20 Contoh Soal UTS/PTS Biologi Kelas 10 Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban Lengkap

20 Contoh Soal UTS/PTS Biologi Kelas 10 Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban Lengkap untuk siswa SMA/MA – Soal-soal penilaian tengah semester genap K13 kelas X Edisi Revisi mata pelajaran biologi postingan ini, berisikan 20 soal pilihan ganda yang bisa dijadikan referensi belajar online sebelum menghadapi ujian yang sebenarnya.

Sebelumnya, admin juga telah mempublish 45 soal PTS biologi (25 soal PG + 20 essay/uraian) yang bisa anda baca pada postingan 45 soal PTS Biologi kelas 10 semester 2 K13. Dengan demikian ada sekitar 65 soal biologi dengan kurikulum 2013.

Berikut di bawah ini soal PTS Biologi dilengkapi kunci jawabannya.

1. Berikut adalah ciri-ciri tumbuhan
(1) Memiliki klorofil
(2) Memiliki akar rhizoid
(3) Dapat dibedakan antara akar, batang dan daun
(4) Merupakan peralihan talus dengan kormus
(5) Fase gametofit dominan dari pada sporofit
(6) Daun muda menggulung
Ciri-ciri lumut ditunjukkan oleh nomor ….
A. (1), (2) dan (4)
B. (1), (2) dan (6)
C. (1), (3) dan (5)
D. (2), (3) dan (4)
E. (3), (4) dan (6)
Jawaban: A

2. Suatu tumbuhan mempunyai ciri-ciri berikut.
(1) Sistem perakaran tunggang
(2) Organ reproduksi berbentuk strobilus
(3) Habitat tumbuhan berbentuk pohon atau semak
(4) Batang berkayu
(5) Biji tidak dibungkus dalam bakal buah
Tumbuhan dengan ciri-ciri tersebut dapat dikelompokkan sebagai tumbuhan …
A. Angiospermae
B. Gymnospermae
C. Monocotyledoneae
D. Dicotyledoneae
E. Gramineae
Jawaban: B

3. Jamur yang mengandung vitamin D adalah ….
A. Jamur kuping
B. Jamur kancing
C. Jamur shitake
D. Portobello
E. Cremini
Jawaban: D

4. Jamur yang berperan dalam pembuatan oncom adalah ….
A. Aspergillus wentii
B. Rhizopusolig osporus
C. Saccharomyces  serreviceae
D. Neurospora crassa
E. Penicillium notatum
Jawaban: D

5. Struktur vegetatif jamur lendir disebut….
A. Plasmodium
B. Zoospora
C. Amoeboid
D. Fagosit
E. Flagela
Jawaban: A

6. Jamur memiliki ciri-ciri berikut .
(1) Hifa tidak bersekat
(2) Ujung-ujung konidiofor mebentuk konidia
(3) Mengandung inti haploid
(4) Reproduksi aseksual dengan konidiospora
(5) Reproduksi seksual dengan oospora
Ciri-ciri jamur Ascomycota ditunjukkan oleh nomor ….
A. (3) dan (5)
B. (1) dan (2)
C. (1) dan (4)
D. (2) dan (4)
E. (2) dan (5)
Jawaban: A

7. Pada reproduksi seksual jamur terjadi plasmogami, yaitu proses penyatuan antara ….
A. Sitoplasma dan miselium
B. Dua inti hifa dikariotik
C. Dua hifa yang berdekatan
D. Dua inti hifa diploid
E. Dua inti haploid
Jawaban: D

8. Reproduksi seksual jamur Basidiomycota yaitu dengan membentuk ….
A. Konidium
B. Basidiospora
C. Basidiokarp
D. Hifa
E. Miselium
Jawaban: B

9. Jamur mendapatkan energi dengan cara….
A. Menggunakan oksigen untuk membuat makanan
B. Mengambil makanan dari lingkungan sekitar
C. Memanfaatkan sinar matahari untuk membuat makanan
D. Menguraikan makanan dengan bantuan enzim
E. Melakukan oksidasi dengan makanan
Jawaban: B

10. Jamur Zygomycota menyerap makanannya menggunakan ….
A. Seluruh bagian tubuh
B. Hifa
C. Sporangium
D. Rhizoid
E. Stolon
Jawaban: D

11. Perbedaan antara tumbuhan lumut dan tumbuhan paku antara lain ….
A. Tumbuhan lumut berklorofil, tumbuhan paku tidak
B. Habitat tumuhan lumut adalah di air, tumbuhan paku di darat
C. Tumbuhan lumut berspora, tumbuhan paku berbiji
D. Tumbuhan lumut berupa gametofit, tumbuhan paku berupa sporofit
E. Tumbuhan lumut mempunyai akar, tumbuhan paku berupa rhizoid
Jawaban: A

12. Pada tumbuhan Paku Homosporta dalam daur metagenesis, spora berkecambah menjadi ….
A. Protonema
B. Protalium
C. Sporofit
D. Gametofit
E. Tumbuhan paku
Jawaban: B

13. Sporofit  pada tumbuhan lumut adalah generasi yang menghasilkan ….
A. Protonema
B. Anteridium
C. Arkegonium
D. Gamet
E. Spora
Jawaban: E

14. Cumi-cumi dan siput termasuk ke dalam mollusca (hewan lunak), namun digolongkan pada kelas yang berbeda. Dasar penggolongannya berdasarkan pada ….
A. Tempat hidup
B. Jenis makanan
C. Alat  pernapasan
D. Alat gerak
E. Alat reproduksi
Jawaban: D

15. Amoeba termasuk rhizopoda yang alat geraknya berupa ….
A. Flagel
B. Bulu cambuk
C. Silia
D. Rambut getar
E. Pseudopodia
Jawaban: E

16. Perbedaan utama antara kaki seribu (diplopoda) dengan kelabang (chilopoda) adalah…
A. Jumlah kaki tiap segmen
B. Toraks tidak tampak
C. Kepala memiliki antena
D. Tubuh beruas-ruas
E. Simetris tubuh
Jawaban: A

17. Fase gametofitnya lebih dominan dari fase sporofitnya, termasuk saprophyta, serta cara hidupnya autotrof. Berdasarkan ciri-ciri tersebut  termasuk tumbuhan ….
A. Pterydophyta
B. Gymnospermae
C. Bryophyta
D. Dikotil
E. Angiospermae
Jawaban: C

Baca juga:
– 45 Contoh Soal UAS/PAT Biologi Kelas 10 Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban Lengkap
– 50 soal UAS Biologi kelas 11 Semester 2 dan kunci jawaban (KTSP)
– 25 soal PAT Biologi kelas 11 semester 2 dan kunci jawaban K13

18. Monokotil dan dikotil memiliki persamaan dalam hal ….
A. Satu kotiledon
B. Jalur-jalur (venasi) pada daun
C. Lingkaran tahunan pada batang
D. Xylem yang berkembang dengan baik
E. Floem terletak konsentris dengan xylem
Jawaban: E

19. Jamur yang berkembang biak dengan zigospora adalah ….
A. Rhizopus sp
B. Saccharomyces
C. Neurospora
D. Volvariella
E. Penicillium
Jawaban: A

20. Dari hasil pengamatan suatu jamur, diketahui ciri-cirinya  sebagai berikut.
(1) Terdapat hifadikariotik
(2) Terjadi pembentukan konidia
(3) Menghasilkan konidia
(4) Hifa bersekat
Berdasarkan ciri-ciri di atas, jamur tersebut tergolong ke dalam divisi ….
A. Deuteromikotina
B. Basidiomikotina
C. Askomikotina
D. Zigomikotina
E. Khitridiomikotina
Jawaban: C

Contoh Antonim

Dalam setiap bahasa, termasuk bahasa Indonesia, seringkali kita temui adanya hubungan kemaknaan atau relasi semantik antara sebuah kata atau satuan bahasa lainnya dengan kata atau satuan bahasa lainnya lagi. Kata-kata di dalam sebuah bahasa sering kali memiliki hubungan bentuk secara kebetulan dengan kata lain, padahal masing-masing tidak memperlihatkan hubungan makna. Hubungan atau relasi kemaknaan ini mungkin menyangkut hal kesamaan makna (sinonimi), kebalikan makna (antonomi), kegandaan makna (polisemi), ketercakupan makna (hiponimi), kelainan makna (homonimi). Dari sekian banyak hubungan bentuk dan makna yang ada, sejumlah di antaranya memiliki kedudukan yang sentral di dalam semantik.

contoh-antonim

Jika dihubungkan dengan makna, ternyata ada kata yang bertentangan maknanya, hal itu dibahas pada bagian antonimi. Selain itu, ada kata yang berhierarki yang maknanya masih saling berhubungan, hal itu dibahas pada bagian hiponimi. Selain kenyataan-kenyataan ini, dalam hubungan makna, ada bentuk yang sama tetapi maknanya berbeda; sementara ada kata yang bentuknya berbeda-beda tetapi maknanya sama, dan ada juga kata yang maknanya lebih dari satu. Hal-hal itu akan dibicarakan pada bagian yang disebut homonimi, sinonimi, dan polisemi. Hal ini pula yang mendasari kami untuk mengangkat dalam sebuah makalah yang berjudul “Antonim” .

Pengertian Antonim

Secara semantik, Verhaar (1983:133) mengatakan: “Antonim adalah ungkapan (biasanya kata, tetapi dapat juga frasa atau kalimat)yang dianggap bermakna kebalikan dari ungkapan lain.”Secara mudah dapat dikatakan, antonim adalah kata-kata yang maknanya berlawanan.

Istilah antonim (Inggris: antonymy)  berasal dari bahasa Yunani Kuno onoma yang artinya ‘nama’, dan anti  yang artinya ‘melawan’. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata antonim dimaknai sebagai kata yang berlawanan makna dengan kata lain, seperti contohnya kata pandai merupakan antonim dari kata bodoh. Pada kedua kata tersebut jelas terdapat makna yang bersinggungan satu sama lain yaitu kata pandai melambangkan orang yang cepat menangkap pelajaran dan mengerti sesuatu, sedangkan kata bodoh melambangkan orang yang sulit menangkap pelajaran.

Hubungan makna antara dua buah kata yang berantonim bersifat dua arah. Jadi, kalau katabagus berantonim dengan kata  buruk  maka kata buruk juga berantonim dengan kata bagus; dan kalau kata membeli  berantonim dengan kata menjual maka kata menjual pun juga berantonim dengan kata membeli.

Istilah antonim kadang-kadang dipertentangkan dengan istilah sinonim,tetapi status kedua istilah ini berbeda. Antonim biasanya teratur dan dapat diidentifikasi secara tepat.

Jenis Jenis Antonim

Crystal (dalam Ba’dulu, 2001:25) antonimi merujuk secara kolektif kepada semua jenis perlawanan semantis. Antonim adalah hubungan semantik dua buah satuan ujaran yang maknanya menyatakan kebalikan, pertentangan dengan ujaran yang lain.

Jenis antonim :

Antonim yang bersifat mutlak, contoh : diam x bergerak

Antonim yang bersifat relatif / bergradasi, contoh : jauh x dekat

Antonim yang bersifat relasional, contoh : suami x istri

Antonim yang bersifat hierarkial, contoh : jenderal x kapten

Selanjutnya, Verhaar (dalam Chaer, 1997: 26) membedakan antonim berdasarkan sistemnya, yaitu:

Antonim antarkalimat, contoh: Dia cantik danDia tidak cantik.

Antonim antarfrase, contoh: secara teratur dansecara tidak teratur.

Antonim antarkata, contoh: kuat danlemah; kencang dan lambat.

Antonim antarmorfem, contoh: thankful danthankless (Inggris), yang berantonim adalah morfem ful dan les.

Oposisi Makna

Menurut Chaer (1997: 27) antonim sering juga disebut dengan istilah oposisi makna, seperti pada uraian berikut ini:

Oposisi mutlak

Kata-kata yang memiliki pertentangan makna secra mutlak termasuk dalam jenis ini. Misalnya: hidup dengan mati. Orang yang hidup sudah pasti tidak mati, sedangkan orang yang mati pasti tidak hidup. Contoh lain diam dan gerak. Sesuatu yang diam pasti tidak bergerak, begitu pula sebaliknya sesuatu yang bergerak pasti tidak diam.

Oposisi kutub

Ada kata-kata yang pertentangannya tidak mutlak, tetapi berjenjang/bertingkat. Contoh: kata kaya dengan miskin. Kaya dengan miskin tidak memiliki pertentangan yang mutlak.

 Orang yang kaya kadangkala masihmerasa miskin, sebaliknya orang yang miskin mungkin ada yang merasa tidak miskin.

Kata-kata yang beroposisi kutub umumnya berkelas kata adjektif. Contoh: cantik denganjelek, periangdengan pendiam, pintar dengan bodoh, dan sebagainya.

Oposisi hubungan

Oposisi hubungan ditujukan untuk kata-kata yang saling berhubungan. Kehadiran suatu kata mengakibatkan kehadiran kata yang lain. Contoh, kata penjual ada karena adanya kata pembeli. Kata guru bersamaan hadir dengan kata murid, jika tidak ada kata guru maka tidak akan muncul kata murid. Kata-kata tersebut timbul secara serempak dan saling melengkapi.

Kata-kata yang beroposisi hubungan ini dapat berupa kata kerja dan kata benda. Contoh kata-kata yang berupa kata kerja antara lain adalah: pulang-pergi, maju-mundur, belajar-mengajar, dan sebagainya. Sedangkan contoh kata yang beroposisi hubungan berupa kata benda antara lain adalah: guru-murid, buruh-majikan, dan pimpinan-bawahan.

Oposisi Hierarkial

Kata-kata yang beroposisi hierarkial adalah kata-kata yang berupa nama satuan ukuran (berat, panjang, dan isi), satuan hitungan, penanggalan, dan jenjang kepangkatan. Kata centimeter dan kilometer merupakan contoh kata yang beroposisi secara hierarkial karena keduanya berada dalam deretan ukuran panajang. Begitu pula kata sersan dengan jenderal, karena berada dalam jenjang kepangkatan.

Oposisi majemuk

Adalah kata-kata yang tidak hanya beroposisi dengan satu kata saja, melainkan dengan dua buah kata atau lebih. Contoh, kata ramah dapat beroposisi dengan judes, galak, bengis, dan kejam.

Daftar Contoh AntonimAbadi X FanaAbdi X MajikanAbolisi X PemberatanAbsen X HadirAbstrak X KonkritAbsurd X RasionalAktual X BasiAfirmatif X NegatifAkrab X Tak kenalAkurat X MelesetAkut X RinganAlam fana X Alam bakaAmatir X AhliAnomali X NormalAntagonis X ProtagonisAntagonis X SearahAntipati X SimpatiAntitesis X TesisApatis X AktifApex X ZenitArbitrer X EsensialArtika X AntartikaAsketisme X HedonismeAsli X DuplikatAsli X PalsuAutentik X PalsuBeraneka X SemacamBerbeda X SesuaiBerhasil X GagalBerongga X RapatBerpihak X NetralBerselang-seling X MonotonBersimbah X KeringBerubah X KonstanBhineka X TunggalBonafid X MarjinalBongsor X KerdilBoros X HematBotani X NabatiBrilian X DunguCacat X NormalCanggih X Ketinggalan zamanCepat X LambatDeduksi X InduksiDefertilisasi X PemupukanDegenerasi X KemajuanDelusi X NyataDependen X IndependenDepresi X ResesiDestruktif X KonstruktifDialog X MonologDiferensiasi X EkuivalensiDinamis X StatisDiskursus X DogmaDistansi X DensitiDualisme X PaduDungu X BrilianEklektik X GradulEkspresi X ImpresiEkspresif X PasifEksternal X InternalEkstrinsik X InternalElastis X KakuElektik X Tak pilih-pilihElusif X CanggihElusif X Mudah dimengertiEmpati X Tidak peduliEpigon X MaestroEsoteris X TerbukaEvaporasi X KondensasiEvolusi X RevolusiFakta X FiksiFeminim X MaskulinFiksi X NonfiksiFiktif X FaktaFisik X MentalFrontal X GradualGagal X BerhasilGamang X BeraniGara-gara X AkibatGasal X GenapHarmoni X SumbangHayati X BakaHayati X MatiHemat X BorosHigienis X KotorHiperbola X Apa adanyaHolistik X MonistikIdealisme X KompromiIllegal X SahImigrasi X EmigrasiImpresi X EkspresiIndividual X KolektifInduksi X ReduksiInferior X SuperiorInflasi X DeflasiInsomnia X NyenyakInternal X EksternalIntroyeksi X ProyeksiJahat X BaikJawab X TanyaJinak X BuasJumbo X KecilKakek X CucuKaleidoskop X SeragamKandang X TandangKapabel X BodohKapitalisme X SosialismeKebal X MempanKecil X BesarKedaluwarsa X BaruKekal X FanaKekang X BebasKendala X PendukungKohesi X AdhesiKolektif X IndividualKompatibel X KakuKonduktor X PenghambatKonklusi X UraianKonklusif X ElusifKontrol X AcuhKonservasi X EkploitasiKonstan X Berubah-ubahKonsumen X PenghasilKontan X HutangKontiniu X TerputusKontra X SetujuKontradiksi X KonvergensiKonveks X Cekung/konkafKredit X DebitKrisis X StabilKrusial X SepeleKualitas X KuantitasKurus X TambunLabil X StabilLambat X CepatLancar X MacetLancung X AsliLangit X BumiLas X BubutLiberal X PembatasanLiberalisme X FundamentalismeLonggar X SempitMakar X JujurMakar X SetiaMandiri X BergantungMandiri X DependenMarah X SenangMaya X NyataMerana X SenangMerdeka X VasalMetafisika X NyataMetodis X AmburadulMinor X MayorMistis X RealisMitos X FaktaMobilitas X KeajeganModern X KunoModernisasi X TradisionalMonogami X PoligamiMonoton X Berubah-ubahMoral X AmoralMufakat X Tidak setujuNadir X KosongNegasi X KonfirmasiNekat X TakutNetral X BerpihakNirwana X DuniaNisbi X MutlakNomadik X MenetapOfensif X BertahanOponen X EksponenOrator X PendengarOrisinil X PlagiatOtokratis X DemokratisOtoriter X DemokrasiOut put X InputPadan X Bukanbandingan Padanan X PertidaksamaanPakar X AwamPancarona X SeragamPandai X BodohPanjang lebar X RingkasPasca X PraPejal X BeronggaPejuang X PengkhianatPembangun X DestruktifPemberani X PenakutPenambahan X EliminasiPenting X RemehPercaya diri X Rendah diriPerintis X PewarisPerkasa X LemahPertahanan X SeranganPlanning X Tak terencanaPlural X TunggalPlus X MinusPolemik X RukunPoliandri X MonogamiPositif X NegatifPositif X Ragu-raguPreambul X PenutupPrefiks X AkhiranPro X KontraProfessional X AmatirProgresif X RegresifProlog X EpilogProminen X BiasaProporsional X NorakProposisi X ReaksiRaksasa X KerdilRamai X SepiRamalan X PastiRasional X IrrasionalRasionalisme X EmpirismeRegresif X ProgresifRemeh X PentingRemisi X PenambahanHukumanRevolusi X EvolusiRitel X GrosirRivalitas X PersesuaianRutin X JarangSalaf X MutakhirSampling X RandomSederhana X CanggihSekarang X KemarinSekuler X KeagamaanSekulerisme X SpiritualismeSenang X MeranaSenior X JuniorSeparasi X PenyatuanSesuai X BerbedaSetem X SumbangSiau X MendidihSimpati X AntipatiSinergi X DualistikSinkron X SumbangSipil X MiliterSkeptis X YakinSoliter X IndividualSporadis X JarangStabil X LabilStatis X DinamisSubur X TandusSumbang X TepatTakzim X LancangTambun X KurusTawa X TangisTerapung X TenggelamTeratur X KacauTerjamin X Tak tentuTerkatung X TerbenamTerputus X KontinuTetiron X AsliTidak berdaya X SinergiTidak Peduli X EmpatiTinggi X RendahTransedensi X ImanesiTunggal X HeterogenUniversal X ParsialVademikum X Kamus besarValuable X Tidak berhargaVassal X MerdekaVektor X SkalarVertikal X HorisontalVirulen X BaikVokal X PendiamWreda X MudaContoh Kalimat Antonim

Jauh >< dekat

Jarak antara lapangan sepak bola dengan rumahku sangat jauh.
Jarak antara lapangan sepak bola dengan rumahku sangat dekat

Gelap >< terang

Saat malam, ruangan itu sangat gelap
Saat malam, ruangan itu sangat terang

Menjual >< membeli

Annas menjual celana sarung untuk mencukupi kebutuhannya
Annas membeli celana sarung agar terlihat lebih modis

Panjang >< Pendek

Panjang : Selama ini banyak orang yang bermasalah dengan panjangnya jam kerja
Pendek : Walau badannya pendek, tetapi tak menghalanginya dalam beraktifitas di masyarakat

Besar >< Kecil

Besar : Begitu luas dan besar negara indonesia kita ini
Kecil : Kecil bukan berarti lemah terhadap lawan

Benar >< Salah

Benar : Jangan merasa dirimulah yang paling benar
Salah : Kau salah menilaiku jelek di depan matamu

Tinggi >< Rendah

Tinggi : Tak ku sangka Tingginya bisa melebihi tinggi badanku saat ini
Rendah : Pesawat itu terbang sangat rendah saat ingin mendarat

Pro >< Kontra

Pro : Selama ini mereka hanya pro terhadap satu golongan
Kontra : Banyak tokoh masyarakat yang kontra dengan program pemerintah

Banyak >< Sedikit

Banyak : Banyak dari masyarakat memilih menggunakan kendaraan pribadi dibandingkan dengan kendaraan umum
Sedikit : Peminat angkutan umum saat ini sangat sedikit

Mati >< Hidup

Mati : Warga protes karena barang elektronik mereka rusak akibat sering mati lampu
Hidup : Hidup di dunia hanyalah sementara, untuk itu jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain

Laki- Laki >< Perempuan

Laki – Laki : Asrama ini khusus untuk siswa laki – laki
Perempuan : Perempuan merupakan perhiasan dunia

Bersih >< Kotor

Bersih : Buanglah sampah pada tempatnya agar lingkungan menjadi bersih
Kotor : Air sungai menjadi kotor karena timbunan sampah di sungai

Kuat >< Lemah

Kuat : Rumah itu berdiri kokoh karena terbuat dari material kayu yang kuat
Lemah : Tubuhnya begitu lemah karena kekurangan asupan nutrisi

Rajin >< Malas

Rajin : Dia pintar karena rajin belajar
Malas : Dia sangat malas belajar sehingga nilainya jelek semua

Keras >< Lembut

Keras : Wataknya sangat keras, sehingga sulit di nasihati
Lembut : Sikapnya begitu lembut kepada siapapun itu

Sehat >< Sakit

Sehat : Walaupun tua dia tetap terlihat sehat baik secara fisik maupun rohani
Sakit : Anak itu takut disuntik karena rasanya sakit

Berani >< Takut

Berani : Sikapnya terlalu berani kepada orang tuanya
Takut : Manusia pada umumnya takut akan mati

Jujur >< Bohong

Jujur : Jujur lebih baik dari pada berbohong
Bohong : Jangan pernah berkata bohong kepada orang tua

Subur >< Tandus

Subur : Tanahnya sangat subur dan cocok untuk pertanian
Tandus : Tanah tandus sangat cocok untuk di buat bangunan

Gemuk >< Kurus

Gemuk : Dia gemuk karena kerjanya hanya makan dan tidur
Kurus : Kesulitan ekonomi membuat badannya menjadi kurus kering

Asli >< Palsu

Asli : Walau terlihat asli, tetapi sebenarnya itu adalah barang tiruan
Palsu : Saat ini banyak sekali barang palsu yang beredar di pasaran

Kontan >< Utang

Kontan : Ayah membeli mobil itu secara kontan
Utang : Utangku di toko sudah banyak, sehingga aku perlu pinjaman uang darimu

Cepat >< Lambat

Cepat : Tak terasa waktu berjalan begitu cepat, sehingga kita harus berpisah
Lambat : Pertumbuhan ekonomi akhir – akhir ini sangat lambat

Aktif >< Pasif

Aktif : Dia dikenal sebagai mahasiswa yang aktif berorganisasi
Pasif : Walaupun pasif di kelas, dia sangat aktif di rumah

Simpati >< Antipati

Simpati : Kami semua sangat simpati dengannya karena jasa yang ia berikan kepada kami
Antipati : Sikapnya begitu antipati kepada siapapun sehingga dijauhi oleh temannya

Sama >< Beda

Sama : Mereka kembar tapi tak sama
Beda : Jangan menjauh dariku karena kita beda

Sempit >< Longgar

Sempit : Celana ini terlalu sempit untuk dipakai besok
Longgar : Gunakanlah waktu longgar dengan kegiatan yang positif

Elastis >< Kaku

Elastis : Pakaian renang ini sangat elastis saat digunakan
Kaku : Badannya sangat kaku ketika diberi obat bius

Tradisional >< Moderen

Tradisional : Untuk memperingati hari kebangkitan nasional, para siswa menggunakan pakaian tradisional
Moderen : Proses pembuatannya sangat cepat karena menggunakan teknologi moderen

30. Mahal >< Murah
Mahal : Harga Mobil itu sangat mahal di pasaran
Murah : Motor bekas itu di jual sangat murah Stabil >< Labil

Stabil : Harga bawang merah di pasaran masih sangat stabil
Labil : Perilaku remaja masih sangat labil, untuk itu perlu pengawasan khusus oleh orang tua

Nyata >< Maya

Nyata : Perannya begitu nyata di masyarakat sekitar
Maya : Banyak sekali hal – hal negatif yang ada di dunia maya

Itulah Materi Kumpulan Contoh Antonim Lengkap Beserta Kalimatnya Semoga Bermanfaat Para Pembaca Setia INFORMASIANA 🙂

 

Baca Juga Materi Dibawah Ini :

 

Pengertian Unsur Kimia Beserta Sifat dan Fungsinya

Pengertian Unsur Kimia

Unsur merupakan suatu zat yang hanya mengandung satu jenis atom. Variasi yang luar biasa disekeliling kita tersusun dari substansi-substansi yang juga bisa disebut dengan unsur. Singkatnya Unsur merupakan bahan murni yang tidak dapat dipecah menjadi lebih sederhana lagi.

Unsur harus berkombinasi dahulu baru bisa membentuk senyawa, Kebanyakan unsur membentuk kombinasi dua, tiga, atau lebih, untuk membentuk senyawa. Karena pengetahuan tentang unsur ini menarik perhatian saya, saya mencoba untuk membaginya dengan sobat semua dalam postingan ini. Dua hal utama yang akan saya bahas adalah tentang Asal mula unsur dan Pengelompokkannya. Jika ingin terlibat lebih dalam mari dibaca dengan seksama.

Unsur adalah zat murni yang dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa, Senyawa adalah zat yang terbentuk dari penggabungan unsur-unsur dengan pembagian tertentu. Senyawa dihasilkan dari reaksi kimia antara dua unsur atau lebih melalui reaksi pembentukan. Misalnya, karat besi (hematit) berupa Fe2O3 dihasilkan oleh reaksi besi (Fe) dengan oksigen (O).

Senyawa dapat diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya melalui reaksi penguraian. Senyawa mempunyai sifat yang berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Senyawa hanya dapt diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya melalui reaksi kimia. Pada kondisi yang sama, senyawa dapat memiliki wujud berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Sifat fisika dan kimia senyawa berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Misalnya reaksi antara gas hidrogen dan gas oksigen membentuk senyawa air yang berwujud cair.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Reaksi Kimia

Asal Mula Unsur

Sampai saat ini, sudah ditemukan sekitar 115 unsur di bumi ini. Nah kira-kira darimana ya unsur-unsur itu berasal? Menurut sumber yang saya baca sih dikatakan Seluruh unsur di Bumi terbentuk dari jantung bintang yang meledak.

Jagat raya yang pertama pertama terbentuk hanya terdiri dari dua unsur, yaitu helium dan hidrogen yang membentuk bintang, pada inti bintang-bintang ini, hidrogen dan helium bersama-sama membentuk unsur baru yang lebih berat, bahkan unsur yang lebih berat dihasilkan dalam ledakan bintang besar yang disebut supernova.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : √ Makalah Ikatan Kimia : Pengertian, Jenis Beserta Gambarnya Lengkap

Jenis Pengelompokkan Unsur

Dengan berdasarkan penemuannya, unsur tersebut dikelompokkan kedalam 2 kelompok, yakni

Unsur Alami merupakan unsur yang murni,Unsur Buatan yang dibuat didalam suatu laboratorium dan juga biasanya berusia pendekUnsur Alami

Seperti dipenjelasan diatas , sampai sekarang ini sudah ditemukan 115 unsur, 90 dari itu adalah unsur yang alami. Pada tiap-tiap substansi di bumi tersebut tersusun atas satu atau juga lebih dari 90 unsur ini. Oksigen adalah salah satu unsur yang paling umum di bumi, serta juga juga manfaatnya yang paling kita ketahui adalah unsur pernapasan bagi kehidupan manusia (bernafas), Sedangkan Hidrogen adalah suatu unsur yang paling banyak di jagat raya.

Unsur Buatan

Secara alami, tidak terdapat unsur yang lebih berat selain  uranium, tetapi para peneliti mampu untuk dapat menciptakan unsur baru yang lebih berat,caranya ialah dengan menggabungkan dua unsur yang lebih kecil bersama-sama didalam kecepatan yang tinggi, Namun kebanyakan dari unsur baru tersebut tidak bertahan lama serta juga cepat pecah.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Tabel Periodik Unsur Kimia

Sifat-sifat Unsur

Selain dari Pengelompokkan di atas, Unsur Tersebut juga dikelompokkan dengan berdasarkan sistem periodik unsur oleh para ilmuan, untuk lebih mudah dibedakan menurut sifatnya.Berikut ini merupakan pengelompokkannya yang terbagi menjadi ialah sebagai berikut

unsur logam,nonlogam,semi logam.Unsur-unsur Logam

Sebagian besar atas unsur yang sudah ditemukan itu merupakan unsur logam, kira-kira sekitar 3/4 dari keseluruhan unsur. Kebanyakan unsur logam tersebut mempunyai kerapatan yang tinggi, serta juga mengkilap. Unsur-unsur tersebut memiliki banyak kegunaan, dikarenakan unsur tersebut kuat, meskipun kuat unsur tersebut tetap mudah untuk dibentuk. Selain itu juga, logam juga adalah suatu penghantar panas serta juga listrik yang baik.

Unsur-unsur Nonlogam

Terdapat kurang lebih 16 unsur nonlogam yang terbentuk engan secara alami. Semuanya (kecuali grafit) adalah suatu penghantar panas serta juga listrik yang buruk, sifat yang dipunyainya ini bertolak belakang dengan unsur-unsur logam. Pada suhu kamar, 4(empat) unsurnya (fosfor, karbon, sulfur, serta iodin) berupa padatan, 11(sebelas) lainnya berupa gas.

Unsur-unsur Semilogam

Unsur-unsur semilogam tersebut disebut juga dengan metaloid, dapat untuk bertindak sebagai penghantar yang buruk (seperti nonlogam), tetapi juga bisa dibuat supaya menjadi penghantar yang baik (seperti layaknya logam). dikarenakan sifatnya tersebut, unsur-unsur semilogam disebut juga dengan semikonduktor. Terdapat 9(sembilan) unsur semilogam, serta semuanya berupa padatan disuhu kamar.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Ilmu Kimia 

Fungsi dan manfaat Unsur dan Senyawa

Unsur-unsur utama dalam bentuk unsur atau senyawa memiliki banyak kegunaan dalam kehidupan kita sehari-hari. Mari kita pelajari kegunaan beberapa unsur dan senyawa dari unsur golongan utama.

Golongan AlkaliUnsur Natrium
Natrium memiliki kemampuan daya gabung terhadap oksigen besar, sehingga sangat mudah terbakar di udara. Oleh karena itu, Na disimpan dalam minyak tanah atau dalam parafin cair. Natrium terbakar dengan nyala kuning. Natrium banyak digunakan untuk pembuatan lampu-lampu natrium dan pembuatan senyawa-senyawa organik.

Senyawa Natrium Hidroksida
Natrium hidroksida (NaOH), disebut juga soda api atau soda kaustik. NaOH adalah suatu basa yang sangat kuat; larut dengan baik dalam air dengan menimbulkan kalor (larutannya dinamakan lindi natron); mengikat CO2 dari udara dan berubah menjadi Na2CO3. Soda api digunakan dalam membuat “sabun keras”, membersihkan minyak tanah, dan dalam industri.

Senyawa Natrium Klorida
Natrium klorida (NaCl) penting sebagai bahan makanan, dan pengawet sayur, daging, telur, dan ikan. Penambahan NaCl dalam air es digunakan sebagai pendingin dalam pembuatan bermacam-macam es, misal es puter, es lilin, dan es krim. Dalam industri, NaCl digunakan sebagai sumber unsur Na dan Cl, dan sebagai bahan pembuatan senyawan-senyawa lain yang mengandung Na atau Cl, seperti asam klorida, dan soda. NaCl dalam industri keramik dipakai sebagai campuran bahan glasir.

Senyawa Natrium Karbonat
Natrium karbonat (soda) mudah larut dalam air, dan larutannya bersifat basa. Berdasarkan sifat inilah maka soda digunakan sebagai zat pencuci. Soda digunakan dalam perusahaan pencucian untuk menghilangkan noda minyak. Soda juga dipakai dalam industri kaca, dan untuk melunakkan air sadah.

Senyawa Natrium Hidrogen Karbonat
Natrium hidrogen karbonat dipakai dalam alat pemadam api. Alat ini diisi dengan larutan NaHCO3 dicampur dengan saponin, suatu zat dapat berbuih. Fungsi lain NaHCO3 adalah untuk menghilangkan bau tengik dari mentega; mengembangkan kue; menghilangkan lemak dan lilin dalam pencucian bulu domba; serta menghilangkan gom dari sutra.

Senyawa Natrium Nitrat atau Sendawa Chili
Natrium nitrat dipakai sebagai pupuk buatan dan pembuatan asam sendawa.

Senyawa Kalium Nitrat
Kalium nitrat berupa hablur-hablur putih, tidak higroskopik. Senyawa ini digunakan sebagai pengawet daging dan dalam pembuatan mesiu.

Senyawa Kalium Iodida dan Kalium Bromida
Kedua garam tersebut terdapat dalam jumlah sedikit di alam (dalam air laut). Keduanya dipakai dalam obat-obatan. KI mempunyai sifat membersihkan darah, sedangkan KBr dapat menenangkan saraf (obat tidur). KBr juga dipakai dalam pemotretan.

Senyawa Kalium Klorat dan Kalium Hidroksida
Senyawa kalium klorat tidak begitu mudah larut dalam air, merupakan oksidator kuat, lebih-lebih dengan katalis MnO2. Kalium klorat dipakai dalam pembuatan korek api, pembuatan petasan, dan sebagai obat kumur. Adapun kalium hidroksida (KOH) dipakai dalam pembuatan sabun mandi.

Unsur Litium
Senyawa yang paling penting dari unsur litium adalah senyawa klorida, sulfat, dan karbonat. Litium karbonat digunakan dalam pembuatan peralatan gelas dan keramik. Pada kemurnian yang tinggi senyawa ini digunakan dalam pengobatan pada kerusakan mental tertentu. Senyawa ini juga berfungsi sebagai bahan dalam pembuatan senyawa litium lainnya, misal pada pembuatan litium hidroksida.

Golongan Alkali TanahUnsur Kalsium
Kalsium adalah logam lunak, berwarna putih; mudah bereaksi dengan oksigen, tetapi kalsium oksida yang terbentuk merupakan lapisan yang melindungi logamnya terhadap oksigen lebih lanjut. Kalsium dicampur dengan litium sebagai pengeras dalam logam yang mengandung timbal; untuk industri baja Cr- Ni, kalsium dipakai sebagai campuran logam campur.

Senyawa Kalsium Sulfat
Senyawa kalsium sulfat (CaSO4) di alam sebagai CaSO4 . 2 H2O yang disebut dengan gips atau albas. Senyawa ini baik digunakan untuk membuat bermacam-macam barang tuang, sebagai pembalut gips, dalam industri cat digunakan sebagai cat “putih”, untuk pembuatan kapur tulis (campuran dari gips, kaolin, asam oleat, dan NaOH). Jika dipanaskan sampai di atas 200 °C, maka air hablurnya lenyap semua (CaSO4 ? 0 H2O). Jika dicampur dengan air kembali maka senyawa tersebut tidak dapat mengikat air lagi. Keadaan demikian dinamakan gips mati. Semen gips dibuat dari gips yang dicampur dengan asam fosfat, Na-fosfat, pasir dan dipanaskan sampai +1200 °C. Hasil ini dicampur lebih lanjut dengan K2SO4 dan ZnSO4, kemudian digiling halus. Semen gips dicampur dengan air dapat menjadi keras dalam waktu 2 jam.

Unsur Magnesium
Magnesium adalah logam ringan berwarna putih, tetapi dalam udara menjadi putih abu-abu karena terbentuknya lapisan magnesium oksida yang melindungi logamnya terhadap oksidasi lebih lanjut. Dalam bentuk pita atau serbuk magnesium mudah terbakar menjadi magnesium oksida dengan menimbulkan cahaya putih yang menyilaukan. Magnesium dalam asam encer membentuk gas hidrogen. Magnesium dipakai sebagai pengisi lampu Blitzchth (dicampur dengan logam aluminium). Magnesium banyak digunakan untuk pembuatan logam campur, dengan sifatsifat tetap ringan, tetapi dengan kekuatan yang berlipat ganda. Oleh karena itu, magnesium dipakai untuk industri membuat rangka pesawat terbang.

Senyawa Magnesium Oksida
Magnesium Oksida (MgO) berupa zat padat, berwarna putih, tidak mudah mencair (titik cairnya 2.800 °C), keras dan tahan api. Oleh karena sifat-sifat ini MgO dipakai sebagai pelapis tanur. Jika MgO dipijarkan, dicampur dengan larutan MgCl2 yang pekat, membentuk bubur yang di udara menjadi keras dan mengilap. Campuran tersebut dinamakan semen magnesium atau semen sorel. Campuran semen magnesium dengan serbuk kayu, serbuk gabus, gilingan batu, dan sebagainya disebut granit kayu atau ksilolit. Bahan ini antara lain dipakai untuk membuat lantai yang tidak bersela atau tidak bersambung dan sebagai bahan gading buatan.

