Menu

Kasus Petugas KPPS, Berapa Lama Batas Maksimal Bekerja Tanpa Henti

Helo teman-teman selamat datang di website informasiana.com. Kali ini kami akan membahas informasi menarik tentang Kasus Petugas KPPS, Berapa Lama Batas Maksimal Bekerja Tanpa Henti. Teman-teman jangan lupa yah untuk share tulisan di sosial media kalian.

INFORMASIANA – Berita dari kelompok pemilih KPPS (KPPS) yang meninggal setelah pemilu 2019 tiba-tiba menjadi kata-kata perintah. Sejauh ini, sekitar 440 jiwa KPPS terdaftar telah meninggal.

Banyak pihak berspekulasi dan menduga bahwa mereka meninggal karena kelelahan. Jadi berapa lama manusia dapat benar-benar bekerja tanpa istirahat, dan mungkinkah seseorang mati karena kelelahan bekerja?

"Kami memiliki jam biologis, jadi kami memiliki 8 jam kerja keras, 8 jam kerja ringan, dan 8 jam istirahat, biasanya dengan cara ini. Jika kami melewati waktu ini mungkin ada kelelahan, tetapi ini tergantung pada kondisi atau kondisi pasien komunitas, "kata spesialis penyakit dalam di antarmuka RSCM, Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, saat dihubungi INFORMASIANA, Kamis 9 Mei 2019.

Baca Juga  Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menyiapkan Kamar Bayi - Info Kesehatan

Dia mengatakan bahwa seseorang dapat bertahan hingga 24 jam kerja, sementara yang lain mengalami vertigo atau tekanan darah meningkat selama periode kerja yang panjang.

"Jadi tidak bisa digeneralisasi bahwa orang yang melanggar jam biologis langsung terkena penyakit, ada juga orang yang terinfeksi, seperti demam berdarah, walaupun rumah itu sama, tetapi yang lain mereka berbeda. faktor risiko,"Kata Ari.

Baca Juga  Wajib Tahu! Ini yang Bisa Dilakukan Penumpang Saat Pesawat Mendarat di Air - Informasiana.com | Portal Berita Unik | Viral

Ari melanjutkan bahwa kelelahan hanyalah salah satu pemicu kematian seseorang. Namun, ia menunjukkan bahwa faktor penyebab kematiannya bukan seratus persen.

"Tidak bisa, bukan kelelahan yang menyebabkan kematian, bukan, kelelahan adalah pemicu, tetapi bahkan tidak 100 persen," katanya.

Menurutnya, setiap orang akan mengalami reaksi dan konsekuensi mulai dari satu kasus ke kasus lainnya. Jadi sekali lagi dia bilang itu tidak bisa digeneralisasi.

"Karena itu sifatnya kasus demi kasus dan ada faktor risiko lain, "kata Ari.

Dia juga menegaskan bahwa biasanya manusia hanya dapat bekerja selama delapan jam dalam sehari atau 40 jam dalam seminggu. Jika lebih dari itu, harus ada kompensasi lain dengan lembur ekstra.

Baca Juga  6 Benda second-hand aneh yang dijual secara umum

"Karena setelah jam biologis, bahkan penemu menerima hadiah Nobel, bahwa ada faktor hormonal, jika kita jelas kita bekerja, jika gelap kita istirahat," katanya. (Ben)

Gimana bro? Semoga mas bro dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk share artikel di sosial media kalian.