Menu

Kabarnya, NASA Butuh Orang Humoris Buat Jadi Astronot. Ternyata Pintar Doang Nggak Cukup, Ya~

Halo mas bro selamat datang di blog informasiana.com. Kali ini informasiana.com akan membahas informasi tentang Kabarnya, NASA Butuh Orang Humoris Buat Jadi Astronot. Ternyata Pintar Doang Nggak Cukup, Ya~. Teman-teman jangan lupa yah untuk share artikel di sosial media kalian.

Gambar unggulan

Bekerja di ruang jauh dari rumah dan jarang menghubungi kerabat tentu tidak mudah dilakukan. Meski begitu dengan kegiatan sehari-hari yang benar-benar akan berubah ketika mereka melayani sebagai astronot. Jika kebanyakan orang berpikir sejauh ini hal menjadi astronot NASA semakin Anda harus pintar, memiliki kondisi fisik yang baik dan lulus tes kemampuan teknis, kini Anda juga diminta memiliki selera humor yang tinggi.

Nah … bagaimana tidak? Menghabiskan bertahun-tahun di pesawat ruang angkasa dengan orang yang sama tentu sangat membosankan. Kegiatannya seperti itu – itu sepanjang hari. Tidak ada liburan atau saya sekarang seperti di bumi. Oleh karena itu, peneliti NASA sekarang meminta departemen perekrutan karyawan PT mencari astronot yang kepribadiannya lucu, Wow, seberapa pentingkah itu? Periksa informasi berikut terlebih dahulu.

Baca Juga  7 Kelakuan Penumpang Kereta Api yang Bikin Males. Kamu Pernah Nemuin yang Ngeselin Begini Nggak?

Orang yang lucu dianggap memainkan peran penting dalam kerja tim, bahkan tim dapat dipercaya selama ekspedisi ke zona bahaya

Anda membutuhkan orang-orang yang menyenangkan melalui www.washingtonpost.com

Jeffrey Johnson, seorang antropolog di University of Florida, seperti dilansir The Guardian, meneliti bagaimana peran seorang humoris, pemimpin, pasangan. pendongeng, pembawa damaidan konsultan, di tim shift dalam ekspedisi Antartika. Dalam penelitiannya, Johnson menemukan bahwa masing-masing dari mereka berperan dalam membentuk ikatan yang kuat dan membuat tim bekerja dengan baik.

Ini termasuk orang dengan selera humor tinggi, yang ternyata terkait dengan kualitas kerja tim. Diyakini juga bahwa orang-orang seperti ini mampu menghasilkan ide-ide kreatif saat bekerja. Jadi tidak mengherankan bahwa peneliti NASA telah meminta departemen perekrutan karyawan mencari kandidat astronot yang lucu.

Selanjutnya, stres akibat tekanan kerja yang tinggi dianggap dinetralkan melalui lelucon dan momen tawa. Hmm, ini juga masuk akal …

Kehadiran astronot yang lucu membuat kerja tim lebih baik melalui www.dailymail.co.uk

Penelitian juga mengatakan bahwa tekanan di tempat kerja dapat menyebabkan stres pada karyawan. Untuk alasan ini, dibutuhkan suasana yang menyenangkan yang mengasyikkan melalui kehadiran orang-orang yang lucu. Karena lelucon dan momen kebencian, diyakini bahwa karyawan ini mampu melakukannya mengurangi stres, agar pekerjaan bisa lebih selow dan mereka juga bisa berpikir jernih. Kolaborasi dan kerja tim lebih baik.

Baca Juga  Hal-hal Penting dalam Debat Capres Ke-4 Semalam. Bisa Jadi Acuan Buat Memilih Presiden Nanti!
Kehadiran astronot yang gemar bercanda dipercaya bisa mengurangi ketegangan ketika ada masalah atau pendapat berbeda tentang tim

Kerja tim akan baik dengan kehadiran astronot lucu melalui utterbuzz.com

Johnson juga mengatakan bahwa sebuah tim dapat bekerja dengan baik ketika memiliki mitra yang suka bercanda. Karena orang kocak ini dianggap mampu menyatukan semua orang dan menjadi penghubung antara celah ketika ada ketegangan dalam tim. Johnson ini sedang melakukan penyelidikan Analog penelitian eksplorasi manusia (HERA) NASA – proyek yang membahas perilaku dan kinerja tim dalam mempengaruhi ekspedisi ruang angkasa.

Astronot yang suka tertawa ditakdirkan untuk misi panjang di Mars. Jangan terlalu bosan dan emosi lebih terjaga

Untuk perjalanan ke Mars melalui www.space.com

Rencananya, par astronot yang lucu ini memulai misinya selama 20 tahun ke depan dengan jarak jutaan kilometer dari bumi. Mereka akan ditempatkan dalam kapsul yang tidak lebih besar dari ukuran apartemen. Selama perjalanan, mereka harus waspada terhadap semua kemungkinan buruk, karena misi ini akan menjadi penerbangan ruang angkasa yang sangat panjang. Oleh karena itu, Saya membutuhkan astronot yang lucu untuk mencairkan suasana ketegangan dan stres selama pelayanan.

Baca Juga  Selain Karena PD, Mungkin 7+ Motivasi ini Bikin Andika Babang Tamvan Tolak Oplas Gratis. Bebas dong!

Ngomong-ngomong, para peneliti juga memberikan contoh nyata, ketika penjelajah Norwegia Roald Amundsen dan timnya mencapai Kutub Selatan pada 14 November 1911. Pada saat itu di tim Amundsen mereka berada Orang Norwegia yang memiliki selera humor tinggi.

Meskipun persyaratan untuk menghibur orang disajikan, NASA masih membutuhkan sosok astronot sebagai ilmuwan dan insinyur. Tak ketinggalan, mereka juga dipaksa berhasil lulus tes dan latihan keras sebelum diangkut ke Mars.

Artikel yang bermanfaat dan menghibur orang lain

Gimana mas bro? Mudah-mudahan guys dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk bagikan tulisan di sosial media kalian.