Menu

Ini Beda Bintik Merah DBD dan Cara Pencegahannya – Info Kesehatan

Helo mas bro selamat datang di web informasiana.com. Kali ini informasiana.com akan menyajikan informasi menarik tentang Ini Beda Bintik Merah DBD dan Cara Pencegahannya. Anda jangan lupa yah untuk bagikan artikel di sosial media kalian.

doktersehat-baby-hand-red-ruam, gatal-iritasi - oleh Stevens-Johnson, Erysipelas-lupus syndrome

INFORMASIANA- Demam berdarah atau demam berdarah (disingkat DBD) adalah penyakit yang sering terjadi di Indonesia terutama ketika musim hujan tiba. Salah satu gejala paling umum untuk menandai dengue adalah munculnya bintik-bintik merah pada bagian tubuh yang berbeda. Namun, dalam beberapa tahun terakhir banyak yang telah menemukan bahwa gejala klinis DBD semakin beragam, sehingga sulit untuk memprediksi gejala demam berdarah.

Dokter anak, Dr. Widodo Judarwanto mengungkapkan bahwa ruam merah pada timbulnya gejala DBD biasanya muncul di wajah, leher dan dada. Letusan merah ini akan berkurang pada hari ke 4 dan 5 dan kemudian menghilang pada hari ke 6. Tetapi jika kulitnya kencang, jahitannya akan tetap terlihat. Bedanya dengan campak, erupsi campak biasanya akan muncul pada hari ke-3 dan kemudian akan meningkat pada hari ke-6 dan ke-7. kemudian menjadi kehitaman dan berlangsung selama seminggu.

Baca Juga  Ingin Tahu Jenis Kelamin Bayi, Inilah Mitos dan Faktanya!

Karakteristik gejala DBD adalah mulai dengan panas tinggi yang terjadi secara tiba-tiba. Kemudian diikuti oleh gejala lain seperti kekurangan cairan karena penurunan trombosit yang mengakibatkan kelainan pada pembuluh darah. Kondisi ini sering dikaitkan dengan penyebab kematian pada beberapa pasien DBD. Untuk menghindari kematian karena demam berdarah, perlu berkonsultasi dengan dokter dan laboratorium setelah mengalami panas tinggi selama 3 hari berturut-turut.

Baca Juga  Penting Mengetahui Riwayat Kanker Payudara Dalam Keluarga

Mengingat bahwa demam berdarah adalah penyakit yang fatal, kita harus mencoba mencegah perkembangan demam berdarah dengan mengikuti program 3M Plus. Pemberantasan sarang nyamuk yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan Indonesia. Program pemberantasan Sarang Nyamuk dilakukan dengan membersihkan tangki air seperti bak mandi, ember air dan penyimpanan air minum. Kemudian tutup tangki air di rumah, seperti ember atau tempat air dan gunakan kembali barang-barang bekas yang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Baca Juga  Ingin Mencegah Kanker Paru? Rutinlah Mengkonsumsi Bawang Putih

Mempertimbangkan bahwa metode 3M Plus yang dimaksud adalah cara untuk mencegah reproduksi nyamuk seperti penyebaran debu larvisidal di bak air yang sulit dibersihkan, menggunakan penolak nyamuk atau nyamuk, membiakkan jentik nyamuk, menghindari menggantung pakaian di # 39. interior rumah yang bisa menjadi tempat beristirahat nyamuk dan tetap bersih.

Gimana bro? Mudah-mudahan teman-teman dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk membagikan tulisan di sosial media kalian.