghadirkan problematikan tersendiri. Bernardino Ramazzini, seorang dokter yang berkebangsaan Italia, membahas hubungan antara ‘cedera repetitif fisik’ dengan pekerjaan yang dituangkan dalam publikasinya yang diberi judul “De Morbis Artificum Diatriba” (diterjemahkan : Diseases of Workers dan dalam bahasa Indonesia diterjemahkan : penyakit para pekerja) pada tahun 1713.Menurutnya pekerjaan bisa memunculkan problematika ‘penyakit’ tersendiri. Ia menyarankan agar para dokter mengajukan pula pertanyaan perihal pekerjaan si pasien guna mendeteksi secara akurat penyakit yang dideritanya. Pernyataan Bernardino memang benar, berbagai masalah seperti Cumulative Trauma Disorders (CTD) atau Repetitive Strain Injuries (RSI) diderita karena penggunaan perangkat perangkat komputer dalam waktu lama yang memunculkan ketidaknyamanan yang terakumulasi dan berulang atau repetitif

Masih banyak kasus gangguan kesehatan yang didapati para pekerja kantoran dewasa ini dikarenakan penggunaan perangkat komputer yang terlalu lama yang tidak tepat, misalnya:

  • Computer Vision Syndrome (CVS): problem kelelahan dan ketegangan pada mata karena menggunakan komputer dalam jangka waktu lama. Mata terus dipaksa menatap layar monior. Gejala yang diderita antara lain : mata terasa kering, mata merah, gatal, mata berair, kehilangan fokus , dalam kasus tertentu bisa juga memunculkan sakit kepala, nyeri puggung, nyeri pundak dan kejang otot.
  • Carpal Tunnel Syndrome (CTS): maasalah nyeri pergelangan tangan karena saraf di bagian pergelangan tangan terhimpit lama. Dalam kasus ekstrem, penyembuhan dilakukan dengan metode pembedahan.
  • Repetitive Strain Thumb Pain – DeQuervain: Nyeri pada ibu jari yang diakibatkan penggunaan mouse, keyboard, ‘texting’ menggunakan telepon seluler, atau PDA terus menerus.
  • Neck Tension Syndrome : nyeri pada leher ini dapat memunculkan sakit kepala, kelelahan dan ketegangan pada mata.
  • Tenosynovitis (Repetitive Strain Finger Pain) : nyeri pada jari tangan disebabkan penggunaan mouse atau keyboard.
  • Thoracic Outlet Syndrome: Nyeri pada dada.

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang pengertian ergonomi, fungsi dan tujuan ergonomi secara lengkap. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Apalagi bagi anda yang sedang membutuhkan terutama untuk menjawab tugas sekolah dan universitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.