latihan soal simak ui 2020 kemampuan IPA

Artikel ini memberikan latihan soal SIMAK UI 2020 untuk materi Kemampuan IPA

Apakah kamu calon mahasiswa Jaket Kuning di tahun 2020 ini? Salah satu jalur yang paling banyak diminati dan ditunggu untuk bisa masuk ke kampus kuning Universitas Indonesia adalah melalui SIMAK UI. Soal-soal SIMAK UI sendiri sudah terkenal memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Nah, sebelum menghadapi soal-soal SIMAK UI 2020, persiapkan dirimu dengan latihan soal SIMAK UI 2020 Kemampuan IPA berikut ini.

Baca juga: Latihan Soal SIMAK UI 2020 Kemampuan Dasar

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

MATEMATIKA IPA

TOPIK           : KALKULUS SAINTEK
SUBTOPIK   : LIMIT FUNGSI

1. Jika 1-480817168628160 maka 2-762993812

3-3206834805

Jawaban : D

Pembahasan :

 4-11447048086

Jadi, jawabannya adalah D.

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

TOPIK            : ALJABAR SAINTEK
SUBTOPIK    : SISTEM PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN

2. Himpunan penyelesaian 5-953729122858 adalah ….

6-16019724 

 

Jawaban         : C

Pembahasan :

7-222262084996

Dari sini, kita punya 3 pertidaksamaan yang akan kita cari masing-masing himpunan penyelesaiannya.

8-478682673

Maka himpunan penyelesaiannya adalah 9-5361523340812

10-22558469

Maka himpunan penyelesaiannya adalah 11-1807504

12-8402

Maka himpunan penyelesaiannya adalah 13-27704028

Irisan ketiga himpunan penyelesaian tersebut adalah 14-80817168628125

Jadi, jawabannya adalah C.

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

TOPIK            : ALJABAR SAINTEK
SUBTOPIK    : BARISAN DAN DERET, EKSPONEN DAN LOGARITMA

3. 15-16867132252 membentuk barisan aritmetika. Jika suku ke-15 dari barisan tersebut adalah 16-9259818 maka nilai k adalah ….

112
76
70
53
49

 

Jawaban         : D

Pembahasan :

Diketahui 15-16867132252 membentuk barisan aritmetika, maka

17-145

Karena 18

Selanjutnya, diketahui suku ke-15 dari barisan tersebut adalah 16-9259818 maka

19

Jadi, jawabannya adalah D.

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

TOPIK            : ALJABAR SAINTEK
SUBTOPIK    : BARISAN DAN DERET

4. Joni dan kucingnya berdiri menghadap Beni dengan jarak 200 m. Joni dan kucingnya mulai berlari menuju Beni dengan kecepatan masing-masing 1 m/s dan 2 m/s. Joni akan berhenti ketika kucingnya mencapai posisi Beni. Kemudian, kucingnya berbalik arah berlari menuju Joni dengan kecepatan yang sama. Beni tidak bergerak dari posisi awal. Lalu, Joni dan kucingnya berlari kembali menuju Beni dengan kecepatannya masing-masing. Jika proses ini berlanjut terus-menerus, jarak yang ditempuh oleh kucing adalah … m.
600
500
400
300
200

 

Jawaban : A

Pembahasan :

Saat kucing pertama kali menuju Beni, kucing menempuh jarak 200 m dalam waktu 20 Berarti pada saat yang sama, Joni telah menempuh jarak 100 m kemudian diam pada posisinya.

Kucingnya berbalik arah kemudian berlari menuju Joni, maka kucingnya menempuh jarak 100 m.

Selanjutnya, Joni dan kucingnya berlari lagi menuju Beni. Kucingnya menempuh jarak 100 m dalam waktu 21 Berarti pada saat yang sama, Joni telah menempuh jarak 50 m lagi sehingga jaraknya dengan Beni tinggal 50 m kemudian dia diam lagi pada posisinya.

Kucingnya berbalik arah kemudian berlari menuju Joni, maka kucingnya menempuh jarak 50 m.

Dan begitu seterusnya.

Maka, jarak yang ditempuh oleh kucing ketika bolak-balik menuju Beni dan Joni membentuk dua deret geometri tak hingga. Yang pertama saat kucingnya berlari menuju Beni dengan 22-88 dan yang kedua saat kucingnya berlari menuju Joni dengan 23 sehingga total jarak yang ditempuh kucingnya Joni adalah

24

Jadi, jawabannya adalah A.

