Info Terbaru

Gigi Palsu Sang Kakek Tertelan Saat Makan Sandwich

Hai Selamat datang di informasiana.com. Semoga artikel ini dapat menambah pembelajaran kita tentang informasi kesehatan tentang Gigi Palsu Sang Kakek Tertelan Saat Makan Sandwich.

INFORMASIANA – Salah satu makanan terlezat dan paling mengisi adalah sandwich. Sayangnya, roti lapis untuk kakek India, Ram Kuber Phatak, adalah makanan yang tidak menyenangkan. Bagaimana tidak, saat gigitiruan dikonsumsi, gigi tersebut lepas dan tertelan.

Kakek 77 tahun itu panik ketika dia tahu gigi palsu itu longgar. Dia segera memeriksakan kondisi ini ke rumah sakit. Hasilnya adalah plat gigi 3,5 cm, yang juga dilengkapi dengan protesa dan kabel yang menempel di leher kakek. Untungnya, gigi palsu ini tidak menembus perut sehingga tidak menyebabkan masalah kesehatan yang jauh lebih serius.

Baca Juga  Tips Pilih Produk Kesehatan yang Aman Dikonsumsi

Dr. Shrinivas Chavan dari Rumah Sakit J di Kota Mumbai mengatakan kondisi kakeknya sangat bahagia, karena jika gigi palsu tergantung pada saluran pencernaan, kerusakannya dapat menyebar ke dada atau jantung. Dokter sedang dalam operasi di mana tidak terlalu sulit untuk mengangkat gigi palsu. Namun, Ram masih harus menjalani perawatan medis intensif dan diminta untuk tidak makan makanan padat selama sekitar 10 hari untuk membantu proses pemulihan.

Baca Juga  Pernahkah Anda Merasakan Sindrom Gigi Retak?

Dr. Shrinivas curiga bahwa kakek jarang memeriksa gigi prostetiknya secara teratur untuk ditelan saat makan. Padahal, pemeriksaan gigi sangat penting untuk mengetahui apakah gigi ini dalam keadaan bersih, kuat atau kurang layak. Tentu, gigi yang dipasang sejak 2005 tidak pernah diperiksa oleh kakek karena dia tidak punya uang untuk itu.

Baca Juga  Tragis, Baru Saja 18 Jam Menikah, Wanita Ini Meninggal Karena Kanker Payudara

Semoga info kesehatan ini bisa memberikan manfaat bagi siapapun yang membutuhkan informasi tentang Gigi Palsu Sang Kakek Tertelan Saat Makan Sandwich.

Gigi Palsu Sang Kakek Tertelan Saat Makan Sandwich | drg. Endah Pratiwi, Sp.PM | 4.5