Menu

Lawan Persebaya Tak Jelas, Agenda MU Berantakan

INFORMASIANA – Program perempat final Piala Indonesia antara Madura United dan Persebaya Surabaya tidak jelas. Awalnya, game ini dijadwalkan untuk 25 April dan 30 April 2019.

Namun, tidak adanya rekomendasi dari polisi Derby Jawa Timur telah ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan. Manajer Madura United Haruna Soemitro mengungkapkan bahwa keterlambatan program memiliki dampak besar pada timnya.

Baca Juga  Kickoff Mundur, Persija Batal sebagai Pembuka Liga 1

"Jelas ini berbahaya keadaan pikiran pemain, yang seharusnya berkompetisi kemarin dan memikirkan tahap kedua jadi itu hanya latihan. "Itu juga mengecewakan kesiapan para pemain dan euforia para pemain untuk membalas kekalahan di Piala Presidensial," kata Haruna INFORMASIANA, Rabu 1 Mei 2019.

Selanjutnya, keterlambatan program, kata Haruna, menyebabkan kerugian finansial di tim Sapeh Kerrab Warriors. "Mereka yang seharusnya mendapat pemasukan saat bermain game, sekarang ada pengeluaran, pengeluaran dan pengeluaran," kata Haruna.

Baca Juga  Bali United Vs Persija, Teco: Kami Ingin Menang

Dengan demikian, agenda yang telah diatur sebelumnya harus runtuh. Haruna mengungkapkan Madura United sebelum bersaing melawan Kalteng Putra (1 Mei 2019) dan Persipura Jayapura (3 dan 10 Mei 2019) sebagai persiapan untuk salam terakhir Liga 1 2019.

Baca Juga  Bek Bhayangkara FC Tak Ingin Memori Kelam Piala Presiden Terulang

"Lah, yang pasti berantakan, prosesnya terganggu, bahkan persiapan pelatih untuk menyambut League 1 terbatas," jelasnya.