Info Terbaru

Jenis, Sifat dan Ciri-Ciri Zat Berdasarkan Wujudnya serta Contohnya masing-masing

Advertisement
Loading...


Ciri-Ciri Zat Cair, Padat, gas, adhesi-kohesi, kapilaritas,Tegangan Permukaan | Jenis, sifat dan Ciri-Ciri Zat Berdasarkan Wujudnya dan Sifat-sifatnya | Klasifikasi atau pengelompokan terhadap sesuatu hal, misalnya pada bermacam-macam wujud zat, dapat didasarkan pada ciri-ciri yang melekat pada zat yang dikelompokkan. Ciri-ciri. tersebut menyangkut aspek persamaan maupun perbedaannya. Dapatkah kamu menyebutkan ciri-ciri zat berdasarkan wujudnya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ikutilah penjelasan tentang zat Berdasarkan wujudnya..


1. Zat Padat

Penjelasan, Sifat, Ciri-Ciri, Contoh Zat padat
(Gambar : Molekul Zat Padat sangat berdekatan)

Ciri-Ciri Zat Padat | Zat padat mempunyai sifat bentuk dan volumenya tetap. Zat padat betnuknya tetap dikarenakan partikel-partikel pada zat padat saling berdekatan, tersusun teratur dan mempunyai gaya tarik antra partikel sangat kuat. Volumenya tetap dikarenakan partikel pda zat padat dapat bergerak dan berputar pada kedudukannya saja., Untuk lebih mengetahui seperti apakah itu zat padat mari kita pelajari ciri-ciri zat padat, Berikut ciri-ciri zat padat..

Ciri-Ciri Zat Padat.. 

Benda yang berbentuk padat mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

a. Jika zat padat dipindahkan ke mana pun, bentuknya akan selalu tetap atau tidak berubah. Contoh: bath di halaman jika dipindahkan di atas meja, masih mempunyai bentuk yang sama.
b. Zat padat dipindah ke mana saja akan mempunyai volume yang sama atau tetap.
c. Letak molekulnya sangatberdekatan dan teratur
d. Gaya tank antarmolekulnya sangat kuat.
e. Gerakan molekul hanya terbatas pada tempatnya saja.

Penjelasan, Ciri-Ciri, Sifat-Sifat Zat Padat
(Contoh Zat Padat : Batu )


Sifat-Sifat Zat Padat
Sifat-sifat Zat Padat | Zat padat memiliki sifat Berdasarkan Partikel-partikelnya sebagai berikut

 

  1. Gaya tarik-menarik antar partikel sangat kuat,
  2. Parikel-partikel posisinya yang tetap disebut posisi yang teratur disebut Kristal, dan jika tidak maka disebut amorf
  3. Adanya getaran tetapi itu hanya di atap

Contoh zat padat  adalahkayu,gelas, batu, tongkat, batangan besi dan sebagainya.

2. Zat Cair

Penjelasan, Ciri-Ciri, Contoh Zat cair
(Molekul Zat Cair )

Ciri-Ciri Zat Cair | Zat cair mempunyai sifat bentuk berubah-ubah dan volumenya tetap. Zat cair Bentuknya berubah-ubah dikarenakana partikel-partikel pada zat cair berdekatan tetapi renggang, tersusun teratur, gaya tarik antar partikel agak lemah. Volumenya tetap dikarenakan partikel pada zat cair, mudah berpindah tetapi tidak dapat meninggalakan kelompoknya. Coba  Perhatikan lingkungan rumahmu! Benda apa saja yang termasuk zat cair? Bagaimana bentuk zat cair itu jika dipindahkan ke dalam bejana yang berbeda? Apabila dilakukan pengukuran volume dengan dua buah alat ukur yang berbeda, samakah volume zat cair itu? Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali menjumpai zat-zat yang berwujud cair, misalnya minyak tanah, air, dan bensin, Untuk lebih mengetahui seperti apakah itu zat cair mari kita pelajari ciri-ciri zat cair.  Zat yang berwujud cair mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

 

Ciri-Ciri Zat Cair

Zat yang berwujud cair mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

a. Bentuk selalu berubah-ubah sesuai dengan tempatnya.
b. Volume zat cair tetap.
c. Letak molekulnya berdekatan
d. Gaya tank antarmolekulnya lemah.
e. Gerak molekulnya agak bebas, tetapi tidak dapat meninggalkan kelompoknya. Hal itulah
yang menyebabkan bentuknya selalu berubah sesuai dengan tempatnya, tetapi volumenya
tetap.


Sifat-Sifat Zat Cair
Penjelasan, Contoh, Ciri-Ciri Zat cair
(Contoh  Zat Cair : Air )

Sifat-Sifat Zat cair | Zat cair memiliki Sifat yang Berdasarkan partikel-partikelnya sebagai berikut..