Senyawa Magnesium Sulfat
Magnesium sulfat (MgSO4) berupa padatan putih. Contoh garam inggris dengan rumus MgSO4 ? 7 H2O, dipakai dalam obat-obatan sebagai pencahar (obat urus-urus).

Senyawa Magnesium Hidroksida
Magnesium Hidroksida (Mg(OH)2) berupa padatan putih yang sedikit larut dalam air. Bersifat basa. Oleh karena itu Mg(OH)2 digunakan untuk obat sakit maag.

Golongan IIIAUnsur Aluminium
Aluminium digunakan untuk membuat barang-barang keperluan rumah tangga, misal piring, mangkok, dan sendok; untuk membuat rangka dari mobil dan pesawat terbang; sebagai bahan cat aluminium (serbuk aluminium dengan minyak cat). Aluminium dapat dicairkan menjadi lembaran tipis yang dipakai untuk pembungkus cokelat, rokok dan juga sebagai kaleng minuman bersoda. Daun aluminium atau logam campuran dengan Mg dipakai sebagai pengisi lamput Blitz, di samping gas oksigen. Selanjutnya aluminium dipakai untuk membuat beberapa macam logam campur, diantaranya yang penting ialah duraluminium (paduan 94% aluminium dengan Cu, Mn, Mg), yang terutama dipakai dalam industri pesawat terbang, dan mobil.

Aluminium Oksida
Aluminium oksida (Al2O3) di alam tercampur dengan oksida besi dalam bentuk hablur yang disebut amaril. Bahan ini sangat keras dan dipakai untuk menggosok besi. Hablur Al2O3 (korundum) juga terdapat dalam bentuk batu permata atau intan berwarna misal mirah berwana merah (mirah delima), nilam berwarna biru (batu nilam), zamrut berwarna hijau, ametis berwarna ungu, ratna cempaka berwarna kuning. Batu-batu ini diperdagangkan dengan nama batu akik, meskipun nama ini tidak tepat karena yang dimaksudkan dengan akik adalah hablur kwarsa (SiO2).

Senyawa Asam Borat
Asam borat (H3BO3) banyak dipakai dalam pabrik kaca dan email. Pada penyamakan kulit digunakan untuk mengikat kapur dalam kulit.

Garam-Garam Aluminium Silikat
Beberapa garam aluminium silikat terdapat dalam tanah liat. Tanah liat merupakan bahan dasar dalam pembuatan keramik. Ultramarin adalah bahan cat biru yang terdiri dari Na-Al-silikat dan S. Ultramarin dalam alam terdapat dengan nama lazurit, dipakai sebagai bahan pembiru pakaian, tekstil, kertas, dan gula.

Senyawa Natrium Perborat
Natrium perborat NaBO3 ? 4 H2O dengan air menimbulkan oksigen aktif yang digunakan sebagai pemucat dalam beberapa macam serbuk sabun.

SilikonUnsur Silikon
Oleh karena silikon bersifat semikonduktor sehingga digunakan sebagai bahan baku pada kalkulator, transistor, komputer, dan baterai solar.

Pasir Kwarsa
Pasir Kwarsa (SiO2) digunakan untuk pembuatan kaca, gelas, porselin, beton. Selain itu SiO2 digunakan untuk menggosok batu kaca, logam-logam untuk pembuatan ampelas dan untuk pembuatan cat tahan udara.

Kaca Cair Natrium
Kegunaan kaca cair natrium (Na2SiO3) adalah untuk bahan campuran sabun cuci dan perekat dalam pembuatan karton

Golongan VAUnsur Nitrogen
Kegunaan nitrogen terutama digunakan dalam pembuatan gas amonia (NH3) dari udara. Gas nitrogen cair digunakan sebagai bahan pembeku dalam industri pengolahan makanan.

Senyawa Amonia
Kegunaan dari amonia adalah pembuatan es, membuat HNO3, garam-garam amonium, dan sabun amonia.

Senyawa Asam Nitrat
Asam nitrat digunakan untuk membuat pupuk-pupuk buatan NH4NO3 dan Ca(NO3)2.

Unsur Fosfor
Fosfor kuning digunakan untuk pembuatan P2O5, yang digunakan untuk mencegah karat dan fosfor merah digunakan untuk membuat kepala batang korek api. Senyawaan fosfor antara lain asam fosfat yang dibuat dengan mereaksikan uap fosfor dengan air. Asam fosfat berguna dalam pembuatan pupuk dan detergen.

Golongan VIA

Unsur Belerang
Belerang digunakan sebagai bahan pembuat asam sulfat, bahan pembuat cat (ultramin, vermilyun, kuning kadmium), pembuat mesiu, untuk membuat karbon disulfida, dan bahan pembuat ebonit. Belerang juga dapat dipakai sebagai obat pemberantas jamur dan untuk memasak getah karet dan getah perca.

Senyawa Belerang Dioksida
Kegunaan belerang dioksida adalah seperti berikut.

Bahan pengelantang untuk bulu domba, sutra, spons, domen, dan gula tebu.Sebagai bahan untuk membersihkan botol-botol dan bejana-bejana anggur.Sebagai bahan untuk memberantas penyakit pes di darat dan di kapal-kapal laut.Digunakan untuk memurnikan beberapa jenis minyak tanah.Senyawa Asam Sulfat

Kegunaan dari asam sulfat antara lain seperti berikut.

Di laboratorium digunakan untuk pengering dan untuk kimia analisis.Dalam teknik industri digunakan sebagai bahan pupuk terutama pupuk fosfat; cat dan pigmen terutama dalam produksi titanium oksida; pembuatan asam (HCl, HNO3, H3PO4).Unsur Oksigen

Kegunaan oksigen adalah untuk membantu pernapasan pasien (dalam kedokteran) dan untuk isi tabung udara yang dibawa penyelam. Salah satu senyawaan oksigen adalah ozon (O3). Ozon dibuat dari O2 yang dialirkan melalui pesawat pengozon. Di dalam pesawat ini terjadi letusan-letusan listrik yang menyebabkan O2 berubah menjadi O3. Kegunaan ozon adalah sebagai pemucat benang dan bahan pemusnah hama air minum.

Golongan VIIA atau HalogenUnsur Klor
Klor digunakan dalam industri kertas dan industri tekstil sebagai pengelantang, sebagai pemusnah kuman, dan untuk pembuatan kapur klor, brom, dan zat warna organik.

Senyawa Asam Klorida
Asam klorida (HCl) digunakan untuk membersihkan logamlogam dan untuk membuat garam-garam klorida dan gas klor. HCl murni yang tidak mengandung air banyak digunakan dalam pembuatan zat warna organik.

Garam Hipoklorit dan Garam Klorat
Garam klorat yang penting adalah kalium klorat (KClO3) yang digunakan untuk kepala batang korek api, petasan, dan dipakai sebagai obat kumur.

Unsur Brom
Larutan brom dalam air (aqua bromata) digunakan sebagai pengoksidasi. Kurang lebih 90% brom dipakai sebagai bahan membuat garam-garam bromida. AgBr dipergunakan dalam pemotretan. NaBr dan KBr dipergunakan dalam obat-obatan. Beberapa garam bromida lainnya digunakan dalam pembuatan zat-zat warna.

Unsur Iod
Larutan iod dalam alkohol dinamakan iodtinktur dan digunakan sebagai pemusnah hama. Iod juga mudah larut dalam karbon disulfida dan kloroform. Iod digunakan dalam obat-obatan sebagai kalium iodida (KI) dan iodoform (CHI3).

Senyawa Asam Fluorida
Dalam bentuk cair atau gas, HF dapat memakan kaca yang dinamakan mengets menurut reaksi seperti berikut.
Asam fluorida digunakan untuk pemucatan penjalin. Adapun senyawa-senyawa organik fluor digunakan untuk pendingin dalam lemari es dan untuk mematikan kutu-kutu dalam kain.

Golongan VIIIA atau Gas MuliaHelium (He) sudah dikenal lebih dahulu daripada gas-gas mulia lainnya. Untuk pertama kali helium ditemukan di dalam atmosfer matahari. Helium digunakan untuk mengisi balon. Helium memiliki berat dua kali lebih berat daripada hidrogen, tetapi tidak dapat terbakar.

Argon dicampur dengan nitrogen digunakan sebagai pengisi lampu pijar dan lampu-lampu radio untuk menahan mengabutnya kawat wolfram dalam lampu itu.

Neon (Ne) dipakai sebagai pengisi lampu-lampu neon yang memberikan cahaya merah. Jika dicampur dengan uap raksa akan memberikan cahaya putih kebiru-kebiruan jika tabung kacanya tidak berwarna, atau cahaya hijau jika tabung kacanya berwarna cokelat.

Kripton (Kr) dan xenon (Xe) akhir-akir ini diketemukan bahwa xenon bersifat anestesi. Oleh karena sifat ini maka xenon digunakan untuk membius pasien-pasien dalam operasi besar. Akan tetapi pemakaian ini masih terlalu mahal.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Kimia – Sejarah, Cabang, Konsep, Industri, Manfaat

Dampak Negatif Unsur dan Senyawa

Selain bermanfaat ternyata unsur-unsur yang telah kita pelajari mempunyai dampak negatif. Adapun dampak negatifnya adalah seperti berikut.

Karbon
Dampak negatif karbon adalah pada senyawa karbon yaitu:
a. Karbon dioksida (CO2) Karbon dioksida terjadi pemakaian bahan bakar dari fosil. Adanya pembakaran ini menyebabkan terjadinya efek rumah kaca.
b. Cloro Fluoro Carbon (CFC) CFC berdampak negatif terhadap penipisan lapisan ozon dan berkontribusi terhadap efek rumah kaca.
c. Kloroform (CCl4) Kloroform menyebabkan kerusakan hati dan ginjal, dan bersifat racun bila tertelan.
d. Karbon disulfida (CS2) Karbon disulfida merupakan senyawa mudah terbakar dan bersifat meracuni.
e. Karbon monoksida (CO) Karbon monoksida biasanya dihasilkan oleh asap kendaraan dan proses industri. Karbon monoksida lebih mudah mengikat hemoglobin daripada oksigen. Oleh karena itu, darah akan kekurangan oksigen.

Nitrogen
Campuran NO dan NO2 menghasilkan NOx yang merupakan hasil pembakaran bahan bakar dari industri atau kendaraan yang menyebabkan terjadinya hujan asam dan asap kabut (smog) yang mengakibatkan terjadinya iritasi pada mata dan menyebabkan tumbuhan menjadi kering. Hujan asam dapat merusak pH tanah, perairan serta merusakkan bangunan.

Silikon
Silikon yang dipakai untuk kecantikan wajah dapat menyebabkan kerusakan bentuk dan melumpuhkan beberapa otot wajah. Hal ini karena silikon dapat membentuk gumpalan dan dapat memblokir aliran darah ke jaringan/organ tubuh.

Fosfor
Fosfor berdampak negatif apabila bijih fosfor yang diolah menjadi fosfat larut dalam air, sehingga menyebabkan terjadinya limbah radioaktif (disebabkan bijih fosfor mengandung uranium).

Belerang
Senyawa belerang yang berdampak negatif antara lain:
a. Hidrogen Sulfida (H2S)
b. Hidrogen sulfida gas sangat beracun yang bau seperti telur busuk dan senyawa ini  menyebabkan kematian.
c. Asam Sulfat (H2SO4)
d. Asam sulfat merupakan zat higroskopis sehingga dapat merusak kulit dan juga menyebabkan korosi.

Radon
Radon merupakan unsur gas mulia yang bersifat radioaktif. Radon apabila terhirup oleh manusia, akan tertinggal di paruparu dan menimbulkan kanker paru-paru.

Aluminium
Aluminium dapat merusak kulit dan dalam bentuk bubuk dapat meledak di udara bila dipanaskan. Senyawa aluminium yang berbahaya antara lain aluminium oksida (Al2O3) yang bereaksi dengan karbon dan berdampak pada pemanasan global.

Daftar Pustaka

Sukmanawati, Wening, 2009, Kimia untuk SMA dan MA kelas XII, Jakarta : Pusat perbukuan Departemen Pendidikan Nasional

45 Contoh Soal UAS/PAT Biologi Kelas 10 Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban Lengkap~Part3

45 Contoh Soal UAS/PAT Biologi Kelas 10 Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban Lengkap~Part3 untuk siswa SMA/MA – Postingan soal-soal penilaian akhir tahun mata pelajaran biologi bagian ketiga atau terakhir ini, merupakan lanjutan 45 soal PAT Biologi kelas x semester genap bagian ke-1 dan bagian ke-2 (soal PAS nomor 11-15).

Bila soal sebelumnya, butir soalnya berbentuk pilihan ganda/PG, maka untuk bagian ketiga ini berbentuk essay/uraian dengan pertanyaan dimulai dari nomor 26.

26.  Jelaskan tentang bioma hutan gugur dan sebutkan ciri-cirinya!
Jawaban: Bioma hutan gugur terdapat di daerah beriklim sedang. Ciri-cirinya adalah curah hujan merata sepanjang tahun, terdapat di daerah yang mengalami empat musim (dingin, semi, panas, dan gugur). Jenis pohon sedikit (10 s/d 20) dan tidak terlalu rapat hewannya antara lain rusa, beruang, rubah, anjing, burung pelatuk, dan rakoon (sebangsa luwak).

27. Jelaskan yang dimaksud piramida biomassa!
Jawaban: Piramida biomassa, piramida yang memberikan gambaran yang lebih jelas tentang hubungan tingkat-tingkat pada jaring-jaring makanan yang ada.

28. Jelaskan tentang populasi suara dari segi:
a. penyebab,
b. dampak dan
c. upaya pencegahan
Jawaban:
Polusi suara
a. penyebab: intesitas suara melebihi batas normal (+40dB), contoh: mesin pabrik/ keributan (+90 dB), kereta api (+105 dB), petir (+200dB), dll.
b. Dampak: gangguan pendengaran (tuli) gangguan fungsi fisiologi jantung, syaraf dan pencernaan.
c. Upaya pencegahan: menghindarkan diri dari sumber bunyi menggunakan alat peredam suara.

29. Bagaimana agar limbah tidak emnimbulkan dampak negative bagi lingkungan?
Jawaban: Limbah yang akan dilingkungan harus berada di bawah batas baku mutu lingkungan agar tidak menimbulkan dampak negative bagi lingkungan.

30. Jelaskan perbedaan antara limbah organic dan limbah anorganik!
Jawaban: Limbah organik mengandung unsur karbon dan umumnya mudah bsuuk sedangkan limbah anorganik tidak mengandung unsur karbon dan atau sulit busuk.

31. Perhatikan data berikut!
a. Ephendra altissima
b. Cuppressu sp
c. Pinus markusi
d. Gnetum gnemon
e. Agathis alba
Dari data diatas yang termasuk dalam kelas Gnetospida adalah….
Jawaban: 1 dan 4

32. Salah satu bentuk sporofit pada tumbuhan tidak berbiji adalah….
Jawaban: strobilus

33. Salah satu manfaat regnum Plantae adalah sebagai hiasan (tanaman hias) contohnya adalah ….
Jawabna: Cymbidium hookeranium

34. Contoh limbah beracun adalah yang mengandung…..
Jawaban: merkuri, pestisida, dan racun tikus

35. Jelaskan yang anda ketahui tentang basidiomicotina!
Jawaban: Basidiomycotina bersifat heterotroph saprofit dan multiseluler, bersepta, spora seksual dengan basidiospora dan umumnya tidak memiliki spora aseksual. Contohnya Auricularia.

36. Jelaskan cara reproduksi jamur secara seksual!
Jawaban: perkembangbiakan secara seksual  dilakukan dengan peleburan dua sel inti yaitu melalui kontak gametangium dan konjugasi. Kontak gametangium menyebabkan terjadinya singami, yaitu penyatuan sel dari dua individu. Singami terjadi dalam tiga tahap, yaitu plasmogami, kariogami, dan meiosis. Pada tahap plasmogami, terjadi penyatuan dua protoplas membentuk sel yang mengandung dua inti yang tidak menyatukan diri selama pembelahan sel (stadium dikariol). Pada saat bersamaan terjadi pula pembelahan inti bersama. setelah pembentukan benda buah, terjadilah peleburan sel haploid (kariogami) inti zigot yang diploid. Setelah ini baru terjadi meiosis, yaitu pembelahan sel dan pengurangan jumlah kromosom menjadi haploid kembali.

37. Jelaskan yang anda ketahui tentang Neurospora crassa!
Jawaban: Neurospora crassa merupakan jamur yang dimanfaatkan untuk pembuatan oncom. Jamur ini berwarna orange dan sering tumbuh di kayu yang telah terbakar.

38. Jelaskan yang anda ketahui tentang Pannicillium sp!
Jawaban: Penicillium sp, merupakan jamur yang berkembang biak secara aseksual dengan membentuk konidium yang berada di ujung hifa. Setiap konidium akan tumbuh menjadi jamur baru. Konidium berwarna kehijauan dan dapat hidup di makanan, roti, buah-buahan busuk, kain dan kulit.

39. Sebutkan jamur yang termasuk dalam Deuteromicotina!
Jawaban: Jamur helminthosporangium oryzae, Sclerotium rollisi, jamur oncom.

40. Jamur yang dapat menyebabkan penyakit busuk pada berbagai tanaman….
Jawaban: Scleroytium rolfsii

41. Simbiosis antara jamur dan ganggang membentuk….
Jawaban: lumut kerak

Baca juga:
– 50 soal UAS Biologi kelas 11 Semester 2 dan kunci jawaban (KTSP)
– 25 soal PAT Biologi kelas 11 semester 2 dan kunci jawaban K13
– 55 soal UAS Biologi kelas 10 semester 2 dan kunci jawaban (KTSP)

42. Jamur yang bersimbiosis dengan akar tanaman disebut….
Jawaban: Mikoriza

43.  Bagian utama jamur yang terdiri dari bahan makanan dan hifa reproduksi disebut….
Jawaban: Miselium

44. Ciri-ciri spermatophyte:
a. akar tunggang
b. bakal biji terlihat
c. akar serabut
d. bakal biji tak terlihat
e. pembuahan tunggal
dari data diatas yang termasuk ciri Gymnospermae adalah….
Jawaban: 1, 2, dan 5

45. Zamia Florodiana dan Cycas rumphia termasuk ke dalam kelas….
Jawaban: Cycadopsida

45 Contoh Soal UAS/PAT Biologi Kelas 10 Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban Lengkap~Part2

45 Contoh Soal UAS/PAT Biologi Kelas 10 Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban Lengkap~Part2 untuk siswa SMA/MA – Melanjutkan postingan 45 soal PAT biologi kelas x semester genap sebelumnya (soal PAS nomor 1-10), dengan butir soal masih berbentuk pilihan ganda atau PG.

Selain itu, bagi anda yang saat ini masih menggunakan KTSP, silahkan baca postingan sebelumnya, 55 soal UAS biologi kelas 10 semester 2 beserta jawaban.

Dimulai dari pertanyaan nomor 11, berikut dibawah ini soal biologi peminatan kurtilas edisi revisi dilengkapi kunci jawaban.

