by

Kepala Dusun Diduga Buat Surat Kuasa Palsu Untuk Gelapkan Bantuan Covid-19

INFORMASIANA – Seorang dukuh atau kepala dusun berurusan dengan polisi karena dugaan menyalahgunakan jabatan untuk menyelewengkan bantuan tunai bagi warga terdampak Covid-19. Sny berasal dari Padukuhan Tegiri II, Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, DIY. Ia diduga menggelapkan bantuan milik tiga warganya, yakni Monarki, Jeminem, dan Karyono. “Warga yang terdaftar sebagai penerima bantuan tidak mendapatkan bantuan, karena bantuan tersebut sudah diambil dan digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka,” kata Wakil Kepala Polres Kulon Progo Komisaris Polisi Sudarmawan dalam keterangan pers, Selasa (27/10/2020).

Seorang dukuh atau kepala dusun berurusan dengan polisi karena dugaan menyalahgunakan jabatan untuk menyelewengkan bantuan tunai bagi warga terdampak Covid-19. Sny berasal dari Padukuhan Tegiri II, Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, DIY. Ia diduga menggelapkan bantuan milik tiga warganya, yakni Monarki, Jeminem, dan Karyono. “Warga yang terdaftar sebagai penerima bantuan tidak mendapatkan bantuan, karena bantuan tersebut sudah diambil dan digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka,” kata Wakil Kepala Polres Kulon Progo Komisaris Polisi Sudarmawan dalam keterangan pers, Selasa (27/10/2020).

Semua, kata Sny, berawal dari kesepakatan warga. Menurut dia, pengambilan dana bantuan maupun pemotongan itu semua sepengetahuan warga yang sudah disepakati sebelumnya. Bahkan, wargalah yang menyerahkan sukarela sebagian dana bantuan itu. Dalam kesepakatan itu, bantuan yang sudah dipotong digunakan untuk warga lain yang juga terdampak Covid-19 namun belum mendapat bantuan. Nilai pemotongan berbeda-beda, sekitar Rp 300.000 – Rp 600.000. Sny mengakui, rencana itu tertunda lama dan tidak juga terlaksana. Ia beralasan, penundaan itu karena kesibukan dirinya mengurus orangtua yang sakit. “Saya mengurus mertua yang sakit jantung. Sangat sibuk,” katanya. Ia pun mengaku mengembalikan dana itu secara bertahap. Namun, kata Sny, keburu polisi menangkap dirinya.

News Feed