Menu

Mengenal Kanker Ovarium – Informasiana

Hai Selamat datang di informasiana.com. Semoga artikel ini mampu menambah wawasan kita tentang informasi kesehatan tentang Mengenal Kanker Ovarium – Dokter Sehat.

Kanker serviks sehat

INFORMASIANA – Sebagai wanita, istilah kanker ovarium tentu saja sudah dikenal karena menyerang organ-organ tubuh yang hanya dimiliki oleh kita sebagai wanita. Kanker ovarium atau kanker ovarium adalah kanker yang tumbuh di sel ovarium kita, gejalanya adalah perut kembung, nyeri panggul, gangguan makan dan sering buang air kecil. Karena gejala sering, penderita sering salah mengartikan dengan keluhan kecil lainnya. Untuk wanita, perhatikan bahwa jika gejala ini bertahan 12 kali sebulan, wanita siap untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Meskipun penyebab pasti penyakit ini tidak diketahui dengan pasti, penelitian menunjukkan bahwa wanita yang lebih tua yang belum pernah melahirkan, atau wanita yang mandul atau steril, juga memiliki risiko menderita penyakit tersebut. Faktor hormonal dan keturunan juga memengaruhi risiko kanker ovarium. Wanita yang memiliki dan menyusui secara signifikan dapat mengurangi risiko kanker ovarium.

Tumor ovarium diperkirakan mencapai 30% dari semua kanker dalam sistem genital wanita. Sekitar 80% dari tumor jinak lebih umum antara usia 20 dan 45 tahun. Tumor perbatasan ditemukan pada usia tua, dan tumor ganas umumnya berusia antara 45 dan 65 tahun. Peningkatan kejadian kanker terkait erat dengan peningkatan usia, paritas dan kontrasepsi oral di negara-negara berkembang. Dibandingkan dengan kanker serviks dan kanker rahim, insiden tumor ovarium lebih rendah, tetapi kanker ini memiliki angka kematian tertinggi di antara tumor ginekologi ganas.

Baca Juga  Cara Menghilangkan Bau Kaki Dengan Cepat

Secara umum, kanker ini berada pada stadium lanjut dan sebagian besar tumor telah menyebar ke organ lain. Penyebab tumor ini bukan karena frekuensinya, tetapi mematikan karena pertumbuhannya, yang tidak menyebabkan gejala. Karena itu, tumor ini dikenal sebagai penyakit yang tumbuh tenang tetapi mematikan (pembunuh bisu)

Setiap tahun lebih dari 23.000 kasus baru didiagnosis dan sekitar 13.900 di antaranya meninggal. Kanker ovarium adalah penyebab kematian nomor 5 di antara wanita pada tahun 2001.

Menurut informasi statistik American Cancer Society Insiden tumor ovarium adalah sekitar 4% dari semua keganasan pada wanita dan merupakan penyebab paling umum kelima kematian akibat kanker, di mana tingkat kematian tidak berubah secara signifikan dalam 50 tahun. Tumor ovarium umum terjadi pada wanita yang lebih tua, pasca menopause, hampir 80% kasus tumor ovarium ditemukan pada wanita di atas 50 tahun.

Baca Juga  Cara Menyimpan Sikat Gigi Yang Benar Agar Tidak Menjadi Tempat Kuman

Menurut data terbaru tentang kejadian kanker ovarium Memantau epidemiologi dan hasil akhir 10 tahun terakhir kanker ovarium adalah penyebab kematian nomor lima pada wanita dengan kanker ginekologi.

Insidensinya meningkat di negara-negara berkembang seperti Amerika Utara dan Eropa Barat. 90% dari kanker ini berasal dari karsinoma stroma ovarium. Tumor sel germinal memiliki proporsi yang signifikan (20%) dari semua jenis kanker ovarium di beberapa negara Asia, terutama Jepang.

Di Indonesia, tumor ovarium adalah kanker keenam yang paling umum pada wanita setelah kanker serviks, kanker payudara, kanker usus besar, kanker kulit dan limfoma. Dalam sebuah penelitian di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo di Jakarta (1989-1995), 55,98% dari tumor ovarium epitel dan 44,02% dari karsinoma ovarium non-epitel diperoleh. Kanker ovarium epitel tipe serosum 44,44%, musinosum 19,66%, endometrioid 10,26%, sel jernih 5,13% dan ganas epitel campuran 0,85%.

Baca Juga  Dipecat Karena Positif HIV, Pria Ini Kembali Mendapatkan Pekerjaannya - Info Kesehatan

Menurut Rezkini, penelitian yang dilakukan pada 1997-2006 di Departemen Anatomi-Patologi FKUI / RSUPN-CM memiliki 2.266 tumor ovarium di mana 1592 adalah epitel (70,26%), diikuti oleh 578 kasus gamet (25, 5)%), hingga 96 kasus (4,24%) dan usia termuda antara 0 dan 9 tahun dan yang tertua antara 80 dan 89 tahun.

Hampir 70% kanker ovarium didiagnosis pada stadium lanjut dan menyebar di rongga perut bagian atas (stadium III) atau lebih luas (stadium IV). Harapan hidup hanya sekitar 15-20%. Harapan hidup pada tahap I dan II diperkirakan akan mencapai 90% dan 70%.

Kanker ini adalah kanker yang sangat penting bagi wanita. Seperti kanker payudara dan kanker serviks, ini juga sangat berbahaya. Jadi mari kita hentikan kanker ini sesegera mungkin.

Saya Harap Informasi kesehatan ini bisa menghasilkan manfaat bagi siapapun yang butuh informasi mengenai Mengenal Kanker Ovarium – Dokter Sehat.