11. Dalam suatu piramida ekologi, kedudukan paling bawah ditempati oleh….
a. karnivora
b. produsen
c. omnivore
d. konsumen
e. herbivore
Jawaban: d. konsumen
Pembahasan:
Piramida yang paling bawah adalah produsen kemudian konsumen 1 konsumen 2 dan seterusnya.

12. Perhatikan gambar berikut!


Permukaan tangkai jamur shitake termasuk….
a. strigose
b. fibrillose
c. minutely
d. twisted
e. costate
Jawaban: a. strigose

13. Polytrichum dikelompokan sebagai lumut berumah satu karena….
a. anteridium dan arkegonium terdapat pada satu gametofit
b. anteridium dan arkegonium terdapat pada gametofit yang berbeda
c. sporofit menumpang pda gametofit
d. gametofit menumpang pada saprofit
e. sprofit dan gametofit terpisah
Jawaban: a. anteridium dan arkegonium terdapat pada satu gametofit
Pembahasan:
Jika anteridium dan arkoginium terdapat pada satugametofit maka disebut lumut berumah satu (monoseus).

14. Pada tumbuhan berbiji dengan struktur mikrosporangium, hasil proses meiosis berupa….
a. sporofit
b. saprofit
c. megaspore
d. buluh serbuk sari
e. mikrospora
Jawaban: e. mikrospora
Pembahasan:
Pada mikrosporangium produk meiosis berupa mikrospora. Mikrospora yang mencpai sporofit akan berkecambah  membentuk tubuh serbuk sari yang umbuh menuju kearah bakat biji untuk membuahi gametofit betina.

15. Di bawah ini merupakan contoh tumbuhan monokotil, kecuali….
a. Oryza sativa
b. Solanum tubermosum
c. Zea mays
d. Zingiber officinale
e. Saccharum officinarum
Jawaban: b. Solanum tubermosum
Pembahasan:
Solanum tubermosum adalah kentang merupakan family solanaceae kelas dikotil.

16. Tumbuhan paku memiliki pembuluh xylem yang berfungsi untuk….
a. mengangkut air dan garam mineral
b. mengangkut fosil fotosintesis
c. melakukan fotosintesis
d. menyimpan cadangan makanan
e. menyebarkan spora
Jawaban: a. mengangkut air dan garam mineral
Pembahasan:
Xylem adalah pembuluh pengangkat senyawa anorganik berupa air dan mineral dariakar ke seluruh bagian tumbuhan.

17. Gymnospermae dibagi menjadi beberapa kelas. Kelas Ginkgoinae mempunyai ciri-ciri sebagai berikut, kecuali….
a. pohonnya bertunas pendek
b. tulang daun bercabang menggarpu
c. batangnya terdiri dari hipokotil yang menebal
d. bijinya mempunyai kulit luar yang berdaging dan kulit dalam yang keras
e. daunnya bertangkai panjang berbentuk pasak atau kipas
Jawaban: c. batangnya terdiri dari hipokotil yang menebal
Pemabahsan:
C merupakan pilihan yang salah karena keempat pilihan yang lainnya memang benar itu adalah ciri-ciri kelas Ginkgoinae.

18. Pada tumbuhan lumut, meiosis terjadi di dalam….
a. zigot
b. gametofit
c. sporangium
d. arkegonium
e. anteridium
Jawaban: c. sporangium
Pembahasan:
Metagenensis lumut terjadinya pembelahan sel secraa meiosis, yaitu pada fase sporongonium.

19. Di bawah ini merupakan contoh kelas dari subdivisi Gymnospermae, kecuali….
a. Pinaceae
b. Cycadinae
c. Gnetinae
d. Coniferae
e. Ginkgoinae
Jawaban: a. Pinaceae
Pembahasan:
Keempat pilihan yang diatas selain pilihan a merupakan subdivisi Gymnospermae. Pinaceae subdivisi Angiospermae dan kelas monokotil.

20. Fertilisasi pada tumbuhan dari golongan Angiospermae terjadi di dalam….
a. stigma
b. stilus
c. ovarium
d. ovulum
e. karpelum
Jawaban: d. ovulum
Pembahasan:
Fertilisasi pada tumbuhan dari golongan Angiospermae terjadi di dalam ovulum.

21. Tumbuhan berbiji (Spermathopyta) mempunyai habitus yang sangat bervariasi. Di bawah ini yang merupakan contoh tumbuhan perdu adalah….
a. jati, kelapa, beringin
b. lili, krokot dan mawar
c. sayur-sayuran, arbei, dan kelapa
d. mawar, kembang merak, dan kembang sepatu
e. lili, krokot dan arbei
Jawaban: e. lili, krokot dan arbei
Pembahasan:
Habitus atau perawakan tumbuhan berbiji sangat bervariasi  yaitu pohon, semak, perdu dan herba.

22. Tumbuhan berbiji dibedakan menjadi subdivisi, yaitu tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae). Di bawah ini yang merupakan ciri  khas tumbuhan berbiji tertutup adalah….
a. biji tumbuhan pada permukaan megasporofit
b. bakal bijinya diselubungi bakal buah
c. makrosporangium dan mikrosporangium terpisah satu sama lain.
d. akarnya berupa akar tunggang dan batangnya bercabang
e. sporofit tersusun dalam strobilus yang berumah dua
Jawaban: b. bakal bijinya diselubungi bakal buah
Pembahasan:
Angiospermae berlainan dengan golongan  tumbuhan Gtymnospermae, Karen a bakal bijinya selalu diselubungi oleh suatu badan yang berasal dari daun-daun buah (karpela) yag merupakan bakal buah.

23. Sorus adalah kumpulan sporangium yang terdapat pada….
a. akar
b. batang
c. daun
d. tunas
e. bunga
Jawaban: c. daun
Pembahasan:
Sorus adalah kumpulan sporangium yang terdapat pada sporofit. Sporofit merupakan daun yang menghasilkan spora.

24. Berdasarkan ada tidaknya daun mahkota bunga, tumbuhan berbiji tertutup dari kelas dikotil dibagi menjadi 3 subkelas, yaitu….
a. monoklamida, monokotil, dan dialipetala
b. monoklamida, dialipetala, dan Cycadinae
c. simpetala, monoklamida, dan dialipetala
d. dialipetala, solanaceae, dan fagaceae
e. cannaceae, piperaceae, dan fegaceae
Jawaban: b. monoklamida, dialipetala, dan Cycadinae
Pembahasan:
1. simpetala meliputi tumbuhan dengan habitus herba, semak, perdu dan pohon. Ciri pertama sub kelas ini adalah golongan tumbuhan yang mempunyai  bunga dengan perhiasan lengkap terdiri dari kelopak dan mahkota. Dengan daun-daun mahkota yang berdekatan menjadi satu.
2. mokoklamida umumnya berupa pohon atau tumbuhan berkayu. Tumbuhan ini tidak mempunyai perhiasan bunga hanya terdiri dari kelopak bunga saja.
3. dialipetala meliputi habitus tema, semak, perdu dan pohon. Ciri utamanya mempunyai bunga yang menarik perhatian dan apadaya umumnya menunjukkan perhiasan bunga yang lengkap, daun mahkota umumnya saling berlepasan.

Baca juga:
– 50 soal UAS Biologi kelas 11 Semester 2 dan kunci jawaban (KTSP)
– 25 soal PAT Biologi kelas 11 semester 2 dan kunci jawaban K13

25. Perhatikan gambar berikut!



Permukaan tangkai jamur tiram putih termasuk jenis…
a. minutely
b. reticulated
c. fibrillose
d. strigose
e. pubescent
Jawaban: c. fibrillose
Pembahasan:

Keterangan:
1. Smooth (halus)
2. Squamulose (bersiisk kasar)
3. raticulated  (bersisik halus)
4. twisted (melingkar)
5. fibrillose (berfibril/ bergaris halus)
6. costate (berusuk/ bergari)
7. glandural dotted (kelenjar dan bertitik-titik
8. pruinose (seluruh permukaan berbutir)
9. strigose (berduri jarang)
10. pubescent (berbutir kasar)
11. minutely (berbutir sangat halus)

Lanjut ke soal PAS nomor 26-45 ==> 45 Contoh Soal UAS/PAT Biologi Kelas 10 Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban Lengkap~Part3

Fitur Baru Jadwal Belajar dan Asah Otak jadi Kejutan Tahun Ajaran Baru

fitur baru Ruangguru di tahun ajaran baru

Artikel ini memperkenalkan dua fitur terbaru di aplikasi Ruangguru, yaitu Jadwal Belajar dan Asah Otak

Untuk menyambut tahun ajaran baru, tentunya kita juga memerlukan sesuatu yang baru! Agar semangat kita baru, nggak ada salahnya kalau kita juga mengamunisi diri dengan beragam cara belajar baru yang lebih menyenangkan. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini yang rentan membuat kita bosan dan kehilangan semangat selama belajar di rumah aja.

Baca juga: Ruangguru Luncurkan Brain Academy Online, Permudah Interaksi Langsung Siswa dan Guru Selama Belajar di Rumah

Nah untuk menjawab kegalauan para siswa di Indonesia, Ruangguru, aplikasi belajar nomor 1 di Indonesia, kembali mengeluarkan fitur-fitur terbaru nih di aplikasi Ruangguru. Beragam fitur baru ini akan membantu kamu belajar lebih efektif. Apa saja? Yuk, kita lihat.

Jadwal Belajar

Masih suka males-malesan dan nggak teratur dalam belajar? Fitur terbaru Jadwal Belajar akan membantu kamu buat lebih semangat dan disiplin belajar. Tentukan sendiri mata pelajaran, durasi belajar, jam belajar dan hari belajar sesuai keinginan kamu. Atur jadwal belajar yang paling ideal buat kamu dan ubah sesuai yang kamu mau. Setelah jadwal dibuat, kamu bisa langsung mulai belajar!

Nggak perlu khawatir lupa, karena fitur jadwal belajar akan mengingatkan kamu dengan jadwal yang sudah kamu susun. Kamu pun bisa lebih fokus belajar dan bisa menggunakan waktu belajar secara lebih efektif.

Mau tahu cara membuat Jadwal Belajar di aplikasi Ruangguru? Lihat gambar di bawah ini dan langsung update aplikasi Ruangguru kamu untuk buat Jadwal Belajar pertamamu.

fitur baru Ruangguru di tahun ajaran baru

Asah Otak

Kamu suka menjawab soal dan teka-teki? Atau kamu ingin menguji kemampuan kamu dalam memecahkan soal? Nah ada yang baru nih buat kamu di aplikasi Ruangguru, khususnya di ruangbelajar, yaitu Asah Otak.

Melalui fitur Asah Otak kamu bisa menguji pemahaman kamu dengan menjawab berbagai macam pertanyaan yang telah disediakan. Melalui hasil yang kamu dapatkan, Ruangguru akan memberikan rekomendasi video belajar yang materinya masih perlu kamu pahami lebih lanjut. Kamu pun jadi bisa belajar secara lebih terarah dan mengetahui di mana letak kekurangan kamu yang masih harus ditingkatkan kembali. 

Masih penasaran? Coba lihat gambar di bawah ini dan langsung coba sendiri di aplikasi Ruangguru kamu ya!

fitur baru Ruangguru di tahun ajaran baru

Gimana, semakin semangat dan siap menyambut tahun ajaran baru kali ini ‘kan? Walaupun masih belajar di rumah aja, kamu juga tetap bisa #HidupkanMimpimu bersama beragam kejutan dari Ruangguru di tahun ajaran ini. Sudah nggak sabar mau mencoba? Ayo, buka aplikasi Ruangguru kamu sekarang dan coba dulu beragam kejutan fitur terbaru di tahun ajaran baru!

ruangbelajar

Sistem Pernapasan Vertebrata dan Invertebrata

Sistem-Pernapasan-Vertebrata-dan-InvertebrataPengertian Hewan Invertebrata

Hewan invertebrata adalah golongan hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Berasal dari bahasa latin yaitu in = tanpa ,dan vertebrae = bertulang belakang. Pada umumnya hewan ini memiliki struktur morfologi, sistem pernafasan dan sistem peredaran darah yang lebih sederhana dari hewan vertebrata.

Hewan invertebrata terdiri atas beberapa filum sebagai berikut :

PoriferaCnidariaMoluscaPlatyhelminthesAnnelidaArthropodaNemathehelminthesEchinidermata

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Hewan Vertebrata dan Invertebrata

Ciri Hewan InvertebrataTidak memiliki dinding sel yang menyokong tubuhnyaSebagian besar tubuhnya tersusun atas protein struktural kolagenMemakan bahan organik yang terurai

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Perbedaan Vertebrata dan Invertebrata Lengkap

Contoh Pernafasan Hewan InvertebrataSistem Pernafasan pada Porifera

Tubuh hewan filum Porifera tersusun atas banyak sel dan memiliki jaringan yang sangat sederhana. Hewan ini banyak ditemukan di pantai atau di laut porifera tidak memiliki alat pernapasan khusus. Udra pernapasan berlangsung di sel-sel permukaan tubuh atau sel-sel leher yang bersentuhan dengan air. Oksigen yang diambil oleh porifera berasal dari oksigen yang terlarut di dalam iar.

Hewan filum Cnidaria yang meliputi golongan hewan karang, ubur-ubur, hydra, dan anemone laut, tubuhnya tersusun atas banyak sel dan memiliki jaringan. Cnidaria tidak memili alat pernapasan yang lengkap atau khusus. Sel-sel di bagian permukaan tubuhya dapat melakukan pertukaran gas dengan lingkungannya.

Sistem Pernafasan pada Belalang

Belalang bernafas menggunakan trakea yang mana didalamnya terdapat spirakel (pembluh trakea) dan trakeolus,Spirakel atau stigma merupakan jalan keluar masuknya udara dari dan ke dalam sistem trakea, terdapat di kerangka luar (eksoskeleton), berbentuk pembuluh silindris yang berlapis zat kitin, terletak berpasangan pada setiap segmen tubuh, dan merupakan tempat bermuaranya pembuluh trakea. Pada umumnya spirakel terbuka selama serangga terbang, dan tertutup saat serangga beristirahat. Udara masuk melalui empat pasang spirakel depan dan keluar melalui enam pasang spirakel belakang. Oksigen dari luar masuk lewat spirakel, kemudian menuju pembuluh-pembuluh trakea, selanjutnya pembuluh trakea bercabang lagi menjadi cabang halus yang disebut trakeolus. Dengan demikian, oksigen dapat mencapai seluruh jaringan dan alat tubuh bagian dalam.
Sistem Pernafasan pada Belalang

Mekanisme pernapasan pada belalang diatur oleh otot perut (abdomen). Ketika otot perut (abdomen) berelaksasi, volume trakea normal sehingga udara masuk. Sebaliknya, ketika otot abdomen berkontraksi, volume trakea mengecil sehingga udara keluar.  Jalur yang dilalui udara pernapasan,yaitu :

Udara dari luar →  stigma/spirakel →  saluran/pembuluh trakea →  trakeolus →  jaringan tubuh.  Jadi, sistem trakea berfungsi mengangkut O2 dan mengedarkannya ke seluruh tubuh, serta sebaliknya mengangkut CO2 hasil pernapasan untuk dikeluarkan dari tubuh. Dengan demikian, darah pada serangga hanya berfungsi mengangkut sari makanan dan bukan untuk mengangkut udara pernapasan.

Sistem pernafasan Echinodermata (Bintang Laut)

Filum Echinodermata (dari bahasa Yunani untuk kulit berduri). Echinodermata adalah filum hewan terbesar yang tidak memiliki anggota yang hidup di air tawar atau darat. Hewan-hewan ini juga mudah dikenali dari bentuk tubuhnya: kebanyakan memiliki simetri radial, khususnya simetri radial pentameral (terbagi lima). Walaupun terlihat primitif, Echinodermata adalah filum yang berkerabat relatif dekat dengan Chordata (yang di dalamnya tercakup Vertebrata), dan simetri radialnya berevolusi secara sekunder.

Ciri-ciri Echinodermata

Bentuk tubuh dewasanya adalah simetris radialBentuk tubuh larvanya adalah simetris bilateralKulitnya terdiri atas lempeng-lempeng kapur dan duri-duri kecil pada permukaannyaMerupakan hewan pemakan sampah lautPergerakannya dengan sistem ambulakralSaluran pencernaan masih sederhanaSistem syaraf dengan batang cincin yang bercabang ke arah radial.

Sistem Pernafasan dan Ekskresi
Echinodermata bernafas menggunakan paru-paru kulit atau dermal branchiae (Papulae) yaitu penonjolan dinding rongga tubuh (selom) yang tipis. Tonjolan ini dilindungi oleh silia dan pediselaria. Pada bagian inilah terjadi pertukaran oksigen dan karbondioksida. Ada pula beberapa jenis Echinodermata yang bernafas dengan menggunakan kaki tabung. Sisa-sisa metabolisme yang terjadi di dalam sel-sel tubuh akan diangkut oleh amoebacyte (sel-sel amoeboid) ke dermal branchiae untuk selanjutnya dilepas ke luar tubuh.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Arthropoda

Sistem Pernapasan Invertebrata

Respirasi merupakan proses memperoleh gas oksigen dari udara bebas sehingga dihasilkan gas karbon dioksida sebagai sisa metabolisme. Respirasi pada hewan menunjukkan perbedaan antara hewan yang satu dengan yang lainnya, ada yang berupa paru-paru, insang, kulit, trakea, dan paru-paru buku, bahkan ada beberapa organisme yang belum mempunyai alat khusus sehingga oksigen berdifusi langsung dari lingkungan kedalam tubuh. Contohnya pada hewan bersel satu seperti porifera dan Coelenterata, pada ketiga hewan ini oksigen berdifusi dari lingkungan melalui rongga tubuh.

Sebagian besar pernapasan pada hewan-hewan protozoa dilakukan secara difusi. Oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2) yang terlarut dalam air, keluar masuk secara difusi melalui membran sel.

Pada protozoa, masuknya oksigen dengan difusi menembus membran sel dan menuju sitoplasma. Difusi dan gerakan sitoplasma mengantarkan oksigen (O2) ke mitokondria. Oksigen digunakan untuk memecah senyawa organik sehingga menghasilkan energi, air dan karbondioksida (CO2).

Ketika oksigen berdifusi kedalam tubuh dan karbondioksida ke luar tubuh, oksigen (O2) dalam air habis dengan cepat dan begitu pula pada karbondioksida (CO2) tertimbun dengan cepat. Pada paramaecium silianya membantu pernafasan. Dengan pergerakan silianya air disekitarnya akan bergerak dan berarti membantu penyediaan oksigen.

Oksigen (O2) yang diperlukan oleh porifera diambil langsung dari air. Air dimasukkan melalui pori-pori (ostium) pada permikaan tubuhnya, kemudian masuk ke dalam spongocoel. Poses selanjutnya dilakukan oleh sel leher (koanosit). Aliran air membawa zat makanan, oksigen (O2) akan diikat oleh koanosit dan sekaligus melakukan pencernaan makanan. Setelah itu karbondioksida (CO2) dilepaskan ke air dan air dikeluarkan melalui oskulum.

Coelenterata belum memiliki organ khusus untuk respirasi, sehingga respirasinya dilakukan secara difusi melalui seluruh permukaan tubuh.

