Menu

Mengenal Seramnya Lapen, Minuman Pencabut Nyawa Asal Kota Yogyakarta – Informasiana.com | Portal Berita Unik | Viral

Halo teman-teman selamat datang di web informasiana.com. Kali ini kami akan menyajikan informasi menarik mengenai Mengenal Seramnya Lapen, Minuman Pencabut Nyawa Asal Kota Yogyakarta – Boombastis.com | Portal Berita Unik | Viral. Kamu jangan lupa yah untuk membagikan tulisan di sosial media kalian.

Di Yogyakarta, sekarang terguncang dengan kehadiran jenis minuman baru. Bukan minuman yang menyegarkan atau sehat, tetapi lebih memabukkan. Namanya Lapen. Ya, sebenarnya minuman ini sudah ada sejak lama, tetapi baru-baru ini terkenal karena Polda DIY menemukan lapen dan kemudian menghancurkannya di kantor polisi pusat.

Lapen beredar di kota pendidikan sejak bulan Ramadhan dan Friends of Boombastis. Namun, sangat pintar bahwa orang yang menjualnya diselundupkan dengan berbagai cara, sehingga orang awam baru dapat ditemukan baru-baru ini. Nah, apakah Anda harus penasaran dengan minuman ini? Datang dan lihat ulasan berikut dari Boombastis.com.

Lapen adalah singkatan

Lapen adalah singkatan [Sumber Gambar]

Mungkin ketika Anda mendengar kata Lapen itu agak aneh. Ya, karena nama ini benar-benar tidak biasa dan dapat dianggap sangat asing. Tapi, bagi masyarakat Yogyakarta, nama lapen ini sangat dekat dengan telinga. Rupanya, hubungan ini adalah singkatan, Anda tahu, Boombastis. Laporkan dari halaman kumparan.com, jika hubungan ini adalah singkatan dari kata "Direct Pening". Ya, karena efek yang dihasilkan oleh minuman ini bisa pingsan dalam waktu singkat. Itu semua tergantung pada kemampuan fisik peminumnya.

Baca Juga  Manusia bertelur minta supaya telurnya tidak dipecah, badannya bisa meriang

Itu terus muncul bahkan jika telah dihancurkan

Itu terus muncul bahkan jika telah dihancurkan [Sumber Gambar]

Polisi Yogyakarta sering menghancurkan minuman ini. Pada kenyataannya, setiap kerusakan mencapai ribuan plastik lainnya. Seperti yang dilakukan oleh Kepolisian Daerah Yogyakarta pada Selasa 4 Agustus 2018 dan kemudian dilaporkan oleh tribunnews.com, mereka menghancurkan sekitar 1.511 lembar plastik. Namun sayangnya, sepertinya ini tidak berpengaruh karena jumlah kesalahan terus meningkat. Oleh karena itu, polisi Yogyakarta berusaha sangat keras untuk mencari tahu siapa sebenarnya yang berada di balik pencipta laporan ini. Dengan demikian, polisi juga akan menindak siapa pun yang berani menjual minuman beralkohol.

Harganya super murah

Harganya murah [Sumber Gambar]

Miras Oplosan dikenal murah. Alasannya adalah ya, terutama jika tidak mencapai kelas bawah. Ini sangat mirip dengan harga minuman dari Yogyakarta, teman-teman Boombastis. Dikutip dari kumparan.com, jika harga minuman kari ini adalah 5 ribu rupee untuk plastik. Sehingga orang-orang kelas bawah termasuk anak-anak yang masih sekolah dapat membelinya dengan uang saku mereka. Hmm … sedih melihat harga minuman beralkohol ini.

Baca Juga  Bantulah Orang Lain Dengan Tulus, dan Biarkan Allah yang Membalasmu Dengan Kebaikan yang Sempurna

Lapen memiliki efek kuat ketika dicampur dengan bahan kimia lainnya

Efek dari minum [Sumber Gambar]

Namanya juga limbah alkohol, harus dicampur dengan bahan kimia yang tidak masuk akal bagi kita. Demikian pula dengan laporan, dikutip dari halaman okezone.com, jika mantel ini biasanya dicampur dengan bahan kimia yang cukup berbahaya bagi tubuh. Pembuatnya bernama Sucipto biasa menambahkan minuman memabukkan ini dengan parfum, pembersih lantai, obat nyamuk cair, dan obat tidur. Namun seiring berjalannya waktu, lapen kini juga dipadukan dengan minyak tanah. Beberapa orang mengatakan mereka telah minum, efek ini sangat kuat pada tubuh ketika dilarutkan dengan minyak tanah. Tampaknya pikiran mengambang di mana-mana. Selain itu, banyak korban tewas karena mereka tidak tahan dengan efek dari hubungan ini, Friends of Boombastis.

Baca Juga  10 Jalan Tol Terpanjang Di Dunia Dengan Tarif Super Mahal

Fitur Laplin yang tidak dapat dideteksi

Karakteristiknya masih belum pasti [Sumber Gambar]

Teman Boombastis tidak dapat ditentukan karena karakteristik Lapen. Karena, laporan ini memiliki banyak versi dan bahkan berbagai bentuk. Di masa lalu, ketika diproduksi untuk pertama kalinya, kain ini dikemas seperti sebotol kecap. Lalu, ada juga karpet yang diletakkan di botol air mineral dan dirilis logonya. Nah, untuk tisu yang terakhir kali dihancurkan, minuman ini dikemas dalam plastik biasa dan cairannya berwarna kuning.

Melihat penyebaran luas laporan ini, memang sangat memprihatinkan. Bahkan jika itu dihancurkan, masih ada orang jahat yang mencoba mengedarkannya. Kemungkinan besar, hubungan ini bisa meluas di kota-kota Indonesia. Jadi, jika Anda ditawari minuman tanpa kejelasan merek, lebih baik menolaknya. Siapa tahu sudah lapen.

Gimana teman-teman? Mudah-mudahan guys dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk membagikan artikel di sosial media kalian.