cerita juara ruangguru pelajar luwu utara

Artikel Blog Ruangguru kali ini akan meceritakan perjalanan belajar Putu Pegi bersama Ruangguru dalam meraih juara 1 olimpiade kimia. Seperti apa cerita selengkapnya? Simak di artikel berikut ini ya.

Tidak bersekolah di kota besar bukanlah menjadi suatu penghalang untuk mendapatkan prestasi. Ada banyak siswa dan siswi beprestasi di Indonesia yang mereka berasal dari luar kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya. Putu Pegi salah satunya.

Putu, panggilan akrabnya, saat ini duduk di kelas 11 IPA di SMAN 2 Luwu Utara. Saat dihubungi oleh Tim Ruangguru, ia menceritakan kisahnya menjuarai lomba olimpiade kimia di Universitas Cokroaminoto, Palopo, Sulawesi Selatan, November tahun 2019. Putu awalnya merasa kurang yakin untuk ikut olimpiade kimia karena ia sulit memahami materi yang diajarkan oleh guru di kelasnya.

“Aku termasuk anak yang kurang aktif di kelas kak. Apalagi kalau materinya ngga aku pahami,” ujar siswi yang memiliki cita-cita menjadi bidan ini.

Setelah berlangganan Ruangguru, ada perubahan yang signifikan, terlebih di mata pelajaran favoritnya. Putu mengaku bahwa ia menjadi lebih paham materinya dan hal inilah yang menjadi awal ia bisa menjadi juara 1 di olimpiade kimia.

“Berbekal ilmu ilmu dasar yang didapatkan dari ruangguru dan guru pembimbing, aku dan tim berhasil membuat suatu produk sabun batang untuk cuci tangan dari limbah non organik (minyak jelantah) dan limbah organik (gulma pistia stratiotes dan gulma sirih cina)”

putu 1

Putu dan teman-teman menjuarai lomba olimpiade kimia
(sumber: dokumentasi pribadi)

Putu menuturkan bahwa sebelum mengikuti lomba olimpiade kimia yang diadakan di sebuah universitas yang ada di Palopo, harus mengikuti seleksi yang ketat. Ia harus bersaing dengan kelompok lain untuk bisa turut serta dalam olimpiade tersebut. Tim yang memiliki inovasi produk dan kebermanfaatan lingkungan-lah yang akan diberangkatkan.

Baca Juga: Perjuangan Tasya Si Putri Ambon Belajar di Kelas Unggulan

“Di lingkungan kami banyak terdapat gulma kak, dan mengingat juga bahaya minyak jelantah bagi lingkungan,” tuturnya.

Tidak heran jika produk inovasi dari bahan limbah olahan yang dikembangkan oleh Putu dan timnya ini menjadi juara 1 dalam olimpiade tersebut. Sabun yang memiliki manfaat untuk membersihkan dari bakteri atau virus, ditambah bisa memanfaatkan limbah organik di lingkungan sekitar.

“Menjadi juara 1 itu seru banget kak, dan asyiknya kami bebas tes masuk fakultas kimia” ujar Putu.

putu 2Putu dan teman-temannya mengikuti kegiatan di sekolah
(sumber: dokumentasi pribadi)

Putu berterimakasih kepada Ruangguru yang sudah menemaninya belajar selama 1 tahun. Berkat berbagai fitur yang ada di Ruangguru bisa membantunya lebih fokus untuk memahami materi yang dipelajari sekolah. Menurutnya, Ruangguru itu memiliki fitur-fitur menarik seperti bank soal, video animasi yang keren, dan juga time line seperti media sosial yang bisa mendapatkan teman baru dari sekolah lain di Indonesia.

Putu juga sempat memberikan tips supaya bisa belajar efektif untuk teman-teman di seluruh Indonesia. “Kalau dari aku selalu pegang 4 tips ini kak. Pertama, jangan pernah bosan untuk mendapatkan ilmu baru. Kedua, selalu berpikir positif. Ketiga, jangan pesimis terus berani mengasah kemampuan, dan yang terakhir jangan pernah takut gagal”

Jangan buang waktu kamu secara sia-sia. Yuk maksimalkan persiapan belajar kamu di tahun ajaran baru bersama Ruangguru. Ada ribuan video belajar animasi dan latihan soal juga. Bagi kamu yang sudah jadi pengguna, jangan lupa untuk perpanjang paketmu dan dapatkan diskon 55% dengan kode LANJUTBELAJAR.

perpanjang langganan Ruangguru

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *