Menu

Pengertian Demokrasi Terpimpin

 Pengertian Demokrasi Terpimpin : Apa Itu Demokrasi Terpimpin?

(Apa pengertian ahli) Demokrasi yang pernah berlaku di Indonesia adalah Demokrasi terpimpin. Demokrasi ini terjadi dikeluarkan oleh Presiden Soekarno melalui Dekrit Presiden. Demokrasi terpimpin lahir pada tanggal 5 juli 1959 melalui dekrit ini. 
(Apa pengertian ahli) Istilah Demokrasi terpimpin pertama kali digunakan secara resmi pada pidato Presiden Sukarno pada tanggal 10 November 1956 di sidang konstituante di Bandung. Demokrasi terpimpin dibuat dikarenakan timbulnya perlawanan terhadap keburukan yang ada karena praktik demokrasi parlementer yang ada sebelumnya (liberal). Demokrasi liberal seperti yang kita telah alami, membuat perpecahan diantara masyarakat baik dalam kehidupan politik (baca pengertian politik) maupun dalam tatanan kehidupan ekonomi.

(Apa Pengertian ahli) Pengertian Demokrasi terpimpin secara konsepsional berarti pemerintahan rakyat yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Hal ini mengandung bahwa yang membimbing dan sekaligus menjadi landasan kehidupan demokrasi di negara kita adalah sila keempat pancasila, dan bukan kepada perorangan atau pimpinan.
Berdasarkan amanat yang diberikan Sukarno pada konstituante pada 22 April 1959 bahwa ada pokok penting dalam demokrasi terpimpin. Pokok pokok yang ada dalam demokrasi terpimpin adalah sebagai berikut:
  1. Demokrasi terpimpin bukanlah diktator, berlainan dengan demokrasi sentralisme, dan berbeda pula dengan demokrasi liberal yang dipraktikkan selama ini
  2. Demokrasi terpimpin adalah demokrasi yang cocok dengan kepribadian dan dasar hidup bangsa Indonesia.
  3. Demokrasi terpimpin adalah demokrasi di segala soal kenegaraan dan kemasyarakatan yang meliputi bidang politik, ekonomi, dan sosial
  4. Inti pimpinan dalam demokrasi terpimpin adalah permusyawaratan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan, bukan oleh perdebatan dan penyiasatan yang diakhiri dengan pengaduan kekuatan dan perhitungan pro dan kontra.
  5. Oposisi dalam arti melahirkan pendapat yang sehat dan yang membangun diharuskan dalam alam Demokrasi terpimpin adalah yang penting ialah para permusyawaratan yang dipimpin dengan hikmat kebijaksanaan.
Baca Juga  100 Contoh Cerpen Pendidikan, Cinta, Keluarga dan Sahabat

Akan tetapi, seperti yang telah kita pelajari di buku buku sejarah, penerapan demokrasi terpimpin tidaklah sama dengan pokok pokok demokrasi terpimpin yang telah diungkapkan Bung Karno. Hal ini dikarenakan lemahnya legislatif baik dari segi tekanan eksekutif maupun bobroknya legislatif saat itu.
Sumber Tulisan:
Heri Herwadiawanto dan Jumanta Hamdayama, 2010. Cerdas, Kritis, Dan Aktif Berwarganegara, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.