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

TOPIK            : ALJABAR SAINTEK
SUBTOPIK    : VEKTOR

5. Jika 25 maka ….

26

(1), (2), dan (3) saja yang benar
(1) dan (3) saja yang benar
(2) dan (4) saja yang benar
hanya (4) saja yang benar
semua pilihan benar

 

Jawaban : B

Pembahasan :

Kita periksa masing-masing pernyataan di atas.

27

Pernyataan (1) benar.

28

Bisa kita simpulkan bahwa sudut antara u dan v adalah lancip. Pernyataan (2) salah.

29

Pernyataan (3) benar.

30

Pernyataan (4) salah.

Jadi, jawabannya adalah B.

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

FISIKA

TOPIK           : FLUIDA

SUB TOPIK   : FLUIDA STATIS

1. Sebuah botol gelas kosong tesumbat rapat melayang dalam minyak 31 Botol diisi 92 gram air raksa 32 botol melayang dalam gliserin 33 Besar massa raksa yang harus dimasukkan dalam botol agar botol tersebut melayang di air adalah ….
10 gram
20 gram
30 gram
40 gram
50 gram

 

Jawaban         : D

Pembahasan :

Kondisi pertama botol gelas kosong melayang dalam minyak, sehingga dari situ kita bisa menggunakan hukum Archimedes, yaitu

34

Karena benda melayang, maka volume benda yang tercelup sama dengan volume benda. Selanjutnya pada kondisi kedua, botol diisi raksa dan melayang dalam gliserin sehingga,

35-1

Subtitusikan dengan persamaan sebelumnya, maka

36

Lalu, pada kondisi akhir ketika botol berisi raksa dimasukka ke dalam air, maka persamaannya menjadi

37

Jadi massa raksa ketika melayang di air adalah 40 gram.

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

TOPIK            : GETARAN DAN GELOMBANG

SUB TOPIK   : BUNYI

2. Sirine yang dipancarkan sebuah mobil ambulans yang sedang diam mempunyai jumlah layangan tertentu. Sewaktu membawa pasien yang sedang sakit, ambulans tersebut melaju menuju rumah sakit dengan kecepatan 0,1 u (kelajuan bunyi dalam udara) di jalan raya menyalip anda yang sedang berkendara santai dengan kecepatan 0,01 u. Perbandingan fo/f1 frekuensi layangan sirine yang Anda dengar sewaktu mobil ambulans itu mendekati (f0) dan kemudian menjauhi anda (f1) nilainya mendekati ….
1,5
1,4
1,3
1,2
1,1

 

Jawaban : D

Pembahasan  :

Saat sumber mendekati pendengar :

38

Saat sumber menjauhi pendengar :

39

Maka :

40

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

TOPIK            : LISTRIK DAN MAGNET

SUB TOPIK   : LISTRIK ARUS SEARAH

3. Hambatan pada komponen dari salah satu koil galvanometer adalah 9,36 ohm dan arus yang mengalir 0,0224 A berdasarkan seperti gambar dibawah. Jika ingin untuk merubah kuat arus yang terbaca 20 A dan hanya hambatan shunt yang terhubung 0,025 ohm. Berapakah hambatan yang harus dihubungkan pada komponen tersebut?

41

42

 

Jawaban         : A

Pembahasan :

43

Tegangan pada rangkaian diatas akan sama dengan tegangan pada rangkaian bawah

44

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

TOPIK            : FISIKA MODERN

SUB TOPIK   : FISIKA KUANTUM

4. Kalium 40 memiliki waktu 1,28 x 109 tahun untuk menjadi separuhnya. Jumlah peluruhan per detik yang terjadi pada sampel yang mengandung 1,63 x 10-6 gr Kalium 40 adalah …. (Ar Kalium 40 = 39,1 g/mol)
0,172 peluruhan/detik
0,245 peluruhan/detik
0,316 peluruhan/detik
0,421 peluruhan/detik
0,693 peluruhan/detik

 

Jawaban : D

Pembahasan :

Tentukan konstanta laju peluruhan,

45

Tentukan jumlah mol sampel,

46

Tentukan banyaknya unsur Kalium dalam sejumlah mol tersebut,

47

Tentukan aktivitas peluruhan unsur

48

 Jadi, unsur tersebut memiliki aktivitas 0,42 peluruhan per detik.

