Info Terbaru

Inilah Tanda-tanda Bayi Cukup ASI, Jika Terjadi Ini Periksakan ke Dokter

Advertisement
Loading...


Supaya bayi bisa memperoleh cukup ASI, maka ibu mesti menyusui bayinya secara tepat. Oleh karena itu, Bunda mesti mengetahui apakah si Kecil sudah menyusui secara benar dan baik.

Semisalnya saja, ketika menyusui, pastikanlah Bunda mendengar si Kecil mengisap dan menelan ASI dalam pola yang teratur. Selain daripada itu, bayi juga mesti senantiasa terlihat tenang sesudah menyusui, misalnya tertidur atau wajahnya nampak santai dan tenang.

Setelah menyusui sudah dilakukan secara benar, maka seharusnya ibu tak usah merasa khawatir apakah bayi mengalami kekurangan ASI. Akan tetapi untuk dapat memastikan apakah si Kecil sudah cukup memperoleh ASI, maka ada beberapa hal yang ada di bawah ini wajib ibu ketahui:

Berat Badan Bayi

Secara umum, bayi akan mengalami suatu penurunan berat badan segera sesudah mereka lahir. Meskipun demikian, berat badan mereka akan kembali lagi normal seminggu atau dua minggu kemudian. Disarankan untuk memeriksakan secara rutin untuk berat badan bayi di klinik atau posyandu yang terdekat. Peningkatan berat badan pada bayi dapat menjadi salah satu tolak ukur apakah dia sudah memperoleh asupan asi yang cukup atau belum.

Memiliki Frekuensi Menyusui yang Cukup

Kebutuhan bayi terhadap ASI itu berkali lipat dibandingkan ketika pertama kali mereka lahir. Hal ini terutama disesuaikan dengan keperluan asupan gizi ketika mereka sudah memasuki masa pertumbuhan yang teramat cepat. Jika dibandingkan dengan intensitasnya, frekuensi menyusui anak akan semakin sering seiring pertambahan usianya. Sebagai patokan, anak yang baru lahir bisa menyusui sampai 12 kali atau setiap dua atau tiga jam.

Frekuensi Buang Air Kecil Bayi Meningkat

Berapa kali Bunda mengganti popok bayi pada setiap harinya?? Pada masa tertentu, biasanya di hari kelima sesudah lahir dan seterusnya, bayi kemungkinan akan menggantikan popok sampai minimal enam kali sehari karena basah oleh buang air kecil ditambah dengan minimal 3 kali BAB. Perhatikanlah juga untuk perubahan warna tinja bayi yang kalau pada beberapa hari pertama akan berwarna gelap dan terasa lengket, maka hari-hari selanjutnya akan memiliki warna kuning keemasan.

Kesehatan Bayi Terjaga

Aktivitas dan mood bayi yang mengalami peningkatan sesudah menyusui juga berkaitan bahwa mereka sudah memperoleh ASI yang cukup.

Hal-hal yang bunda Mesti Khawatirkan

Bunda mesti mewaspadai hal-hal di bawah ini ketika menyusui si Kecil

– Rasakanlah mulut bayi anda ketika menyusui, waspada kalau mulutnya tidak mampu menyedot puting susu secara benar.

– Waspadalah ketika bayi anda meminta makan secara terus menerus tanpa henti.

– Periksalah payudara Bunda sesudah menyusui si Bayi, kalau tidak terasa lebih kosong atau lembut maka itu berarti kemungkinan terdapat masalah.

– Setelah disusui, si Kecil bukannya merasa tenang tapi malahan gelisah.

– Setelah mengalami penurunan berat badan sesudah melahirkan, berat badannya tidak kunjung bertambah.

– Jangan sampai kulit si Kecil tetap keriput walaupun dia sudah berusaha lebih dari seminggu.

– Si Kecil seharusnya aktif dalam bermain. Bunda jangalah santai kalau si kecil hanya tidur atau terus menangis ketika menghabiskan waktu setiap hari.

– Jika si Kecil sudah lebih dari usia 5 hari, akan tetapi buang air kurang dari 6 kali dalam sehari maka sebaiknya bunda wajib untuk mewaspadainya.

– Periksakan warna kulit si kecil, kalau warnanya lebih kuning setelah minggu pertama kelahirannya, maka Bunda wajib untuk berhati-hati.

Bunda jangan pernah merasa ragu untuk melakukan konsultasi kepada dokter kalau si Kecil mengalami beberapa hal di atas. Bahkan meskipun Bunda sudah mengetahui tanda-tanda bayi cukup ASI, akan tetapi untuk memastikan hal tersebut maka sebaiknya berkonsultasilah kepada dokter.

Loading...
Advertisements
Inilah Tanda-tanda Bayi Cukup ASI, Jika Terjadi Ini Periksakan ke Dokter | fajeros | 4.5