Info Terbaru

Inilah Bahaya Bayi Terlahir dengan Berat Badan Tidak Normal, No. 5 Sangat Mengerikan!

Advertisement
Loading...


Menjaga kesehatan dan memantau perkiraan pada berat badan bayi ketika masih berada di dalam kandungan juga merupakan sesuatu yang penting. Karena kenyataannya, meskipun terlihat lucu, bayi yang lahir dengan memiliki berat badan berlebih tak kalah mengkhawatirkan dengan bayi yang telah lahir dengan memiliki berat badan kurang dari normal.

Normalnya, untuk berat badan bayi ketika lahir yaitu mulai dari 2.9 kg sampai 3.6 kg. Rata-rata untuk berat bayi laki-laki berada dari usia kehamilan 37 minggu hingga 41 minggu yakni antara 3 kg sampai 3.6 kg. Pada berat badan bayi perempuan yakni kisaran 2.9 sampai 3.4 kg.

Berat badan bayi menjadi permasalahan ketika ternyata bayi lahir dengan memiliki berat badan kurang atau lebih yang seharusnya. Hal tersebut tentu saja tidak bisa kita anggap remeh karena bisa berpengaruh terhadap kesehatan pertumbuhannya. Bahkan pada kasus tertentu, untuk permasalahan berat badan bisa menimbulkan permasalahan pada saat kelahiran.

Jika Berat Badan Bayi Kurang dari Normal

Bayi anda dianggap mempunyai berat badan yang kurang. Jika terlahir dengan memiliki berat kurang dari 2.5 kg. Berat badan bayi kurang bisa disebabkan oleh adanya berbagai macam hal. Mulai dari bayi terlahir secara prematur, pertumbuhan bayi di dalam kandungan berjalan lambat, atau karena keduanya.

Masalah yang berkaitan dengan plasenta ketika masa kehamilan atau tekanan darah tinggi, juga bisa menjadi penyebab bayi lahir dengan memiliki berat badan kurang. Misalnya saja, ibu mengalami preeklamsia ketika hamil (kondisi yang memunculkan kurangnya aliran darah ke bayi). Hal tersebut bisa membatasi pertumbuhan bayi. Pada kondisi ini, bayi tak memperoleh nutrisi dan oksigen yang cukup. Secara umum, faktor resiko dari sang ibu antara lain usia muda, sering hamil, riwayat berat bayi lahir rendah sebelumnya, mempunyai penyakit jantung, perokok pasif atau aktif, kurang gizi atau asupan nutrisi, dan terpapar oleh polusi lingkungan.

bahaya bayi terlahir berat badan tidak normal

Berat badan bayi lahir rendah juga bisa terjadi pada bayi kembar. Hal tersebut bisa disebabkan oleh kurangnya ruang pada rahim yang dapat memungkinkan bayi akan tumbuh leluasa seperti pada bayi tunggal. Selain daripada itu, depresi ketika sedang hamil juga bisa memperlambat perkembangan janin dan riwayat genetik keluarga juga bisa mempengaruhi keadaan berat badan bayi ketika lahir.

Meskipun bisa dikatakan bahwa bayi yang terlahir dengan memiliki berat badan kurang juga bisa tetap tumbuh secara baik, akan tetapi tidak pada sebagian kasus. Biasanya bayi terlahir dengan memiliki berat badan yang kurang dimana disertai lahir secara prematur justru bisa memunculkan berbagai macam masalah kesehatan.

Misalnya saja, mengalami polisitemia atau kondisi dimana darah terlalu kental karena terlalu banyak sel darah merah. Kemudian, bayi mudah kedinginan, gula darah rendah, resiko terserang infeksi meningkat, atau mengalami sindrom gangguan pernapasan.

Jika Berat Badan Bayi Lebih dari Normal

Bayi yang lahir dengan memiliki berat badan berlebihan disebut juga dengan macrosomia. Bayi yang terbilang macrosomia yakni yang lahir dengan memiliki berat badan lebih dari 4.5 kg. Ibu hamil yang mengalami diabetes melitus atau diabetes gestasional bisa melahirkan bayi dengan berat badan berlebih.

Meskipun demikian, berat badan orang tua sebelum atau ketika hamil juga bisa mempengaruhi berat badan pada bayi. Karena sebagian orang tua yang mempunyai berat badan berlebihan atau mengalami obesitas ketika hamil juga bisa membuat bayi lahir dengan memiliki berat badan berlebih.

Jika berat badan bayi Anda berlebih selama masih di dalam kandungan, maka Anda akan mengalami kesulitan pada saat proses persalinan. Seperti kehilangan darah, perineum robek, atau tulang ekor rusak. Meski jarang terjadi, pada proses persalinan, bayi yang lebih besar dari normal juga dapat mengalami distosia atau bagian pundak bayi tersangkut di tulang kelamin. Sehingga dapat menyebabkan tulang leher bayi patah.

Pantaulah terus kesehatan janin secara rutin dan memeriksakan kandungan. Karena bagaimanapun juga, kesehatan dan berat badan bayi merupakan sesuatu yang sangat penting untuk persalinan yang lancar dan tumbuh kembang bayi. Ingatlah untuk terus memberikan asi ekslusif. Karena sudah menjadi rahasia umum bahwa ASI sangatlah baik untuk tumbuh kembang buah hati kita.

Demikianlah informasi mengenai bahaya berat badan bayi tak normal ketika lahir. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat kepada kita semua.

Loading...
Advertisements
Inilah Bahaya Bayi Terlahir dengan Berat Badan Tidak Normal, No. 5 Sangat Mengerikan! | fajeros | 4.5