Menu

Mitos-Mitos Tentang kanker Yang Sebaiknya Tidak Kita Percayai

Hai Selamat datang di informasiana.com. Semoga artikel ini mampu menambah pengetahuan kita tentang info kesehatan tentang Mitos-Mitos Tentang kanker Yang Sebaiknya Tidak Kita Percayai.

saran doc-sehat Kanker Paru nyeri Rokok Payudara Atypical Pneumonia

INFORMASIANA – Para ahli kesehatan mengatakan bahwa pasien kanker di seluruh dunia meningkat dari tahun ke tahun. Di Indonesia sendiri, kanker sekarang terjebak dalam penyakit yang sering ditakuti oleh masyarakat karena menyebabkan seseorang yang sangat mematikan menderita. Sayangnya, orang cenderung berpikir bahwa gaya hidup mereka masih sangat tidak sehat. Belum lagi ada banyak mitos tentang kanker yang dipercaya oleh orang-orang yang sebenarnya sangat meningkatkan risiko kanker. Apa saja mitos tentang kanker yang seharusnya tidak mudah kita percayai?

Baca Juga  Cara Memotong Kuku yang Benar agar Tidak Cantengan! - Info Kesehatan

Mitos tentang kanker, yang dipercaya oleh banyak orang, adalah kanker, penyakit modern yang baru saja muncul ketika orang mengenali rokok, makanan olahan, dan tekanan berlebihan yang disebabkan oleh bentuk kehidupan kota. Namun, tahukah Anda, apakah kanker itu ditemukan ribuan tahun yang lalu? Kanker ditemukan oleh kerangka manusia yang berasal dari 1200 SM. Tanggal. Kanker bukan hanya penyakit baru, tetapi juga kondisi genetik yang menyebabkan seseorang menyerah ketika mereka terkena kanker nanti, ketika mereka memiliki penyakit mematikan di keluarga mereka. Bahkan, Cancer Research of United Kingdom mengatakan kanker melalui faktor keturunan hanya 5-10 persen. Alih-alih menyalahkan faktor genetik, 40 persen kanker sebenarnya terjadi dalam gaya hidup yang buruk.

Baca Juga  Benarkan Kanker Prostat Bisa Dicegah Dengan Masturbasi?

Orang-orang percaya bahwa penggunaan deodoran terkait erat dengan perkembangan kanker payudara. Sebenarnya, ini hanya mitos, karena peneliti kanker Sarah Williams mengatakan tidak ada hubungan antara antiperspiran dan pemicu kanker payudara. Selain itu, beberapa orang percaya bahwa mereka tidak meningkatkan risiko kanker jika mereka tidak merokok terlalu banyak. Bahkan, masih ada risiko tinggi terserang penyakit ini.

Baca Juga  12 Cara mudah mengatasi mabuk saat perjalanan mudik

Orang dengan gaya hidup sehat belum tentu bebas dari risiko terserang penyakit ini. Setidaknya dengan mengatur pola makan, berolahraga secara teratur, menjaga kualitas tidur, merokok dan minum alkohol, risiko kanker dapat dikurangi secara signifikan.

Semoga info kesehatan ini mampu memberikan manfaat untuk siapapun yang membutuhkan informasi tentang Mitos-Mitos Tentang kanker Yang Sebaiknya Tidak Kita Percayai.