Menu

Gara-gara pelukan, wanita ini ‘tuntut’ bocah 12 tahun

Helo guys selamat datang di situs informasiana.com. Kali ini informasiana.com akan menyajikan informasi menarik mengenai Gara-gara pelukan, wanita ini ‘tuntut’ bocah 12 tahun. Kamu jangan lupa yah untuk membagikan tulisan di sosial media kalian.

Seorang wanita dari negara bagian Connecticut, Amerika Serikat (AS) bernama Jennifer Connella mengajukan permintaan aneh kepada seorang bocah lelaki berusia 12 tahun. Jennifer meminta bocah itu membayar pelukan 1,7 miliar rupee.Seperti yang dilaporkan independen, bocah lelaki bernama Sean Tarala yang tidak lain adalah keponakan Jennifer. Jennifer menerima pelukan dari Sean pada Maret 2011, yang pada waktu itu merayakan ulang tahunnya yang kedelapan, namun wanita berusia 54 tahun itu berpikir pelukan itu terlalu kuat untuk jatuh dan menderita cedera.

Baca Juga  10 Cuplikan Vlog Menyeramkan Dari Youtuber INFORMASIANA

Jadi, Jennifer membawa masalah ini ke pengadilan di Connecticut. Dia meminta kompensasi kepada anak lelaki itu senilai 1,7 miliar rupiah. Tetapi pengadilan tentu tidak bisa menjamin permintaan Jennifer. Sebab, Sean dianggap di bawah umur untuk berurusan dengan pengadilan.

Baca Juga  Kamu Jenius Kalau Bisa Menjawab Pertanyaan Wawancara Kerja Google Ini!
Karena pelukan, wanita ini menuntut anak laki-laki berusia 12 tahun
Karena pelukan, wanita ini menuntut anak laki-laki berusia 12 tahun

Sementara itu, Sean sendiri membela bibinya. "Dia tidak akan melakukan apa pun untuk menyakiti keluarganya atau dirinya sendiri dan dia mencintai kita," kata Sean NBC.

"Saya merasa semua orang mengatakan hal-hal yang tidak mereka ketahui [sic]", Tambah Sean.

Di NBC, Jennifer berkata: "bahwa kami sangat saling mencintai dan bahwa ini hanya kasus formalitas dengan klaim asuransi".

Baca Juga  Mahluk Mitologi Yang Bisa Berubah Bentuk
Karena pelukan, wanita ini menuntut anak laki-laki berusia 12 tahun
Karena pelukan, wanita ini menuntut anak laki-laki berusia 12 tahun

Bahkan pengacaranya, Jainchill dan Beckert mengatakan hal yang sama. Ini hanya masalah asuransi yang terkait dengan cedera yang dialami klien.

"Sejak awal, inilah masalahnya … pada satu hal: mendapatkan tagihan medis yang dibayar oleh asuransi pemilik rumah. Klien kami tidak pernah mencari uang dari keponakan atau keluarganya. Ini tentang sektor asuransi dan dipaksa untuk menuntut tagihan medis ".

Gimana bro? Semoga mbak bro dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk share tulisan di sosial media kalian.