by

Kemendikbud Kucurkan BLT BSU Rp1,8 Juta bagi Guru Honorer dan PTK, Ini Solusi Jika Masih Belum Cair

INFORMASIANA- Mewabahnya Covid-19 di Indonesia pada Maret lalu memaksa kegiatan belajar mengajar berlangsung secara jarak jauh alias online.

Meski bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus, kegiatan belajar jarak jauh dikeluhkan siswa dan guru karena terbentur masalah kuota internet.

Selain memberikan kuota internet gratis untuk belajar, Kemendikbud berusaha memompa semangat guru terutama honorer dengan menyalurkan subsidi gaji.

Pihak Kemendkibud sendiri sudah menganggarkan pos pendapatan yang dialkoasikan untuk subsidi gajai 2 juta guru honorer dam tenaga kependidikan (PTK).

Dalam pembahasan di Kemendikbud, guru honorer dan juga tenaga kependidikan PTK bakal menerima BSU sebesar Rp1,8 juta per orang.

Adapun syarat PTK non-PNS dan guru honorer yang berhak menerima BLT BSU Kemdikbud RI adalah sebagai berikut:

Warga Negara Indonesia (WNI)
Berstatus sebagai PTK non-PNS
Terdaftar dan berstatus aktif dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) atau Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) per 30 Juni 2020
Tidak mendapatkan bantuan subsidi upah atau gaji dari Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan sampai 1 Oktober 2020
Bukan merupakan  penerima kartu prakerja sampai dengan tanggal 1 Oktober 2020
Memiliki penghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan yang dibuktikan melalui pernyataan dalam Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).
Setelah dinyatakan sebagai penerima, Kemdikbud membuatkan rekening baru untuk setiap PTK non-PNS yang berhak menjadi penerima BSU Kemdikbud.

PTK non-PNS penerima BSU dapat memeriksa status pencairan di https://bsudikti.kemdikbud.go.id/ dan https://info.gtk.kemdikbud.go.id/.

Namun ternyata ada sebagian guru yang belum cair BSU BLT dari Kemdikbud, padahal yang bersangkutan sudah mengajukan syarat ke bank.

Dari sejumlah sumber, bagi guru honorer ataupun tenaga pendidikan yang mengalami kasus di atas yaitu untuk penerima BSU yang namanya sudah keluar dan dananya belum masuk ke rekening, diminta berkordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan.

Terpisah, Mendikub Nadiem Makarim dalam upacara peringatan hari guru beberapa waktu lalu memuji perjuangan para guru yang tetap semangat mengajar meski di tengah pandemi.

Selain bantuan tunai, Mendikbud sendiri telah menggulirkan program guru belajar yang bertujuan melatih kemampuan para guru untuk meramu model pembelajaran jarak jauh yang efektif dan efisien.

News Feed