Menu

Gaya Hidup Sedentari Picu Bengkaknya Pembiayaan BPJS

Hai mbak bro selamat datang di web informasiana.com. Kali ini informasiana.com akan menyajikan informasi menarik tentang Gaya Hidup Sedentari Picu Bengkaknya Pembiayaan BPJS. Teman-teman jangan lupa yah untuk share tulisan di sosial media kalian.

INFORMASIANA – Kesadaran masyarakat akan pentingnya kehidupan yang sehat baru-baru ini meningkat, tetapi sayangnya kesadaran untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari belum diikuti.

Kurangnya "tindakan" untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat juga terkait dengan meningkatnya jumlah orang dengan penyakit kardiovaskular, terutama jantung.

Secara umum, faktor-faktor yang memicu peningkatan risiko penyakit jantung dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu faktor risiko tradisional dan faktor non-tradisional.

Baca Juga  3 Alasan Kenapa Alas Roban Dianggap Jalur Terangker di Jawa Tengah

Dokter jantung dari Perhimpunan Indonesia Spesialis Jantung (PERKI), dr. Ario Soeryo Kuncoro, SpJP (K) mengatakan bahwa risiko tradisional dipicu oleh kegiatan seperti merokok, konsumsi makanan yang tidak sehat dan gaya hidup. Sementara faktor risiko non-tradisional dipicu oleh kehadiran zat asing dalam tubuh dan memicu penyakit jantung.

"Di Indonesia, orang sudah mulai memahami penyakit jantung dan risikonya, tetapi yang hilang adalah kesadaran menerapkan upaya gaya hidup sehat untuk menghindari penyakit kardiovaskular, sebaliknya peningkatan penyakit ini di kondisi kronis dapat berdampak pada pembiayaan bantuan, "katanya dalam forum diskusi: Philips Protect Your Heart di daerah Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis 11 April 2019.

Baca Juga  Mirip Minimarket! Taksi di China Ini Sediakan Jajanan Untuk Penumpangnya

Sementara itu, Dick Hendrik Bunschoten, Presiden Philips Indonesia, menambahkan bahwa kebiasaan buruk seperti gerakan malas (gaya hidup tak bergerak) dan makan berlebihan juga menjadi penyebab meningkatnya prevalensi penyakit. , yang tentunya menjadi penyebab pembengkakan dana BPJS.

"Bahkan jika melalui BPJS pemerintah menanggung biaya pengobatan, pada akhirnya diperlukan pendekatan kolaboratif dari semua pemangku kepentingan, yaitu pemerintah, tenaga kesehatan profesional, asosiasi terkait dan masyarakat umum, untuk mengurangi biaya perawatan penyakit kardiovaskular ", tercapai pada acara yang sama.

Baca Juga  Cacar Monyet Bisa Picu Kematian, Begini Cara Cegah Penularannya

Gimana guys? Mudah-mudahan mbak bro bisa terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk membagikan artikel di sosial media kalian.