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

TOPIK           : GRAVITASI DAN TATA SURYA

SUB TOPIK   : HUKUM KEPPLER I, II, DAN III

5. Berat benda A di permukaan bumi dan permukaan bulan sama.

SEBAB

Massa dan kuat medan benda A di permukaan bumi dan di permukaan bulan sama berbeda.

Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab dan akibat.
Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab dan akibat.
Jika pernyataan benar dan alasan salah.
Jika pernyataan salah dan alasan benar.
Jika pernyataan dan alasan keduanya salah.

 

Jawaban : E

Pembahasan :

Berat benda Sebuah di permukaan bumi dan permukaan bulan adalah tidak sama, karena berat benda dipengaruhi oleh kuat medan gravitasi.  Kuat medan gravitasi di bumi tidak sama dengan kuat medan gravitasi di bulan.  (SALAH)

Kuat medan gravitasi  di bumi lebih besar dari pada kuat medan gravitasi di bulan.  Massa merupakan besaran utama dan independen, sehingga tidak tergantung pada besaran lain.  Oleh karena itu, massa benda konstan di bumi atau di bulan.  (SALAH)

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

KIMIA

TOPIK            : REAKSI REDOKS DAN SEL ELEKTROKIMIA (NEW!)

SUBTOPIK    : SOAL SEL VOLTA DAN KOROSI

Diketahui beberapa potensial reduksi standar (E0) sebagai berikut.

Cd2+(aq) + 2e- → Cd(s)          E0 = -0,40 V

Pb2+(aq) + 2e- → Pb(s)          E0 = -0,13 V

Ag+(aq) + e- → Ag(s)              E0 = +0,79 V

Ni2+(aq) + 2e- → Ni(s)            E0 = -0,23 V

2H+(aq) + 2e- → H2(g)           E0 = 0,00 V

Cu2+(aq) + 2e- → Cu(s)          E0 = +0,34 V

1. Jika pada elektroda negatif terdapat logam Cu, elektroda positif yang tepat untuk menghasilkan sel Volta adalah ….

Ni2+│Ni
Pb2+│Pb
Ag+│Ag
H+│H2
Cd2+│Cd

 

JAWABAN : C

PEMBAHASAN :

Sel volta adalah rangkaian sel elektrokimia yang menghasilkan arus listrik. Sel volta terdiri dari dua jenis elektroda yaitu tempat berlangsungnya reaksi oksidasi disebut anoda (elektroda negatif), dan tempat berlangsungnya reaksi reduksi disebut katoda (elektroda positif). Agar menghasilkan arus listrik maka E˚sel > 0, karena E˚sel = Ered – Eoks, maka agar hasilnya positif, potensial reduksi harus lebih besar daripada potensial oksidasi.

Jika pada elektroda negatif terdapat logam Cu, artinya spesi tersebut yang akan mengalami oksidasi, sehingga elektroda positif yang tepat adalah Ag+ | Ag, karena nilai E˚ Ag+ | Ag > E˚ Cu2+ | Cu.

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

TOPIK           : REAKSI REDOKS DAN SEL ELEKTROKIMIA (NEW!)

SUBTOPIK    : SOAL KONSEP, REAKSI DAN PENYETARAAN REAKSI REDOKS

Perhatikan setengah reaksi di bawah ini!

MnO4-(aq) + 8H+(aq) + 5e- → Mn2+(aq) + 4H2O(l)
SO32–(aq) + H2O(l) → SO42–(aq) + 2H+(aq) + 2e–

 

MnO4− merupakan oksidator.
Reaksi untuk mengubah MnO4- menjadi Mn2+ juga dapat dilakukan pada medium basa.
Saat reaksi sudah setara, perbandingan antara Mn2+ dan SO42- adalah 2 : 5.
SO32- merupakan akseptor elektron.

2. Pada penyetaraan rekasi redoks yang melibatkan MnO4– dalam suasana asam, pernyataan yang tepat terdapat pada nomor ….

Jika jawaban (1), (2), dan (3) benar
Jika jawaban (1) dan (3) benar
Jika jawaban (2) dan (4) benar
Jika jawaban (4) saja yang benar
Jika semua jawaban (1), (2), (3), dan (4) benar

 

JAWABAN :  B

PEMBAHASAN: 

(1 dan 3 BENAR)

(1) MnO4- berubah menjadi Mn2+, dimana Mn berubah biloks dari +7 menjadi +2, sehingga mengalami reduksi, karena mengalami reduksi maka MnO4- adalah oksidator.

