Menu

Kucing penyebab asma, mitos yang tidak benar

Hai mbak bro selamat datang di blog informasiana.com. Kali ini kita akan membahas informasi menarik mengenai Kucing penyebab asma, mitos yang tidak benar. Anda jangan lupa yah untuk membagikan artikel di sosial media kalian.

Keyakinan bahwa rambut kucing dapat menyebabkan masalah pernapasan atau asma hanyalah mitos. Presiden Ikatan Dokter Hewan Indonesia, dr. Wiwiek Bagja menekankan bahwa ini tidak benar.

"Bulu kucing tidak membawa penyakit yang menyebabkan masalah pernapasan atau" mengi, "kecuali orang tersebut sudah memiliki biji asma," kata Wiwiek kepada Ragunan, Jakarta, seperti dikutip antara, Selasa 15 Juli 2014.

Baca Juga  Dulu Kuli Bangunan, Sekarang Penghasilannya Ratusan Juta
Ilustrasi: Antarafoto
Ilustrasi: Antarafoto

Dia menjelaskan, di bulu kucing ada kutu rambut yang sangat kecil dan sering berganti kulit. Kotoran itu sering dihisap oleh manusia. "Untuk orang sehat, menghirup kotoran kecil ini tidak akan menimbulkan efek buruk," katanya.

Namun, bagi orang yang sudah menderita asma, feses bisa menyebabkan sesak napas. "Jika orang yang sehat tidak akan menjadi masalah, tetapi jika orang yang menderita asma tidak melepaskan rambut kucing, debu normal dapat memicu sesak napas, jadi bukan kucing yang menyebabkan asma," katanya.

Baca Juga  TAHAN NONTON SAMPAI HABIS = TOP MARKOTOP!!! Inilah Video Pemicu Trypophobia Paling Mutakhir 2019!

Sementara itu, Dr. Perdanawinata, pakar kesehatan hewan, juga menjelaskan bahwa rambut kucing bukan sumber asma.

Perdanawinata memberikan saran untuk menjaga kucing peliharaan tetap sehat. "Kami menyarankan agar hewan peliharaan Anda dicuci setidaknya sebulan sekali dengan metode dan shampo yang benar," katanya.

Dia menyarankan agar shampo yang digunakan harus spesifik untuk hewan karena shampo manusia memiliki pH tinggi sehingga dapat membuat hewan kesal. Selanjutnya, basuh hewan dari bagian belakang tubuh karena di bagian bawah kucing tidak suka air.

Baca Juga  Bisa Angkat Emas ini, Kamu Bisa Bawa Pulang Hadiah

Ini mencegah kucing dari kaget dan mati lemas. "Juga, dia memotong kukunya sebelum mandi, sehingga ketika mereka berjuang mereka tidak melukai pemilik dan kucing itu sendiri," kata Perdanawinata.

Dia juga menyebutkan bahwa tempat penampungan seringkali bersih dan tidak di rumah.

Gimana teman-teman? kami berharap mas bro bisa terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk membagikan tulisan di sosial media kalian.