Info Terbaru

Kolik, Jika Bayi Anda Menangis seperti Ini!! Cepat Bawa Ke Dokter

Advertisement
Loading...


Bayi anda selalu menangis selama berjam-jam di waktu tertentu pada setiap harinya?? Hati-hati, kemungkinan si Kecil mengalami Kolik.

Kolik adalah suatu kondisi ketika bayi yang dalam kondisi sehat seringkali menangis secara berlebihan. Situasi yang terjadi pada sekitar 20 persen bayi ini jarang dimengerti sebagai sebuah gangguan dan sering tak terdiagnosis. Umumnya, kolik terjadi di beberapa minggu awal sesudah bayi lahir dan akan berhenti ketika bayi berumur 4 bulan. Biasanya bayi menangis pada waktu petang dan sangat sulit diredakan sampai beberapa jam.

Bayi yang telah mengalami kolik itu biasanya menangis sekitar lebih dari 3 jam sehari selama setidaknya 3 hari sepekan. Pada kondisi ini bisa berlangsung sekitar 3 pekan atau lebih.

Yang mesti diingat bahwa pada kondisi ini sebenarnya termasuk dalam kondisi normal dan tak berpengaruh buruk secara jangka panjang. Bayi bisa dicurigai mengalami kolik jika saat menangis telah menunjukkan beberapa ciri-ciri yakni menarik lutut ke perut, wajahnya memerah, melengkungkan punggung dan kedua tangannya mengepal.

Waspadai dan segeralah menghubungi dokter saat gejala berikut ini terjadi:

– Terdapat ruam berwarna ungu kemerahan. Pada tanda ini dapat menjadi gejala penyakit meningitis
– Mengalami gangguan sistem perapasan
– Ubun-ubun terlihat menonjol.
– Beberapa bagian kulitnya nampak membiru atau pucat.
– Kejang
– Jauh lebih sedikit mengonsumsi cairan.
– Terdapat darah dalam tinja
– Demam sampai 38 derajat atau lebih jika mereka berumur kurang dari 3 bulan dan 39 derajat untuk yang berumur lebih dari 3 bulan.
– Mengeluarkan cairan urine jauh lebih sedikit dibandingkan biasanya.
– Memuntahkan cairan hijau.
– Suara tangisannya bernada
– Saat diangkat, tubuhnya terkulai.

Penyebab kolik secara pasti masih belum bisa kita ketahui. Diduga terdapat beberapa kemungkinan seperti masuk angin, gangguan pencernaan, usus yang sensitif terhadap jenis protein tertentu dan gula yang ada di dalam susu formula. Memang belum terdapat bukti valid yang mengonfirmasi, akan tetapi ada beberapa kondisi berikut bisa menjadi bahan evaluasi.

– Hentikan mengonsumsi susu sapi. Terdapat kemungkinan bayi anda telah mengalami intoleransi protein dari susu sapi atau produk susu lainnya. Anda bisa beralih memberikan susu berlabel hipoalergenik dengan memiliki kadar protein rendah. Konsumsi susu formula memiliki kandungan hormon yang bisa mempengaruhi perkembangan seksual dan fisiknya di masa yang akan datang. Kalau gejala tak membaik setelah seminggu maka anda dapat kembali memberikan susu sapi.

– Jika memberikan ASI, anda juga bisa mencoba sejenak berhenti mengonsumsi produk susu untuk dapat melihat apakah kondisi bayi anda akan membaik. Kalau ternyata masalahnya terletak di produk susu yang anda konsumsi maka sebagai penggantinya anda perlu mengonsumsi sumber kalsium lain seperti suplemen.

Kolik bisa membaik dengan sendirinya sehingga sebenarnya tak memerlukan penanganan secara khusus. Akan tetapi terdapat cara-cara yang bisa dilakukan untuk dapat meringankan situasi. Konsultasikan hal tersebut kepada dokter anda secara langsung.

Menenangkan Bayi yang sedang Mengalami Kolik

Oleh karena penyebabnya yang tidak dapat diketahui secara pasti maka untuk cara penanganan kolik pun itu bisa berbeda-beda. Secara umum, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan:

– Pijat perut bayi secara lembut
– Mandikanlah bayi dalam air yang hangat
– Gendonglah bayi selama dia menangis.
– Gendong bayi dalam gendongan selimut atau kain.

– Hindarilah memindah-mindahkan posisi bayi karena beresiko semakin memicunya tangisan yang lebih kencang. Membawanya ke kamar yang sejuk, tenang dengan pencahayaan redup kemungkinan bisa membantu membuatnya bisa merasa lebih tenang.
– Ada kalanya anda bisa meletakkan pada bouncer atau kursi goyang khusus pada bayi. Membawanya berjalan-jalan dengan mobil mungkin juga bisa membantu menenangkan.
– Kalau memungkinkan, maka berikanlah dot untuk dapat menenangkan bayi.
– Bersenandung atau mengeluarkan suara “shhh..” pada bayi mungkin bisa membuatnya merasa lebih tenang.

– Jika anda tahu bahwa bayi itu sudah cukup mengonsumsi cairan dan cukup tidur, anda bisa menenangkan dengan menempatkannya pada ranjang selama beberapa lama.

– Jangan sekali-kali menguncang bayi ketika dia menangis kencang.

Terdapat beberapa obat-obatan yang bisa diberikan untuk dapat menangani kolik di bayi seperti tetesan simetikon. Pada cairan ini bisa ditambahkan di susu atau ASI yang diberikan di dalam botol. Cairan ini berperan untuk membantu dalam melepaskan gelembung udara di dalam pencernaan bayi yang bisa mengganggu pencernaannya. Meskipun sejauh ini cairan tersebut dinyatakan aman untuk bayi, akan tetapi penggunaannya mesti berdasarkan atas rekomendasi dokter.

Berbagai metode lain seperti terapi pijat, akupuntur, air gula, pemberian obat herbal, maupun chiropractic terkadang diterapkan untuk dapat menangani kolik pada bayi. Akan tetapi sejauh ini belum terdapat bukti ilmiah yang menjamin konsistensi prosedur-prosedur tersebut. Bahkan pada kasus tertentu, tindakan tersebut bisa membahayakan bayi.

Untuk mencegah kolik, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan:

  • Ganti botol susu bayi dengan jenis lain. Lubang yang terlalu kecil pada botol bayi dapat menyebabkannya menelan lebih banyak udara daripada cairan.
    Jika Anda menyusui, hindari mengonsumsi terlalu banyak kopi, teh, dan makanan pedas.
    Tepuk-tepuk punggung bayi dengan lembut agar dia bersendawa sehabis makan. Anda dapat melakukannya dengan meletakkannya pada salah satu pundak. Pastikan kepala dan lehernya tersangga dengan baik. Usap punggungnya hingga dia bersendawa. Tak apa jika ada sedikit makanan atau cairan yang keluar bersama sendawa.
  • Di atas semua penanganan yang telah disebutkan, penting untuk menjaga diri sendiri supaya anda jangan sampai mengalami stress sehingga emosi tak terkontrol ketika menangani bayi. Kalau anda sendiri merasa kelelahan, maka lebih baik untuk dapat mengalihkan pengasuhan bayi sementara pada orang lain terdekat seperti kerabat atau suami.

Hal yang mesti diingat adalah bukan berarti anda yang salah dalam cara anda mengasuh bayi. Kondisi bayi anda akan segera membaik dan anda mesti tetap tenang. Anda juga butuh merawat diri sendiri dengan menjaga pola makan sehat dan istirahat secukupnya.

Loading...
Advertisements
Kolik, Jika Bayi Anda Menangis seperti Ini!! Cepat Bawa Ke Dokter | fajeros | 4.5