Menu

Kanker Kolorektal, Kanker Saluran Pembuangan yang Berbahaya

Selamat datang di informasiana.com. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita tentang info kesehatan tentang Kanker Kolorektal, Kanker Saluran Pembuangan yang Berbahaya.

Pengajaran-kanker usus besar inkontinensia usus-1024

INFORMASIANA – Tidak banyak yang tahu bahwa drainase kita ke usus besar (usus besar) adalah organ yang disebut rektum yang berlanjut ke anus. Orang-orang ini selalu rentan terhadap infeksi bakteri karena memang sistem saluran pembuangan. Untungnya, tubuh kita direkayasa sedemikian rupa sehingga bakteri dapat dinetralkan oleh bakteri baik sehingga tidak menginfeksi tubuh. Namun, dengan perkembangan momen yang terkait dengan gaya hidup modern orang tidak sehat, kejadian kanker meningkat dari tahun ke tahun. Tidak terkecuali pada kanker kolorektal.

Baca Juga  Makanan sahur dan buka yang pas untuk biker agar selalu fit

Usus besar atau usus besar adalah organ yang menyerap air, vitamin dan elektrolit, menghasilkan lendir dan menyimpan materi tinja dan kemudian mendorongnya keluar. Saluran yang mengidentifikasi kursi berikutnya sebagai dubur sebelum mencapai anus. Ketika feses memasuki rektum, mereka segera merangsang untuk mengosongkan feses. Karena itu, sejumlah organ ini sangat penting dalam mengurangi metabolisme tubuh kita. Tetapi yang terjadi pada orang penting ini adalah kanker. Kurangnya sayuran dan buah-buahan, yang membuat tinja kita keras dan sulit dikosongkan, merokok, perilaku seksual menyimpang untuk mengkonsumsi banyak makanan pengawet, merupakan faktor risiko yang terutama menyebabkan kanker usus besar.

Gejala yang mendasari kanker ini kadang-kadang tidak khas, yang menyebabkan banyak penderita mencapai stadium lanjut. Atau beberapa gejala telah muncul, tetapi tidak segera ke dokter atau mengobati sendiri adalah alasan mengapa banyak orang datang dari stadium lanjut. Karena itu, kita harus mengenali gejala khas yang disebabkan oleh kanker ini, termasuk:

  1. Nyeri panjang di perut kanan bawah tanpa sebab spesifik yang mengarah pada defisiensi darah (anemia) dan penurunan berat badan
  2. Ada benjolan atau benda asing di perut kanan bawah yang semakin besar
  3. Aromatize perut penuh tanpa mengetahui penyebabnya, sampai sering mual dan muntah
  4. ANAK-ANAK, yang tidak hilang walaupun telah berulang kali dirawat dengan mulas yang parah
  5. BAB sebagai kotoran kambing (kecil dan bundar)
Baca Juga  Brokoli Dapat Mencegah Infeksi dan Kanker Lambung

Jangan terlambat jika Anda memperhatikan gejala-gejala di atas. Konsultasikan dengan dokter segera untuk perawatan segera. Biasanya, kolonoskopi (penyisipan tabung kamera dari anus) dilakukan untuk menentukan kondisi kolon dan rektum dan untuk mendiagnosis penyakit. Jangan terlambat karena praktisi awal akan bisa mendapatkan penyembuhan yang lebih baik.

Baca Juga  Panduan lengkap Air Susu Ibu

Semoga berita kesehatan ini dapat menghadirkan manfaat untuk siapapun yang memerlukan informasi tentang Kanker Kolorektal, Kanker Saluran Pembuangan yang Berbahaya.