Menu

Ganti Peralatan Mandimu dengan 6 Bahan ‘Bebas Plastik’ ini. Katanya Sayang Lingkungan?

Helo mas bro selamat datang di web informasiana.com. Kali ini informasiana.com akan membahas informasi tentang Ganti Peralatan Mandimu dengan 6 Bahan ‘Bebas Plastik’ ini. Katanya Sayang Lingkungan?. Teman-teman jangan lupa yah untuk share tulisan di sosial media kalian.

Gambar unggulan

Kamar mandi hanyalah sebuah ruangan kecil di rumah kita, tetapi itu adalah salah satu penyumbang limbah rumah tangga terbesar di rumah. Bayangkan, banyak peralatan mandi, yang tidak terbuat dari plastik atau dikemas dengan kemasan plastik? Hampir semuanya tidak benar? Sisa limbah plastik dari perlengkapan mandi kita akan semakin menambah tumpukan sampah plastik yang ada karena sulit terurai sehingga berbahaya bagi lingkungan.

Karena itu, mari kita coba mengurangi residu limbah plastik mulai dari kamar mandi. Anda dapat mengganti jenis perlengkapan mandi berikut dengan bahan yang lebih ramah lingkungan. Apa yang membuat Anda penasaran? Datang dan lihat saran Informasiana bersama-sama!

Baca Juga  Cinta Laura Angkat Bicara Soal Dirinya yang 'Dipaksa' Ikutan Puteri Indonesia 2020. Bijak Banget!

1. Ganti sabun cair o shower gel bungkus plastik dengan sabun

sabun batangan melalui www.1millionwomen.com.au

Hal ini diperlukan untuk mengurangi penggunaan cairan pembersih tubuh seperti sabun cair atau shower gel terbungkus botol o kantong plastik. Karena jika tidak digunakan maka dibuang, casing plastik nantinya akan mencemari lingkungan karena sulit terurai. Anda dapat beralih menggunakan sabun batang yang biasanya dikemas dalam kotak kertas.

2. Ganti sikat gigi plastik dengan sikat gigi bambu. Ini fungsinya sama!

sikat gigi bambu melalui www.1millionwomen.com.au

Limbah sikat gigi plastik yang belum pernah digunakan dan dibuang menumpuk dan mencemari lingkungan karena tidak bisa terurai. Sekarang saatnya mengganti sikat gigi dengan sikat gigi bambu yang tidak berbahaya bagi lingkungan karena sifatnya biodegradable.

3. Jangan membeli lebih banyak kain plastik dan beralih ke tisu kertas dengan pembungkus kertas

kertas toilet yang dibungkus kertas melalui www.n4mummy.com

Barang-barang lain di kamar mandi yang diisi dengan plastik ditenun. Biarkan kamar mandi Anda bebas dari limbah plastik, Anda dapat mengganti kain pembungkus pengganti.

Baca Juga  12 Ide Desain Undangan Minimalis, Bujet Tipis tapi Elegan. Buat Apa Mewah, Ujung-ujungnya Dibuang?
4. Ganti pisau cukur plastik sekali pakai dengan pisau cukur yang diproduksi oleh stainless steel. Sebenarnya, itu tidak sering berubah, bukan?

pisau cukur stainless steel melalui www.goingzerowaste.com

Pisau cukur plastik tidak hanya tahan lama tetapi juga akan dibuang jika tidak digunakan. Cara terbaik adalah menggunakan pisau cukur yang dapat digunakan berkali-kali dari bahan yang dapat didaur ulang seperti stainless steel.

5. Ganti tubuh spons serat plastik dengan loofah. Lebih efektif meningkatkan kotoran pada tubuh Anda!

luffa via magazine.job-like.com

Jika Anda biasanya menggosok tubuh Anda dengan spons plastik berserat, Anda bisa mulai menggantinya loofah atau lulur dengan serat sayuran Luffa yang lebih menghargai lingkungan.

Baca Juga  Pengalaman Horor Netizen di Salah Satu Hotel Angker di Bandung. Serem Banget Nih!

6. Ganti bantalan sekali pakai dengan kain atau kapas cangkir menstruasi. Agar bisa dicuci, terus digunakan lagi ~

kain penyeka melalui www.1millionwomen.com.au

Pembalut sekali pakai dan pembalut tidak ramah lingkungan karena limbahnya sulit terurai. Atau, Anda dapat menggunakan kain kain yang bisa dicuci dan digunakan berkali-kali atau cangkir menstruasi.

mulai gaya hidup bebas plastik itu tidak mudah dilakukan. Tapi kita bisa mulai dengan mengurangi sampah plastik secara bertahap di rumah kita, terutama di kamar mandi. Bagaimana? Tertarik ubah kamar mandi Anda agar lebih menghargai lingkungan?

Artikel yang bermanfaat dan menghibur orang lain

Gimana mas bro? Semoga teman-teman dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk bagikan tulisan di sosial media kalian.