Info Terbaru

Cerita Misteri Bayangan Hitam di Jembatan Sidowayah Alas Banjarejo Mantingan Ngawi

Halo mbak bro selamat datang di blog informasiana.com. Kali ini informasiana.com akan membahas informasi menarik mengenai Cerita Misteri Bayangan Hitam di Jembatan Sidowayah Alas Banjarejo Mantingan Ngawi. Anda jangan lupa yah untuk membagikan tulisan di sosial media kalian.

Hari itu, ayah saya menyuruh saya pergi ke rumah neneknya di desa berikutnya. Lokasi berada di Dusun Pejnongko, desa Gentong, kecamatan, kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Karena hari itu kosong dan saya hanya punya simulator, tentu saja saya langsung menjawab ya. Semua orang berjalan dan mencoba membimbing diri mereka sendiri tanpa ditemani oleh seorang ayah.

Alih-alih sendirian di jalan, saya mengundang dua adik lelaki saya, Taqien dan Fatih. Anda bisa mengajak mereka jalan-jalan dan bertemu nenek Anda. Mereka berdua sangat senang bahwa saya mengundang mereka untuk pergi ke rumah nenek. Apalagi tidak ada ibu, yang selalu cerewet selama perjalanan. Mari kita mulai setelah shalat Maghrib. Mungkin dia tiba di rumah neneknya sekitar jam setengah sembilan malam.

Sang ibu menyarankan untuk berhati-hati di jalan. "Jika kamu hati-hati, jangan mempercepat. Selain itu, jalannya sudah terlambat dan sunyi. Jangan lupa berdoa. Salam untuk nenek dan temanku", kami bertiga menjawab "Nggih". Jadi dia memutuskan untuk segera pergi. Takut sudah terlambat untuk sampai ke rumah nenek.

Baca Juga  Penyebab Serangan Jantung Mendadak Dan Pencegahannya

Masih banyak hutan gelap di daerah ngawi. Setelah mengatakan bahwa orang mengemudi di malam hari, mereka dapat menemukan hal-hal aneh. Karena itu, sebelum pergi, saya berdoa terlebih dahulu. Minta perlindungan dari Yang Mahakuasa. Untuk dilindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Saya langsung menginjak gas mobil tua milik Anda. Sekalipun mobil sudah tua tetapi memiliki kinerja yang baik. Setelah perjalanan panjang, saya dan saudara-saudara lelaki saya tiba di rumah nenek sekitar pukul 20.00. Lebih cepat dari yang diharapkan, mungkin karena jalannya sepi dan saya mencoba untuk mempercepat jalan.

Bertemu dengan neneknya, kami segera mengirim pesan dari ibunya. Kemudian kami makan sebentar di rumah Nenek dan memutuskan untuk segera pergi. Nenek itu sebenarnya menyuruh mereka bertiga menginap satu malam, karena sudah malam. Kita disuruh memberi izin kepada ayah ibu dan mereka tentu saja mengizinkan.

Baca Juga  Kombinasi Jus Sayuran Dan Buah Untuk Diet Alami Aman

"Sudah malam, lebih baik kamu sendirian. Pagi-pagi kamu pulang. Ibu, kamu tahu," kata neneknya. Tapi kami bertiga masih memilih untuk pulang. Kedua saudara lelaki saya juga ingin sekali berjalan di jalan lagi. Saat itu jam tangan menunjukkan malam berikutnya. Sudah cukup larut untuk pulang. Selain itu, kondisi jalan harus sangat sepi. Tapi keinginan kami untuk pulang lebih tinggi daripada rasa takut akan jalanan.

Nenek menyuruh saya untuk berhati-hati di jalan. "Hati-hati di jalan, sudah malam. Jika kamu melewati jembatan sidowayah di mantingan, jangan lupa untuk melepaskan lima ratus koin … pertama ada kecelakaan bus dan semua penumpang meninggal." "Kata Nenek.

Langsung pulang dan dengarkan perintah Nenek. Di jalan semuanya terkendali, tidak ada yang aneh terjadi. Jam dua belas kami sampai di Mantingan. Di sebelah Fatih dan Taqien mereka terus bercanda. Tidak ada rasa takut dan kelelahan sama sekali.

Saya ingat pesan nenek saya, apakah itu takhayul atau tidak. Tetapi saya berusaha mempercayainya. Saya mencari 500 koin tetapi tidak dapat menemukannya. Fagih dan Taqien juga tidak memilikinya. "Saya tidak punya topeng, ada ribuan koin," kata Fatih.

Baca Juga  Lima resep alami paling ampuh cegah mabuk saat perjalanan mudik

"Ya, kami baru saja membuang 1000-an uang, tidak ada 500," kataku. Kami juga melemparkan sepeser pun seribu di jembatan. Tapi tiba-tiba bayangan hitam mengikuti mobil kami, bayangan itu terbang di belakang mobil.

"Massa menginjak gas massa, aku takut," dia berteriak keras. Kami bertiga langsung pucat dan takut. Saya tidak tahu dari mana datangnya keberanian, saya segera mengerem mobil, berharap bayangan akan berhenti juga. Tapi tiba-tiba bayangan itu berada tepat di sebelah kaca depan. Dia mengulurkan tangannya dan berkata.

"Bro, kembaliannya kebanyakan 500 rupee."

Gimana mas bro? Mudah-mudahan guys dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk membagikan tulisan di sosial media kalian.

Cerita Misteri Bayangan Hitam di Jembatan Sidowayah Alas Banjarejo Mantingan Ngawi | dr. Glenn | 4.5