Menu

Mitos dan Fakta Seputar Diabetes Melitus

Hai mas bro selamat datang di website informasiana.com. Kali ini informasiana.com akan membahas informasi menarik mengenai Mitos dan Fakta Seputar Diabetes Melitus. Anda jangan lupa yah untuk membagikan tulisan di sosial media kalian.

INFORMASIANA – Penderita diabetes sekarang tidak hanya terjadi pada lansia, tetapi juga pada mereka yang masih aktif. Ini tidak terlepas dari gaya hidup masyarakat saat ini, yang cenderung menerima banyak kenyamanan. Dari kemudahan transportasi, untuk memesan makanan, hingga makanan cepat saji bagi mereka yang sibuk.

Meskipun ini sesuai dengan kehidupan modern, sayangnya kemudahan di belakangnya meningkatkan kemungkinan seseorang akan terkena diabetes.

Baca Juga  Ketemu Kunt!Lanak Bandel

Banyaknya penderita diabetes pada usia muda, juga diikuti oleh berbagai mitos yang berkembang di masyarakat, di antara beberapa mitos ini, berikut adalah beberapa penjelasan, seperti yang disampaikan oleh presiden umum Asosiasi Endokrinologi Indonesia (PERKENI), Prof. Dr.dr. Ketut Suastika, SPPD-KEMD.

1. Tes gula darah harus dilakukan setiap hari

Ini biasanya dilakukan pada awal penggunaan insulin, sedangkan mereka yang menggunakan pil tidak perlu diperiksa setiap hari, kecuali dalam beberapa keadaan seperti hipoglikemia.

"Terlepas dari gejala hipoglikemia, tremor, lapar, pada saat itu penting untuk memeriksa bahwa ada hipoglikemia dalam diri kita, terutama saat puasa, seperti gejala, tetapi bukan hipoglikemia, "kata Ketut di Hotel Double Tree by Hilton, Cikini, Jakarta Pusat, 26 April 2019.

Baca Juga  5 Film Kartun Jepang dan Pelajaran Hidupnya yang Bisa Bikin Sukses

2. Gula darah kembali normal untuk mencegah diabetes lagi

Ini tidak benar, karena sampai sekarang belum ada cara yang bisa menyembuhkan diabetes tanpa obat seumur hidup. Apa yang saat ini tersedia adalah merawat insulin yang dapat mengontrol gula darah.

"Tidak ada kebebasan dari diabetes," tegasnya.

3. Penderita diabetes bisa puasa

Penderita diabetes diperbolehkan berpuasa, tetapi memilih dan memesan, dan risikonya harus diperhitungkan.

Baca Juga  Ketika Pilot Handal Pamer Skill Terbang, Nyaris Menyentuh Daratan

"Pada kenyataannya, penderita diabetes harus bisa puasa banyak, kecuali beberapa orang yang mengendalikannya tidak baik, atau berbagai komplikasi, seperti ginjal, hemodialisis, sudah dikorbankan (puasa) dengan membawa orang lain layanan, "kata Ketut. (Ren)

Gimana mbak bro? kami berharap guys dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk bagikan artikel di sosial media kalian.