Cacing tidak memiliki alat pernafasan khusus, pengambilan oksigen (O2) dan pelepasan karbondioksida dilakukan secara difusi, kecuali pada beberapa cacing yang hidup di air bernafas menggunakan insang. Planaria menggunakan seluruh permukaan tubuhnya untuk bernafas dengan cara difusi. Cacing tanah juga seperti itu, dengan cara difusi oksigen (O2) masuk melalui permukaan tubuhnya berlendir dan tipis.

Selanjutnya oksigen akan masuk ke pembuluh darah dan diedarkan ke seluruh tubuhnya. Karbon dioksida sebagai hasil pernafasan dikeluarkan oleh jaringan ke pembuluh darah dan kemidian dikeluarkan melalui permukaan tubuhnya. Sementara itu cacing yang hidup di air bernfas menggunakan insang, misalnya Polychaeta menggunakan sepasang parapodia untuk bernafas yang berubah menjadi insang. Cacing gilik merupakan salah satu cacing yang hidup pada tubuh manusia, sehingga toleran terhadap kadar oksigen (O2) yang rendah. Cacing gilik juga bernafas secara difusi melalui permukaan tubuhnya.

Pada molusca yang hidup didarat bernafas mengunakan paru-paru, seperti bakicot yang terolong ordo pulmolata karena bernafas dengan paru-paru. Molusca yang hidup di air bernafas menggunakan insang, contohnya kernag laut (bivalvia) ,siput laut, cumi-cumi, bernafas dengan insang.

Echinodermata yang hidup di laut bernafas dengan insang. Hewan ini memiliki alat pernafasan yang khusus yaitu insang yang disebut insang dermal/insang kulit.

Pada hewan filum Arthropoda ini ada yang bernafas menggunakan insang yaitu hewan yang hidup di air, dan adapula yang menggunakan trakhea dan paru-paru buku untuk hewan yang hidup di darat.

Pada insecta pernafasannya menggunakan sistem trakhea, spirakel atau stigman yang merupakan tempat keluar masuknya udara pernafasan dari dan ke dalam sistem trakhea yang terdapat di eksoskleton, berbentuk pembuluh selindris yang berlapis zat kitin terbentuk secara berpasangan yang terbentuk di setiap segmennya dan merupakan tempat bermuaranya pembuluh trakhea. Pada umumnya spirakel akan terbuka jika serangga terbang atau beraktifitas, dan tertutup selama beristirahat.

Contohnya belalang, sistem trakhea yang dimiliki oleh belalang adalah spirakel, saluran (pembuluh trakhea) dan trakeolus. Mekanisme pernafasannya diatur oleh otot perut (abdomen). Ketika abdomen berelaksasi udara masuk, dan ketika berkontraksi udara keluar. Sedangkan pada serangga air seperti jentik nyamuk, bernafas dengan menjulurkan tabung udaranya ke permukaan untuk mangambil udara.

Pada hewan yang bernafas menggunakan paru-paru buku atau yang memiliki struktur bertumpuk-tumpuk dan bentuknya mirip buku, seperti kalajengking dan laba-laba, dan yang menggunakan insang buku seperti ketam dan udang. Insang buku tumbuh dari dasar anggota tubuh dan dinding tubuh yang berdekatan dan menjulur ke atas ke dalam ruang brankeat. Setiap insang terdiri dari sumbu sentral tempat pertautan lamela atau filamen. Aliran air di hasilkan oleh gerakan mendayung oleh insang timba, yaitu penjuluran yang berbentuk bulan sabit dari penjuluran mulut.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pertumbuhan Mikroorganisme Beserta Penjelasannya

Pengertian Hewan Vertebrata

Hewan vertebrata adalah golongan hewan yang memiliki tulang belakang sejati. Vertebrata juga merupakan subfilum di dalam Filum Chrodata. Jadi, kata “vertebrata” juga merupakan salah satu kategori takson. Tulang belakang berasal dari perkembangan sumbu penyokong tubuh primer atau notokorda (korda dorsalis). Notokorda vertebrata hanya ada pada masa embrionik, setelah dewasa akan mengalami penulangan menjadi sistem penyokong tubuh sekunder, yaitu tulang belakang (vertebrae). Hewan vertebrata berukuran lebih besar dan lebih sempurna dibandingkan dengan hewan invertebrata. Kebanyakan hewan vertebrata memiliki sistem saraf yang lebih baik, yang membuat mereka lebih pintar.

Vertebrata dibagi atas beberapa kelas yaitu :

Kelas Aves (Burung)Kelas Reptilia (Bahasa latin repare = merangkak/merayap)Kelas Amphibia (Latin amphi = dua, bia = hidup)Kelas mamalia (Bahasa latin mamae artinya kelenjar buah dada, mamalia artinya hewan menyusui)Kelas Pisces (Ikan)

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Penjelasan Keanekaragaman Makhluk Hidup Dalam Ilmu Biologi

Ciri Hewan Vewan Vertebrata

Ciri-ciri Umum Hewan Vertebrata

Memiliki tulang belakang terentang sampai ke bagian ekortubuh memiliki tipe simetris bilateralpada bagian otak dilindungi oleh tulang tengkorak (kranium)mempunyai kepala, leher, badan dan ekor walaupun ekor dan leher tidak mutlak ada contohnya pada katak

Ciri-ciri Khusus Hewan Vertebrata

Mempunyai kelenjar bundar, endoksin yang menghasilkan hormon untuk pengendalian. Pertumbuhan dan proses fisiologis atau faal tubuhSusunan saraf terdiri atas otak dan sumsum tulang belakangBersuhu tubuh panas dan tetap (homoiternal) dan bersuhu tubuh dingin sesuai dengan kondisi lingkungan (poikiloternal)Sistem pernapasan/terpirasi dengan paru-paru (pulmonosum) kulit dan insang operculumAlat pencernaan memanjang mulai dari mulut sampai ke anus yang terletak di sebelah vertran (depan) dan tulang belakangKulit terdiri atas epidermis (bagian luar) dan endodermis (bagian dalam)Alat reproduksi berpasangan kecuali pada burung, kedua kelenjar kelamin berupa ovalium dan testis menghasilkan sel tubuh dan sel sperma.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Mollusca : Pengertian, Struktur Tubuh, Ciri, Klasifikasi, Contoh dan Peranannya Secara lengkap

Sistem Pernapasan Vertebrata

Alat respirasi adalah alat atau bagian tubuh tempat O2 dapat berdifusi masuk dan sebaliknya CO2 dapat berdifusi keluar. Alat respirasi pada hewan bervariasi antara hewan yang satu dengan hewan yang lain, ada yang berupa paru-paru, insang, kulit, trakea, dan paru-paru.

Insang dimiliki oleh jenis pisces. Insang adalah organ pernapasan yang baik, tipis lembab, lapisan vascular epidermis untuk memungkinkan pertukaran gas di seluruh membran tipis insang atau lapisan yang sangat tipis dari epidermis.

Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. Bagian terluar dari insang berhubungan dengan air, sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah. Tiap lembaran insang terdiri dari sepasang filamen, dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis (lamela). Pada filamen terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan O2 berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar. Insang pada ikan bertulang sejati ditutupi oleh tutup insang yang disebut operkulum, sedangkan insang pada ikan bertulang rawan tidak ditutupi oleh operkulum.

Pada fase inspirasi, O2 dari air masuk ke dalam insang kemudian O2 diikat oleh kapiler darah untuk dibawa ke jaringan-jaringan yang membutuhkan. Sebaliknya pada fase ekspirasi, CO2 yang dibawa oleh darah dari jaringan akan bermuara ke insang dan dari insang diekskresikan keluar tubuh. Selain dimiliki oleh ikan, insang juga dimiliki oleh katak pada fase berudu, yaitu insang luar. Hewan yang memiliki insang luar sepanjang hidupnya adalah salamander.

Mekanisme pernapasan pada ikan melalui 2 tahap, yakni:

Respirasi eksternal (ekspirasi) yang merupakan pertukaran antara O2 dan CO2 antara darah dan udara.Respirasi internal (inspirasi) yang merupakan pertukaran O2 dan CO2 dari aliran darah ke sel-sel tubuh.

Bentuk larva dari beberapa ikan dan amfibi memiliki insang eksternal. Ikan dewasa memiliki insang internal. Pertukaran gas di seluruh permukaan internal insang sangat efisien. Hal ini terjadi untuk memindahkan darah dan air di seberang arah di kedua sisi epitel pipih.

Sebagai contoh, air yang melewati insang yang mengangkut darah dengan konsentrasi oksigen rendah ke tubuh. Karena konsentrasi (tekanan parsial) dari oksigen lebih rendah dalam darah daripada di air berdifusi oksigen, ke dalam darah. Air kemudian melewati pembuluh yang membawa darah yang relatif tinggi oksigen dari dalam tubuh. Selanjutnya, oksigen berdifusi karena darah ini masih memiliki oksigen kurang dari sekitarnya air.

Karbon dioksida juga berdifusi ke dalam air karena yang konsentrasi (tekanan) lebih tinggi dalam darah daripada di air. Mekanisme pertukaran lawan arus ini menyediakan gas yang efisien pertukaran dengan mempertahankan gradien konsentrasi antara darah dan air di atas panjang tempat tidur kapiler.

Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi alat ekskresi garam-garam, penyaring makanan, alat pertukaran ion, dan osmoregulator. Beberapa jenis ikan mempunyai labirin yang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan ronggarongga tidak teratur. Labirin ini berfungsi menyimpan cadangan O2 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan O2. Contoh, ikan yang mempunyai labirin adalah: ikan gabus dan ikan lele. Untuk menyimpan cadangan O2, selain dengan labirin, ikan mempunyai gelembung renang yang terletak di dekat punggung.

Kulit amphibi memiliki struktur sederhana dari semua utama vertebrata organ. Pada katak, jaringan kapiler terletak di bawah epidermis. Susunan vaskular memfasilitasi pertukaran gas antara kapiler dan lingkungan dengan baik difusi dan konveksi. Lapisan mukosa yang lembab berlendir yang membuat kulit amfibi terlindungi dari cedera dalam pertukaran gas. Beberapa amfibi memperoleh sekitar 25% atau lebih oksigen mereka dengan pertukaran ini.

Oksigen yang masuk lewat kulit akan melewati vena kulit (vena kutanea) kemudian dibawa ke jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Sebaliknya karbon dioksida dari jaringan akan di bawa ke jantung, dari jantung dipompa ke kulit dan paru-paru lewat arteri kulit pare-paru (arteri pulmo kutanea). Dengan demikian pertukaran oksigen dan karbon dioksida dapat terjadi di kulit. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut dan kulit, katak bernapas juga dengan paru-paru walaupun paru-parunya belum sebaik paru-paru mamalia.

Pada katak ini, oksigen berdifusi lewat selaput rongga mulut, kulit, dan paru-paru. Kecuali pada fase berudu bernapas dengan insang karena hidupnya di air. Selaput rongga mulut dapat berfungsi sebagai alat pernapasan karma tipis dan banyak terdapat kapiler yang bermuara di tempat itu. Pada saat terjadi gerakan rongga mulut dan faring, Iubang hidung terbuka dan glotis tertutup sehingga udara berada di rongga mulut dan berdifusi masuk melalui selaput rongga mulut yang tipis. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut, katak bernapas pula dengan kulit, ini dimungkinkan karma kulitnya selalu dalam keadaan basah dan mengandung banyak kapiler sehingga gas pernapasan mudah berdifusi.

Katak mempunyai sepasang paru-paru yang berbentuk gelembung tempat bermuaranya kapiler darah. Permukaan paru-paru diperbesar oleh adanya bentuk- bentuk sepertikantung sehingga gas pernapasan dapat berdifusi. Paru-paru dengan rongga mulut dihubungkan oleh bronkus yang pendek.

Dalam paru-paru terjadi mekanisme inspirasi dan ekspirasi yang keduanya terjadi saat mulut tertutup. Fase inspirasi adalah saat udara (kaya oksigen) yang masuk lewat selaput rongga mulut dan kulit berdifusi pada gelembunggelembung di paru-paru.

Mekanisme inspirasi adalah sebagai berikut: Otot Sternohioideus berkonstraksi sehingga rongga mulut membesar, akibatnya oksigen masuk melalui  koane. Setelah itu, koane menutup dan otot rahang bawa dan otot geniohioideus berkontraksi sehingga rongga mulut mengecil. Mengecilnya rongga mulut mendorong oksigen masuk ke paru-paru lewat celah-celah. Dalam paru-paru terjadi pertukaran gas, oksigen diikat oleh darah yang berada dalam kapiler dinding paruparu dan sebaliknya, karbon dioksida dilepaskan ke lingkungan.

Mekanisme ekspirasi adalah sebagai berikut: Otot-otot perut dan sternohioideus berkontraksi sehingga udara dalam paru-paru tertekan keluar dan masuk ke dalam rongga mulut. Celah tekak menutup dan sebaliknya koane membuka. Bersamaan dengan itu, otot rahang bawah berkontraksi yang juga diikuti dengan berkontraksinya geniohioideus sehingga rongga mulut mengecil. Dengan mengecilnya rongga mulut maka udara yang kaya karbon dioksida keluar.

Karena tingkat metabolisme tinggi yang terkait dengan penerbangan, burung memiliki tingkat yang lebih besar konsumsi oksigen dari yang lain vertebrata. Burung juga menggunakan sistem tekanan negatif untuk memindahkan udara masuk dan keluar dari paru-paru mereka dalam pasang surut dan pola aliran pernapasan mirip dengan mamalia.

Namun, burung juga memiliki ventilasi paru-paru khusus. Mekanisme yang memungkinkan satu arah mengalir di atas permukaan pertukaran gas. Mekanisme ini membuat paru-paru burung lebih efisien daripada paru-paru mamalia. Paru-paru Burung memiliki terowongan seperti bagian yang disebut parabronkhus, yang mengarah ke udara kapiler di mana terjadi pertukaran gas. Pengaturan dan fungsi suatu sistem kantung udara membuat satu arah aliran mungkin. Kantung udara ini bercabang-cabang ke seluruh rongga tubuh, yang dilipat, dan terbuka dan menutup sebagai hasil dari kontraksi otot di sekitar mereka. Udara melewati paru-paru dan memasuki (posterior) perut kantung udara. Ini kemudian melewati paru-paru ke udara (anterior) toraks kantung. Akhirnya, udara dihembuskan dari kantung-kantung udara toraks. Seluruh proses ini membutuhkan dua siklus pernapasan yang lengkap.

Pada burung, tempat berdifusinya gas pernapasan hanya terjadi di paru-paru. Paru-paru burung berjumlah sepasang dan terletak dalam rongga dada yang dilindungi oleh tulang rusuk. Jalur pernapasan pada burung berawal di lubang hidung. Pada tempat ini, udara masuk kemudian diteruskan pada celah tekak yang terdapat pada dasar faring yang menghubungkan trakea. Trakeanya panjang berupa pipa bertulang rawan yang berbentuk cincin, dan bagian akhir trakea bercabang menjadi dua bagian, yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Dalam bronkus pada pangkal trakea terdapat sirink yang pada bagian dalamnya terdapat lipatan-lipatan berupa selaput yang dapat bergetar.

Bergetarnya selaput itu menimbulkan suara. Bronkus bercabang lagi menjadi mesobronkus yang merupakan bronkus sekunder dan dapat dibedakan menjadi ventrobronkus (di bagian ventral) dan dorsobronkus (di bagian dorsal). Ventrobronkus dihubungkan dengan dorsobronkus, oleh banyak parabronkus (100 atau lebih). Parabronkus berupa tabung tabung kecil. Di parabronkus bermuara banyak kapiler sehingga memungkinkan udara berdifusi. Selain paru-paru, burung memiliki 8 atau 9 perluasan paru-paru atau pundi-pundi hawa (sakus pneumatikus) yang menyebar sampai ke perut, leher, dan sayap.

Pundi-pundi hawa berhubungan dengan paruparu dan berselaput tipis. Di pundi-pundi hawa tidak terjadi difusi gas pernapasan; pundi-pundi hawa hanya berfungsi sebagai penyimpan cadangan oksigen dan meringankan tubuh. Karena adanya pundi-pundi hawa maka pernapasan pada burung menjadi efisien. Pundi-pundi hawa terdapat di pangkal leher (servikal), ruang dada bagian depan (toraks anterior), antara tulang selangka (korakoid), ruang dada bagian belakang (toraks posterior), dan di rongga perut (kantung udara abdominal).

Paru-paru reptilia berada dalam rongga dada dan dilindungi oleh tulang rusuk. Paru-paru reptilia lebih sederhana, hanya dengan beberapa lipatan dinding yang berfungsi memperbesar permukaan pertukaran gas. Pada reptilia pertukaran gas tidak efektif . Pada kadal, kura-kura, dan buaya paru-paru lebih kompleks, dengan beberapa belahanbelahan yang membuat paru-parunya bertekstur seperti spon. Paru-paru pada beberapa jenis kadal misalnya bunglon Afrika mempunyai pundi-pundi hawa cadangan yang memungkinkan hewan tersebut melayang di udara.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 6 Ciri-Ciri Dan Contoh Protista Mirip Tumbuhan

Contoh Respirasi Hewan VertebrataSistem Respirasi Pada Aves (Burung)

Burung adalah hewan berdarah panas, sama seperti mamalia ,sehingga suhu pada tubuh burung bersifat stabil. Karena burung memiliki reseptor pada bagian otak yang dapat mengatur suhu tubuh, sehingga burung dapat melakukan aktivitas pada suhu lingkungan yang berbeda .

Burung menggunakan paru-paru dan pundi hawa (pundi-pundi udara) sebagai alat pernafasanya. Burung memiliki dua lubang hidung, yaitu :

Lubang hidung luar terletak pada pangkal paruh bagian atasLubang hidung dalam terletak pada langit-langit rongga mulut

Trakea pada burung sama seperti pada manusia yaitu berupa tulang rawan yang berbentuk cincin-cincin . trakea bercabang menjadi bronkus kanan dan kiri. Bronkus kanan dan kiri merupakan penghubung siring dengan paru-paru. Didalam siring terdapat lipatan-lipatan berupa selaput yang dapat bergetar menghasilkan suara. Burung memiliki sepasang paru-paru yang menempel pada dinding bagian dalam . Paru –paru sendiri terbungkus oleh selaput paru-paru (pluera) yang berhubungan dengan pundi-pundi hawa. Paru-paru burung tidak memiliki alveolus ,sebagai ganti fungsinya adalah parabronki (Pembuluh kapiler yang berdampingan dengan kapiler darah). Selain itu burung juga tidak memiliki diafragma sehingga dalam pergerakan paru-paru (inhale-exhale) dibantu oleh rongga seluruh tubuh.

Fungsi pundi-pundi hawa pada burung :

untuk bernapas saat terbangmemperkeras suara dengan memperbesar ruang siringmencegah kedinginan dengan menyelubungi organ dalam dengan rongga udaramengurangi hilangnya panas tubuhmemperbesar atau memperkecil berat jenis tubuh (berguna saat berenang)

Pundi-pundi hawa pada burung berjumlah sembilan yaitu :

2 kantong di leher (servikal)1 kantong di antara tulang selangka (korakoid/interclavicular)2 kantong di dada depan (toraks anterior)2 kantong di dada belakang (toraks posterior)2 kantong di perut (abdominal)

Mekanisme pernafasan burung sebagai berikut :

Pernafasan burung saat tidak terbang

Pernafasan burung saat tidak terbang

Fase Inspirasi : tulang rusuk bergerak ke depan – volume rongga dada membesar – tekanan mengecil – udara akan masuk melalui saluran pernapasan. Saat inilah sebagian oksigen masuk ke paru-paru dan O2berdifusi ke dalam darah kapiler, dan sebagian udara dilanjutkan masuk ke dalam katong-kantong udara.

Fase Ekspirasi : tulang rusuk kembali ke posisi semula – rongga dada mengecil – tekanan membesar. Pada saat ini udara dalam alveolus dan udara dalam kantong-kantong hawa bersama-sama keluar melalui paru-paru. Pada saat melewati alveolus, O2 diikat oleh darah kapiler alveolus, dan darah melepas CO2. Dengan demikian, pertukaran gas CO2 dan O2 dapatberlangsung saat inspirasi dan ekspirasi.

Pernafasan burung saat terbang

Pundi hawa sangat berperan pentng ketika burung mulai terbang, dikarenakan urung yang terbang tidak dapat menggerakan tulang rusuknya,sehingga pundi hawalah yang dipergunakan oleh burung untuk bernafas. Inspirasi dan ekspirasinya dilakukan secara bergantian oleh pundi-pundi hawa.

Fase Inspirasi : Pada saat sayap diangkat, pundi hawa antar tulang korakoid terjepit, sedangkan pundi hawa ketiak mengembang, akibatnya udara masuk ke pundi hawa ketiak melewati paru-paru, terjadilah inspirasi. Saat melewati paru-paru akan terjadi pertukaran gas O2 dan CO2.

Fase Ekspirasi : Sebaliknya pada saat sayap diturunkan, pundi hawa ketiak terjepit, sedangkan pundi hawa antar tulang korakoid mengembang, sehingga udara mengalir keluar dari kantong hawa melewati paru-parusehingga terjadilah ekspirasi. Saat melewati paru-paru akan terjadi pertukaran gas O2 dan CO2. Dengan cara inilah inspirasi dan ekspirasi udara dalam paru-paru burung saat terbang. Jadi pertukaran gas pada burung saat terbang juga berlangsung saat inspirasi dan ekspirasi.

Sistem Pernafasan Pada Amphibi (Katak)

Katak muda (berudu) menggunakan insang untuk mengambil O2 yang terlarut dalam air. Setelah berumur lebih kurang 12 hari, insang luar diganti dengan insang dalam. Setelah dewasa, katak bernapas menggunakan selaput rongga mulut, paru-paru, dan kulit.

Selaput rongga mulut dapat berfungsi sebagai alat pernapasan karena tipis dan banyak terdapat kapiler yang bermuara di tempat itu. Pada saat terjadi gerakan rongga mulut dan faring, lubang hidung terbuka dan glotis tertutup, sehingga udara berada di rongga mulut dan berdifusi masuk melalui selaput rongga mulut yang tipis.

Pernapasan dengan kulit dilakukan secara difusi. Hal ini karena kulit katak tipis, selalu lembap, dan mengandung banyak kapiler darah. Pernapasan dengan kulit berlangsung secara efektif baik di air maupun di darat. Oksigen (O2) yang masuk lewat kulit akan diangkut melalui vena kulit paru-paru (vena pulmo kutanea) menuju ke jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Sebaliknya karbon dioksida (CO2) dari jaringan akan dibawa ke jantung, dari jantung dipompa ke kulit dan paru-paru melalui arteri kulit paru-paru (arteri pulmo kutanea). Dengan demikian, pertukaran oksigen dan karbon dioksida terjadi di kulit.

Mekanisme inspirasi dan ekspirasi dijelaskan seperti berikut.

Fase inspirasi katak
Fase inspirasi terjadi bila otot sternohioideus berkontraksi sehingga rongga mulut membesar, akibatnya oksigen masuk melalui koane (celah hidung).
Setelah itu, koane menutup, otot submandibularis dan otot geniohioideus berkontraksi, sehingga rongga mulut mengecil. Mengecilnya rongga mulut mendorong oksigen masuk ke paru-paru lewat celah-celah. Dalam paru-paru terjadi pertukaran gas, oksigen diikat oleh darah yang berada dalam kapiler dinding paru-paru, dan sebaliknya karbon dioksida dilepaskan ke lingkungan.

Fase ekspirasi katak
Mekanisme ekspirasi terjadi setelah pertukaran gas di dalam paru-paru, otot rahang bawah mengendur atau berelaksasi, sementara otot perut dan sternohioideus berkontraksi. Hal ini mengakibatkan paru-paru mengecil, sehingga udara tertekan keluar dan masuk ke dalam rongga mulut. Selanjutnya koane membuka, sedangkan celah tekak menutup, sehingga terjadi kontraksi otot rahang bawah yang diikuti berkontraksinya otot
geniohioideus. Akibatnya, rongga mulut mengecil dan udara yang kaya karbon dioksida terdorong keluar melalui koane.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Klasifikasi Hemichordata, Urochordata Dan Cephalochordata

Perbedaan Pernapasan Vertebrata dan Invertebrata

Organ pernapasan pada Vertebrata yaitu Insang, Paru-paru pada 2 macam organ ini masing-masing mepunyai perbedaan dan juga kegunaan tersendiri dan juga fungsinya juga berbeda begitu hal nya dengan organ-organ pernapasan pada Avertebrata yaitu Difusi, Sistem Trakea yang pada 2 macam tersebut mempunyai bentuk, fungsi, kegunaan serta juga memiliki perbedaan masing-masing didalam suatu mekanisme pernapasannya.

Organ Pernapasan pada VertebrataInsang
Berdasarkan pada letaknya, insang tersebut dapat dibedakan menjadi insang luar dan juga insang dalam. Insang luar tersebut terdapat pada suatu larva ikan dan juga amfibia, sedangkan pada insang dalam tersebut terdapat pada ikan yang sudah dewasa. Insang dalam pada ikan tersebut dilindungi  ialah dengan tutup insang yang di sebut dengan operkulum.

Paru-Paru
Pada semua vertebrata yang hidupnya di darat, termasuk mamalia juga yang hidup di air, bernapas dengan menggunakan paru-paru. Pada semua vertebrata yang bernapas dengan paru-paru tersebut memasukkan udara dengan melalui suatu lubang hidung (nares) yang berhubungan dengan langit-langit pada rongga mulut.

Terdapat juga 4 jenis paru-paru yakni pada amfibi dan juga reptilia

Paru-Paru Amfibi.
Paru-paru dalam amfibi dewasa tersebut masih sederhana yakni berupa suatu kantong tipis dengan sedikit lipatan yang membentuk suatu alveoli didalamnya. Luas pada permukaan respirasinya tersebut hanya sekirar 20 cm2 dikarenakan struktur paru-paru tersebut masih sederhana.

Paru-Paru Reptilia.
Keadaan pada paru-paru reptilia tersebut sudah lebih baik dibandingkan dengan paru-paru amfibi. Paru-paru reptilia tersebut mempunyai suatu sekat-sekat pemisah yang tumbuh ialah sebagai suatu lipatan-lipatan pada dinding dalam yang memperluas pada permukaan respirasi. Bentuk paru-paru itu menyesuaikan pada suatu bentuk tubuhnya, misalnya berbentuk kecil dan juga memanjang pada ular.

Paru-Paru Mamalia.
Paru-paru pada hewan yang menyusui tersebut mempunyai struktur lebih kompleks yang terdiri dari beberapa lobus. Alat pada pernapasan mamalia yang hidup pada air, misalnya ialah lumba-lumba dan juga paus,juga paru-paru. tetapi , pada trakea (batang tenggorok) mamalia itu terdapat suatu sekat-sekat yang dapat mencegah air untuk dapat masuk ke dalam paru-paru.

Paru-Paru Aves.
Paru-paru pada aves (burung) tersebut terdapat di ujung bronkeolus,yang berjumlah sepasang, dan juga melekat pada suatu dinding punggung rongga dada. Paru-paru tersebut dibungkus dengan selaput yang disebut dengan pleura. Paru-parunya tersebut bersifat kompak dan juga penuh dengan pembuluh darah

Organ Pernapasan pada Avertebrata
Difusi
Pertukaran gas didalam suatu organ pernapasan itu terjadi disebabkan adanya perbedaan konsentrasi oksigen serta karbon dioksida pada lingkungan dan juga sel-sel tubuh. Molekul oksigen serta juga karbon dioksida yang bergerak dari suatu daerah berkonsentrasi tinggi ke pada daerah yang konsentrasi rendah disebut dengan proses difusi. Difusi tersebut berlangsung dengan secara efektif jika terdapat suatu perbedaan konsentrasi yang sangat tinggi juga.

Proses difusi itu dibedakan ialah menjadi difusi sel dan juga difusi epidermal. Difusi sel itu terjadi dengan melalui membran sel di hewan yang bersel satu. Pada Porifera serta Coelenterata difusi berlangsung dengan melalui membran sel-sel pada permukaan tubuh serta juga selanjutnya ke sel-sel yang letaknya ke lebih dalam. Difusi epidermal tersebut terjadi dihewan cacing tanah. Pertukaran pada gas berlangsung dengan melalui kulit luar tubuh (epidermis).

Sistem Trakea
Alat pernapasan yang berupa suatu trakea dapat ditemukan pada serangga. Trakea ialah suatu pembuluh halus yang berasal dari suatu permukaan tubuh, yang kemudian bercabang-cabang pada seluruh bagian tubuh. pada tiap-tiap percabangan berakhir didalam suatu sel-sel trakea yang memiliki perluasan yang berupa trakeol. Ujung akhir trakeol tersebut berisi cairan dan juga melalui suatu cairan inilah oksigen serta karbon dioksida berfungsi ke dalam sel-sel jaringan yang berada di dekatnya.

Daftar Pustaka

Campbell,2008, Biologi, edisi kedelapan  jilid 3, Erlangga, Jakarta.Francis J. Ryan, 1997. Bintang laut dan echinodermata yang lain. Jakarta: Gramedia

45 Contoh Soal UAS/PAT Biologi Kelas 10 Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban Lengkap

45 Contoh Soal UAS/PAT Biologi Kelas 10 Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban Lengkap untuk siswa SMA/MA – Soal-soal Penilaian Akhir Semester (PAS) Genap Biologi kelas X  ini, berisikan materi yang diambil dari Bab 1, soal biologi tentang jamur, Bab 2 yang berisikan soal tentang tumbuhan dan hewan sampai dengan soal biologi mengenai ekologi serta Perubahan Lingkungan dan daur ulang limbah (Bab 3).

Sebelumnya, admin juga telah mempublish soal-soal UAS Biologi (KTSP) yang berisikan materi soal tentang Keanekaragaman hayati, plantae, animalia, ekosistem dan peranannya dalam kehidupan dan materi yang terakhir Pencemaran dan Daur ulang. yang bisa anda baca pada postingan 55 Contoh Soal UAS Biologi Kelas X Semester 2 Beserta Jawaban

Ada 45 butir soal PAT biologi peminatan (25 soal PG + 20 essay/uraian) yang bisa siswa menengah atas pelajari sebagai bahan referensi belajar online sebelum menghadapi penilaian akhir tahun mata pelajaran biologi yang sebenarnya. Selain itu bagi guru mapel biologi, soal-soal biologi ini bisa dijadikan acuan dalam pembuatan soal/bank soal.

Berikut dibawah ini, soal UAS/PAS/PAT biologi peminatan kelas 10 semester 2 dilengkapi kunci jawaban serta pembahasan dengan pernyataan dimulai dari nomor 1.

1. Perlekatan bilah pada jamur tiram putih termasuk jenis….
a. decurrent
b. adnaxec
c. sinuate
d. adnate with tooth
e. free
Jawaban: a. decurrent
Pembahasan:


Keterangan :
a. free (tidak menempel)
b. adnaxed (menempel)
c. adnate (menempel lurus)
d. adnate with tooth (menempel dengan tepi bergigi)
e. decurrent attached toodler (seperti payung)
f. sinuate (menempel dengan pangkal berlekuk)
g. arcuate (menempel sampai dasar)

2. Dua proses yang dilakukan organisme berkaitan dengan siklus karbin adalah….
a. transpirasi dan respirasi
b. fotosintesis dan transpirasi
c. fotosintesis dan respirasi
d. ekskresi dan transpirasi
e. ekskresi dan respirasi
Jawaban: c. fotosintesis dan respirasi
Pembahasan:
Dalam proses fotosintesis dibutuhkan CO2 sedangkan pada proses respirasi dihasilkan CO2.

3. Komponen-komponen yang terdapat dalam suatu ekosistem terdiri atas: senyawa anorganik, plankton, ikan, burung pemakan ikan dan guano. Jika terjadi pengambilan ikan secara besar-besaran, akibat yang timbul adalah….
a. penurunan kadar senyawa anorganik penaikan populasi burung
b. penaikan populasi plankton, kenaikan kadar senyawa anorganik
c. penaikan populasi burung, penaikan populasi plankton
d. penaikan populasi burung, penaikan populasi plankton
e.  penurunan populais burung, penaikan populasi plankton
Jawaban: e.  penurunan populais burung, penaikan populasi plankton
Pembahasan:
Jika ikan diambil maka plankton sebgaai makanan ikan akan anik populaisnya sedangkan populasinya burung akan menurun sebab makanannya yaitu ikan sudah tidak ada.

4. Tumbuhan Gymnospermae dan Angiospermae memiliki bagian-bagian berikut, kecuali….
a. berkas pengangkut
b. polen
c. karpela
d. ovarium
e. ovulum
Jawaban: d. ovarium
Pembahasan:
Ovarium merupakan tempat pembentukan sel telur atau ovum pada hewan.

5. Tumbuhan Spermatophyta bermanfaat bagi manusia, kecuali….
a. makanan
b. papan
c. kosmetik
d. dekorasi
e. konduktor
Jawaban: e. konduktor
Pembahasan:
tumbuhan spermatophyte bermanfaat bagi manusia antara lain untuk  sayur, sandang, papan, obat, penyimpan air.

6. Berikut ini adalah beberapa jenis tumbuhan:
1. lumut hati
2. lumut daun
3. paku ekor
4. paku kawat
5. supplier
Kelima jenis tumbuhan di atas memiliki persamaan tanda-tandanya yaitu:
a. sudah mempunyai akar, batang dan daun
b. dalam daur hidupnya terdapat pergiliran keturunan
c. habitat di darat dan air tawar
d. memiliki berkas pengangkut xylem dan floem
e. memiliki rizoid sebagai alat pelekat
Jawaban: b. dalam daur hidupnya terdapat pergiliran keturunan
Pembahasan:
Kelima jenis tumbuhan itu mempunyai persamaan dalam daur hidupnya terdapat pergiliran keturunan.

7. Navicula termasuk dalam ganggang….
a. Chrysophyta
b. Chlorophyta
c. Phaeophyta
d. Cyanophyta
e. Rhodopyta
Jawaban: a. Chrysophyta

8. Dasar klasifikasi ganggang adalah….
a. hasil fotosintesis dalam sel
b. bentuk selnya
c. cara berkembangbiaknya
d. kandungan pigmen selnya
e. bentuk inti selnya
Jawaban: d. kandungan pigmen selnya

Baca juga:
– 50 soal UAS Biologi kelas 11 Semester 2 dan kunci jawaban (KTSP)
– 25 soal PAT Biologi kelas 11 semester 2 dan kunci jawaban K13

9. Protozoa yang tidak mempunyai alat gerak adalah…
a. Rhizopoda
b. Flagellata
c. Sporozoa
d. Cilliata
e. Sacropoda
Jawaban: c. Sporozoa

10. Kingdom Protista yang begitu beragam, mempunyai sedikit persamaan antar-anggotanya yaitu….
a. berdinding sel, eukariot
b. mendapatkan makanan secara heterotroph, eukariot
c. mendapatkan makanan secara heterotropf, prokariot
d. pengambilan makanan secara autotroph, eukariot
e. melakukan respirasi aerobic seluler dalam mitokondria
Jawaban: a. berdinding sel, eukariot

Lanjut ke soal PAS nomor 11-25 ==> 45 Contoh Soal UAS/PAT Biologi Kelas 10 Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban Lengkap~Part2

Kalimat Efektif

Pentingnya pembelajaran kalimat efektif dilakukan untuk mengasah kemampuan mahasiswa dalam mengungkapkan gagasan yang dapat langsung dipahami oleh pembaca/pendengar tanpa menimbulkan penafsiran ganda. Mahasiswa yang setiap waktu di hadapkan tugas-tugas kuliah yang dituntut untuk membuat tulisan baik berupa makalah, essai, artikel ilmiah yang membutuhkan pengetahuan tentang kalimat efektif. Pemilihan kalimat efektif membuat komunikasi dalam bentuk tulisan menjadi sangat komunikatif dan tidak bertele-tele.

kalimat-efektif

            Dalam menyampaikan gagasan menggunakan kalimat efektif ini mahasiswa diharapkan mampu memahami pemakaian kalimat efektif dalam kalimat dan paragraf. Namun, pada kenyataanya masih banyak mahasiswa yang belum memahami pemakaian kalaimat efektif dalam kalimat seperti dalam penyusunan laporan praktikum yang selalu memaparkan tinjauan teoritis yang cukup panjang namun tidak memiliki inti kalimat serta ketidaksesuaian penempatan kalimat efektifnya.

            Faktor-faktor yang menyebabkan kurangnya kemampuan mahasiswa dalam memyusun kalimat efektif yaitu: kurang memahami materi ini karena kurang tertarik dan budaya membaca yang sudah mulai luntur, kebiasaan mahasiswa dalam pengerjaan tugas ingin instan sehingga kebudayaan copy-paste sudah menjadi tradisi. Sehingga untuk meningkatkan kamampuan mahasiswa dalam menulis kalimat efektif dirasa perlu untuk kembali diangkat menjadi satu topik pembelajaran bahasa indonesia ditingkat universitas. Pada bab ini akan dibahas (1). Penegertian kalimat efektif, (2). Ciri-ciri kalimat efektif, (3). Syarat yang mendasari kalimat efektif, (4). Struktur kalimat efektif.

Pengertian Kalimat Efektif

Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan penutur/penulisnya secara tepat sehingga dapat dipahami oleh pendengar/pembaca secara tepat pula. Efektif dalam hal ini adalah ukuran kalimat yang memiliki kemampuan menimbulkan gagasan atau pikiran pada pendengar atau pembaca. Dengan kata lain, kalimat efektif  adalah kalimat yang dapat mewakili pikiran penulis atau pembicara secara tepat sehingga pendengar/pembaca dapat memahami pikiran tersebut dengan mudah, jelas dan lengkap seperti apa yang dimaksud oleh penulis atau pembicaranya.

Pengertian Kalimat Efektif Menurut Para Ahli

Beberapa definisi kalimat efektif menurut beberapa ahli bahasa :

Kalimat efektif adalah kalimat yang bukan hanya memenuhi syarat-syarat komunikatif, gramatikal, dan sintaksis saja, tetapi juga harus hidup, segar, mudah dipahami, serta sanggup menimbulkan daya khayal pada diri pembaca.

 (Akhadiah, Arsjad, dan Ridwan:2001) Mengatakan

Kalimat efektif adalah kalimat yang benar dan jelas sehingga dengan mudah dipahami orang lain secara tepat.

(Arifin: 1989) Mengatakan 

Kalimat efektif adalah kalimat yang memenuhi kriteria jelas, sesuai dengan kaidah, ringkas, dan enak dibaca.

 Menurut (Nasucha, Rohmadi, dan Wahyudi: 2009)

Kalimat efektif dipahami sebagai kalimat yang dapat menyampaikan informasi dan informasi tersebut mudah dipahami oleh pembaca.

Menurut  (Arif HP: 2013)

Kalimat efektif di pahami sebagai sebuah kalimat yang dapat membantu menjelaskan sesuatu persoalan secara lebih singkat jelas padat dan mudah di mengerti serta di artikan.

Unsur-Unsur Kalimat Efektif

Unsur-Unsur-Kalimat-Efektif

Unsur kalimat adalah fungsi sintaksis yang dalam buku-buku tata bahasa Indonesia lama lazim disebut jabatan kata dan kini disebut peran kata dalam kalimat, yaitu subjek (S), predikat (P), objek (O), pelengkap (Pel), dan keterangan (Ket). Kalimat bahasa Indonesia baku sekurang-kurangnya terdiri atas dua unsur, yakni subjek dan predikat. Unsur yang lain (objek, pelengkap, dan keterangan) dalam suatu kalimat dapat wajib hadir, tidak wajib hadir, atau wajib tidak hadir.

Subjek (S)

Subjek (S) adalah bagian kalimat menunjukkan pelaku, tokoh, sosok (benda), sesuatu hal, suatu masalah yang menjadi pangkal/pokok pembicaraan. Subjek biasanya diisi oleh jenis kata/frasa benda (nominal), klausa, atau frasa verbal. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh sebagai berikut ini:

Ibuku sedang melukis.Kursi direktur besar.Yang berpakaian batik dosen saya.Berjalan kaki itu membuat sehat badan.Membangun jalan layang sangat mahal.

         Kata-kata yang dicetak tebal pada kalimat di atas adalah S. Contoh S yang diisi oleh kata dan frasa benda terdapat pada kalimat (a) dan (b), contoh S yang diisi oleh klausa terdapat pada kalimat (c), dan contoh S yang diisi oleh frasa verbal terdapat pada kalimat (d) dan (e).

         Dalam bahasa Indonesia, setiap kata, frasa, klausa pembentuk S selalu merujuk pada benda (konkret atau abstrak). Pada contoh di atas, kendatipun jenis kata yang mengisi S pada kalimat (c), (d) dan (e) bukan kata benda, namun hakikat fisiknya tetap merujuk pada benda. Bila kita menunjuk pelaku pada kalimat (c) dan (d), yang berpakaian batik dan berjalan kaki tentulah orang (benda).

 

Demikian juga membangun jalan layang yang menjadi S pada kalimat (e), secara implisit juga merujuk pada “hasil membangun” yang tidak lain adalah benda juga. Di samping itu, kalau diselami lebih dalam, sebenarnya ada nomina yang lesap, pada awal kalimat (c) sampai (e), yaitu orang pada awal kalimat (c) dan kegiatan pada awal kalimat (d) dan (e).

         Selain ciri di atas, S dapat juga dikenali dengan cara bertanya dengan memakai kata tanya siapa (yang)… atau apa (yang)… kepada P. Kalau ada jawaban yang logis atas pertanyaan yang diajukan, itulah S. Jika ternyata jawabannya tidak ada dan atau tidak logis berarti kalimat itu tidak mempunyai S. Inilah contoh “kalimat” yang tidak mempunyai S karena tidak ada/tidak jelas pelaku atau bendanya.

Bagi siswa sekolah dilarang masuk.Di sini melayani obat generic.Memandikan adik di pagi hari.

Contoh (a) sampai (c) belum memenuhi syarat sebagai kalimat karena tidak mempunyai S. Kalau ditanya kepada P, siapa yang dilarang masuk pada contoh (a) siapa yang melayani resep pada contoh (b) dan siapa yang memandikan adik pada contoh (c), tidak ada jawabannya. Kalaupun ada, jawaban itu terasa tidak logis.

Predikat (P)

            Predikat (P) adalah bagian kalimat yang memberitahu melakukan (tindakan) apa atau dalam keadaan bagaimana subjek (pelaku/tokoh atau benda di dalam suatu kalimat). Selain memberitahu tindakan atau perbuatan subjek (S), P dapat pula menyatakan sifat, situasi, status, ciri, atau jatidiri S. termasuk juga sebagai P dalam kalimat adalah pernyataan tentang jumlah sesuatu yang dimiliki oleh S. predikat dapat juga berupa kata atau frasa, sebagian besar berkelas verba atau adjektiva, tetapi dapat juga numeralia, nomina, atau frasa nominal. Perhatikan contoh berikut:

AnjingIbu sedang tidur siang.Putrinya cantik jelita.Kota Jakarta dalam keadaan aman.Kucingku belang tiga.Robby mahasiswa baru.Rumah Pak Hartawan

Kata-kata yang dicetak tebal dalam kalimat di atas adalah P. kata mengendus pada kalimat (a) memberitahukan perbuatan anjing. Kelompok kata sedang tidur siang pada kalimat (b) memberitahukan melakukan apa ibu, cantik jelita pada kalimat (c) memberitahukan bagaimana putrinya, dalam keadaan aman pada kalimat (d) memberitahukan situasi kota Jakarta, belang tiga pada kalimat (e) memberitahukan ciri kucingku, mahasiswa baru pada kalimat (f) memberitahukan status Robby, dan lima pada kalimat (g) memberitahukan jumlah rumah Pak Hartawan.

Berikut ini contoh kalimat yang tidak memiliki P karena tidak ada kata-kata menunjuk pada perbuatan, sifat, keadaan, ciri, atau status pelaku atau bendanya.

Adik saya yang gendut lagi lucu itu.Kantor kami yang terletak di Jln. Gatot Subroto.Bandung yang terkenal kota kembang.

Walaupun contoh (a), (b), (c) ditulis persis seperti lazimnya kalimat normal, yaitu diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik, namun di dalamnya tidak ada satu kata pun yang berfungsi sebagai P. Tidak ada jawaban atas pertanyaan melakukan apa adik yang gendut lagi lucu (pelaku) pada contoh (a), tidak ada jawaban atas pertanyaan kenapa atau ada apa dengan kantor di Jalan Gatot Subroto dan Bandung terkenal sebagai kota kembang itu pada contoh (b) dan (c).

karena tidak ada informasi tentang tindakan, sifat, atau hal lain yang dituntut oleh P, maka contoh (a), (b), (c) tidak mengandung P. Karena itu, rangkaian kata-kata yang cukup panjang pada contoh (a), (b), (c) itu belum merupakan kalimat, melainkan baru merupakan kelompok kata atau frasa.

Objek (O)

            Objek (O) adalah bagian kalimat yang melengkapi P. objek pada umumnya diisi oleh nomina, frasa nominal, atau klausa. Letak O selalu di belakang P yang berupa verba transitif, yaitu verba yang menuntut wajib hadirnya O, seperi pada contoh di bawah ini.

Nurul menimang …Arsitek merancang …Juru masak menggoreng …

Verba transitif menimang, merancang, dan menggoreng pada contoh tersebut adalah P yang menuntut untuk dilengkapi. Unsur yang akan melengkapi P pada ketiga kalimat itulah yang dinamakan objek.

Jika P diisi oleh verba intransitif, O tidak diperlukan. Itulah sebabnya sifat O dalam kalimat dikatakan tidak wajib hadir. Verba intransitive mandi, rusak, pulang yang menjadi P dalam contoh berikut tidak menuntut untuk dilengkapi.

Nenek mandi.Komputerku rusak.Tamunya pulang.

            Objek dalam kalimat aktif dapat berubah menjadi S jika kalimatnya dipasifkan. Perhatikan contoh kalimat berikut yang letak O-nya di belakang dan ubahan posisinya bila kalimatnya dipasifkan.

Martina Hingis mengalahkan Yayuk Basuki (O)Yayuk Basuki (S) dikalahkan oleh Martina Hingis.Orang itu menipu adik saya (O)Adik saya (S) ditipu oleh oran itu.Pelengkap (pel)

            Pelengkap (P) atau komplemen adalah bagian kalimat yang melengkapi P. letak Pelengkap umumnya di belakang P yang berupa verba. Posisi seperti itu juga ditempati oleh O, dan jenis kata yang mengisi Pel dan O juga sama, yaitu dapat berupa nomina, frasa nominal, atau klausa. Namun, antara Pel dan O terdapat perbedaan. Perhatikan contoh di bawah ini:

Ketua MPR membacakan Pancasila.

                          S                  P             O

Banyak orpospol berlandaskan Pancasila.

                          S                    P            Pel

            Kedua kalimat aktif (a) dan (b) yang Pel dan O-nya sama-sama diisi  oleh nomina Pancasila, jika hendak dipasifkan ternyata yang bisa hanya kalimat (a) yang menempatkan Pancasila sebagai O. Ubahan kalimat (a) menjadi kalimat pasif adalah sebagai berikut:

            Pancasila dibacakan oleh ketua MPR.

               S                     P               O

Posisi Pancasila sebagai Pel pada kalimat (b) tidak bisa dipindah ke depan menjadi S dalam kalimat pasif. Contoh berikut adalah kalimat yang tidak gramatikal.

            Pancasila dilandasi oleh banyak orsospol.

            Hal lain yang membedakan Pel dan O adalah jenis pengisinya. Selain diisi oleh nomina dan frasa nominal, Pelengkap dapat juga diisi oleh frasa adjectival dan frasa preposisional.

            Di samping itu, letak Pelengkap tidak selalu persis di belakang P. Apabila dalam kalimatnya terdapat O, letak pel adalah di belakang O sehingga urutan penulisan bagian kalimat menjadi S-P-O-Pel. Berikut adalah beberapa contoh pelengkap dalam kalimat.

Sutardji membacakan pengagumnya puisi kontemporer.Mayang mendongengkan Rayhan Cerita si Kancil.Sekretaris itu mengambilkan atasannya air minum.Annisa mengirimi kakeknya kopiah bludru.Pamanku membelikan anaknya rumah mungil.Keterangan (ket)

            Keterangan (Ket) adalah bagian kalimat yang menerangkan berbagai hal mengenai bagian kalimat yang lainnya. Unsur Ket dapat berfungsi menerangkan S, P, O, dan Pel. Posisinya bersifat bebas, dapat di awal, di tengah, atau di akhir kalimat. Pengisi Ket adalah frasa nominal, frasa preporsisional, adverbia, atau klausa.

            Berdasarkan maknanya, terdapat bermacam-macam Ket dalam kalimat. Para ahli membagi keterangan atas Sembilan macam (Hasan Alwi dkk, 1998:366) yaitu seperti yang tertera pada tabel di bawah ini.

JENIS KETERANGAN DAN CONTOH PEMAKAIANNYANoJenis keteranganPosisi/penghubungContoh pemakaian1TempatDi

Ke

Dari

Pada

Di kamar, di kota

Ke Surabaya, ke rumahnya

Dari Manado, dari sawah

Pada permukaan

2WaktuPada

Dalam

Se-

Sebelum

Sesudah

Selama

sepanjang

Sekarang, kemarin

Pada pukul 5 hari ini

Dalam 2 hari ini

Sepulang kantor

Sebelum mandi

Sesudah makan

Selama bekerja

Sepanjang perjalanan

 

3AlatDenganDengan pisau, dengan mobil4TujuanSupaya/agar

Untuk

Bagi

Demi

Supaya/agar kamu faham

Untuk kemerdekaan

Bagi masa depan

Demi orang tuamu

5CaraSecara

Dengan cara

Dengan jalan

Secara hati-hati

Dengan cara damai

Dengan jalan berunding

6Kesalingan7SimilatifSeperti

Bagaikan

Laksana

Seperti angin

Bagaikan seorang dewi

Laksana bintang di langit

8PenyebabKarena

Sebab

Karena perempuan itu

Sebab kegagalannya

9PenyertaDengan

Bersama

Beserta

Dengan adiknya

Bersama orang tuanya

Beserta saudaranya

CIRI-CIRI KALIMAT EFEKTIF dan Contoh Kalimat juga Strukturnya

Kalimat dinyatakan dapat memberikan informasi kepada pembaca secara tepat dan akurat seperti yang diharapkan penulis (efektif), apabila memiliki ciri-ciri yaitu : kesatuan gagasan, kesepadanan, keparalelan, kehematan, kelogisan, kecermatan, kebervariasian, ketegasan, ketepatan, kebenaran struktur, dan keringkasan.

Kesatuan gagasan

Kalimat efektif hanya mengandung satu gagasan. Perhatikan kalimat berikut yang mempunyai lebih dari satu gagasan.

Contoh: Melihat perkembangan penduduk RW 06 Kampung Sidodadi yang semakin padat namun tidak didukung dengan perekonomian yang cukup dan tanpa kita sadari bahwa peningkatan tersebut memerlukan sarana dan prasarana yang memadai.

Kalimat tersebut mempunyai tiga gagasan:

Perkembangan penduduk RW 06 Kampung Sidodadi yang semakin padat.Perkembangan itu tidak didukung dengan perekonomian yang cukup.Kita tidak menyadari bahwa peningkatan tersebut memerlukan sarana dan prasarana yang memadai.

Saran perbaikan kalimat tersebut:

Perkembangan penduduk RW 06 Kampung Sidodadi semakin padat, tetapi tidak didukung oleh perekonomian yang cukup dan sarana dan prasarana yang memadai.

Kesepadanan

Kesepadanan adalah keseimbangan antara gagasan atau pemikiran dengan struktur bahasa yang dipakai dalam kalimat. Kesepadanan dalam kalimat ini diperlihatkan dengan adanya kesatuan gagasan dan kesatuan pikiran. Ciri-ciri kalimat yang memiliki kesepadanan struktur, yaitu:

Memiliki subjek dan predikat yang jelas

Contoh:

Tidak diharapkan oleh bangsa mana pun, tetapi kenyataannya kita harus dapat menerimanya dengan tabah. (Tidak efektif)

(Apa atau siapa yang tidak diharapkan oleh bangsa mana pun?)

Krisis ekonomi tidak diharapkan oleh bangsa mana pun, tetapi kenyataannya kita harus dapat menerimanya dengan tabah. (Efektif)

(Krisis ekonomi memperjelas apa yang tidak diharapkan oleh bangsa mana pun)

Kata depan tidak berada di depan subjek

Contoh:

Bagi semua siswa kelas 2 harus mengikuti kegiatan study tour. (Tidak efektif)

(Bagi di depan subjek)

Semua siswa kelas 2 harus mengikuti kegaiatan study tour.(Efektif)Konjungsi intrakalimat tidak dipakai di dalam kalimat tunggal.

Contoh:

Saksi tidak hadir. Sehingga persidangan ditunda minggu depan.

(Sehingga di awal kalimat)

Saksi tidak hadir sehingga perseidangan ditunda minggu depan.

(sehingga di tengah kalimat)

Predikat tidak didahului konjungsi yang.

Contoh:

Supporter timnas Indonesia yang mengenakan baju merah putih.

(yang di depan predikat)

Supporter timnas Indonesia mengenakan baju merah putih.Subjek tidak ganda.

Contoh:

Pembangunan jalan itu kami dibantu oleh semua warga desa.

(Apa subjeknya: pembangunan jalan itu atau kami?)

Dalam membangun jembatan itu, kami dibantu oleh semua warga desa. (Subjek: saya)Keparalelan (Kesejajaran)

Keparalelan adalah kesamaan bentuk kata atau makna yang digunakan di dalam kalimat. Yang dimaksud dengan kesamaan bentuk kata adalah jika kata pertama berbentuk verba, maka kata selanjutnya berbentuk verba. Namun, jika kata pertama berbentuk nomina, maka kata selanjutnya berbentuk nomina.

Contoh:

Langkah-langkah dalam menulis kalimat efektif adalah memahami, mengetahui, dan pengaplikasian definisi kalimat efektif. (Tidak paralel)Langkah-langkah dalam menulis kalimat efektif adalah memahami, mengetahui, dan mengaplikasikan definisi kalimat efektif. (Paralel)Ami menulisi surat. (Tidak paralel makna)Ami menulis surat. (Paralel)Kehematan

Kalimat efektif tidak menggunakan kata-kata atau frasa yang tidak perlu digunakan. Untuk menghindari pemborosan kata di dalam kalimat, hal yang harus diperhatikan adalah:

Menghindari unsur yang sama pada kalimat majemuk

Contoh:

Saya tidak suka buah apel dan saya tidak suka duren. (Tidak hemat)Saya tidak suka buah apel dan duren. (Hemat)Menghindari kesinoniman dalam kalimat

Contoh:

Saya hanya memiliki 3 buah buku saja. (Tidak hemat)Saya hanya memiliki 3 buah buku. (Hemat)Menghindari penjamakan kata pada kata jamak

Contoh:

Para mahasiswa-mahasiswa berunjuk rasa di depan gedung rektorat. (Tidak hemat)Para mahasiswa berunjuk rasa di depan gedung rektorat. (Hemat)Kelogisan

Ide kalimat dalam kaliamat efektif dapat diterima atau dimengerti oleh akal dan sesuai dengan kaidah EYD.

Contoh:

Waktu dan tempat kami persilahkan! (Tidak logis)Bapak kepala sekolah, kami persilahkan maju ke mimbar! (Logis)Kecermatan

Kalimat efektif ditulis secara cermat, tepat dalam diksi sehingga tidak menimbulkan tafsir ganda dan kerancuan dalam kalimat.

Contoh:

Mahasiswa perguruan tinggi yang terkenal itu menjadi Putri Indonesia tahun ini. (Tidak cermat)Mahasiswa yang berasal dari perguruan tinggi yang terkenal itu menjadi Putri Indonesia tahun ini. (Cermat)Bayi yang mendapat ASI lebih sedikit mengandung virus dibandingkan dengan bayi yang mendapat susu botol. (Tidak cermat)Bayi yang mendapat ASI akan lebih sedikit mengandung virus dibandingkan dengan bayi yang mendapat susu botol. (Cermat)

Kecermatan juga diperlihatkan dengan tidak mengulang kata-kata yang sama yang bukan bertujuan penekanan seperti contoh berikut.

Contoh:

Pengumuman itu akan diumumkan kepada umum 2 minggu lagi. (Kurang cermat)Pengumuman itu akan diumumkan kepada publik 2 minggu lagi. (Cermat)Diharapkan proposal beserta keseluruhan kelengkapannya dapat melengkapi persyaratan administrasi proyek. (Kurang cermat)Diharapkan proposal beserta seluruh kelengkapannya dapat memenuhi persyaratan administrasi proyek. (Cermat)Kebervariasian

Kalimat yang efektif menunjukkan penggunaan kalimat yang tidak monoton. Kalimat yang digunakan sebaiknya bervariasi dengan memanfaatkan jenis-jenis kalimat yang ada dalam bahasa Indonesia. Selain itu, variasi dalam panjang-pendek kalimat dan penggantian unsur di awal kalimat juga menandakan kefektifan kalimat.

