Menu

Mengenal Stillbirth, Apa Bedanya dengan Keguguran?

Helo mas bro selamat datang di situs informasiana.com. Kali ini kita akan menyajikan informasi menarik mengenai Mengenal Stillbirth, Apa Bedanya dengan Keguguran?. Anda jangan lupa yah untuk bagikan artikel di sosial media kalian.

dokumen-dokumen seperti Cytomegalovirus-kehamilan-kehamilan-hamil

INFORMASIANA – Selama kehamilan, ada dua kemungkinan bagi wanita hamil untuk kehilangan bayinya, yaitu aborsi dan kematian dalam kandungan atau kematian janin dalam kandungan (IUFD). Meski keduanya telah kehilangan janin, namun ada perbedaan di antara keduanya.

Perbedaan antara aborsi dan kelahiran mati

Perbedaan utama antara aborsi dan kelahiran adalah usia anak. Anak-anak disebut aborsi jika mereka tidak dapat diselamatkan sebelum mereka mencapai 20 minggu atau masih dalam trimester pertama. Sedangkan kematian janin atau IUFD adalah kematian janin di atas usia 20 minggu.

Baca Juga  Mengenal Diet Ala Artis Korea IU, Turun 5 Kilogram dalam Seminggu - Info Kesehatan

Manajemen aborsi dan bayi mati mati berbeda. Pada saat kelahiran janin, ukuran janin memiliki organ yang sempurna sehingga ketika tidak dapat diselamatkan ia harus dilahirkan. Menimbang bahwa dalam suatu aborsi, ia perlu menjalani persidangan kuret.

Penyebab alami kematian

Seperti dalam aborsi, keabadian dapat disebabkan oleh kondisi ibu atau janin. Beberapa hal yang dapat menyebabkan kematian dalam rahim termasuk:

1. Seorang anak dengan cacat lahir
Anak-anak dengan cacat lahir adalah salah satu penyebab utama kematian. Penyebab cacat lahir dapat disebabkan oleh kelainan kromosom, faktor lingkungan atau penyebab lain yang belum diketahui.

2. Masalah dengan plasenta
Abnormalitas plasenta juga dapat menyebabkan anak mengalami lagi. Masalah-masalah plasenta ini termasuk gumpalan darah, peradangan, masalah pembuluh darah di plasenta, solusio plasenta dan masalah lain yang terkait dengan plasenta. Untuk wanita yang merokok, mereka memiliki risiko lebih tinggi untuk terlepas dari plasenta dalam jenis plasenta daripada wanita yang tidak merokok.

Baca Juga  Episiotomi (Gunting Vagina), Tindakan Persalinan yang Tak Perlu Dicemaskan

3. Kondisi kesehatan ibu
Kesehatan ibu merupakan faktor penting dalam kondisi kehidupan alami. Kondisi seperti diabetes, hipertensi, pre-eklampsia, obesitas juga dapat meningkatkan risiko kematian hingga dua kali lipat.

4. Pembatasan pertumbuhan intrauterin (IUGR)
Pembatasan pertumbuhan intrauterin adalah kondisi janin di dalam rahim yang kurang dari ukuran rata-rata janin normal. Anak-anak dengan kondisi ini berisiko meninggal karena kekurangan oksigen sebelum atau selama kelahiran.

Baca Juga  Nilai Hemoglobin (Hb) Normal Ibu Hamil Berdasarkan Usia Kandungan

Apakah mungkin untuk mencegah kelahiran mati?

Setiap ibu ingin mencegah kelahiran mati. Meskipun tidak ada yang bisa menjamin kesehatan ibu dan janin sampai setelah melahirkan, tetapi memiliki gaya hidup sehat selama kehamilan dapat membantu mengurangi risiko kematian. Hindari merokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang sejak sebelum kehamilan, makan dengan diet seimbang dan pemeriksaan kesehatan rutin dapat membantu Anda mengontrol kesehatan selama kehamilan.

Gimana bro? Semoga teman-teman dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk bagikan artikel di sosial media kalian.