(3)Setelah disetarakan, maka

2MnO4–(aq) + 6H+(aq) + 5SO32–(aq) → 2Mn2+(aq) + 3H2O(l) +5SO42–(aq)

Sehingga koefisien dari Mn2+ dan SO42- adalah 2 : 5.

 

(2 dan 4 SALAH)

(2) Reaksi merupakan proses yang spesifik, sehingga ketika medium diubah, maka produk akan berubah

(4) SO32– menjadi SO42– terjadi perubahan biloks S dari +4 menjadi +6, sehingga bisa dikatakan terjadi kenaikan biloks (pelepasan elektron)

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

TOPIK           : KESETIMBANGAN DAN LAJU REAKSI KIMIA (NEW!)

SUBTOPIK    : SOAL KONSTANTA DAN PERGESERAN KESETIMBANGAN

3. Terdapat reaksi kesetimbangan 49 Jika temperatur pada sistem kesetimbangan tersebut dinaikkan, pH air akan tetap 7.

SEBAB

Walaupun kesetimbangan bergeser ke kanan, konsentrasi 50 tidak akan berubah.

Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab dan akibat.
Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab dan akibat.
Jika pernyataan benar dan alasan salah.
Jika pernyataan salah dan alasan benar.
Jika pernyataan dan alasan keduanya salah.

 

JAWABAN : E

PEMBAHASAN :

Reaksi pada soal adalah autoionisasi air. Nilai Kw bersifat spesifik terhadap temperatur. Perubahan temperatur akan mengubah nilai Kw sehingga jumlah ion-ionnya berubah yang mengakibatkan pH ikut berubah. Kesetimbangan bergeser ke kanan berarti semakin banyak reaktan yang bereaksi, mengakibatkan konsentrasi produk (50) semakin banyak. Kedua pernyataan salah.

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

TOPIK            : ATOM, MOLEKUL DAN INTERAKSINYA (NEW!)

SUBTOPIK    : SOAL IKATAN KIMIA, BENTUK MOLEKUL DAN GAYA ANTARMOLEKUL

4.Marshmallow merupakan salah satu contoh koloid dan termasuk dalam jenis emulsi padat.

SEBAB

Marshmallow memiliki fase terdispersi berupa zat cair dan medium pendispersinya adalah zat padat.

Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab dan akibat.
Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab dan akibat.
Jika pernyataan benar dan alasan salah.
Jika pernyataan salah dan alasan benar.
Jika pernyataan dan alasan keduanya salah.

 

JAWABAN : E

PEMBAHASAN :

Marshmallow merupakan salah satu contoh koloid dan termasuk dalam jenis buih padat karena marshmallow memiliki fase terdispersi berupa gas dan medium pendispersinya adalah zat padat.

Saat kita memakan marshmallow, maka marshmallow akan meleleh di dalam mulut karena berbahan dasar gula dengan kadar lebih dari 60%. Marshmallow dibuat dengan mencampurkan bahan lalu dikocok, sehingga terdapat udara yang terjebak di dalam adonan marshmallow yang membuat marshmallow mengembang.

Setelah marshmallow kering, maka akan ada gas yang tertahan di dalam padatan marshmallow tersebut. Hal inilah yang menyebabkan marshmallow disebut sebagai buih padat, karena terdapat partikel-pertikel gas yang terjebak di dalam padatan marshmallow.

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

TOPIK           : LARUTAN DAN KESETIMBANGANNYA (NEW!)

SUBTOPIK    : SOAL KELARUTAN DAN SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

 5. Jika diketahui Ksp Ag2SO4 = 4 x 10-13, kelarutan Ag2SO4 dalam 1 L larutan H2SO4 yang pH-nya = 1 – log 2 adalah ….

1 x 10-6 M
2 x 10-6 M
4 x 10-6 M
2 x 10-12 M
4 x 10-12 M

 

JAWABAN     : A

PEMBAHASAN :

Dik :

Ksp Ag2SO4 = 4×10-13

pH H2SO4 = 1 – log 2

Dit :

Kelarutan Ag2SO4 dalam 1 L larutan H2SO4?

