Menu

Energi Terhadap Lingkungan

(Pustaka Fisika). Sungguh menarik sesuatu yang kita sebut energi ini. Sesuatu yang hakikatnya tidak kita ketahui, tetapi yang keberadaannya sudah banyak kita manfaatkan dalam pemanfaatan energi secara besar-besaran pada jaman modern ini. Tahukah anda yang dimaksud dengan “segi mengkhawatirkan” itu?. Anda tentu mengetahui bahwa sebagian besar energi yang kita gunakan pada saat ini adalah energi kimia, terutama sekali bahan bakar minyak (BBM). Anda mungkin juga mengetahui bahwa pembakaran minyak (perubahan energi kimia menjadi energi kalor) menghasilkan hasil sampingan yang disebut karbondioksida, karbonmonoksida (beracun) dan debu (asap).

Sebagian karbondioksida dibutuhkan dan diambil oleh tumbuhan hijau untuk membentuk makanan bagi tumbuhan itu. Akan tetapi sebagian besar karbondioksida itu masih ada di udara dan mencemari atmosfer (lapisan udara yang menyelimuti bumi). Adanya karbondioksida di permukaan bumi ini ternyata menimbulkan pengaruh yang disebut “efek rumah kaca”, yaitu terperangkapnya kalor (panas) matahari yang jatuh ke bumi dan terhalangnya penyinaran kalor kembali ke ruang angkasa ini dikhawatirkan akan meninggikan suhu bumi, jika banyaknya karbondioksida yang dihasilkan pembakaran terus meningkat. Peninggian suhu bumi dapat menyebabkan mencairnya gunung-gunung es di kutub. Pencairan gunung-gunung es ini akan meninggikan permukaan laut, sehingga banyak daerah yang sekarang berupa daratan akan terendam air laut. Disamping itu peninggian suhu atmosfer juga diduga akan mengubah iklim di bumi. Perubahan iklim ini dikhawatirkan akan membahayakan kehidupan di muka bumi kita ini.

Baca Juga  Sifat Gelombang: Penjumlahan Gelombang (Superposisi)

Karbon monoksida adalah gas beracun. Jika dihirup dalam jumlah yang melebihi batas tertentu, gas ini bersifat kumulatif di dalam tubuh kita. Kumulatif artinya terus bertambah, sebab zat yang sudah masuk tidak dibuang oleh badan. Jadi pemanfaatan energi BBM yang terus bertambah akan merusak lingkungan hidup kita dan membahayakan kesehatan. Oleh karena itu berbagai usaha dilakukan untuk mengurangi dampak buruk pemanfaatan energi BBM, diantaranya pencarian bentuk energi lain yang tidak menghasilkan zat-zat pencemar seperti halnya BBM. Misalnya orang berusaha menggunakan energi sinar matahari sebagai bentuk energi untuk menjalankan mesin-mesin.

Pada saat ini bentuk energi yang dianggap paling bersih ialah energi potensial gravitasi air. Pemanfaatan energi potensial air ini boleh dikatakan tidak menghasilkan efek samping yang berupa bahan pencemar lingkungan.

Baca Juga  Kalor adalah Energi

Sekian tulisan tentang Energi Terhadap Lingkungan, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.