Menu

Kisah Nyata: Bos Maspion Masuk Islam Karena Anaknya yang Super Nakal Jadi Santun Setelah Mualaf

Sehabis memeluk islam, herman juga mendapatkan berkah yang luar biasa. Hal ini dirasakannya 2 tahun setelah memeluk islam, dia akhirnya berjumpa dengan perempuan menawan yang sudah dipersuntingnya pada tahun 2006.

“karena sudah merasakan tidak lezat jadi duda, dikala berjumpa perempuan yang sesuai, langsung aku pinang. perempuan ini 24 tahun lebih muda dari aku, tetapi baik hati dan juga amat tabah kepada aku. dan juga yang membikin aku lebih yakin kebesaran allah merupakan kesediaan ia buat bergeser dari agamanya yang dahulu dan juga jadi seseorang muslimah. aku betul – betul memperoleh kebahagiaan atas izin allah, ” ungkapwakil kepala ii yayasan masjid cheng hoo surabaya ini.

Baca Juga  Jangan Mengeluh! Karena Allah Tahu Kapan Agamamu Harus Sempurna Dengan Datangnya Jodoh

Satu lagi yang membuat herman halim terus menjadi semakin mantap memeluk ajaran islam yaitu adanya kesataraan dalam memandang derajat manusia.

“ini amat merasa bahwa masuk masjid. kerasanya sejuk karna kita yang beda profesi, beda rezeki, dapat sejajar. yang bos, tukang becak, bakul dawet, letaknya sama, paling utama dikala mengerjakan salat, ” tuturnya.

Baca Juga  Tidak Apa-Apa Pernah Terlanjur Melakukan Kesalahan, Asal Sekarang Mau Berubah Menjadi Lebih Baik


Karena seperti itu, pada ramadhan tahun keempat, kali ini dia merasakan betul betul berupaya untuk berpuasa selama satu bulan penuh, mengulangi rekornya pada bulan ramadhan tahun selanjutnya. Dia mengaku bahwa di tahun pertama dan kedua jadi muallaf, puasa termasuk hal yang amat berat.

“jadi, waktu itu masih bolong – bolong, bahwa saat ini insya allah penuh, ” ucapnya ungguh – sungguh.

Baca Juga  Duhai Allah, Berikanlah Kabar Gembira Untuk Orang-orang yang Bersedih Saat Ini

Demikianlah informasi tentang Bos Maspion Masuk Islam Setelah Lihat Anaknya yang Super Nakal Jadi Santun Setelah Jadi Mualaf
. Semoga informasi ini dapat mendatangkan hidayah dan bermanfaat bagi kita semua.
Sumber: Kompasiana.com

Pages: 1 2 3 4