Jawab :

pH H2SO4 = 1 – log 2

H+ = 2 x 10-1 M

H2SO4                →        2H+                        +          SO42-  

                                        2 x 10-1 M         1 x 10-1 M

    

Kelarutan Ag2SO4 dalam 1 L larutan H2SO4:

            Ag2SO4           →        2Ag+                     +          SO42-  

                  s                            2s                    (1 x 10-1 M + s)

     SO42-  = (1 x 10-1 M + s), karena s bernilai sangat kecil, maka:

     SO42-  = (1 x 10-1 M)

            Ag2SO4           →        2Ag+                     +          SO42-  

                  s                            2s                                (1 x 10-1 M)

 

Ksp Ag2SO4 = [Ag+]2 [SO42-]

4×10-13 = [2s]2 [10-1]

4×10-13 = 4s2 x 10-1

     s2 = 51

     s2 = 10-12

s = 10-6

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

BIOLOGI

TOPIK            : STRUKTUR DAN FUNGSI ORGAN TUBUH MANUSIA

SUBTOPIK    : SISTEM ORGAN MANUSIA 2

Perhatikan gambar di bawah ini!

52

1. Pernyataan yang tepat berdasarkan grafik tersebut adalah ….
antigen X dan antigen Z memicu respon sekunder
antigen Y memicu respon primer
antigen Y tidak memiliki epitop
antigen X dan Y memiliki epitop yang sama sedangkan Z berbeda

 

Jika jawaban (1), (2), dan (3) benar
Jika jawaban (1) dan (3) benar
Jika jawaban (2) dan (4) benar
Jika jawaban (4) saja yang benar
Jika semua jawaban (1), (2), (3), dan (4) benar

 

Jawaban         : D

Pembahasan  :

Antigen X menyebabkan respon primer, yaitu respon tubuh saat pertama kali diinfeksi oleh suatu antigen. Pada respon primer ini, sistem pertahanan tubuh masih mengenali antigen yang menginfeksi untuk dapat membentuk antibodi yang sesuai dengan antigen tersebut sehingga respon yang dihasilkan oleh tubuh masih lambat dan sedikit. Pada saat antigen Y yang menyerang, respon sistem pertahanan tubuh besar dan cepat. Ini menandakan bahwa respon yang dihasilkan dari serangan antigen Y merupakan respon sekunder yaitu respon yang terjadi ketika kekebalan tubuh sudah mengenali antigen. Ini menunjukkan bahwa antigen X dan antigen Y memiliki epitop yang sama. Epitop adalah sisi yang dapat berikatan dengan antibodi. Epitop pada Y sudah dikenali oleh tubuh karena sama dengan epitop pada antigen X. Sedangkan antigen Z menyebabkan respon primer. Ini menunjukkan bahwa antigen Z memiliki epitop yang berbeda dengan antigen X dan Y sehingga belum dikenali oleh tubuh. Jadi pernyataan yang benar hanya pernyataan 4. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah D.

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

TOPIK            : METABOLISME SEL

SUBTOPIK    : ANABOLISME

2. Salah satu gas rumah kaca adalah CO Tingginya kadar CO2 dapat menyebabkan efek rumah kaca. Jenis tanaman yang paling diuntungkan dengan adanya peristiwa tersebut adalah ….
C3 saja
C4 saja
CAM saja
C3 dan C4
C4 dan CAM

 

Jawaban         : A

Pembahasan  :

Tanaman C3 akan mengalami fotorespirasi ketika jumlah oksigen lebih banyak daripada karbon dioksida. Efek rumah kaca merupakan peristiwa peningkatan karbon dioksida atmosfer, sehingga hal ini akan menguntungkan tanaman C3 karena karbon dioksida akan menang jika berkompetisi dengan oksigen, dengan demikian fotorespirasi yang merugikan tidak akan terjadi. Sedangkan C4 dan CAM mmeiliki mekanisme untuk mencegah terjadinya fotorespirasi. Tanaman C4 memiliki struktur mesofil yang dapat mencegah oksigen berikatan dengan RuBP dan tanaman CAM membuka stomatanya pada malam hari sedangkan fotorespirasi membutuhkan cahaya matahari. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah A.

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

TOPIK           : VIRUS DAN KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

SUBTOPIK    : PROTISTA DAN FUNGI

3. Peningkatan populasi alga pada suatu perairan akan meningkatkan nilai BOD

SEBAB

Peningkatan populasi alga diikuti oleh peningkatan populasi mikroorganisme dekomposer

Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab dan akibat.
Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab dan akibat.
Jika pernyataan benar dan alasan salah.
Jika pernyataan salah dan alasan benar.
Jika pernyataan dan alasan keduanya salah.