Contoh:

Anak membutuhkan perhatian dan kasih sayang orang tua.Dibutuhkan perhatian dan kasih sayang dari orang tua kepada anaknya.Perhatian dan kasih sayang orang tua dibutuhkan anak.Ketegasan

Kalimat efektif memberikan penegasan kepada ide pokoknya sehingga ide pokoknya menonjol di dalam kalimat tersebut.  Berikut cara memberikan penegasan pada kalimat efektif.

Meletakan kata yang ditonjolkan di awal kalimat

Contoh:

Sudah saya baca buku itu. (penekanan pada baca buku)Buku itu sudah saya baca. (penekanan pada Buku itu)Mengurutkan kata secara bertahap.

Contoh:

Pertemuan itu dihadiri oleh menteri pendidikan, gubernur dan presiden. (Tidak efektif)Pertemuan itu dihadiri oleh presiden, menteri pendidikan dan gubernur. (Efektif)Mempertentangkan ide yang ditonjolkan

Contoh:

Perusahaan itu tidak bangkrut, tetapi berkembang dengan pesat.Surti kurus, tetapi jago makan.Menggunakan partikel penekanan

Contoh:

Buanglah semua sampah itu!Jangankan emas uang pun aku tak punya.

Contoh:

Suroto ayah yang baik, ayah yang rela berkorban demi anak-anaknya.Sudah merupakan kewajiban bagi mahasiswa untuk belajar, belajar, dan belajar.Ketepatan

Setiap kata yang digunakan perlu dipilih secara tepat dan cermat sehingga dapat mewakili tujuan, maksud, atau pesan penulis.

Contoh:

Posisi ketujuh korban saat ditemukan warga dan aparat kepolisian berada dalam satu ruangan. (Tidak tepat)Ketujuh korban, saat ditemukan warga dan aparat kepolisian, berada dalam satu ruangan. (Tepat)Posisi ketujuh korban saat ditemukan warga dan aparat kepolisian di dalam satu ruangan (Tepat)Kebenaran struktur

Kalimat efektif mengandung kebenaran struktur bahasa Indonesia, artinya unsur-unsur yang digunakan dalam kalimat tidak memakai unsur-unsur asing, atau daerah. Sebagai contoh, pemakaian unsur bahasa Inggris which, where tidak benar jika disepadankan dengan konjungsi dimana, di mana, atau yang mana dalam bahasa Indonesia. Penggunaan kata tersebut perlu dihindari. Begitu pula unsur bahasa daerah sebaiknya tidak dipakai dalam tulisan.

Contoh:

Kota dimana dia lahir kini hancur karena gempa. (Tidak benar)Kota tempat dia lajir kini hancur karena gempa. (Benar)Pemerintah akan membangun sebuah sekolah yang mana sekolah itu adalah satu-satunya sekolah yang ada di Desa Sipiongot. (Tidak benar)Pemerintah akan membangun sebuah sekolah yang merupakan satu-satunya sekolah yang ada di Desa Sipiongot. (Benar)Dengan kita punya kemampuan menggunakan teknologi baru, segala pekerjaan akan lancar. (Tidak benar)Dengan kemampuan kita menggunakan teknologi baru, segala pekerjaan akan lancar. (Benar)Keringkasan

Dalam menulis ditemukan pemakaian kata dan kelompok kata yang sebenarnya memiliki makna yang sama. Dalam hal ini kelompok kata merupakan bentuk panjang, sedangkan kata merupakan bentuk ringkas atau pendek.

Contoh:

Kami mengadakan penelitian anak jalanan di Jakarta. (Bentuk panjang)Kami meneliti anak jalanan di Jakarta. (Bentuk ringkas)Pak Sanusi selalu memberi nasihat kepada anak-anaknya. (Bentuk panjang)Pak Sanusi selalu menasihati anak-anaknya. (Bentuk ringkas)Mahasiswa mengadakan diskusi mengerjakan tugas dari dosen. (Bentuk panjang)Mahasiswa berdiskusi mengerjakan tugas dari dosen. (Bentuk ringkas)

 

Ciri CIri Kalimat Efektif Secara Umum :Memiliki unsur penting atau pokok, minimal unsur SP.Taat terhadap tata aturan ejaan yang berlaku.Menggunakan diksi yang tepat.Menggunakan kesepadanan antara struktur bahasa dan jalan pikiran yang logis dan sistematis.Menggunakan kesejajaran bentuk bahasa yang dipakai.Melakukan penekanan ide pokok.Mengacu pada kehematan penggunaan kata.Menggunakan variasi struktur kalimat.Syarat-Syarat Kalimat Efektif

Syarat-syarat kalimat efektif adalah sebagai berikut:

Secara tepat mewakili pikiran pembicara atau penulisnya.

Mengemukakan pemahaman yang sama tepatnya antara pikiran pendengar atau pembaca dengan yang dipikirkan pembaca atau penulisnya.

Mudah dipahami oleh pendengar atau pembacanya.

Tidak menimbulkan kesalahan dalam menafsirkan maksud sang penulis.

Menyampaikan pemikiran penulis kepada pembaca atau pendengarnya dengan tepat.

Sistematis dan tidak bertele-tele.

Struktur Kalimat Efektif

Struktur kalimat efektif haruslah benar. Kalimat itu harus memiliki kesatuan bentuk, sebab kesatuan bentuk itulah yang menjadikan adanya kesatuan arti. Kalimat yang strukturnya benar tentu memiliki kesatuan bentuk dan sekaligus kesatuan arti. Sebaliknya kalimat yang strukturnya rusak atau kacau, tidak menggambarkan kesatuan apa-apa dan merupakan suatu pernyataan yang salah.

      Jadi, kalimat efektif selalu memiliki struktur atau bentuk yang jelas. Setiap unsur yang terdapat di dalamnya (yang pada umumnya terdiri dari kata) harus menempati posisi yang jelas dalam hubungan satu sama lain. Kata-kata itu harus diurutkan berdasarkan aturan-aturan yang sudah dibiasakan. Tidak boleh menyimpang, aalagi bertentangan. Setiap penyimpangan biasanya akan menimbulkan kelainan yang tidak dapat diterima oleh masyarakat pemakai bahasa itu. Misalnya, Anda akan menyatakan Saya menulis surat buat papa. Efek yang ditimbulkannya akan sangat lain, bila dikatakan:

Buat Papa menulis surat saya.Surat saya menulis buat Papa.Menuis saya surat buat Papa.Papa saya buat menulis surat.Saya Papa buat menulis surat.Buat Papa surat saya menulis.

      Walaupun kata yang digunakan dalam kalimat itu sama, namun terdapat kesalahan. Kesalahan itu terjadi karena kata-kata tersebut (sebagai unsur kalimat) tidak jelas fungsinya. Hubungan kata yang satu dengan yang lain tidak jelas. Kata-kata itu juga tidak diurutkan berdasarkan apa yang sudah ditentukan oleh pemakai bahasa.

      Demikinlah biasanya yang terjadi akibat penyimpangan terhadap kebiasaan struktural pemakaian bahasa pada umumnya. Akibat selanjutnya adalah kekacauan pengertian. Agar hal ini tidak terjadi, maka si pemakai bahasa selalu berusaha mentaati hukum yang sudah dibiasakan. dan menaati penyusunan kalimat efektif sebagai berikut:

Penggunaan Kata yang Mengalami Perubahan Makna :

      Penggunaan kata yang mengalami perubahan makna dalam perkembangan penggunaannya sering mengalami perubahan makna. Perubahan tersebut sering terjadi karena pergeseran konotasi,rentang masa penggunaan,jarak dan lain-lain. Namun yang jelas, perubahan-perubahan tersebut ada bermacam-macam yaitu: menyempit, meluas, ameliorative, peyoratif, dan asosiasi. Untuk lebih jelasnya perhatikan penjelasan dibawah ini:

Macam-macam perubahan makna:

Kata yang tergolong kedalam perubahan makna ini adalah kata yang pada awal penggunaannya biasa dipakai untuk berbagai hal umum,tetapi penggunaannya saat ini hanya terbatas untuk satu keadaan saja.

Contoh:
Sastra dulu dipakai untuk pengertian tulisan dalam arti luas atau umum, sedangkan sekarang hanya dimaknakan dengan tulisan yang berbau seni. Begitu pula kata sarjana (dulu orang yang pandai, berilmu tinggi, sekarang bermakna “lulusan perguruan tinggi”).

Penggunaan kata ini berkebalikan dengan pengertian menyempit.

Contoh:
Petani dulu dipakai untuk seseorang yang bekerja dan menggantungkan hidupnya dari mengerjakan sawah, tetapi sekarang kata tersebut dipakai untuk keadaan yang lebih luas. Penggunaan pengertian petani ikan, petani tambak, petani lele merupakan bukti bahwa kata petani meluas penggunaannya.

Ameliorasi (Peninggian Makna)

Peninggian makna adalah perubahan makna yang mengakibatkan makna yang baru dirasakan lebih tingg/ hormat/ halus/ baik nilainya, daripada makna lama.

Contoh:

KataMakna lamaMakna BaruBungPanggilan kepada orang laki-lakiPanggilan kepada pemimpinPetaniOrang yang bekerja disawahOrang yang bekerja di bidang agribisnisPutraAnak laki-lakiLebih tinggi daripada anakGadisPerawanPerempuan muda masa kini

Peyorasi (Penurunan Makna)

Penurunan makna adalah perubahan makna yang mengakibatkan makna baru dirasakan lebih rendah/ kurang baik/ kurang menyenangkan nilainya, daripada makna lama.

Contoh:

KataMakna lamaMakna BaruBiniPerempuan yang sudah dinikahiLebih rendah daripada istri/ nyonyaBuntingMengandungLebih rendah dari kata hamilJandaIstri yang ditinggal karena suami meninggal duniaIstri yang ditinggalkan karena perceraian

Asosiasi

Yang tergolong kedalam perubahan makna ini adalah kata-kata dengan makna-makna yang muncul karena persamaan sifat. Sering kita mendengar kalimat “Hati-hati dengan tukang catut itu”. Tukang catut dalam kalimat diatas tergolong kata-kata dengan makna asosiatif, begitu pula dengan kata kacamata dalam: “Menurut kacamata saya, perbuatan anda tidak benar”.

Contoh:
Gadis itu berwajah manis (kata manis mengandung makna enak, biasanya dirasakan oleh alat pegecap, berubah menjadi bagus, dirasakan oleh indera penglihatan. Demikian juga kata panas, kasar, sejuk,dan sebagainya).

Daftar Pustaka

Ali, Lukman dkk. 1991. Petunjuk Praktis Berbahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan      Pengembangan Bahasa.

Badudu, J.S. 1983. Membina Bahasa Indonesia baku. Bandung: Pustaka Prima.

Finoza, Lamuddin. 2002.. Komposisi Bahasa Indonesia. Jakarta: Insan Mulia.

Razak, Abdul. 1985. Kalimat Efektif. Jakarta: Gramedia.

Alwi, Hasan dkk. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka

135+ Contoh soal Seni Budaya Tentang Apresiasi Karya Seni Rupa Kelas 12 (PG&Essay) Lengkap Beserta Jawaban~Part4

135+ Contoh soal Seni Budaya Tentang Apresiasi Karya Seni Rupa Kelas 12 (PG&Essay) Lengkap Beserta Jawaban~Part4 untuk siswa SMA/MA/SMK/MAK – Postingan keempat contoh soal SBK kelas XII ini, merupakan lanjutan 135+ contoh soal seni budaya kelas 12 bagian ke-1 sampai dengan bagian ke-3 (latihan soal nomor 61-100) dengan materi yang sama diambil dari Bab 1, yaitu berisikan soal seni budaya tentang seni rupa.

Selain itu, postingan keempat ini merupakan bagian terakhir dari materi yang diambil dari Bab 1 semester 2, “Apresiasi Karya Seni Rupa”. Dan jauh sebelumnya, admin blog ini juga telah mempublish materi yang sama dengan contoh soal yang berbeda, yang bisa anda baca mulai dari tulisan: Contoh Soal dan Jawaban Seni Budaya Kelas XII Semester 2 Pilihan Ganda.

Semoga 135+ contoh soal SBK kelas 12 ini bisa menjadi referensi belajar online siswa menengah atas/sederajat, sebelum menghadapi UAS/USBN ataupun ulangan/ujian lainnya.

Dimulai dari pertanyaan nomor 101, berikut dibawah ini soal seni budaya dilengkapi kunci jawabannya.

101. Setelah 10 tahun berkelana di Eropa, Raden Saleh kembali ke Indonesia bersama istrinya yang bernama ….
Jawaban: Ny. Winkelman

102. Raden Saleh Syarif Bustaman merupakan orang Indonesia yang pertama merintis jalan menuju seni rupa Indonesia ….
Jawaban: modern

Baca juga:
– Contoh soal UAS Seni Budaya kelas 10 semester 1 K13
– Contoh Soal UAS/PAS Seni Budaya Kelas 11 Semester 1 K13
– 35 Contoh Soal UAS/PAS Seni Budaya Kelas 12 Semester 1 Kurikulum 2013 Edisi Revisi Beserta Jawaban Lengkap

103. Zaman Hindu-Budha merupakan babak baru periodesasi kebudayaan di ….
Jawaban: Indonesia

104. Zaman Hindu-Budha dikatakan sebagai akhir dari zaman ….
Jawaban: prasejarah

105. Zaman Hindu-Budha menjadi awal Zaman ….
Jawaban: sejarah

106. Garis batas ruang termasuk garis ….
Jawaban: khayal

107. Garis yang dengan mudah bisa dirasakan kehadirannya disebut garis ….
Jawaban: nyata

108. Karya seni rupa tidak lagi menjadi simbol-simbol kehidupan yang kaku, namun ia lebih cenderung menjadi pengungkap ekspresi dan nilai seorang seniman secara ….
Jawaban: bebas

109. Ragam bentuk kesenian Nusantara tumbuh sebagai hasil olah budaya masyarakat yang hidup di suatu wilayah sesuai dengan adat istiadat dan kondisi ….
Jawaban: Lingkungannya

110. Beberapa pengamat seni menilai bahwa masa Indie Mooi menghasilkan karya-karya lukisan yang bersifat ….
Jawaban: turistik

111. Siapakah seniman yang menciptakan karya Pelabuhan Ratu?
Jawaban: Pirngadi

112. Siapakah yang dikenal dengan sebutan Abdullah S. R?
Jawaban: Abdullah Soro Subroto

113. Kelompok pelukis manakah yang lebih mementingkan penumpahan jiwa dan isi hati pada karya bukan teknik dan bahan seperti yang diutamakan oleh para pelukis masa Indie Mooi?
Jawaban: Persagi

114. Siapakah yang menciptakan karya Balik ke Alam ?
Jawaban: Basuki Abdullah

115. Siapa ketua PERSAGI?
Jawaban: Agus Jayasuminta

116. Kapan kesenian Indonesia berusaha untuk mencari ciri khas kesenian nasionalisnya?
Jawaban: pada masa cita nasional

117. Siapakah seniman yang menciptakannya karya Pemandangan di Sekitar Gunung Merapi?
Jawaban: Abdullah

118. Apa kepanjangan PERSAGI?
Jawaban: Persatuan Ahli-ahli Gambar Indonesia

119. Siapakah figure yang meledak-ledak dibakar rasa nasionalisme dan tidak puas dengan kehidupan seni rupa?
Jawaban: S. Sudjojono

120. Bagaimana corak lukisan pada masa Indie Mooi?
Jawaban: serba indah

121. Prasasti canggal berada di Gunung ….
Jawaban: wakir

122. Beberapa pengamat seni menilai bahwa masa Indie Mooi menghasilkan karya-karya  lukisan yang bersifat turistik dengan gaya ….
Jawaban: denting

123. Bharata Yudha adalah salah satu karya ….
Jawaban: Agus Jayasuminta

124. Karya seni rupa murni dibuat untuk kepentingan mengekspresikan emosi atau perasaan …
Jawaban: penciptanya

125. Bubur kertas adalah salah satu media yang digunakan dalam pembuatan karya seni rupa yang termasuk bahan ….
Jawaban: lunak

126. Bentuk, Irama, gerak, gelap terang, tekstur, dan suasana dinyatakan oleh unsur seni rupa yang disebut ….
Jawaban: garis

127. Penggambaran suatu objek yang dapat dilihat oleh mata, kemudian kesannya dipindahkan pada bidang karya seni rupa, melalui goresan garis dan warna disebut  ….
Jawaban: bentuk

128. Nilai halus kasarnya permukaan benda hanya berupa kesan disebut tekstur ….
Jawaban: semu

129. Kesan tekstur pada lukisan termasuk contoh tekstur ….
Jawaban: semu

130. Kulit kayu dan tembok termasuk contoh tekstur ….
Jawaban: nyata

131. Apa yang dimaksud warna dalam seni rupa?
Jawaban: warna merupakan unsur seni yang menimbulkan adanya kesan gelap terang dan sebagai media untuk menciptakan bentuk yang realis.

132. Jelaskan metode deduktif dalam apresiasi!
Jawaban: metode deduktif, yaitu metode yang dilakukan dengan menilai dan menelaah karya seni untuk mendapatkan petunjuk sejauh mana kriteria keindahan sudah terpenuhi.

133. Apa yang dimaksud seni rupa terapan?
Jawaban: seni rupa terapan, yaitu seni rupa yang dibuat dengan mengutamakan tujuan praktis dengan kata lain dimanfaatkan fungsi pakaiannya untuk memenuhi kebutuhan fisik manusia.

134. Jelaskan metode empati dalam apresiasi!
Jawaban: metode empati yaitu metode yang dilakukan dengan menilai karya seni tidak hanya sesuatu yang tampak, tapi juga menggunakan pengetahuan dan wawasan yang dimiliki.

135. Apa yang dimaksud tekstur?
Jawaban: tekstur yaitu nilai raba permukaan benda

136. Jelaskan metode interaktif dalam apresiasi!
Jawaban: metode interaktif yaitu metode yang dilakukan dengan mengapresiasikan karya seni melalui kesepakatan kelompok dengan jalan diskusi yang akhirnya menghasilkan interprestasi terhadap karya seni.

137. Sebutkan media karya dua  dimensi!
Jawaban: media karya dua dimensi yaitu media yang digunakan untuk pembuatan karya seni dua dimensi. Beberapa diantaranya adalah pensil, pensil arang (contee), pastel dan crayon, pena, tinta bak (tinta cina), cat dan kuas.

Baca juga: 
– Contoh Soal PG Seni Budaya Kelas X Semester 1 Kurikulum 2013
– contoh soal PG SBK kelas 11 semester ganjil K13
– Contoh Soal PG Seni Budaya Kelas 12 Semester 1 Kurikulum 2013 Edisi Revisi Beserta Jawabannya

138. Apa yang dimaksud garis ?
Jawaban: garis adalah kumpulan titik-titik

139. Sebutkan teknik-teknik yang digunakan untuk membuat karya tiga dimensi!
Jawaban: karya seni rupa tiga dimensi, menggunakan teknik pahat, butsir, cor, cetak-tuang, anyaman, las sambung, dan sebagainya.

140. Sebutkan bahan yang termasuk bahan keras dalam pembuatan karya seni rupa!
Jawaban: bahan kertas, misalnya kayu, batu, marmer, logam, dan sebagainya.

Lanjut ke soal berikutnya (Bab 2) ==> 140 Contoh soal Seni Budaya Tentang Apresiasi Karya Seni Musik Kelas 12 (PG&Essay) Lengkap Beserta Jawaban