  1. Gerakan partikel lebih lincah dari pada zat padat dan partikel dapat berpindah tempat.
  2. Adanya gaya tarik menarik antar partikel lemah dibandingkan zat padat.
  3. Jarak antar partikel-partikel berjauhan dan tetap
Contoh zat cair adalah air raksa dan air,

 

3. Gas

Penjelasan, Ciri-Ciri, Contoh Zat gas
(Gambar : Letak Molekul Zat Gas Sangat Berjauhan )

Ciri-Ciri Zat Gas| Zat gas mempunyai sifat bentuk berubah-ubah dan volume berubah-ubah. Bentuknya berubah-ubah dikarenakan partikel-partikel pada zat gas berjauhan, tersusun tidak teratur, gaya tarik antar partikel sangat lemah. Volumenya berubah-ubah dikarenakan partikel pada zat gas dapat bergerak bebas meninggalkan kelompoknya. Lihat pertanyaan berikut ini…  Dapatkah kamu melihat benda yang berwujud gas? Jika temanmu menyemprotkan minyak wangi di dalam ruang kelas, dapatkah kamu mencium bau minyak wangi tersebut? Mengapa demikian? Minyak wangi yang disemprotkan di ruang kelas akan segera menguap (berubah wujud menjadi gas), Untuk lebih mengetahui seperti apakah itu zat Gas mari kita pelajari ciri-ciri zat Gas  Benda berwujud gas mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

Ciri-Ciri Zat Gas

Benda berwujud gas mempunyai ciri-ciri adalah…

Penjelasan, Ciri-Ciri, Contoh Zat gas
(Contoh Zat Gas , Asap dari Pabrik)

(1) Bentuk dan volumenya berubah sesuai dengan tempatnya. Misalnya, udara dimasukkan ke dalam balon, maka bentuknya seperti balon. Jika dimasukkan ke dalam ban sepeda, maka bentuknya seperti ban sepeda.

(2) Letak antarmolekulnya sangat berjauhan

(3) Gaya tank antarmolekulnya sangat lemah.

(4) Selalu memenuhi ruangan karena gerak molekulnya sangat bebas.

Sifat-Sifat Zat Gas 


Sifat-sifat Zat gas | Zat Gas memiliki Sifat yang Berdasarkan partikel-partikelnya sebagai berikut…

 

  1. Gaya tarik-menarik sangat kurang atau mungkin tidak ada
  2. Partikel-partikel zat gas sangat bebas bergerak
  3. Jarak Partikelnya berubah-ubah atau tak menentu

 4. Adhesi dan. Kohesi

Pengertian, Ciri-Ciri, Contoh adhesi dan Kohesi
(Adanya Gaya Tarik Menarik antar Molekul)

Ciri-Ciri Adhesi dan Kohesi | Pengertian Kohesi dan adhesi | Kohesi adalah gaya tarik menarik antara partikel zat sejenis dan adhesi adalah gaya tarik menarik antar partikel yang tidak sejenis.Jika kamu menulis dengan kapur di papan tulis; kapur tersebut akan melekat di papan tulis. Mengapa kapur dapat melekat di papan tulis? Kapur dapat melekat di papan tulis karena adanya gaya tarik antara molekul kapur dengan molekul papan tulis. Gaya tank antara molekul-molekul yang tidak sejenis disebut adhesi. Misalnya, jika kamu menulis dengan tinta, tinta tersebut dapat melekat pada kertas karena gaya tarik-menarik antara partikel tinta dengan kertas sangat kuat. Untuk lebih mengetahui seperti apakah itu zat adhesi dan kohesi mari kita pelajari ciri-ciri zat Adhesi dan kohesi, Contoh peristiwa adhesi yang lain adalah:

(1) cat menempel di tembok,
(2) permukaan air di dalam gelas tampak cekung.

Ciri-Ciri Adhesi dan Kohesi 

 

Ciri-Ciri Adhesi dan Kohesi Sebagai berikut….

  1. Permukan Cekung akan terjadi   pada zat cair
  2. Wadah atau tempat zat cair jika dipindahkan akan basah.
  3. Partikel-partikel zat yang bersangkutan dapat melekat dengan benda lain

  5. Kapilaritas

 

Penjelasan, Ciri-Ciri, dan contoh Zat berdasarkan wujudnya

(Contoh : Kapilaritas)
     Gejala kapilaritas dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Kapilaritas adalah gejala naiknya zat cair dalam pipa kapiler. Pipa kapiler yaitu suatu celah atau pipa yang luas penam-pangnya kecil.