 

Jawaban         : A

Pembahasan  :

Peningkatan populasi alga akan meningkatkan jumlah populasi mikroorganisme dekomposer karena mikroorganisme membutuhkan oksigen dan alga dapat menyediakan oksigen dari hasil fotosintesis. Selain itu, mikroorganisme dekomposer akan menguraikan atau berperan dalam pembusukan alga yang sudah mati. Proses pembusukan oleh mikroorganisme ini membutuhkan oksigen, sehingga akan meningkatkan BOD. BOD atau Biochemical Oxygen Demand adalah suatu karakteristik yang menunjukkan jumlah oksigen terlarut yang diperlukan oleh mikroorganisme (biasanya bakteri) untuk mengurai atau mendekomposisi bahan organik dalam kondisi aerobik. Jadi peningkatan populasi alga akan meningkatkan populasi mikroorganisme dan BOD pada suatu perairan. Pernyataan benar, alasan benar dan keduanya menunjukkan sebab akibat. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah A.

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

TOPIK           : STRUKTUR DAN FUNGSI ORGAN TUBUH MANUSIA

SUBTOPIK    : SISTEM ORGAN MANUSIA 2

4. Pada individu yang memiliki gangguan kekebalan, vaksin inaktif lebih aman digunakan daripada vaksin aktif

SEBAB

vaksin inaktif mengandung virus yang tidak dapat bereplikasi

Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab dan akibat.
Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab dan akibat.
Jika pernyataan benar dan alasan salah.
Jika pernyataan salah dan alasan benar.
Jika pernyataan dan alasan keduanya salah.

 

Jawaban         : A

Pembahasan  :

Secara umum, vaksin dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu vaksin yang memanfaatkan virus aktif namun telah dilemahkan dan vaksin yang memanfaatkan virus inaktif. Vaksin yang mengandung virus aktif disebut vaksin aktif. Virus-virus yang terdapat di dalam vaksin ini dapat bereplikasi di dalam tubuh kemudian memicu sistem imun tubuh untuk mengenali dan memberikan respons terhadap virus-virus tersebut, misalnya dengan pembentukan antibodi yang sesuai. Sedangkan vaksin inaktif mengandung partikel virus yang tidak dapat bereplikasi di dalam tubuh, karena bersifat inaktif. Vaksin inaktif dapat memanfaatkan keseluruhan partikel virus maupun bagian kecil dari partikel virus tersebut, misalnya bagian protein kapsid atau protein permukaannya saja. Karena mengandung virus yang tidak aktif bereplikasi, maka vaksin inaktif ini menjadi lebih aman digunakan pada individu yang mengalami gangguan kekebalan tubuh. Jadi pernyataan benar, alasan benar dan keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah A.

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

TOPIK           : ORGANISASI KEHIDUPAN

SUBTOPIK    : SOAL JARINGAN DAN ORGAN TUMBUHAN

5. Spina adalah tonjolan epidermis berbentuk duri dari bagian epidermis dan sub-epidermis.

SEBAB

Berbeda halnya dengan emergensia yang sulit dilepaskan dari tubuh tumbuhan, spina mudah dilepaskan

Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab dan akibat.
Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab dan akibat.
Jika pernyataan benar dan alasan salah.
Jika pernyataan salah dan alasan benar.
Jika pernyataan dan alasan keduanya salah.

 

Jawaban         : E

Pembahasan  :

Spina atau duri sejati dan emergensia atau duri palsu memiliki fungsi yang sama yaitu melindungi tumbuhan dari serangan herbivora. Emergensia merupakan tonjolan epidermis berbentuk duri dari bagian epidermis dan sub-epidermis sehingga tidak mengandung jaringan pengangkut. Karena hanya sampai bagian subepidermis, maka emergensia dapat dengan mudah dilepaskan dari tubuh tumbuhan. Sedangkan spina adalah tonjolan epidermis berbentuk duri dari bagian silinder vaskuler (stele). Oleh karena itu, spina mengandung jaringan pengangkut atau jaringan vaskuler. Karena sampai ke jaringan pengangkut, maka spina lebih sulit dilepaskan dari tubuh tumbuhan dibandingkan dengan emergensia. Jadi pernyataan dan alasan salah. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah E.

Separator_Latihan_Soal_ipa-2

Kamu juga bisa berlatih lebih banyak soal-soal SIMAK UI melalui video pembahasan soal SIMAK UI atau ribuan latihan soal di ruangbelajar.

ruangbelajar

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *