Menu

Kisah Mistis : Dukun Wanita Menikah Dengan Jin Penguasa Hutan Untuk Mendapatkan Emas

Hai bro selamat datang di situs informasiana.com. Kali ini informasiana.com akan membahas informasi menarik mengenai Kisah Mistis : Dukun Wanita Menikah Dengan Jin Penguasa Hutan Untuk Mendapatkan Emas. Kamu jangan lupa yah untuk bagikan tulisan di sosial media kalian.

Seorang dukun bernama Dewi Hutan pergi ke Sangata, di Kalimantan timur untuk mencari emas dari Jenderal Yamasita. Emas terletak di Hutan Meranting, yang berjarak 120 km dari Sangata, Kalimantan Timur. Ritual mencari emas di Hutan Meranting harus dilakukan pada 24 Juli 2014, Kamis. Pada hari Kamis, Dewi Rimba pergi ke Balikpapan dengan pesawat terbang, kemudian ia melakukan perjalanan ke Sangata. Sesampainya di Sangata, Dewi Rimba menyewa sepeda motor untuk pergi ke Hutan Meranting. Sesampainya di Hutan Meranting, Dewi Rimba bersiap untuk melakukan ritual pembakaran dupa Arab, Madat Turki dan menabur Elizabeth Arden. Tiba-tiba hujan deras turun, tetapi hujan deras tidak melemahkan niat Dewi Rimba. Dewi Rimba memasang tenda untuk menunggu hujan turun. Dewi Rimba menunggu penguasa hutan bercabang dengan perasaan takut, tidak takut pada manusia, tetapi takut pada binatang liar di Kalimantan. Masih ada banyak hutan utuh di Kalimantan, masih ada banyak serigala, ular berbisa, belalai monyet dan buaya buaya yang berkeliaran di sana.

Baca Juga  NGERI..!! Baru Kali Ini Ada Pria Terbang Kebawa Angin Super Kencang Jauh Kebelakang...

Malam datang, kejeniusan penguasa hutan dominan belum tiba. Asap dari dupa yang dibakar oleh Dewi Rimba telah disiram air, asapnya menjadi tidak sempurna karena merambat ke dalam hutan. Asap tidak mampu memanggil jenius penguasa hutan Meranting, Raja Jin Burangrang. Dewi Rimba memutuskan untuk melanjutkan ritual keesokan harinya. Pada hari Jumat Kliwon, Dewi Rimba kembali ke ritual dupa asap dupa arab untuk memanggil Raja Jin Burangrang. Hujan tidak turun, langit tampak cerah, meskipun jalan di sekitar hutan masih berlumpur dan lembab. Pukul 24.00, Raja Jin Burangrang akhirnya muncul di hadapan Dewi Ambar. Raja Jin Burangrang menanyakan tujuan kedatangan Dewi Ambar di hutan Meranting. Dewi Ambar menjelaskan bahwa dia menginginkan emas Yamasita dari Jepang. Raja Jin Burangrang mengabulkan permintaan Dewi Ambar, dengan syarat Dewi Ambar bersedia menikahi Raja Jin Burangrang.

Baca Juga  Wajah Obama Di Hinggapi Lalat

Dewi Ambar, yang sering menceraikan emas untuk Jin, juga menerima persyaratan yang diminta oleh Raja Jin Burangrang. Lagi pula, setelah menikah dan mendapatkan emas, Dewi Ambar bisa segera menceraikan Raja Jin Burangrang. Malam itu, mereka berdua menikah dan menjadi suami-istri. Raja Jin Burangrang juga memberikan 5 emas batangan kepada Dewi Ambar. Pagi berikutnya, raja Jin Burangrang kembali ke danau dan Dewi Ambar memutuskan untuk kembali ke kediamannya di Jakarta. Sebelum kembali ke rumah, Dewi Ambar meninggalkan surat perceraian di dekat Danau Sariti, tempat Raja Jin Burangrang kembali ke rumah.

Pada bulan Agustus, ketika Dewi Ambar sedang menikmati penjualan batangan emas dari Burangrang, tiba-tiba Raja Jin Burangrang muncul di rumah Dewi Ambar. Raja Burangrang sangat marah karena dia merasa dikhianati. Raja Burangrang belum menikah selama 1200 tahun dan selama pernikahannya dengan Dewi Ambar, usianya kurang dari satu hari, Raja Burangrang bercerai. Raja Burangrang tidak mau bercerai dan memutuskan untuk tinggal di rumah Dewi Ambar sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Baca Juga  Alasan Superhero Tidak Mau Membantu Indonesia

Akhirnya Dewi Ambar meminta bantuan dari Mbah Mursalim, seorang ahli jin di Banten. Ketika raja Burangrang tidur di rumah Dewi Ambar, Dewi Ambar dengan tenang pergi ke rumah Mbah Mursalim untuk meminta bantuan. Mbah Mursalim siap membantu Dewi Ambar. Dengan kekuatan mantra sihir yang diucapkan oleh Mbah Mursalim, Raja Burangrang segera ketakutan dan memutuskan untuk kembali ke Kalimantan Timur. Dewi Ambar bebas dari kejaran Raja Burangrang dan dapat hidup damai sambil menikmati hasil penjualan emas batangan dari Kalimantan Timur.

Gimana mbak bro? Mudah-mudahan bro bisa terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk membagikan tulisan di sosial media kalian.