6. Tegangan Permukaan

    Pernahkah kamu mengamati titik-titik embun yang terdapat pada permukaan daun atau rumput? Mengapa titik-titik air tersebut berbentuk bola? Pemahkah kamu meithat jarum jahit atau pisau suet terapung di atas permukaan air? Mengapa terjadi demikian? Secara fisika kejadian-keladian di atas dapat terjadi karena adanya tegangan permukaan. Tegangan permukaan merupakan suatu kecenderungan permukaan zat cair untuk menegang sehingga permukaannya seolah-olah ditutupi oleh suatu lapisan kulit yang tipis. Dengan adanya tegangan permukaan nyamuk dapat mengapung di atas permukaan air, karena berat nyamuk dapat ditahan oleh kulit tipis yang menyelimuti permukaan air
      Demikian  juga jarum jahit dan pisau suet yang dapat terapung di atas permukaan zat cair. Tegangan permukaan terjadi sebagai akibat kohesi di bawah zat cair lebih besar daripada kohesi pada permukaan air, sehingga permukaan zat cair akan cenderung mengerut dan membentuk luas permukaan sekecil mungkin.
     Hal tersebut dapat membuktikan bahwa titik-titik embun yang menempel di atas rumput berbentuk seperti bola, karena luas permukaan terkecil adalah bangun yang berbentuk bola. Besarnya tegangan permukaan dipengaruhi oleh suhu. Semakin tinggi suhu zat cair, semakin kecil tegangan permukaannya. Dan semakin kecil tegangan permukaan semakin besar atau baik kemampuan air untuk membasahi benda. Pemanfaatan tegangan permukaan dalam kehidupan sehari-hari antara lain sebagai berikut.

(1) Sabun cuci atau detergen dibuat untuk mengurangi tegangan permukaan air sehingga dapat meningkatkan kemampuan air untuk membersihkan kotoran yang melekat pada pakaian.

(2) Mencuci pakaian dengan air hangat atau air panas lebih bersih karena dengan suhu yang tinggi tegangan permukaan akan semakin kecil dan kemampuafl air untuk membasahi pakaian yang kotor lebih meningkat lagi.

(3) Alkohol dan antiseptik pada umumnya selain memiliki kemampuan membunuh kuman, juga mempunyai tegangan permukaan yang rendah sehingga dapat membasahi seluruh permukaan kulit yang luka.

(4) Itik dan angsa dapat berenang dan terapung di atas permukaan air karena bulu-bulurLya tidak basah oleh air. Jika air dicampur dengan detergen, maka tegangan permukaan akan mengecil, itik dan angsa yang berenang bulu-bulunya akan basah sehingga itik dan angsa akan tenggelam.

(5) Gelembung-gelemburng yang dihãsilkan oleh air sabun merupakan salah satu contoh adanya tegangan permukaan.

7. Meniskus Cekung dan Meniskus Cembung
    Jika air dituangkan ke dalam tabung kaca, maka kita akan melihat permukaan air dalam tabung melengkung ke atas. Sedangkan, jika raksa kita masukkan dalam tabung kaca, permukaan akan melengkung ke bawah. Peristiwa tersebut terjadi karena adanya gaya kohesi dan adhesi. Air yang dimasukkan ke dalam tabung kaca, kohesi antara partikel air lebih kecil daripada adhesi antara partikel air dan kaca. Hasil perpaduan antara kedua gaya tersebut (R) mengarah keluar. Akibatnya permukaan air melengkung ke atas pada bagian yang menempel dinding kaca. Keadaan permukaan air dalam tabung yang melengkung ke atas itu disebut meniskus cekung.
      Jika air raksa yang dimasukkan ke dalam tabung kaca, maka kohesi (FK) antara partikel air raksa lebth besar daripada adhesi (FA) antara partikel air raksa dan kaca. Hasil perpaduan antara kedua gaya itu (R) akan mengarah ke dalam. Hal itu mengakibatkan permukaan air raksa yang menempel di dinding melengkung ke bawah. Keadaan permukaan air raksa dalam tabung yang melengkung ke bawah itu disebut meniskus cembung.

Kesimpulan :  Zat berdasarkan Wujudnya sebagai berikut..
1.  Zat Padat
2.  Zat Cair
3. Zat Gas 
4. Adhesi dan Kohesi 
5. Kapilaritas 
6. Miniskus Cekung dan Cembung 

Sekilas Penjelasan Tentang : Ciri-Ciri : Ciri-Ciri Zat Berdasarkan Wujudnya, Ciri-Ciri zat padat, Sifat-sifat zat padat, Ciri-Ciri zat cair, Pengertian adhesi dan kohesi, Sifat zat Cair, Ciri-Ciri zat gas, Penjelasan Zat gas, cair, padat, kapilaritas, adhesi dan kohesi, miniskus cekung dan cembung, Sifat Zat gas ,Sifat-Sifat Zat bberdasarkan Wujudnya, Mungkin itu yang selalu anda cari yang telah kami rangkum seperti materi diatas, Lihat berbagai macam Ciri-Ciri Disini, Semoga bermanfaat.
( Sumber : Ipa terpadu, Hal : 66-70, Penerbit : Aneka Ilmu, Penulis :  Sri Rahmini.dkk, Jl. Raya Semarang-Demak)
(Sumber : Ilmu Pengetahuan Alam, Hal : 66-67, Penulis : Teguh Sugiyanto.dkk, Penerbit : Pusat perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, Percetakan : PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri-Solo, 2008)

 

Loading...
Advertisements
Jenis, Sifat dan Ciri-Ciri Zat Berdasarkan Wujudnya serta Contohnya masing-masing | fajeros | 4.5