Menu

P2MI Beberkan Fakta-Fakta Keamanan MSG

Helo guys selamat datang di blog informasiana.com. Kali ini informasiana.com akan menyajikan informasi unik mengenai P2MI Beberkan Fakta-Fakta Keamanan MSG. Teman-teman jangan lupa yah untuk bagikan artikel di sosial media kalian.

INFORMASIANA – Asosiasi pabrik monosodium glutamat dan asam glutamat Indonesia (P2MI) menanggapi artikel dengan judul: "Tiba-tiba detak jantung yang cepat? Penarikan dengan 3 cara ini", yang diterbitkan di INFORMASIANA.co .id Selasa, 9 April 2019, pukul 11.08 WIB.

Artikel itu mengatakan: Jantung tiba-tiba berdetak, mungkin juga karena makanan tertentu seperti makanan tinggi lemak, karbohidrat dan mikin (MSG).

Artikel itu dijawab oleh M. Fachrurozy, kepala P2MI adalah artikel yang diterbitkan oleh blogger. Dalam hal ini, menurut penafian INFORMASIANA, isi artikel adalah tanggung jawab blogger. INFORMASIANA hanyalah sebuah agregator dan memberi ruang bagi pembaca INFORMASIANA.

Baca Juga  Ini Dia Kisah Misteri Batu Besar Gunung Merapi Jogja

Menurut P2MI, menulis tentang MSG (Monosodium Glutamate) sebagai bahan tambahan makanan berbahaya yang harus dihindari adalah tidak benar.

Berdasarkan data ilmiah dan peraturan terkait keamanan pangan, monosodium glutamat dimasukkan sebagai zat tambahan makanan yang aman untuk dikonsumsi, dengan penggunaan yang tepat dan tidak menyebabkan masalah tekanan darah, risiko penyakit dan efek samping / bahaya kesehatan manusia lainnya. .

MSG sebagai zat tambahan makanan juga telah mendapatkan izin pemasaran dari BPOM-RI.

Selain itu, P2MI mengirimkan fakta-fakta MSG sebagai berikut:

  1. Additive Flavour Food (MSG) terbuat dari molase non-kimia (sintetis) atau zat adiktif dan MSG dibuat melalui proses fermentasi.
  2. Ada 3 zat dalam zat tambahan penyedap makanan (MSG), yaitu: asam glutamat 78%, natrium 12% dan air 10%, karena zat utama adalah asam glutamat, yang berbeda asam amino. Asam glutamat terkandung dalam makanan alami setiap hari, seperti tomat, susu, keju dan sebagainya.
  3. Aditif makanan (MSG) Aditif larut dan dapat dimetabolisme dengan benar dalam tubuh.
  4. Aditif keamanan pangan (MSG) telah diakui oleh berbagai badan global yang kompeten di sektor pangan, seperti JECTA (terdiri dari FAO dan WHO), FDA dan juga oleh Kementerian Kesehatan dan oleh BPOM-RI.
  5. Aditif untuk penyedap makanan (MSG) adalah salah satu aditif paling aman untuk meningkatkan aroma dan dapat dikonsumsi sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan n. 003 tahun 2012 dengan jumlah penggunaan yang cukup.
Baca Juga  SUKURIN..!! 20 Video Orang yang Kena💥INSTAN KARMA💥 Paling Ngakak dan Tertangkap Kamera!

Berdasarkan penjelasan angka 1 sampai 5 di atas, dapat disimpulkan bahwa penyedap makanan perasa (MSG) aman untuk dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek kesehatan, seperti disebutkan di atas.

Baca Juga  Mendapat Banyak Uang dari Sumbangan, Orang Tua Anak Penderita Kanker Malah Menolak Mengobatinya

Gimana mas bro? kami berharap guys bisa terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk membagikan artikel di sosial media kalian.