Menu

Halalkah, Membunuh Istri yang Selingkuh dan Berzina? Begini Penjelasannya

  1. Sebagian ulama menyatakan bahwa orang yang telah membunuh pelaku zina muchshan adalah wajib di qishash. Kecuali dapat mendatangkan saksi sebagaimana dalam bab zina.
  2. Sebagian ulama menyatakan bahwa orang yang membunuh pelaku zina muchshan adalah wajib di ta’zir tanpa harus di had atau membayar uang tebusan (diyat).
  3. Sebagian ulama yang lain menyatakan bahwa orang yang telah membunuh pelaku zina muchshan adalah wajib di qishash secara mutlak karena dia sudah membunuh tanpa adanya izin dari imam atau aparat terkait.
  4. Sedangkan sebagian ulama yang lain menyatakan bahwa orang yang membunuh pelaku zina muchsan adalah tak wajib di qishash. Karena dianggap udzur kalau memang perzinahan tersebut nyata terjadi.
Baca Juga  Hijab Bukan Penghalangmu Dari Berbagai Kegiatan, Tapi Pelindungmu Dari Berbagai Kemaksiatan. Setuju?!!

hukum membunuh istri

Demikianlah informasi tentang bolehkah membunuh istri yang selingkuh dan berzinah dengan laki laki lain. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan pengetahuan kawan-kawan semuanya. Tapi saya berharap kawan-kawan jangan langsung percaya dengan artikel di atas. Carilah referensi lain dan bertanyalah kepada ustad di majelis-majelis ilmu.

Baca Juga  Butuh Hati yang Kuat Untuk Mencintai, Tapi Butuh Hati yang Lebih Kuat Lagi Untuk Mencintai Setelah Disakiti

 

 

 

 

Pages: 1 2 3 4 5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.