Menu

Jarang Posting Foto Pasangan di Medsos Bukannya Nggak Cinta. Ya, Ogah Pamer Aja!

Halo guys selamat datang di website informasiana.com. Kali ini informasiana.com akan menyajikan informasi mengenai Jarang Posting Foto Pasangan di Medsos Bukannya Nggak Cinta. Ya, Ogah Pamer Aja!. Anda jangan lupa yah untuk membagikan tulisan di sosial media kalian.

"Lihat Asih, sangat jarang memposting foto pacarnya di IG. Jangan bilang itu rusak!"

"Eh, karena Asih malas dengan foto bocah itu, karena dia jahat, kan?"

Lusinan komentar seperti itu mungkin keluar dari gosip di luar sana, mengingat saya bukan tipe orang yang suka berurusan dengan pasangan di media sosial. Jika Anda ditanya apa alasannya, Anda tidak ingin terlihat! Ini tidak berarti bahwa mereka yang suka menerbitkan foto pasangan mereka termasuk pelayan yang bahagia, tetapi bagi saya itu adalah buang waktu seperti itu saja.

Baca Juga  Bagi yang Nggak Sempat Nonton, Ini Nih Rangkuman Debat Pilpres Keempat. Tinggal Sisa Satu Lagi Lo

Hei, memposting foto pasangan bukan bagian dari tes cinta!

Cinta melalui unsplash.com

Suatu ketika, ketika saya sedang antre di KFC, saya samar-samar bisa mendengar obrolan dua gadis sekolah menengah menunggu giliran mereka untuk membayar mereka juga. Secara kasar, inilah obrolannya:

Gadis A: "Gulir IG, ini Mila, malas, selfie, masih! Kenapa dia tidak pernah memposting foto pacarnya?"

Gadis B: "Ya, Mila tidak suka berada di dalam gambar. Saya tidak tahu, mungkin karena dia takut pada benda-benda seperti bumi dan langit dengan Mila. Hahahahaha …"

Sepintas, itu wajar. Tetapi jika kita melihat lebih jauh, untuk memalukan orang dengan argumen seperti itu adalah untuk menghakimi sesuatu yang tidak layak diadili. Seolah-olah Anda bisa mengatakan, "Tergantung aku, aku mau menerbitkan foto pacarku atau tidak!"

Pasangan saya dan juga sejak awal tahu bahwa itu bukan "Kamera banci", meskipun terkadang aku juga merindukannya

Cinta melalui unsplash.com

"Ayo, dua foto, buat kenangan, ibu dan ayah ketika kamu pergi bekerja lagi …"

Meskipun dia sudah sangat tua, aku dan rekanku masih diperlakukan seperti itu kepada ibu atau ayah. Apalagi sekarang saatnya mengirimkan gambar melalui WhatsApp, sehingga semakin banyak foto yang diperlukan. Eits, meski dalam foto sepertinya kita berdua berhasil terlihat kaku, seperti bra baru.

Baca Juga  Beda Sebutan INA, IDN, dan IDR. Sama-sama untuk Menyebut Indonesia, Tapi Nggak Sama Penggunaanya

Kami memiliki cara untuk membedakan tanpa pujian haus di sana-sini. Eh, alih-alih mengobrol bersama sambil menikmati segelas cokelat panas, keintimannya berlangsung hingga larut malam?

Cinta melalui unsplash.com

Faktanya, kita bukan B.J Habibie dan Ny. Ainun, yang kisah cintanya telah menembus tulang. Kami hanyalah pasangan biasa, yang terus membahas harga gula setiap bulan dan juga tentang perjuangan untuk anak ketika ia lebih cerewet.

Baca Juga  Video Luna Maya Joget 'Selow' Ini Bikin Warganet Jadi Ikut Goyang. Seberapa Greget?

Meski begitu, kami cukup senang. Cinta kita seharusnya tidak diperlihatkan seperti ini, diberi tanda "cinta" dan kemudian dipuja. Hanya kadal di dinding rumah dan hanya tetangga yang usil yang tahu bagaimana saling mencintai lagi sampai menjadi debu.

Artikel yang bermanfaat dan menghibur orang lain

Gimana mas bro? Mudah-mudahan mbak bro bisa terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk bagikan tulisan di sosial media kalian.