Menu

Demi naik pangkat, polisi di Malaysia dipaksa diet

Helo mas bro selamat datang di situs informasiana.com. Kali ini informasiana.com akan menyajikan informasi unik tentang Demi naik pangkat, polisi di Malaysia dipaksa diet. Kamu jangan lupa yah untuk bagikan artikel di sosial media kalian.

Kebijakan nyata Malaysia memiliki cara unik untuk meningkatkan kualitas kinerja stafnya. Untuk personil polisi yang kelebihan berat badan, kebijakan kerajaan Malaysia mempromosikan program diet. Ini juga dilakukan untuk menghindari risiko penyakit yang bisa disebabkan oleh kelebihan berat badan.

Baca Juga  10 HEWAN BERUKURAN 'RAKSASA' YANG BERHASIL DITEMUKAN DI DUNIA!!! GAK MASUK AKAL!

Seperti yang dilaporkan merdeka.com, Selasa (17/2/2016), seorang anggota kepolisian Kuala Lumpur, Mohamad Ra 'ayim Jemahir, adalah salah satu peserta dalam program diet ini. Polisi berusia empat puluh tahun memiliki berat 102 kilogram. Ia merasa bahwa ia mampu membuat polisi kurang optimal dalam memerangi kejahatan.

"Sebelum saya memahami pengetahuan makanan, saya selalu makan semua yang saya inginkan, tetapi sekarang saya harus mengurus diri sendiri dan makan sesuatu yang diperlukan," kata Ra & ayim mengutip merdeka.com.

Untuk alasan promosi, polisi di Malaysia terpaksa mengikuti diet
Untuk alasan promosi, polisi di Malaysia terpaksa mengikuti diet

Hobi makan adalah faktor dalam jumlah polisi di Malaysia yang lebih berat. Faktanya, puluhan ribu polisi di negara ini diharuskan untuk berpartisipasi dalam program diet ini.

Baca Juga  Hey Gamers Ini Video Game Yang Berbau Mistis

"Diperkirakan 11.000 dari 122.000 petugas kepolisian, atau sekitar 10% dari mereka memiliki kelebihan berat badan, menimbulkan risiko kesehatan terkait potensi ketidakhadiran mereka dan menyebabkan kerugian jutaan dolar karena penurunan produktivitas", kata pernyataan yang ditulis oleh polisi raja Malaysia.

Baca Juga  Jika Kamu Selalu Khawatir Dengan Apa yang Orang Lain Pikirkan Terhadapmu, Maka Kamu Akan Sulit Bahagia

Selain masalah kesehatan, program ini juga dilaksanakan untuk memberikan peluang promosi kepada polisi. Karena jika mereka gagal menurunkan berat badan idealnya, peluang promosi menghilang.

"Sekitar 560 petugas menelepon kami setiap hari dan mengeluh tentang penyakit itu," kata direktur kepolisian Malaysia Zulkifli Abdullah.

Pernyataan Abdullah tidak dapat dipisahkan dari banyak kekuatan ketertiban yang mati karena penyakit seperti obesitas, penyakit jantung atau diabetes.

Gimana teman-teman? Mudah-mudahan teman-teman bisa terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk membagikan tulisan di sosial media kalian.